The Heaven

The Heaven
S2. CH 151. APAKAH INI NYATA? ²


__ADS_3

Shota yang tak percaya dan bingung dengan apa yang saat ini tengah terjadi langsung mengambil sebuah keputusan yang sangat gegabah ketika melihat pistol di tangannya itu lalu tanpa fikir panjang ia langsung menembakkan beberapa peluru ke tangan kirinya yang seketika itu juga membuat luka di tangannya itu.


"Dorr!! dorr! dorr!"


"Arhhhhh.... sakit! sakit! rasa sakit ini benar-benar nyata. bukankah ini hanya sebuah permainan tetapi kenapa bisa rasa sakit ini begitu terasa nyata? apa yang sebenarnya tengah terjadi! sialan! kenapa darahnya tak berhenti mengalir? sialan! sialan! sakit! sakit! rasanya benar-benar sakit!" teriak Shota sembari menggenggam tangannya yang terluka itu.


Shota semakin terkejut dan panik ketika melihat kalau sesuatu berwarna merah muncul dari luka yang ada pada lengannya itu dan ketika ia mencium aromanya dan sedikit merasakan cairan berwarna merah itu, ternyata itu adalah sebuah darah. Wajah Shota seketika itu langsung memucat dan bahkan ia langsung berkali-kali mencoba untuk log out dari sana sembari menahan rasa sakit yang luar biasa pada lukanya itu, Shota terus berteriak "Log Out" dengan sangat keras tetapi tetap saja ia tak bisa log out bahkan sistem tentang status miliknya pun tak muncul pada layar monitornya itu.


Shota kali ini benar-benar ketakutan dan benar-benar tak tau harus melakukan apa karena saat ini fikirannya sangat kacau karena panik dan bingung dengan apa yang saat ini tengah terjadi pada dirinya itu. Sementara itu di sisi lain Shota sampai kelupaan kalau saat ini di dekatnya terdapat seekor monster yang sangat besar dan mengerikan serta berbahaya, monster itu kini tengah menatap Shota dengan tatapan penuh dengan kebingungan.


Monster iblis itu merasa sangat bingung dan heran ketika melihat tingkah Shota dan melihat apa yang saat ini tengah di lakukan oleh Shota, "Hei, manusia bodoh! apa yang tengah kau lakukan? kenapa dirimu melukai dirimu sendiri? aku tau kalau manusia itu memang bodoh, tetapi aku tak pernah mengira jika ada manusia yang begitu bodoh seperti dirimu itu" ucap monster iblis itu.

__ADS_1


Shota secara spontan langsung terdiam dan menjadi sangat terkejut, wajahnya kini langsung berubah pucat dan bahkan saat ini dirinya menjadi sangat ketakutan seketika mendengar perkataan dari monster iblis itu terlebih lagi begitu melihat perawakannya yang sangat mengerikan itu. "S-siapa kau? dan kenapa kau menyerangku? di mana aku sebenarnya? apa yang monster seperti mu lakukan di sini? lalu kenapa tubuhku bisa terluka? bukankah ini hanyalah sebuah permainan dan semua ini sama sekali tak nyata?" ucap Shota dengan perasaan takut dan wajah yang sangat pucat.


"Permainan? tidak nyata? monster? hahahahaha..... baru kali ini aku bertemu dengan manusia yang sangat aneh dan tak sopan seperti dirimu ini. aku menyukaimu dan karena itu aku akan membunuhmu! jika dirimu menganggap kalau semua ini tak nyata, silahkan saja sana pastikan sendiri setelah mati. tanyakan kepada malaikat yang ada di neraka apakah semua ini nyata aku tidak" ucap monster iblis itu sambil tertawa dengan lepas dan langsung menyerang Shota menggunakan kapak besar yang ada di genggamannya itu.


Shota langsung menjadi sangat terkejut dan tak percaya dengan apa yang ia dengan lalu dirinya juga dengan cepat langsung mencoba untuk menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh monster iblis itu, Shota yang terlalu panik itu tak menyadari bahwa kini semua luka-luka yang ada di tubuhnya secara perlahan mulai pulih kembali dan bukan hanya itu saja dirinya bahkan tak sadar kalau apa yang ini tengah di alaminya semuanya adalah kenyataan dan jika Shota mati di sana maka secara otomatis dirinya juga akan langsung berakhir.


Tak ada yang tau bagaimana bisa Shota berada di sana dan bagaimana bisa semuanya yang ada di sana menjadi sebuah kenyataan bahkan tubuh, darah, jiwa dan bahkan dirinya adalah sebuah kenyataan dan bukanlah sebuah data lagi.


Monster Iblis itu langsung tertawa dengan sangat keras sembari terus menerus menyerang ke segala arah secara membabi buta karena menganggap kalau Shota itu adalah sebuah mainan yang sangat jarang ia temui, Shota saat ini tak bisa melakukan apapun selain berlari kesana-kemari sembari menghindari setiap serangan yang mengarah padanya. Ketika melihat kalau seluruh luka yang ada di tubuhnya menghilang, Shota langsung merasa sangat senang dan sedikit merasa baikan dan tenang ; dirinya yang kini telah merasa sedikit tenang kini mulai dapat berfikir secara jernih.


"Jika semua ini adalah benar kenyataan, maka bagaimanapun caranya aku harus selamat dari sini dan aku harus bisa keluar dari sini untuk mengetahui apa yang sebenarnya tengah terjadi di sini karena masih ada banyak hal yang harus ku lakukan" ucap Shota dengan penuh tekad dan semangat.

__ADS_1


Shota secara perlahan mulai menarik nafas dalam dan kemudian menghembuskannya kembali lalu di saat yang bersamaan dirinya juga mulai berdiam diri dan memejamkan kedua matanya itu, monster iblis itu yang melihat perilaku aneh dari Shota langsung menjadi sangat kebingungan tetapi ia tak terlalu memperdulikan semua itu dan sambil tertawa dengan sangat keras dirinya langsung mengangkat kapak besarnya ke atas dan langsung mengayunkannya ke arah Shota.


"Fikirkan! berfikirlah dengan tenang! fikirkan semua yang terjadi, mulai dari awal sampai sekarang! penampilan, senjata, tubuh, timing fikirkan tentang semua itu!"


"Begitu? apa mungkin? jika benar begitu, berati semua kemampuan yang ku miliki di dalam game semuanya dapat ku gunakan di sini. tapi bagaimana cara menggunakannya? apakah ada trik atau syarat tertentu untuk menggunakannya?"


"Senjata! ku rasa ada pada senjata milikku ini. biar ku coba saja secara langsung untuk memanggil ke-7 pangeran neraka! semoga saja berhasil!"


"Keluarlah para pangeran neraka!" teriak Shota dengan sangat keras sembari mengambil ke-7 kartu yang ada pada slot dek miliknya lalu dengan cepat tanpa fikir panjang Shota langsung memasukkan ke-7 kartu itu kedalam slot yang ada pada pistolnya itu dan langsung menembakkannya.


Pada detik-detik terakhir sesaat sebelum kapak besar milik monster iblis itu membelah tubuh Shota menjadi dua, secara tiba-tiba sebuah cahaya berwarna hitam pekat muncul dan di saat yang bersamaan terdengar suara benturan dari dua jenis senjata.

__ADS_1


__ADS_2