
“K-kumohon kepadamu anak muda tolong bantulah pria tua ini untuk menhancurkan kutukan yang di berikan oleh iblis sialan itu” ucap Cline dengan suara kecil dan lemah.
Shota yang mendengar perkataan dari Cline langsung tersenyum dan langsung menerima ques dari Cline. Tetapi Shota sedikit terkejut ketika melihat kalau tingkat kesulitan dari quest tersebut dapat berubah dari quest rank b menjadi rank a bahkan rank s sewaktu-waktu jika ada kesulitan yang bertambah atau dengan kata lain quest yang di terima oleh Shota adalah quest istimewa dengan hadiah yang tak di ketahui.
Shota menjadi sangat bersemangat seligus langsung ternsenyum ketika mengetahui hal tersebut. Bahkan sangking bersemangatnya, dia langsung tertawa terbahak-bahak karena dia akan segera mendapatkan sebuah pion yang sangat kuat nantinya. Sementara itu, di sisi lain Sora dan Shura tak bisa mendengar sepatah katapun tentang masalah apa yang sedang di bicarakan oleh Shota dan Cline yang membuat Shura dan Sora menjadi sangat penasaran. Tetapi seketika ia mendengar dan melihat tingkah Shota, Shura dan Sora langsung menjadi sangat kebingungan dan tak jadi menanyakan apa yang di bicarakan oleh Shota dan Cline dan hanya melihat Shota dengan tatapan bingung sekaligus takut karena mereka tak bisa menebak tentang apa yang sedang di rencanakan oleh Shota.
Bukan hanya Shura dan Sora saja yang menjadi sangat kebingungan, tetapi Cline juga ikut menjadi sangat kebingungan dengat tingkah Shota dan bahkan ia sempat menganggap kalau Shota adalah seorang yang gila atau seorang maniac petarung. Cline masih tak bisa percaya sepenuhnya dengan apa yang dikatakan oleh Shota. Tetapi, walaupun Shota tak bisa menyelesaikan quest tersebut, tak akan ada ruginya bagi Cline dan bahkan jika Shota dapat menyelesaikan quest tersebut Cline akan sangat di untungkan. Jadi tak ada alasan bagi Cline untuk menolak tawaran dari Shota.
__ADS_1
Cara berfikir Cline sudah selayaknya seperti seorang pemain, padahal Cline hanyalah seorang Npc, tetapi Cline dapat berfikir dan mengambil kesimpulan ataupun hal lainya selayaknya pemain. Alasan Cline dapat berfikir selayaknya manusia padahal ia hanyalah sekumpulan data yang diciptakan oleh manusia adalah karena semua teknoligi yang ada di permainan The Heaven adalah teknologi terbaik zaman itu dan bahkan untuk membuat satu npc saja bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun hanya demi mendapatkan hasil yang sempurna.
Salah satu teknologi yang paling mutahir dalam perusahaan The Heaven adalah super konputer yang dapat berpikir dan mengambil tindakan sendiri selayaknya manusia dan super komputer itu di beri nama Sucoyomi (Super Computer Youma Himori). Penamaan tersebut di ambil dari nama pencipta super computers tersebut yang memiliki nama Youma Himori. Youma Himori membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk menciptakan dan mengembangkan Sucoyomi hingga menjadi super computer tercanggih sekaligus super computer pertama di dunia yang dapat berpikir layakanya seperti manusia.
Karena penemuannya tersebut, Youma Himori di juluki sebagai salah satu ilmuan terhebat di dunia dengan julukan Ilmuan Surga. Karena penemuan Sang Ilmuan Surga, banyak ilmuan lain yang mencoba untuk menciptakan computer yang sama atau bahkan jauh lebih cerdas dari buatan sang ilmuan surga tetapi tak ada satupun dari mereka yang dapat menciptakan super computer yang setara atau melebihi ciptaan dari Youma Himori.
Sementara itu di sisi lain, Shota yang saat ini telah menerima quest istimewa dari Cline langsung menuju ke tempat quest tersebut untuk mengalahlan Iblis Sitri dan monster kegelapan yang seharusnya tak pernah di ciptakan Veria yang ada di area gua kegelapan abadi seorang diri. “Sampai jumpa lagi” ucap Shota sambil melambaikan tanganya dan secara perlahan mulai menghilang dari pandangan Cline dan Shura.
__ADS_1
“Aneh! Siapa sebenarnya orang itu? Dan apa tujuannya sebenarnya? Hei, kenapa kau diam saja Sora? Cepat jawab pertanyaanku? Hei, So ... Ra! He? He? He? Kemana perginya gadis kecil ini? “ ucap Shura dengan ekpresi terkejut sekaligus bingung karena Sora sudah tak ada lagi di sebelahnya.
Cline yang melihat tingkah Shura menjadi sedikit kebingungan dan mengatakan kalau Sora sudah lama pergi bersama dengan Shota, “E-Ehhhh!!!! A-apa!! K-kau sedang bercanda kan? S-sialan! Aku harus cepat-cepat mengejar mereka. Hei, kemana tujuan mereka?? “ ucap Shura dengan ekpresi bingung sekaligus panik. Setelah Cline mengatakan kalau tujuan Shota adalah gua kegelapan abadi yang ada di bagian utara dan bahkan sebelum Cline selesai menjelaskan dan mengatakan tentang monster yang akan di lawan oleh Shota. Shura tanpa basa-basi dengan ekpresi panik dengan kecepatan tinggi langsung pergi ke utara dan berharap agar ia dapat mengejar Sora dan melindungi sora dari Shota.
Sementara itu di sisi lain, Shota yang saat ini tengah berada dalam perjalanan menuju gua Kegelapan Abadi menjadi sangat terkejut ketika mendengar perkataan dari Sora dan melihat kalau Sora telah berada disampingnya dan bahkan dengan santainya ia berjalan mengikuti Shota. “E-Ehhhh!!!!!! B-bagaimana kau bisa ada di sini? Dan kenapa kau mengikutiku sampai kemari dasar gadis kecil! Sekarang kembalilah ke kota White Angel Karena aku terlalu sibuk untuk mengurusi seorang bocah” ucap Shota dengan ekpresi terkejut dan bingung sekaligus membuat dirinya sakit kepala.
Sora yang mendengar perkataan dari Shota langsung menanyakan alasan kenapa ia tak boleh ikut dan kenapa ia harus kembali ke kota White Angel dan juga Sora mengatakan kalau ia adalah seorang wanita dewasa berumur 20 tahun. Ketika mendengar perkataan dari Sora, Shota menjadi sangat terkejut bahkan kedua bola matanya hampir keluar karena tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Sora. Bahkan Shota tertawa terbahak-bahak setelah mendengar perkataan dari Sora, pasalnya sora itu memiliki tubuh dan penampilan selayaknya seorang anak berusia 10 tahu.
__ADS_1