The Heaven

The Heaven
SEASON 2 CH 63. MONSTER DARI DUNIA LAIN³


__ADS_3

"Baiklah! sekarang mari kita mulai babak kedua dari pertarungan ini" ucap Shota sambil tersenyum dan menatap ke arah monster gahena dengan tubuh yang telah di selimuti oleh aura berwarna hitam dan seluruh familiarnya kecuali lucifer, suzaku, byako, genbu, seiryu dan dark dragon mereka semua berdiri tepat di sebelah Shota sambil menatap ke arah monster gahena.


Shota mulai bisa merasakan adanya titik cerah dan mulai bisa merasakan adanya harapan bagi dirinya untuk tetap dapat mengalahkan monster dari dunia lain gahena walau hanya memiliki peluang yang sangat kecil, tapi bagi Shota selama itu masih memiliki peluang untuk dapat mengalahkan monster gahena walau hanya sedikit saja itu sudah lebih dari cukup karena dengan adanya sedikit saja peluang maka seseorang dapat menciptakan sebuah keajaiban jika ingin berusaha.


Sementara itu di sisi lain monster gahena langsung meraung cukup keras dan menghentakkan kakinya ke tanah beberapa kali dan setelah itu secara perlahan ia mulai memasukkan dirinya ke dalam kolam yang telah di penuhi oleh racun yang ia ciptakan setelah menggunakan kemampuan aneh yang di milikinya, Shota sedikit terkejut ketika melihat hal tersebut dan mulai merasakan akan adanya sebuah masalah baru yang kan muncul yang jauh lebih berbahaya dari sebelumnya dan tak lama setelah seluruh tubuh milik monster gahena masuk ke dalam kolam racun itu Shota langsung menggunakan seluruh kemampuan miliknya yang memiliki element api "elemen api fire arrow, elements api phoenix, element api bola api, elements api flame lotus" ucap Shota dan langsung menembakkan seluruh skil miliknya itu secara bersamaan ke arah kolam tempat monster gehena sebelumnya berendam.


Jika perkiraan Shota tak salah maka api yang ia tembakkan akan dapat membakar semua racun yang ada di sana dan memberikan monster gahena damage yang lumayan besar dan berarti bahkan mungkin saja kolam yang di penuhi oleh racun itu akan meledak seketika terbakara oleh api yang di tembakkan oleh Shota tetapi tetap saja kemungkinan itu hanyalah sangat kecil bahkan tak sampai 10%. Tetapi sesuai dengan perkiraan Shota, seluruh racun yang ada di kolam tersebut langsung terbakar seketika terkena oleh serangan yang di lancarkan oleh dirinya tetapi sayangnya efek yang di hasilkan hanya terbakar saja tak sampai meledak, Shota merasa sangat senang tetapi ia juga sedikit khawatir karena dirinya yakin kalau monster mengerikan seperti gahena tak akan mungkin mati dengan cara seperti itu dan bahkan mungkin itu hanya memberikan dirinya damage yang cukup untuk melukainya saja tetapi tidak untuk membunuhnya.


Shota dan seluruh familiar miliknya masih saja terus bersiap siap untuk bertarung melawan monster gahena dan tetap waspada dan sambil menunggu kemunculan dari monster gahena, Shota secara perlahan mulai memulihkan seluruh hp dan mp miliknya dan sesekali memeriksa status miliknya untuk melihat apakah sudah ada skil yang dapat ia gunakan kembali untuk memberikan damage kepada monster gahena. "Heee....." Suara raungan dari monster gahena terdengar sangat kuat bahkan sampai memekikan telinga Shota dan di saat yang bersamaan secara perlahan muncul sebuah racun dari luar area kolam yang terbakar dan menjadi lautan api dan seluruh racun yang muncul dari luar area tersebut langsung menerjang kolam tersebut dan seketika itu juga seluruh api yang ada di sana mulai padam dan hanya menyisakan sebuah uap panas dan beracun.

__ADS_1


Shota menjadi sangat terkejut ketika melihat hal tersebut tetapi ia juga telah bersiap siap untuk melawan monster gahena karena Shota sangat ingin menjadi bertambah kuat dan tentang monster gehena masih hidup itu juga telah masuk ke dalam perhitungannya, Shota dan seluruh familiar miliknya dengan tenang dan waspada dengan sabar terus menunggu kemunculan ataupun serangan yang akan di lancarkan oleh monster gahena dan yang benar saja secara tiba tiba beberapa ekor yang tercipta dari sebuah racun dengan ujung yang sangat tajam mulai terbentuk dan secara cepat langsung melesat ke arah Shota dan seluruh familiar miliknya.


Shota yang melihat hal tersebut menjadi sedikit terkejut dan dengan cepat mereka semua langsung menghindari serangan yang sangat mengerikan tersebut, sebenarnya jika mau Shota dapat menahan serangan tersebut menggunakan kemampuan yang ia miliki dan kemampuan yang di miliki oleh familiarnya tegapi karena dirinya tak mau membuang buang mana secara sia sia maka Shota memutuskan untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh monster gahena. Shota menjadi sangat terkejut dan merasa sangat beruntung sekaligus merasa sangat lega karena lebih memilih untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh monster gahena karena seketika serangan yang di lancarkan oleh monster gahena menyentuh sebuah objek, maka seketika itu juga objek tersebut langsung membusuk dan bahkan langsung hancur menjadi debu dan miasma yang sangat beracun.


Shota langsung menelan ludah seketika melihat hal tersebut dan bahkan dirinya langsung menjadi berharap agar tak terkena serangan tersebut karena ia tak yakin kalau diirnya akan selamat setelah terkena serangan racun yang sangat mematikan seperti itu, serangan yang di lancarkan oleh monster gehena tak hanya sampai di sana saja tetapi serangan sebelumnya langsung mengejar Shota karena tak mengenai targetnya dan secara perlahan serangan lainya muncul dan langsung melesat ke arah Shota dan seluruh familiar miliknya.


"Leviathan, asmodeus gunakan skil koto amigami dan black bull milik kalian dan arahkan tepat ke dalam kolam yang penuh dengan racun itu" ucap Shota sambil terus berlari dan menghindari setiap serangan yang di lacarkan oleh monster gehana dan sesekali menahan serangannya menggunakan kedua bilah pedang miliknya. Setelah mendengar perintah dari Shota, leviathan dan asmodeus sambil menghindari setiap serangan yang di lacarkan oleh monster gahena langsung menggunakan skil koto amigami dan skil black bull sesuai dengan perintah Shota.


Setelah asmodeus dan leviathan selesai menggunakan skil miliknya dan menembkkan skil tersebut seluruh serangan yang di lancarkan oleh monster gehena seketika itu juga langsung membeku dan hancur ketika terkena serangan yang mereka lancarkan bahkan seluruh area tersebut termasuk kolam yang di penuhi oleh racun itu pun langsung membeku dan langsung menjadi lautan es yang amat sangat dingin lalu seluruh racun yang ada di area tersebut langsung membeku akibat efek dari skil yang di gunakan oleh leviathan dan asmodeus.

__ADS_1


Shota langsung menjadi tersenyum seketika melihat hal tersebut dan langsung memberikan perintah kepada seluruh familiar miliknya untuk bersiap siap menyerang monster gahena karena Shota yakin setelah ini monster gehena pasti akan muncul ke permukaan karena ia sudah tak memiliki tempat untuk bersembunyi karena kolam tempatnya bersembunyi sebelumnya telah menjadi kolam es. Dan sesuai perkiraan Shota, monster gehena langsung meraung sangat keras dan muncul ke permukaan lalu langsung menyerang Shota menggunakan tembakkan racun yang sangat mematikan karena kesal dan marah, Shota yang melihat hal tersebut hanya tersenyum dan menyuruh ryuko dan siroa untuk menciptakan sebuah pelindung untuk menahan serangan yang di lancarkan oleh monster gahena.


Setelah mendengar perkataan dari Shota, ryuko dan siroa dengan cepat langsung berada tepat di hadapan Shota dan seketika itu juga langsung menciptakan sebuah pelindung untuk menahan serangan yang di lancarkan oleh monster gahena dan sesuai perkiraan Shota setiap serangan yang di lancarkan oleh monster gahena dapat di tahan menggunakan pelindung sihir yang di ciptakan oleh siroa dan ryuko tetapi mp mereka berkurang secara drastis untuk menggunakan dan meregenerasi pelindung tersebut. Shota hanya tersenyum dan berdiri dengan santai ketika melihat kalau semakin banyak saja sebuah bola racun yang di tembakkan oleh monster gahena dan mengarah pada dirinya sambil secara perlahan mulai memeriksa kembali status dan skil miliknya apakah ada skil yang sudah dapat ia gunakan dan betapa senangnya Shota ketika melihat kalau dirinya sudah dapat memanggil kembali ke 4 penjaga gerbang dan dark dragon dan ketika melihat kalau sudah lewat beberapa jam, Shota yakin kalau saat ini Lucifer sudah mengantarkan tsukuyomi ke tempat yang aman langsung mensummon mereka kembali.


"Haa... merepotkan! sekarang semuanya sudah lengkap, baiklah sekarang mari kita mulai pesta yang sesungguhnya" ucap Shota sambil tersenyum dan langsung mengevolusikan ke 4 penjaga gerbang dan dark dragon lalu langsung menggunakan kartu combination all transformation card untuk mengabungkan dan menyatukan seluruh familiar miliknya menjadi satu kecuali ke 4 penjaga gerbang dan dark dragon menjadi mahluk yang baru bernama astratos.


Sementara seluruh familiar Shota bergabung menjadi satu dan berubah menjadi astratos, suzaku, byako, genbu, seryu dan salu yang saat ini telah berevolusi menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya langsung menahan setiap serangan yang di lancarkan oleh monster gahena dan di saat yang bersamaan juga langsung menyerang monster gahena dari jarak jauh, monster gahena langsung meraung sangat kuat dan langsung menjadi sangat marah seketika melihat kalau seluruh serangannya dapat di tahan oleh lawan lawannya dan melihat kalau lawan lawannya juga balik menyerang dirinya.


Monster gahena yang saat ini telah menjadi sangat marah langsung menggunakan skil miliknya dan menciptakan ratusan pasukan yang terbuat dari racun dengan tujuan untuk menyerang dan membunuh seluruh musuh musuhnya, Shota hanya tersenyum ketika melihat kalau monster gahena dapat menciptakan sebuah pasukan selayaknya skil yang di miliki oleh pengembala ibli atau yang saat ini telah berevolusi menjadi ryuko dan tengah bergabung menjadi satu bersama dengan familiar lainya. Seluruh pasukan yang di ciptakan oleh monster gahena seketika itu juga langsung berlari dan menyerbu Shota dan seluruh familiarnya dan bahkan monster gahena juga ikut membantu dengan menyerang mereka dari kajauhan, sementara itu di sisi lain, Shota hanya tersenyum dan menatap monster gahena karena seluruh familiarnya lah yang akan mengurus monster monster lemah yang di panggil oleh monster gahena.

__ADS_1


__ADS_2