The Heaven

The Heaven
SEASON 2 CH 36. PEMBANTAIAN 5


__ADS_3

Shota dengan sekuat tenaga langsung berlari sambil menghajar setiap pk yang mencoba untuk menghalangi jalanya dan dengan sekuat tenaga dirinya langsung melompat ke atas pohon yang di sana tengah menunggu seorang gadis cantik untuk di bunuh, “Yo! Apa kau siap?” ucap Shota sambil tersenyum ke arah ranger wanita itu.


“K-kumohon lakukan dengan cepat! Dan tolong pelan pelan ya, biar tak sakit saat masuknya” ucap ranger wanita tersebut sambil menatap wajah Shota dan telah mepersiapkan dirinya.


“Hahaha... tenang saja! Tak akan sakit kok, paling awalnya aja sakit dikit pas mau masuk” ucap Shota.


“Ahh... ah...” ranger wanita hanya bisa pasrah ketika menerima serangan Shota, sementara itu Shota langsung mengambil busur yang ada di punggungnya dan langsung memanah ranger wanita itu. “Hei, bisakah dirimu hentikan desahan dan suara aneh yang kau keluarkan itu? Itu terdengar sangat aneh dan bisa menimbulkan kesalah pahaman. Apa kau ingin membuat novel bertema fantasy game ini menjadi terlihat seperti novel porno” ucap Shota sambil merasa kesal karena sikap dan tingkah dari ranger wanita tersebut.


Sementara itu semua pemain yang melihat dan mendengar suara tersebut menjadi tersipu malu dan bahkan wajah mereka langsung memerah karena malu ketika melihat tingkah Shota dan ranger wanita tersebut, “Ehh!! A-apakah kau tak mau melakukannya? Rasanya enak loe? Silahkan saja co... ahh...” sebelum ranger wanita itu selesai berbicara Shota yang menjadi kesal karena tingkahnya langsung membunuh ranger wanita itu. Setelah selesai membunuh ranger wanita itu, Shota langsung memanah setiap petarung jarak jauh yang dirinya lihat dan secara perlahan semua pk yang memiliki type class petarung jarak jauh secara perlahan mulai berkurang dan menghilang.


Setelah anak panah yang ia miliki telah habis Shota langsung mengambil tombak miliknya dan membuang busur yang ada di tanganya lalu langsung melompat dari atas pohon tersebut, “haa.... majulah!” ucap Shota sambil tersenyum dan menyuruh mereka untuk maju secara bersamaan sambil memasang ekpresi tersenyum. Semua pemain yang melihat tingkah Shota langsung menjadi sangat kesal dan langsung keluar dari tempat persembunyian mereka dan langsung berlari ke arah Shota dengan niatan untuk membunuh dirinya, sementara itu Shota yang melihat hal tersebut hanya bisa tersenyum dan langsung berlari ke arah mereka sambil langsung mengayunkan tombak miliknya dan secara perlahan mulai membuat hp mereka satu persatu turun ke angka 0.


Sementara itu di saat yang bersamaan luo youri dan seiryu yang saat ini telah kembali ke markas mereka yaitu serikat ten commandments langsung menjadi sangat kesal dan juga marah ketika mendengar perkataan dan perintah dari ketuanya untuk menyerang serikat lawanya seorang diri dan menjadi sangat terkejut ketika mendengar kabar dan perkataan dari ketua mereka kalau Shota telah di kalahkan oleh seorang pemain misterius dengan sangat mudah. Setelah menonton video rekaman yang memperlihatkan pertarungan Shota dengan pria misterius tersebut, luo youri dan seiryu menjadi sangat terkejut dan bahkan sampai tak percaya dan tak bisa berkata kata di buatnya.


Pasalnya mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri kekuatan Shota yang sebenarnya dan bahkan melihat pertarungan dasyat yang di lakukan oleh Shota ketika melawan raja iblis veria yang berlangsung dengan sangat sengit, “S-siapa orang itu? Tidak, itu tak terlalu penting. Sekarang yang terpenting adalah kenapa kau memperlihatkan padaku tayangan ini? Jangan jangan kau ingin aku dan seiryu untuk mencari dan mencoba untuk merekrut pemain misterius itu untuk masuk ke dalam serikat ten commandment’s?” ucap luo youri dengan perasaan khawatir dan gugup karena merasa kalau ketua mereka akan memberikan perintah aneh lainya lagi kepada mereka.

__ADS_1


Luo Youri dan seiryu yang melihat wajah ketua mereka yang tersenyum langsung menjadi sangat khawatir dan telah menebak apa yang di fikirkan dan di inginkan olehnya, “Haa.... baik, baik. Aku akan segera mencari informasi tentang pria misterius itu dan mencoba untuk membawanya ke serikat ten commandments” ucap seiryu sambil menyeret luo youri keluar dan pergi mencari informasi tentang pemain misterius tersebut.


“Hahaha.... menyenangkan! Majulah, majulah, teruslah maju dan lawanlah aku sekuat tenaga kalian! Hiburlah aku sebisa kalian! Lalu matilah dengan rasa penyesalan dan keputus asaan” ucap Shota sambil tertawa dan sambil bertarung sekuat tenaga melawan para red player yang saat ini tengah mengepung dirinya. Semua pemain yang ada di sana langsung menjadi merinding disko ketika melihat ekpresi Shota yang sangat menikmati pertarungan hidup dan mati dan sambil tertawa keras, para red player yang ada di sana secara perlahan tapi pasti mulai tumbang secara satu persatu yang hingga pada akhirnya hanya menyisakan 30 orang pemain yang memliki type petarung jarak dekat karena semua pemain yang memiliki type petarung jarak jauh telah ia bereskan terlebih dahulu untuk pertama kali agar tak terjadi hal yang merepotkan.


Shota terus membantai mereka dengan sangat kejam dan secara perlahan mulai mengurangi jumlah mereka yang awalnya 30 dalam sekejap langsung berkurang menjadi 27, 24, 22, 19, 14, 10, 8, dan ketika hanya tersisa sekitar 3 orang red player lagi, secara tiba tiba pemain misterius yang sebelumnya telah membunuh dirinya sebelumnya secara tiba tiba muncul entah dari mana dan langsung menyerang Shota. Shota yang melihat kedatangan dari pemain misterius tersebut langsung menjadi sangat terkejut, senang sekaligus menjadi sangat marah dan kesal karena sebelumnya ia telah di habisi oleh pemain misterius tersebut yang bahkan sampai membuat dirinya malu.


Shota yang melihat kedatangan secara tiba tiba dari pemain misterius tersebut dengan perasaan marah langsung mengeluarkan senjata suci miliknya dan tanpa basa basi langsung menyerangnya menggunakan perubahan ke 4 dari 7 perubahan senjata suci miliknya yaitu senjata suci fate-determining weapon bentuk ke 4 yang bernama death rain, setelah mengeluarkan senjatanya Shota secara cepat dan terus menerus langsung meghujani pemain misterius tersebut dengan rentetan hujan belati dan bahkan Shota langsung mengaktifkan seluruh skil yang ia miliki hanya demi melawan pria misterius tersebut.


Sementara itu pria misterius tersebut sambil tersenyum langsung menahan dan menghancurkan setiap serangan yang di lancarkan oleh Shota dan bahkan satupun serangan Shota tak ada yang dapat mengenai dirinya, Shota menjadi sangat terkejut ketika melihat fakta kalau seluruh serangannya tak ada yang bisa mengenai pria misterius tersebut bahkan tak ada satupun yang bisa memberikan damage kepada pria misterius tersebut. “Lemah! Sepertinya masih terlalu cepat bagiku untuk menemui dirimu” ucap pria misterius tersebut sambil tersenyum dan langsung menyerang Shota dengan cara menendang dirinya yang membuat Shota terpentalkan cukup jauh.


Shota dengan perasaan kesal dan marah langsung berdiri dan dengan kecepatan cahaya langsung pergi ke area di mana dirinya di serang oleh pria misterius tersebut tetapi sayangnya pria misterius itu telah menghilang entah kemana bahkan tak meninggalkan sedikitpun jejak, “ahhhh....... sialan! Sialan! Sialan! Lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi aku di kalahkan dengan sangat mudah dan di permalukan olehnya. Tunggu saja, suatu saat nanti aku pasti akan menemukanmu dan akan ku hancurkan dan kubuat kau semenderita mungkin” ucap Shota dengan perasaan kesal dan marah karena merasa kalau dirinya saat ini masih terlalu lemah bahkan sangat sangat lemah.


Shota dengan perasaan kesal dan marah langsung menyerang seluruh area yang ada di sekitarnya secara membabi buta dan bahkan Shota Langsung memanggil keluar seluruh familiarnya dan langsung memberikan mereka perintah untuk membunuh dan menghancurkan apapun yang mereka lihat dan bahkan Shota sampai memberikan mereka perintah untuk membakar habis area tersebut menjadi lautan api. Hanya dalam beberapa jam saja Shota dan seluruh familiar miliknya telah membuat seluruh area yang saat ini ia singgahi menjadi lautan api sepenuhnya dan membunuh seluruh monster dan pemain yang ada di sana tanpa menyisakan satupun pemain ataupun monster.


Setelah kejadian tersebut Shota yang saat ini telah di cap sebagai pk langsung log out selama beberapa hari karena marah dan kesal karena telah di kalahkan dengan sangat mudah oleh pemain misterius tersebut bahkan sampai sebanyak 2x berturut turut. Setelah 3 hari lamanya Shota tak log in ke dalam permainan the heaven, akhinya Shota log ini kembali dan ketika ia telah log ini kembali, tanpa basa basi Shota langsung terbang ke arah sebuah serikat pembunuh kelas atas untuk bertarung dan membunuh mereka semua hanya untuk memperkuat dirinya dan meningkatkan levelnya karena dirinya telah bosan melawan monster secara terus menerus.

__ADS_1


Setelah terbang cukup lama Shota akhrinya sampai di markas serikat pk koroya dan tanpa basa basi dirinya langsung masuk dan menghancurkan atap dari markas serikat pembunuh koroya, setelah masuk ke dalam dengan cara yang tak biasa Shota tanpa basa basi langsung menbunuh beberapa pemain yang saat ini tengah berada di dekatnya. Sementara itu seluruh anggota dari serikat pembunuh koroya menjadi sangat terkejut dan mereka semua langsung melihat ke arah Shota sambil menatanya dengan tatapan aneh, heran sekaligus terkejut karena Shota yang secara tiba tiba muncul dari atas atap dan langsung membunuh beberapa anggota dari serikat pembunuh koroya. “Siapa kau? Kenapa kau bisa ada di sini? Dan kenapa kau langsung membunuh beberapa anggota serikatku bahkan tanpa mengucapkan sepatah katapun” ucap ketua dari serikat koroya yang terheran heran melihat tingkah Shota bernama lex.


“Bukan urusanmu! Cepat maju dan seranglah aku secara bersamaan” ucap Shota dan langsung menyuruh mereka semua untuk menyerang dirinya sambil meremehkan seluruh anggota serikat pembunuh koroya. Seluruh anggota dari serikat pembunuh koroya langsung menjadi sangat kesal dan marah lalu dengan cepat langsung berlari ke arah Shota dan menyerang nya dengan tujuan untuk membunuh Shota, Shota yang melihat hal tersebut hanya tersenyum dan tanpa basa basi langsung menyerang dan membunuh setiap musuh yang medekati dirinya.


Sementara itu lex yang mendengar perkataan dari Shota dan melihat tingkahnya langsung menjadi sangat kesal dan bahkan sesuai keinginan Shota, emosi mereka semua langsung tersulut dan langsung menyerang dirinya. “Hahaha... menarik! Menarik! Cepatlah datang dan seranglah diriku dan sisakan yang terbaik untukku sebagai hidangan penutup” ucap Shota sambil tertawa dan terus menerus menyerang dan membunuh setiap anggota dari serikat pembunuh koroya. Semua pemain yang ada di sana menjadi sangat terkejut ketika mendengar perkataan Shota yang secara tak langsung telah menghina dan meremehkan serikat pembunuh koroya, langsung menjadi bertambah kesal dan marah bahkan petarung jarak jauh yang ada di sana hanya memfokuskan diri hanya untuk membunuh Shota tanpa memikirkan dan meperdulikan tentang keselamatan dari anggota serikat mereka sendiri.


Shota yang melihat kalau mereka sampai menyerang dan membunuh anggota mereka sendiri hanya demi membunuh dan mengalahkan dirinya hanya bisa tertawa dan langsung memotong setiap serangan yang di lancarkan oleh para pk tersebut menggunakan perubahan kedua dari 7 perubahan senjata suci fate-determining weapon yaitu twin sword. Para pk tersebut menjadi sedikit terkejut ketika melihat kalau Shota sanggup menghadapi seluruh anggota dari serikat pembunuh koroya dengan imbang, sementara itu lex hanya terus duduk sambil meperhatikan Shota dan tehnik yang ia gunakan untuk menyususun rencana terbaik agar dapat mengalahkan dirinya dengan kemungkinan jumlah korban yang amat sedikit.


Setelah mengamati cukup lama akhirnya lex memberikan sebuah perintah kepada seluruh anggota serikatnya yang masih tersisa untuk berhenti menyerang Shota dan menyuruh mereka untuk mundur dan memberikan sedikit ruang kepada Shota karena lex akan menyuruh salah satu anggota terbaiknya yang berada di posisi ke 9,8,7,6, dan ke 5 untuk bertarung melawan Shota yang hanya seorang diri. Ketika mendengar perintah dari lex, seluruh anggota dari serikat pembunuh koroya langsung berhenti untuk menyerang Shota dan langsung mundur untuk memberikan ruang yang cukup luas untuk pertarungan antara Shota dan ke 5 anggota terkuat yang masuk 10 besar yang ada di serikat pembunuh pk untuk melawan Shota yang hanya seorang diri.


“Menarik! Kalau begitu cepatlah maju dan hibur aku selama mungkin” ucap Shota sambil tertawa dan bersikap angkuh dengan tujuan untuk menyulut emosi dari ke 5 pemain tersebut. Sesuai dengan tujuan dan harapan Shota, ke 5 pemain tersebut langsung menjadi sangat kesal dan marah ketika mendengar perkataan Shota tetapi karena lex telah mengetahui tujuan Shota, lex langsung menyuruh mereka agar tak terpanjing dan masuk ke dalam jebakan Shota.


Setelah mendengar perkataan dari lex, ke 5 pemain yang menjadi lawanya Shota langsung menjadi tenang kembali dan langsung bersiap siap untuk melawan Shota. Di saat mereka tengah bersiap siap untuk melawan Shota ,secara tiba tiba Shota langsung muncul di hadapan mereka dan langsung menyerang bahkan langsung menbunuh 2 orang dari 5 pemain yang ada di sana dengan sangat mudah. Lex dan seluruh anggota dari serikat pembunuh koroya yang ada di sana langsung menjadi sangat terkejut ketika melihat kalau Shota dapat dengan mudahnya membunuh 5 anggota terbaiknya dengan sangat mudah, setelah melihat hal tersebut lex dengan cepat langsung memberikan perintah kepada seluruh anggota terbaik miliknya untuk langsung menyerang Shota secara bersamaan. Shota yang mendengar perkataan dari lex langsung tersenyum sambil dengan tenang menunggu kedatangan dari anggota anggota terbaiknya serikat pembunuh koroya, setelah mendengar perkataan dari lex, seluruh anggota terbaiknya langsung menyerang Shota dengan kemampuan terbaik mereka.


“Bodoh!” ucap Shota sambil tersenyum dan langsung menyerang mereka semua bahkan Shota juga langsung menyerang seluruh anggota dari serikat pembunuh koroya yang berada di sekitarnya yang tak ikut bertarung melawan dirinya. Lex menjadi bertambah kesal ketika melihat kalau Shota telah membunuh anggota terbaiknya dan bahkan sampai membunuh anggota dari serikatnya yang tak ikut bertarung melawan Shota, setelah melihat perbuatan dari Shota, lex dengan perasaan kesal dan marah langsung memberikan perintah kepada seluruh anggotanya untuk segera membunuh Shota bagaimanapun caranya.

__ADS_1


__ADS_2