
"Yo, lama tak berjumpa. apa kabar? apa kau masih ingat padaku tuan Shota?" ucap raja lizardman itu sambil menatap Shota dengan senyuman dan nada suara yang sangat lembut namun tegas dan memiliki kharisma seorang bangsawan raja.
"E-ehh!!" Shota sontak dan secara spontan langsung menjadi sangat terkejut seketika mendengar perkataan dari raja lizardman itu dan melihat sikapnya yang sepertinya sangat hormat dan sopan kepada dirinya. "Ada apa? kenapa kau terkejut seperti itu? apakah tuan Shota telah melupakan diriku? haa... ku rasa itu adalah hal yang wajar sih, karena itu sudah terjadi cukup lama. begini saja, akan ku jelaskan dengan singkat. beberapa bulan yang lalu dirimu menyelamatkan seekor anak lizardman yang sangat cengeng dan lemah dari serangan seekor monster yang sangat ganas dan karena tak tega untuk meninggalkannya seorang diri dirimu pun lalu mengajaknya untuk berpetualang bersamamu hingga anak itu bisa menjaga dirinya sendiri." ucap raja lizardman itu sambil secara perlahan mulai menjelaskan semuanya kepada Shota.
Shota pada awalnya malah menjadi sangat kebingungan setelah mendengar perkataan dan penjelasan dari raja lizardman itu dan setelah beberapa saat akhirnya dirinya pun ingat bahwa ia pernah menyelamatkan seorang monster kecil dari serangan monster karena sebuah kebetulan dan karena ia menganggap kalau monster itu suatu saat akan berguna baginya, maka Shota mengajak anak itu untuk mulai berpetualang bersama dirinya sembari melatih monster kecil yang lemah itu dan berharap kalau monster kecil itu akan bisa bertahan hidup sendiri suatu saat nanti.
__ADS_1
---------------------------------------------------------------------
BEBERAPA BULAN YANG LALU BERTEPATAN DI DALAM SEBUAH PEDALAMAN HUTAN RAWA.
"Haa.... merepotkan! apakah tak ada makanan yang layak untuk di makan atau adakan bahan makanan yang mau datang kemari dengan sendirinya tanpa perlu melakukan apapun? haa.. sial! kenapa juga aku tadi lupa membawa bahan makanan dan membawa makanan siap saji. merepotkan" ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan tengah terbaring lemas karena kelaparan dan cepat atau lambat dirinya akan game over jika dalam 24 jam tak memakan sesuatu. Shota terus mengeluh sambil terbaring lemas di tanah karena kehabisan bahan makanan dan minuman atau lebih tepatnya kelupaan untuk membelinya sambil berharap jika akan datang sebuah keajaiban yang akan membawakan bahan makanan untuk dirinya dan bahkan setelah beberapa jam terbaring di tanah dengan harapan akan datang seekor monster yang dapat ia makan, Shota masih saja belum melihat adanya tanda tanda akan adanya monster yang muncul ataupun datang mendekat ke arahnya yang membuat dirinya merasa sangat kecewa sekaligus lapar.
__ADS_1
Shota menjadi sangat kesal dan marah karena ada yang berani menginjak tubuhnya dan hal yang paling membuatnya marah adalah karena tidurnya yang indah telah di usik dan di ganggu oleh orang lain yang artinya sama saja dengan mereka mencari kematian mereka sendiri tetapi seketika mendegar sebuah auman dari beberapa monster, wajah Shota seketika itu juga langsung berubah dan bahkan sampai mengeluarkan air liur karena ia fikir kalau akan ada bahan makanan yang datang menghampirinya dan yang benar saja, sesuai harapan Shota, setelah beberapa saat setelah terdengar suara auman monster secara perlahan muncul 15 ekor monster yang memiliki bentuk seperti rusa dengan ukuran yang sangat besar tengah berdiri dan menatap Shota dengan niat untuk memangsa dirinya.
"Wooowww!!!! daging!!! 1 daging, 2 daging, 3 daging, 4 daging, 5 daging, 6, 7, 8, 9, 10....15 daging pangang! woowww asik, ada 15 daging yang bisa ku olah menjadi berbagai macam masakan yang lezat" ucap Shota sambil mengeluarkan dua buah pisau dan dengan ekpresi wajah tertawa sambil meneteskan air liur dari mulutnya serta terus menerus mengucapkan kata daging dan semua masakan yang menggunakan daging sebagai bahan utamanya sambil terus menerus berjalan mendekati ke 15 monster rusa itu.
Ekpresi wajah seluruh monster rusa yang ada di sana yang sebelumnya tengah berdiri dengan posisi badan tegap sambil menatap Shota dengan ekpresi sangar serta berniat untuk memangsa Shota seketika itu pun juga langsung berubah menjadi sangat terkejut dan bahkan langsung menjadi sangat ketakutan seketika melihat Shota yang secara perlahan tengah berjalan mendekat ke arah mereka dengan dua buah pisau di kedua tangan dan ekpresi wajah yang sangat aneh sambil meneteskan air liur. Ke-15 monster rusa itu secara perlahan tanpa sadar mulai menjadi gemetaran dan bahkan berkumpul seketika melihat ekpresi Shota yang sangat mengerikan bahkan mereka sampai sampai langsung berlari karena saking ketakutannya terhadap Shota, "mau kabur ya? jangan harap! tak akan ku biarkan makananku untuk kabur untuk yang kesekian kalinya! fate-determining weapon bentuk ke 3 death rain! " ucap Shota sambil langsung mengubah senjata suci miliknya ke bentuk ke-3 yaitu belati dan langsung menghalangi jalan untuk kabur para monster rusa itu.
__ADS_1
Kawanan monster rusa itu langsung terhenti dan menjadi sangat terkejut seketika melihat kalau saat ini seluruh jalan mereka untuk kabur telah di halangi oleh Shota menggunakan sebuah kemampuan spesial miliknya dan menjadi bertambah ketakutan sekaligus menjadi bertambah sangat panik seketika melihat kalau saat ini Shota secara perlahan tengah berjalan mendekat ke arah mereka sambil memegang dua buah belati yang sangat mengkilap dan tajam. Sementara itu Shota sambil tertawa dan meneteskan air liur seketika melihat kawanan monster rusa itu karena menganggap mereka semua sebagai daging panggang dengan di kedua sisi tangan memegang masing masing sebuah pisau yang sangat mengkilap dan sangat tajam dengan tujuan untuk memotong motong seluruh bagian tubuh sekawanan monster rusa itu untuk ia jadikan sebagai bahan makanan agar tak kelaparan lagi.
"Hehehe... sayonara" ucap Shota sambil tertawa dan meneteskan air liur dari mulutnya sambil langsung berlari ke arah kawanan monster itu dan langsung merubah mereka semua menjadi bahan makanan untun ia santap.