
Sementara itu ayato langsung tersenyum dan menghormati keputusan yang di buat oleh kiabo karena ia juga saat ini telah sangat kelelahan akibat pertarungan panjang yang ia lakukan sebelumnya, ayato sambil tersenyum langsung mengulurkan tangannya kepada kiabo sebagai tanda dan bukti persahabatan mereka dan sebagai bukti kalau mereka akan bertemu lagi untuk beradu kekuatan suatu hari nanti. Kiabo sambil tersenyum dan perasaan yang sangat puas karena dapat bertemu dengan orang seperti ayato secara perlahan mulai pergi meninggalkan area tersebut tanpa sedikitpun adanya rasa kesal ataupun benci kepada ayato ataupun anggotanya malahan dirinya tak sabar untuk bertemu lagi dengan ayato untuk beradu kekuatan, kiabo bersamaan dengan seluruh anggotanya yang masih tersisa secara perlahan mulai pergi dari sana dan melakukan perjalanan.
Sementara itu di sisi lain seluruh anggota dari aliansi tanpa nama dan serikat kesatria bintang yang di pimpin oleh artemis langsung menjadi sangat senang dan gembira ketika mengetahui kalau mereka telah memenangkan peperangan kali ini walaupun harus menghadapai kesulitan yang sangat luar biasa tetapi mereka sangat bersyukur karena berhasil bahkan hal tersebut juga langsung di umumkan secara publik sesaat setelah Shota telah membereskan semua anggota dari aliansi tanpa nama.
Sementara itu di sisi lain artemis menjadi sangat tak mengerti dengan apa yang baru saja di lakukan oleh Shota bahkan ia langsung menanyakan maksud dari apa yang baru saja ia lakukan karena bukan hanya menghalangi dirinya untuk menghabisi kiabo tetapi Shota juga membiarkan mereka semua lewat dan pergi dari sana padahal mereka sebelumnya berniat untuk menghabisi dirinya, Shota hanya bisa tersenyum ketika mendengar pertanyaan dari adiknya itu tetapi ia tak menjawab ataupun mengatakan sepatah katapun karena ia rasa tak ada yang perlu di jelaskan dan suatu saat nanti artemis pasti akan mengerti dengan sendirinya apa yang ia katakan sebelumnya.
Artemis langsung menjadi kesal karena Shota hanya tersenyum kepadanya dan tak mengatakan apapun kepada dirinya bahkan setelah ia memaksa Shota untuk mengatakan dan menjelaskan maksudnya yang sebenarnya Shota tetap saja hanya tersenyum tanpa mengatakan sepatah kata pun, sementara itu ayato dan semua pemain yang ada di sana merasa sedikit bingung dan heran dengan tingkah dari artemis itu yang terlihat seperti sangat membenci kiabo dan semua anggotanya padahal satupun orang yang ada di sana bahkan ayato sendiri sedikitpun tak memiliki perasaan benci kepada kiabo malahan ia sudah menganggap kalau kiabo itu adalah temannya sendiri.
Ayato langsung menanyakan apa yang sebenarnya terjadi dengan artemis karena ia merasa sangat bingung ketika melihat tingkah kakaknya itu yang tak pernah ia lihat sebelumnya, "Kenapa kau membiarkan orang yang berbuat untuk menghabisi adikmu sendiri pergi dari sini hidup-hidup bahkan dirimu sendiri memperbolehkan mereka untuk bertarung satu lawan satu? apa sebenarnya tujuan dan maksudmu? jangan hanya tersenyum, jawab aku!" ucap artemis dengan perasaan yang sangat kesal dan marah tetapi di sisi lain ia merasa sangat bersedih ketika membayangkan penderitaan yang di alami oleh ayato.
__ADS_1
Semua orang yang ada di sana bahkan Shota sendiri langsung menjadi terkejut ketika mendengar perkataan dari artemis dan melihat wajahnya yang sepertinya ingin menangis, Shota sambil tersenyum ke arah artemis secara perlahan langsung mencium keningnya untuk menenangkan dirinya. Artemis langsung menjadi sangat terkejut dan berhenti berbicara seketika melihat kalau Shota saat ini tengah mencium keningnya dan semua orang yang ada di sana menjadi sangat tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini bahkan mereka menganggap kalau saat ini mereka tengah bermimpi, sementara itu ayato hanya bisa tersenyum ketika melihat tingkah kedua kakaknya itu tetapi ia justru malah setuju dengan apa yang di lakukan oleh Shota dan memahami dengan benar alasan kenapa Shota melakukan semua itu.
"Apa sekarang kamu sudah sedikit merasa tenang?" ucap Shota sembari menatap artemis dan menunjukan senyuman lembut ke arahnya.
Artemis kini telah menjadi sedikit tenang dan saat ini dirinya telah mulai dapat berfikir secara jernih setelah di bantu oleh Shota untuk menenangkan dirinya bahkan saat ini dirinya tak lagi membahas ataupun memperdulikan tentang masalah sebelumnya dan malahan malah ia langsung mengajak semua orang yang ada di sana untuk merayakan kemenangan mereka dan berpesta sepuasnya untuk beberapa hari kedepan karena selama beberapa hari kedepan serikat kesatria bintang akan berada di kerajaan mahevesta. "Haaa!!!!!!!!" Sorak Sorai teriak kebahagian dari semua orang yang ada di sana karena dapat memenangkan peperangan tersebut dan akan berpesta selama beberapa hari kedepan sebagai perayaan atas kemenangan mereka semua, sementara itu krak dev sama sekali tak pernah menyangka jika mereka dapat memenangkan pertempuran berat kali ini bahkan rasanya dirinya sangat ingin menangis karena merasa sangat bahagia.
Krak Dev dengan ekpresi wajah yang hampir saja menangis sembari di gotong oleh milia langsung mengucapkan perasaan terimakasih kepada semua orang yang ada di sana dan langsung mengatakan semua yang ingin di katakan olehnya, semua pemain yang ada di sana ikut merasa sangat terharu ketika mendengar perkataan dari krak dev dan bahkan tak jarang dari mereka ada yang menangis karena merasa sangat terharu.
Keesokan harinya semua anggota dari aliansi tanpa nama dan serikat kesatria bintang bahkan hampir semua anggota dari aliansi baja perak yang kini telah di bubarkan semuanya ada di sana untuk sama-sama merayakan pesta persahabatan, perayaan kemenangan sekaligus berakhirnya sebuah pertarungan yang sangat merepotkan antar semua serikat dan pemain yang ada di dalam kerajaan mahevesta. Saat ini serikat terkuat yang ada di kerajaan mahevesta posisi pertama di pegang oleh serikat king of fire dan kedua di pegang oleh serikat pita putih, baik itu villia ataupun krak dev hingga kini masih saja tak percaya jika serikat miliknya itu kini telah berada pada posisi teratas.
__ADS_1
Villia yang sebelumnya baru saja kembali ke markas dari aliansi tanpa nama langsung menjadi sangat terkejut seketika melihat kalau semua orang kini tengah sibuk membangun ulang markas dari aliansi tanpa nama yang kini secara resmi telah berubah nama menjadi aliansi fajar biru yang terdiri dari gabungan beberapa serikat yaitu serikat king of fire yang di pimpin oleh krak dev, serikat pita putih yang di pimpin oleh villia, aliansi night star yang di pimpin oleh ayato, serikat red eyes yang di pimpin oleh kiabo dan yang terakhir adalah serikat kesatria bintang yang di pimpin oleh artemis dan juga aliansi mereka memiliki sebuah lambang semanggi berdaun lima.
Semua orang kini tengah sibuk berpesta dan bersenang-senang dan suara alunan musik dan tarian yang indah terus-menerus di mainkan bahkan setelah satu hari lamanya. Setelah beberapa hari berlalu akhirnya mereka semua sepakat untuk menyudahi pesta tersebut dan melanjutkan kegiatan masing-masing tetapi sebelum itu mereka semua berjanji dan bersumpah akan saling membantu ketika salah satu dari mereka terancam bahaya, semua orang yang ada di sana akhirnya mulai berpisah dan kembali ke kegiatan mereka masing-masing dengan penuh semangat dan kebahagian.
Beberapa hari telah berlalu dan akhirnya Shota bersamaan dengan kedua adiknya itu tiba di sebuah kota bernama kota ikan mas suci, pemandangan yang ada di kota ikan mas suci terlihat begitu indah dengan interior yang begitu clasik namun begitu elegan dengan tampilan dari npc yang terlihat begitu sederhana dan ramah lalu hampir di setiap toko terdapat bunga dan gambar ikan mas yang sangat indah dan menarik yang membuat kota ikan mas suci itu terlihat semakin indah.
"Wahhh!!!! keren! keren! indah dan cantik sekali kota ini" ucap artemis dengan mata yang berbinar-binar karena terkesan dan takjub dengan apa yang ia lihat.
"Hem..Hem..Hem.. aku setuju dengan kak rina, kota ini memang terlihat begitu indah dan menarik. aku jadi tak sabar akan ada senjata apa saja yang di jual di kota ini" ucap ayato sembari menganggukan kepalanya tanda bahwa ia setuju dengan apa yang di katakan oleh artemis.
__ADS_1
Sementara itu Shota hanya bisa tertawa ketika mendengar perkataan dari kedua adiknya itu yang sangat merepotkan tetapi di sisi lain dirinya tetap merasa sangat gembira ketika melihat kedua adiknya itu merasa senang dengan apa yang mereka temui tetapi terkadang dirinya juga tak jarang merasa kesal dengan tingkah adik-adiknya itu yang selalu bertindak sesuka hati mereka saja.