The Heaven

The Heaven
S V D


__ADS_3

Babak ke-lima ronde kedua–pun telah selesai dengan sangat cepat, bahkan sampai membuat semua penonton mengira kalau Shota telah menggunakan cara curang untuk menang. Di sisi lain, panitia penyelenggara perlombaan tersebut hanya terheran-heran dengan kemampuan yang di miliki oleh shota.


Tetapi karena ia tak mau membuang waktu lebih lama lagi, panitia perlombaan tersebut dengan cepat langsung melaksanakan sesi ketiga. Di sesi ketiga adalah petarungan Sakura, Snow dan White Tiger melawan Liza, Yoi dan Grud. Pertarungan berlangsung dengan sangat sengit dan bahkan sampai membuat semua pemain terpesona akan keindahan tehnik bertarung team Sakura dan team Liza, kedua kubu sangat kuat dan hebat tetapi Sakura menang secara tipis setelah bertarung hampir selama satu jam.


Babak ke-lima putaran awal pun telah selesai dan hanya menyisakan 9 pemain yang akan berhadapan satu sama lain dan semua pemain yang berhasil masuk ke babak selanjutnya adalah Shota, Dark, Snow, Sakura, Ryu, Silent, Goddes, Tsukuyomi dan Yui.


Dari ke-sembilan pemain yang berhasil lolos ke putaran selanjutnya, akan ada satu pemain yang akan langsung menang tanpa perlu bertarung dan pemain yang beruntung itu adalah Shota. Shota merasa sangat kecewa ketika mengetahui kalau dirinya lah yang terpilih untuk lanjut ke-babak selanjutnya tanpa perlu bertarung, padahal Shota sangat ingin bertarung dan mempermalukan Ryu lebih dari siapapun.

__ADS_1


Diputaran kedua sesi pertama adalah pertarungan antara Ryu yang merupakan seorang elemental melawan Silent yang merupakan kelas asasins. Saat pertarungan baru saja di mulai, Ryu dengan cepat langsung menyerang Silent dan bahkan Ryu tak memberi waktu Silent untuk beristirahat ataupun menyerang balik, yang akhirnya membuat Ryu dapat menang dengan sangat mudah.


Di putaran kedua sesi kedua adalah pertarungan antara Sakura melawan Dark. Saat Sakura dan Dark memasuki arena semua pemain langsung bersorak dan menjadi sangat tak sabar untuk melihat pertarungan seperti apa yang akan mereka tampilkan.


"Ting .... Tong" Suara bel yang menandakan bahwa pertandingan telah di mulai.


Sakura hanya tersenyum dan mengatakan kalau itu memang hal yang ia inginkan sambil langsung menyuruh Dark untuk maju menyerang duluan.

__ADS_1


"Amukan Pedang Jiwa" Dark seketika langsung menggunakan skil terkuatnya yaitu amukan pedang jiwa. Saat Dark mengaktifkan skil amukan pedang jiwa, sekujur pedang Dark langsung di penuhi oleh api yang menyala sangat terang.


Sakura langsung menjadi sangat waspada ketika melihat skil yang dikeluarkan oleh Dark. Padahal sebenarnya jika Dark terus-menerus menggunakan skil ataupun sihir dengan elemen api, maka itu akan berdampak sangat kecil kepada Sakura karena effect dari skil pasif senjata yang sebelumnya telah diberikan oleh Shota kepada Sakura, yaitu pedang api dan pedang es yang merupakan senjata legendaris.


"Hahaha ... terimalah seranganku Nona" ucap Dark sambil tertawa dan langsung menyerang Sakura secara terus-menerus. Sakura hanya bisa terus menghindar dan menangkis serangan dari Dark sembari terus mencoba untuk mencari celah agar dapat menyerang balik. Tetapi karena Dark memikiki insting bertarung yang sangat tajam, Sakura tak bisa menyerang Dark dan bahkan untuk mendekati Dark saja sakura tak bisa karena Dark terus menyerang. "Sial! Kenapa aku tak bisa menemukan celah untuk menyerang walau hanya sedikit?" ucap Sakura sambil terus menerus menjaga jarak agar serangan dari Dark tak bisa menjangkau dirinya.


Sakura memang memiliki kecepatan, namun ia kalah dalam kekuatan dan pertahanan. Sakura masih belum bisa mengoptimalkan kemampuan dan kelebihan yang ia miliki secara penuh. Sementara itu, Dark sangat paham dengan kemapuan dirinya dan sangat percaya diri akan kemampuanya.

__ADS_1


Sakura yang merasa kalau ia hanya bisa bertarung secara terang-terangan, karena ia merupakan seorang swordman. Dark hanya bisa pasrah dan langsung mencoba untuk menyerang balik, tetapi serangan dari Sakura hanya berefeck sangat kecil kepada Dark. "Haa ... hei nona bukankah pedangmu itu sangat bagus? Tapi kenapa kau bertarung sangat payah seperti ini?" ucap Shota sambil tersenyum.


__ADS_2