The Heaven

The Heaven
DUNGEON RUN ³


__ADS_3

Shota yang mengetahui akan serangan dari semua monster tingkat bencana itu tak merespon sedikitpun dan hanya berbaring sambil berpura-pura tidur. Tetapi Shota masih tetap melindungi dirinya menggunakan bentuk ke–4 Death Rain dari 7 bentuk perubahan yang dapat dilakukan oleh Fate-Determining Weapon, “Haa ... Sudah jam berapa sekarang?” ucap Shota dan langsung melihat jam yang ada pada sistem pengaturan miliknya dan melihat bahwa saat itu sudah jam 21.59 di dunia nyata.


“Hmm ... Berarti sudah lebih dari satu jam aku berada di dungeon ini? Haa ... Maaf ya sepertinya waktu bermainya telah habis! Kurasa aku bisa mencoba untuk memanggil ke–4 penjaga dan naga hitam” ucap Shota sambil tersenyum dan mengambil sebatang rokok lalu menghidupkanya. Di saat api dari korek telah menyala dan membakar ujung rokok yang berada di tangannya, di saat yang bersamaan juga Shota telah mengaktifkan skil dark dragon dan 4 penjaga gerbang dan setelah Shota mengaktifkan skil miliknya muncul empat buah portal yang terselimuti dan terbuat dari empat jenis elemen yaitu api, air, tanah dan udara dan secara perlahan muncul sesosok monster yang muncul dari gerbang tersebut.


SUZAKU SANG PENGUASA API PHOENIX, SEIRYU SANG PENGUASA NAGA TANAH, GENBU SANG KURA-KURA ULAR AIR, DAN BYAKKO SANG PENGUASA ANGIN MACAN PUTIH.


Di saat ke empat penjaga gerbang telah keluar dari portal tersebut secara perlahan muncul sesosok naga berkepala 11 dengan tubuh yang berwarna hitam pekat.


“Haa ... Skil yang menarik! Sepertinya aku bisa dengan mudah menghancurkan serikat yang telah di bangun oleh Ryu dengan sangat mudah hanya dengan menggunakan kedua skil ini” ucap Shota sambil tersenyum dan langsung memerintahkan ke-4 penjaga gerbang itu menyerang semua monster yang menghalangi jalanya sementara itu naga hitam berkepala 11 itu sudah dari tadi menyerang semua monster itu dan bahkan hanya dengan satu hembusan nafas telah membunuh semua orc malam dan penyihir goblin.


Shota sedikit terkejut ketika melihat kalau semua monster yang ada dihadapanya telah musnah dan rentetan pemberitahuan muncul dilayarnya.


***SISTEM : SELAMAT ANDA TELAH MEMBUNUH PENYIHIR GOBLIN MENDAPATKAN EXP SEBESAR 7581.


SISTEM : SELAMAT ANDA TELAH MEMBUNUH PENYIHIR GOBLIN MENDAPATKAN EXP SEBESAR 7581.


SISTEM : SELAMAT ANDA TELAH MEMBUNUH PENYIHIR GOBLIN MENDAPATKAN EXP SEBESAR 7581.


SISTEM : SELAMAT ANDA TELAH MEMBUNUH ORC MALAM MENDAPATKAN EXP SEBESAR 9857.

__ADS_1


SISTEM : SELAMAT ANDA TELAH NAIK SATU LEVEL MENDAPATKAN +4 POIN STATUS.


SISTEM : SELAMAT ANDA TELAH MEMBUNUH ORC MALAM MENDAPATKAN EXP SEBESAR 9857.


SISTEM : SELAMAT ANDA TELAH MEMBUNUH ORC MALAM MENDAPATKAN EXP SEBESAR 9857***.


“Haa ... Membosankan! Tapi terserahlah. Dengan ini aku telah naik ke level 6 dan hanya tersisa 20% lagi hingga aku bisa naik ke level 7” ucap Shota sambil menghisap rokoknya.


Shota terus maju menuju ruangan bos tanpa adanya sedikitpun hambatan karena setiap kali ada monster yang muncul baik itu naga hitam berkepala 11 ataupun ke-4 penjaga gerbang mereka akan langsung membereskan setiap monster yang mereka temui. Setelah bejalan cukup lama akhirnya Shota telah sampai di tempat ruangan bos dan dengan santainya Shota memasuki ruangan tersebut dengan menunggangi Seiryu.


Saat memasuki ruangan bos yang awalnya sangat gelap, secara tiba-tiba menjadi terang karena cahaya dari api yang entah muncul dari mana yang berada di sudut dinding dan mengelilingi seluruh area. Bahkan membuat jalan keluar dipenuhi oleh api yang siap membakar dirinya kapanpun jika Shota berani melangkah keluar dari ruangan bos tersebut.


Setelah semua penjaga gerbang menghilang dan kembali, Shota langsung menatap dan bahkan tersenyum ke arah ke-7 monster yang ada diruangan tersebut. “Yo! Apa kabar? Sudah lama kita tak bertemu” ucap Shota sambil tersenyum dan menghindari serangan dari monster monster itu.


**ORC KING (TINGKAT RAJA)


HP : 154644/154644


LEVEL : 75

__ADS_1


PENYIHIR ORC (TINGKAT VISCOUNT)


HP : 98620/98620


MP : 100283/100283


LEVEL : 68


DARK GOBLIN (TINGKAT VISCOUNT)


HP : 116446/116446


LEVEL : 67**


Diruangan bos tersebut terdapat tujuh ekor monster yang terdiri dari satu monster tingkat Raja Orc, dua monster tingkat viscount Penyihir Orc dan Dark Goblin dan empat monster tingkat bencana yaitu night Orc dan Penyihir Goblin; “Hei! Hei! Hei! Perhatikan baik-baik saat seseorang sedang berbicara. Dan juga seharunya kalian membalas sapaanku dan bukan malah menyerang diriku” ucap Shota dan langsung menghujani tubuh ke-4 monster tingkat bencana tersebut dengan belati yang membuat hp mereka turun ke-angka 0.


“Ohh ya! Lebih baik ku coba dulu ahh. Apa kegunaan dari kartu kartu aneh ini! FATE-DETERMINING WEAPONS bentuk pertama DEATH GUN” ucap Shota sambil tersenyum. Setelah senjatanya berubah menjadi sebuah pistol, Shota langsung menarik keluar semua kartunya secara perlahan dan langsung memasukanya ke pistol dengan cara menarik ujung pistol tersebut ke depan agar sedikit memanjang dan secara perlahan memasukan semua kartu yang Shota miliki ke dalam pistol tersebut.


Di saat Shota telah selesai memasukan semua kartu yang ia miliki ke dalam pistolnya, Shota langsung menarik kembali kebelakang yang membuat senjatanya kembali seperti semula dan di saat yang bersamaan Shota langsung mebembakan pistolnya tersebut.

__ADS_1


Tak lama setelah Shota menembakkan pistolnya secara tiba-tiba muncul suara aneh, yaitu Wareheyna, Beelphegor, Satan, Beelzebub, Leviathan, Asmodeus, Mammon, Lucifer. Setelah suara tentang nama-nama dari semua kartunya tersebut secara perlahan muncul sebuah portal dan di saat yang bersamaan muncul ke-7 sosok pangeran neraka dan wujud dari Wareheyna yang telah dikalahkan oleh Shota sebelumnya yang keluar dari portal tersebut.


__ADS_2