The Heaven

The Heaven
munculnya masalah baru


__ADS_3

"Haa ... merepotkan! Sampai jumpa lagi nona dari keluarga Qiu!" ucap Shota sambil tersenyum dan berjalan memasuki restoran Ning sambil melambaikan tanganya.


Meow yang melihat kalau Shota telah berjalan menuju ke dalam restoran Ning langsung mengikutinya dari belakang. Sementara itu semua orang yang melihat kalau Shota tak melukai ataupun berbuat macam-macam pada Fu Hou Qiu menjadi sangat lega dan tak ada lagi yang berani untuk meremehkan ataupun untuk menggangu dirinya.


Setelah sampai di ruang pertemuan, Meow langsung pergi dari ruangan tersebut dan mengucapkan ucapan terimakasih kepada Shotq karena telah membantu dirinya. "Tak perlu sungkan begitu! Seharusnya aku yang berterimakasih kepadamu karena telah membantuku " ucap Shota sambil tersenyum.


"Kehem! Baiklah, hanya tinggal satu orang lagi yang belum datang. Sekarang sambil menunggu kedatangannya, kupersilahkan kepada kalian semua untuk duduk dan menikmati semua hidangan yang telah disiapkan" ucap Zhou Ning sambil memasang ekpresi bahagia.

__ADS_1


Semua orang yang ada di sana dengan jumlah total 10 orang termasuk Zhou Ning dan Shota langsung duduk dan menikmati semua hidangan yang telah disiapkan sambil menunggu kedatangan orang kesebelas sekaligus orang terakhir yang menjadi tamu undangan. Semua orang yang saat ini hadir di sana di kenal oleh Shota, karena dikehidupan sebelumnya, ia pernah bertemu dengan kesembilan orang itu baik di dunia nyata maupun dunia virtual dan nama ke sembilan orang itu antara lain, Zhou Ning, Liyu Ning, nora yu, sant ryu, zer shu noa, sas ryu de, nu Yu Lo, Ha Lai Lu, Ha Lu Ya dan juga semua orang yang ada di sana sudah saling mengenal satu sama lain kecuali dengan Shota.


Setelah menunggu hampir selama setengah jam, akhirnya orang yang mereka tunggu-tunggu telah tiba. Betapa terkejutnya Shota ketika mengetahui kalau orang kesebelas yang mereka tunggu tunggu adalah Sakura. "Haa ... hei Zhou! Karena orang yang kau tunggu telah tiba, sekarang cepat jelaskan maksud dan tujuanmu memanggilku kemari" ucap Shota sambil tersenyum.


Sakura juga ikut terkejut ketika melihat kalau Shota juga ada di dalam ruang pertemuan sambil tersenyum ke arahnya dan duduk di kursi, "K-kau! Apa kau Shota teman sekelasku dulu?" Tanya Sakura sambil mendekati Shota dan bahkan membuat Zhou terkejut dan tak jadi menjelaskan tujuannya memanggil Shota.


"Terserah kau saja! Hei, karena semua orang telah hadir, bagaimana kalau sekarang kau mulai saja" ucap Shota.

__ADS_1


Semua orang sedikit terkejut dan mulai kesal ketika melihat tingkah Shota yang cukup sombong dan bahkan sampai mengacuhkan Sakrua yang merupakan seorang Dewi yang dipuja-puja oleh kesembilan orang di sana termasuk Zhou, "Baiklah, seperti yang dikatakan oleh tuan Shota sebelumnya, kita akan mulai membahas tentang alasan kenapa aku memanggil kalian semua kemari. Tapi sebelum itu, ada baiknya kita saling memperkenalkan diri terlebih dahulu dan per ...," Sebelum Zhou Ning selesai berbicara Shota langsung memotong pembicaraan mereka dan menyuruh agar Zhou Ning untuk langsung ke inti pembicaraan mereka saja.


"Kau! Jaga cara bicaramu! Apa kau tidak punya sopan santun?" Ha Lai Lu yang menjadi kesal karena melihat sikap Shota.


"Apa kau tak pernah di ajari oleh Ibumu tentang sopan santun? Ha ..." ucap Sas Ryu De.


Seketika mendengar perkataan dari Sas Ryu De, Shota langsung menjadi sangat kesal dan langsung mengambil pisau yang ada di meja mereka. Kemudian dengan cepat langsung melompat ke arah Sas Ryu De sambil menempelkan pisaunya di leher Sas Ryu De. "Coba katakan sekali lagi?" ucap Shota sambil tersenyum dan menempelkan pisaunya ke leher Sas Ryu De.

__ADS_1


Semua orang langsung terkejut ketika melihat Shota menodongkan sebuah pisau di leher Sas Ryu De dan beberapa orang di sana langsung mencoba untuk menenangkan Shota agar tak berbuat nekat, "Kenapa wajahmu memucat? Dan kenapa kau diam saja dari tadi? Kemana ocehan dan sikap sombongmu tadi?" ucap Shota sambil tersenyum dan membuat sedikit sayatan luka di leher Sas Ryu De.


__ADS_2