
“Sekarang, putuskanlah pilihanmu sekarang!” ucap Shota sambil tersenyum dan menatap pk yang saat ini tengah terduduk. Pk tersebut langsung menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat ketakutan ketika melihat tatapan dan aura yang di pancarkan oleh Shota yang terasa sangat mencekam dan mengintimidasi dirinya, “hahahaha...... kau fikir aku akan menghianati serikatku? Tidak. Lebih baik kau bunuh saja diriku, karena kau tak akan mendapatkan informasi apapun dariku” ucap pk tersebut sambil tertawa keras.
Ketika melihat sikap dari red player dan mendengar perkataan dari red player itu, Shota langsung tersenyum dan secara perlahan mulai menatap mata dari red player itu dan di saat yang bersamaan Shota langsung mengaktifkan skil illusion dan seketika sesaat setelah red player itu menatap mata Shota seketika itu juga ia telah masuk ke dalam dunia ilusi yang di ciptakan oleh Shota. Red player itu menjadi sangat terkejut karena seketika ia masuk ke dalam dunia ilusi yang di kendalikan dan di ciptakan oleh Shota seketika itu juga ia secara tiba tiba telah berada tepat di sebuah tempat yang cukup ia kenal dan di sekitarnya terdapat orang yang ia kenal dan itu merupakan sahabat terbaiknya, alasan kenapa Shota dapat mencipatakan dunia seperti itu bahkan memunculkan orang yang sangat di kenal oleh red player itu adalah karena skil illusion miliknya memiliki satu kelebihan sekaligus keunikan lainnya selain dapat menciptakan dan membawa orang lain masuk ke dalam dunia yang ia ciptakan dan keunikan itu adalah Shota dapat menciptakan ilusi dari orang ataupun tempat yang sangat di kenal oleh seseorang yang telah terkena ilusi nya dengan cara merangsang otaknya untuk membuat red player itu seolah olah melihat hal apa yang sangat ingin ia lihat saat ini.
Setelah mencoba untuk merangsang otak dari pk tersebut, Shota akhirnya menemukan tempat dan lokasi pasti dari serikat pembunuh yang di ikuti oleh red player itu dan bahkan Shota mengetahui dan mendapatkan banyak informasi yang cukup berguna seperti lokasi dari markas serikat pembunuh lainya yang pernah di datangi oleh pk tersebut, “hoo.. jadi orang ini berasal dari serikat pembunuh kelas satu bernama serikat pedang cahaya. Menarik! Dan karena tugasmu telah selesai akan ku berikan hadiahnya sekarang juga” ucap Shota sambil tersenyum dan langsung memenggal kepala dari red player tersebut.
Tsukuyomi, Yui dan seluruh anggota partynya yang melihat hak tersebut langsung menjadi sangat terkejut dan bahkan tak percaya dengan apa yang mereka lihat sekaligus menjadi sedikit ketakutan dengan Shota bahkan tsukuyomi dan yui mulai berfikir apakah Shota yang saat ini ada di depan mereka adalah Shota yang mereka kenal dulu, “a-apa yang dirimu lakukan? Kenapa kau membunuhnya dengan cara yang begitu kejam? Bukankah dirimu sudah mendapatkan apa yang kau inginkan? Lalu kenapa kau masih saja membunuhnya dengan cara yang begitu kejam? Bahkan setelah dirimu mendapatkan apa yang kau inginkan dan bahkan setelah pemain ini tak bisa lagi melawan” ucap tsukuyomi dan perasaan sedih bahkan sampai meneteskan air mata.
__ADS_1
“Haa... merepotkan! Kenapa kalian masih di sini? Bukankah tadi sudah ku katakan pada kalian untuk segera kembali ke kota terdekat? Dan juga tak perlu sebegitunya juga, biarpun ku bunuh seratus kali pun, orang itu juga akan tetap di hidupkan kembali di kota harvest, lagian ini kan hanya sebuah permainan, jadi tak perlu terlalu peduli dengan orang lain.” Ucap Shota dengan ekpresi datar dan tatapan sedingin es bahkan sikapnya juga langsung berubah menjadin sangat dingin. Yui dan tsukuyomi yang melihat perubahan sikap Shota dan mendengar perkataan darinya langsung menjadi sangat terkejut dan tak percaya dengan apa yang mereka dengar barusan sekaligus juga tak percaya jika Shota yang mereka kenal dulu sekarang menjadi sosok yang sangat tak mereka kenal dan menjadi sosok yang sangat asing bagi mereka, “A-apa aku tak salah dengan? Tak ku sangka jika dirimu adalah orang yang sangat menjijikan dan aku tak menyangka jika orang sebaik dirimu dapat berubah menjadi sangat menjijikan seperti sekarang ini. Mari kita kembali ke kota dan kami tak butuh bantuanmu” ucap yui sambil mengajak seluruh anggota partynya termasuk tsukuyomi untuk kembali ke kota atau mungkin kembali ke markas mereka.
Shota hanya tersenyum ketika mendengar perkataan dari yui dan melihat sikapnya tetapi ia tak memperdulikan hal tersebut karena baginya itu tak ada arti ataupun tak ada gunannya, Shota melakukan semua itu juga memiliki alasannya tersendiri yaitu ia tak ingin membahayakan mereka sedikutpun dan jika ada sedikit saja kemungkinan yang dapat membuat mereka terluka ataupun membuat mereka dalam bahaya walupun itu di dunia maya sekalipun, Shota akan menjauhkan mereka dari bahaya dan akan melakukan apapun untuk melindungi mereka bahkan jika itu harus membuat dirinya di benci oleh orang yang ia sangat sayangi karena Shota tau bahwa sayang tak harus bersama dan tak perlu di tunjukan secara nyata.
Sementara itu tsukuyomi menolak perintah dari yui dan enggan untuk kembali ke markas mereka dan tetap bersikeras untuk tetap bersama dengan Shota dan ingin ikut menemaninya kemanapun tujuan yang akan di tuju olehnya, semua orang termasuk yui dan Shota menjadi sangat terkejut seketika mendengar perkataan dari tsukuyomi, “apa maksudmu? Bukankah tadi kau dengar sendiri apa yang ia katakan? Tak ada gunanya kita tetap di sini. Cepat kembali, ini perintah” ucap yui dan langsung menggengan tangan tsukuyomi untuk mengajaknya kembali ke markas ataupun ke kota terdekat.
Yui tetap bersikeras untuk tak memberikan ijin kepada tsukuyomi untuk ikut menemani Shota dan tetap bersikeras untuk mengajak tsukuyomi kembali ke markas mereka tetapi tsukuyomi tetap saja menolak ajakan dari yui dan tetap bersikeras untuk pergi menemani Shota, “haa... merepotkan! Menjauhlah dariku, aku tak membutuhkan orang lemah sepertimu di sisiku” ucap Shota dengan sikap dingin dan menatap tsukuyomi dengan tatapan sedingin es.
__ADS_1
“Bukankah kau sudah mendengar apa yang di katakan oleh ******** sialan ini? Kalau ia cepat kembali” ucap yui dengan perasaan kesal seketika mendengar perkataan dari Shota. Tsukuyomi tetap saja bersikeras untuk ikut dengan Shota dan tak memperdulikan apa yang di katakan oleh Shota karena dirinya ketika berada di dekat Shota merasa sangat nyaman dan merasa sangat aman, tsukuyomi dengan ekpresi sedih langsung mengatakan kalau ia tetap ingin ikut dengan Shota apapun yang terjadi. “Bukankah sebelumnya dirimu pernah berkata seperti ini padaku? Lakukan apa yang ingin kau lakukan dan aku akan melakukan apa yang diriku ingin lakukan” ucap tsukuyomi sambil menatap Shota.
Shota langsung menjadi sangat terkejut seketika mendengar perkataan dari tsukuyomi, “haa... merepotkan! Lakukan saja sesukamu. Tapi jangan sampai menghalangi jalanku dan juga cepat lepaskan tanganmu dariku” ucap Shota dengan ekpresi dingin dan secara perlahan mulai berjalan menjauhi yui dan anggota partynya. Tsukuyomi langsung menjadi sangat senang seketika mendengar perkataan dari Shota dan langsung mengikuti Shota dari belakang seketika melihat kalau Shota berniat untuk pergi, sementara itu yui yang melihat kalau Shota pergi menjauh bersama dengan tsukuyomi dengan cepat langsung mencoba untuk menghentikan mereka. “haa... merepotkan! Seiryu cepat bawa mereka pergi dan lindungi mereka apapun yang terjadi” ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan memberikan perintah kepada seiryu dengan nada suara yang sangat kecil.
“Roarr” seketika setelah mendengar perintah dari Shota, seiryu langsung menghalangi jalan mereka dan dengan cepat langsung membawa mereka pergi ke kota terdekat. Sementara itu tsukuyomi langsung menjadi sangat senang dan bahkan dirinya langsung tertawa ketika melihat sikap Shota yang sangat peduli dengan yui tetapi ia berpura pura tak peduli dan menyembunyikan sikap nya itu, “ada apa? Apa ada yang aneh di wajahku” ucap Shota sambil menatap tsukuyomi.
“tak ada yang aneh kok, aku hanya sedang senang saja” ucap tsukuyomi dan langsung berlarian seperti anak kecil.
__ADS_1
“haa.. dasar gadis aneh” ucap Shota sambil tersenyum ketika melihat tingkah tsukuyomi dan merasa sangat senang karena tsukuyomi mau menemani dirinya untuk menghancurkan serikat pembunuh pedang cahaya.