
"Apa maksudmu? kenapa kau ingin mengetahui tentang orang itu? apa sebenarnya hubunganmu dengannya? siapa sebenarnya dirimu? lalu apa sebenarnya tujuanmu?" ucap ayato sambil menatap jamal dengan ekpresi wajah terkejut dan bingung sekaligus khawatir.
"Siapa aku bukankah kamu sudah tau? dan untuk alasan serta tujuanku itu bukan urusanmu! sekarang cepat jawab saja pertanyaanku itu jika kau masih ingin hidup!" ucap jamal dengan ekpresi wajah serius.
Ayato terdiam sejenak dan berfikir tentang jawaban apa yang harus ia berikan kepada jamal karena ia tak bisa mempercayai perkataan jamal sepenuhnya terlebih lagi karena ia adalah musuh, "Apa yang ku fikirkan! dia adalah kakak ku, bagaimana mungkin aku bisa menghianati kakak ku sendiri dan juga perkataan orang ini tidak bisa di percaya sepenuhnya. lagian jikapun aku mati ribuan kali, itu tak akan berpengaruh pada tubuhku di dunia nyata dan aku hanya akan kembali ke kota awal jadi tak ada yang harus ku takutkan. aku harap kakak akan segera datang dan membantuku." ucap ayato dengan ekpresi tenang.
"Apa yang tengah kau fikirkan? jangan coba-coba berfikir untuk lari karena kamu tak akan mungkin bisa kabur dariku! cepat katakan semua informasi yang kau ketahui tentang ye xiu sang dewa kematian" ucap jamal dengan ekpresi wajah yang mulai kesal.
"Haa... sepertinya tak ada pilihan lain ya? baiklah, akan ku beritahukan semua yang ku ketahui tentang orang itu! jawabannya tidak ada, sebab orang itu terlalu misterius dan selalu bertarung seorang diri tanpa pernah ada satupun dari kami yang pernah melihatnya bertarung sebab bukan hanya karena seorang diri tetapi dia juga hanya bergerak pada malam hari. saat siang hari dia akan pergi untuk beristirahat di berbagai tempat yang ia sukai. maaf hanya itu saja yang ku ketahui tentang orang itu, aku tak punya informasi lain lagi tentang orang itu" ucap ayato sambil berpura-pura bodoh dan tak tahu.
"Begitu ya? jadi baik dirimu ataupun dia dan bahkan semua orang yang ada di dalam aliansi mu tak ada satupun yang memiliki informasi tentang orang itu? jangan bercanda! apa kau fikir aku ini bodoh hingga aku bisa di tipu dengan cara seperti ini? aku akan memberimu waktu 5 detik dan jika dalam waktu 5 detik kau tak mengatakan semuanya, makan akan ku habisi kalian berdua sekarang juga" ucap jamal dengan perasaan kesal dan marah.
Ayato hanya bisa tersenyum ketika mendengar perkataan dari jamal dan tak terlalu memperdulikan ancamannya itu malahan dirinya mengatakan kalau jamal ingin membunuhnya lakukan dengan cepat sebelum mereka berdua yang membunuh jamal, "Sialan! beraninya kau meremehkan ku? jika memang itu yang kalian inginkan, baiklah maka akan ku kabulkan!" ucap jamal dengan perasaan kesal dan marah lalu langsung mengayunkan sabit miliknya itu untuk memenggal kepala ayato.
"Haa... jadi kali ini sepertinya kami akan kalah? tak apalah, masih ada lain kali untuk membalas mereka semua" ucap ayato dalam hati sambil tersenyum dan secara perlahan mulai menutup kedua matanya.
__ADS_1
"Tring!!!" Suara benturan dua buah senjata seketika itu langsung terdengar sesaat sebelum sabit milik jamal memenggal leher ayato, ayato yang mendengar hal tersebut mengira kalau itu adalah sebuah tehnik yang akan di gunakan oleh jamal untuk menghabisi dirinya tetapi ia merasa sangat terkejut ketika mendengar suara krak dev yang bertanya tentang alasan kenapa ayato menyerah dan mengatakan kalau itu bukan seperti dirinya saja. Ayato yang mendengar perkataan dari krak dev langsung menjadi sangat terkejut dan bahkan tak bisa berkata-kata dan ia hanya bisa tersenyum sambil berkata dalam hati selagi mereka memiliki sisa hp mereka masih memiliki peluang untuk memenangkan pertarungan itu walau salah satu dari mereka harus ada yang kehilangan nyawanya, "Haa.. maaf, aku tadi sempat melamun. mari kita kalahkan orang ini bersama-sama!" ucap ayato sambil menarik keluar pedang miliknya dan langsung membantu krak dev.
"Jadi kau sudah sadar ya? baguslah! sekarang mari kita tunjukan serangan kombinasi kita pada orang ini" ucap krak dev sambil tersenyum dan menahan sabit milik jamal dengan tubuh yang gemetaran.
"Hahaha...menarik! kalau begitu majulah dan hiburlah diriku" ucap jamal sambil tertawa keras dan langsung mengayunkan sabit miliknya.
"Menghiburmu? jangan bercanda! kami bukan ingin menghiburmu tetapi kami ingin menghabisi mu sialan!" ucap krak dev dengan perasaan kesal dan nada tinggi.
Ayato dan Jamal langsung menatap krak dev dengan tatapan aneh dan bingung karena salah memahami dan tak mengerti dengan apa yang di maksud dengan apa yang di katakan oleh jamal, "Hadeh!!! hei, apa benar kalau orang ini adalah rekanmu? apa kau tak malu punya rekan aneh dan idiot seperti orang ini?" ucap jamal sambil menghela nafas dalam dan menunjuk ke arah krak dev.
"Bukan! bukan! bukan! aku hanya kebetulan bertemu dengan orang ini" ucap ayato.
"Ting!!!" suara benturan pedang dan sabit seketika itu langsung terdengar dan suara ledakan serta sebuah tornado api muncul tak lama setelah pedang milik krak dev menghantam sabit milik jamal yang seketika itu juga langsung membakar tubuh jamal.
"Arghhh!!!!" Suara teriakan dari jamal yang terkena serangan tornado api milik krak dev langsung terdengar hingga ke penjuru area tersebut. Sementara itu ayato yang melihat serangan mengerikan dari krak dev itu langsung menjadi sangat terkejut dan meneteskan keringat dingin dan yakin kalau jamal akan menerima damage yang cukup berarti walaupun tak sampai membunuhnya, "Hahaha... rasakan lah kemarahan dari tornado api milikku itu!" ucap krak dev dengan ekpresi puas dan suara tawa.
__ADS_1
Ayato hanya bisa terdiam ketika mendengar perkataan dari krak dev karena sudah hal yang wajar jika krak dev berkata sombong seperti itu dengan kemampuannya yang bisa di bilang sangat kuat itu tetapi satu hal yang pasti, sekuat apapun mereka saat ini mereka berdua belum tentu bisa menang melawan jamal terlebih lagi jika milia ikut bergabung bertarung melawan mereka maka persentase kemenangan mereka tak lebih dari 3% saja. "Lebih baik kita pergi sekarang, selagi jamal masih terjebak dalam tornado api milikmu itu" ucap ayato dan berniat untuk kabur dari sana.
Krak Dev menolak ajakan dari ayato untuk kabur dari sana karena ia telah bosan terus-terusan kabur dari jamal dan berkata kalau sudah waktunya baginya untuk bertarung dan menunjukkan kehebatannya dan alasan kenapa ia di panggil sebagai iblis api, "Tehnik pedang api, percikan langkah api membara. tehnik pedang api, raungan kesedihan!" ucap krak dev dan dengan kecepatan tinggi langsung menyerang jamal.
Sebuah kobaran api muncul di setiap langkah krak dev serta sebuah kobaran api muncul di seluruh tubuh krak dev dengan bentuk seperti sebuah aura yang terus menerus berkobar dan saking panasnya ia langsung membakar apapun yang ada di sekitarnya, ayato yang melihat hal tersebut menjadi tak bisa berkata-kata dan hanya bisa terus menatap krak dev. Ayato yang semulanya berniat untuk kabur kini hanya berdiri sambil menatap krak dev yang di penuhi oleh semangat terus-terusan menyerang jamal dan lalu secara perlahan karena melihat semangat bertarung krak dev, secara perlahan ayato mulai berniat untuk membantu krak dev dan secara perlahan seluruh tubuhnya di penuhi oleh semangat yang membara dan di selimuti oleh sebuah kehangatan yang sangat nyaman bahkan di selimuti oleh keberanian.
"Hyaaa... grand cross! perlindungan ilahi! fast healt! mata alam! kecepatan super!" ucap ayato dan langsung mengaktifkan semua kemampuan yang ia miliki untuk menyerang krak dev.
Ayato dan Krak Dev dengan kecepatan tinggi secara bergantian mulai bergantian menyerang jamal dengan seluruh kemampuan yang mereka miliki, sebuah gelombang cahaya dan kobaran api secara terus menerus terlihat seketika setiap serangan dari mereka mengenai jamal yang saat ini masih terbalut oleh tornado api. "Ha..ha..ha... ku rasa ha... semua ini sudah memberikannya damage yang cukup berarti! jika seandainya serangan kita tak ada satupun yang dapat membunuhnya, setidaknya kita sudah berjuang keras dan memberikan perlawan yang berarti kepadanya" ucap ayato dengan nafas yang terengah-engah karena kelelahan.
"Ha..ha.. aku setuju dengan ucapanmu itu, lebih baik sekarang kita kabur saja dari pada kita harus mati di tangan orang aneh ini" ucap krak dev.
NTL :
MARHABAN YA RAMADHAN.
__ADS_1
SAYA SELAKU AUTHOR SNOW WOLF MENGUCAPKAN SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA DI BULAN RAMADHAN YANG SUCI INI DAN SEMOGA SEMUA AMAL IBADAHNYA DI TERIMA DI SISI ALLAH SUBHANALLAH TA'ALLA DAN SEMOGA DI LANCARKAN IBADAH PUASANYA TANPA ADANYA SEDIKIT PUN HALANGAN.
LALU MARILAH KITA SAMA-SAMA BERDOA AGAR VIRUS YANG BERNAMA COVID 19 INI AKAN SEGERA MENGHILANG AGAR KITA SEMUA BISA MENIKMATI KEINDAHAN BULAN YANG SUCI INI BERSAMA.