
Pada awalnya kiabo hanya berniat untuk bermain-main sebentar tetapi ia tak sadar kalau ia terlalu lama bermain-main bahkan tanpa ia sadari kalau ayato telah pulih sepenuhnya dan bertarung dengan lebih indah, kini kedua belah pihak tak tau kapankah pertarungan yang mereka lakukan ini akan berakhir dan siapakah yang akan menjadi pemenangnya tetapi satu hal yang pasti saat ini baik ayato ataupun kiabo tak ada satupun yang memikirkan ataupun memperdulikan tentang siapa yang akan menjadi pemenangnya nanti karena yang mereka fikirkan saat ini hanyalah bersenang-senang dan menikmati pertarungan mereka.
Saat fajar baru saja akan menyinari seluruh dunia sebuah anak panah yang dengan warna pelangi secara tiba-tiba dengan kecepatan tinggi langsung melesat ke arah kiabo, semua orang termasuk ayato dan kiabo pun langsung menjadi sangat terkejut seketika melihat anak panah tersebut dan karena secara tiba-tiba mereka tak sempat untuk bereaksi lalu sesaat sebelum anak panah itu mengenai kiabo secara tiba-tiba seseorang muncul entah dari mana dan langsung menghancurkan anak panah tersebut.
"SLAHS!!" Shota yang saat itu secara tiba-tiba muncul di sana yang entah dari mana dan seketika itu juga langsung memotong panah yang di lancarkan oleh artemis langsung membuat semua orang yang ada di sana menjadi sangat terkejut.
BEBERAPA SAAT YANG LALU
__ADS_1
"Haa.... merepotkan! Hmm..... sepertinya terjadi sesuatu yang menarik ketika aku pergi? sejak kapan ya mereka bertarung? sepertinya yang lainnya juga sangat menikmati pertarungan yang mereka lakukan bahkan ayato dan orang itu juga terlihat begitu menikmati pertarungan mereka, lebih baik ku amati saja dulu ah.." ucap Shota sembari tersenyum dan mengawasi dari kejauhan dan menghilangkan kehadiran dirinya dengan menggunakan skil invsible.
Shota hanya terus menikmati pertarungan yang di lakukan oleh adiknya itu sembari mengamati sekitarnya untuk memastikan kalau mereka akan bertarung secara adil dan tak akan ada yang ikut campur dalam Pertarungan mereka berdua, pada awalnya semua terlihat tenang dan baik-baik saja seolah-olah tak ada satupun dari mereka yang ingin apalagi berniat untuk ikut campur dalam pertarungan tersebut melainkan mereka semua hanya menikmati sembari memberikan dukungan mereka kepada ayato dan kiabo tetapi ketika fajar hampir saja terbit secara tiba-tiba artemis secara perlahan mulai mengangkat busur miliknya dan mengarahkannya pada kiabo.
Shota yang melihat hal tersebut hanya bisa tersenyum ketika melihat tingkah salah satu adiknya itu karena ia paham tentang sekhawatir apa artemis kepada ayato dan tentang bagaimana sayangnya ia kepada adiknya itu, Shota awalnya hanya mengira kalau artemis hanya akan menarik tali busurnya dan melepaskan anak panahnya itu ketika ayato dalam keadaan bahaya atau benar-benar terdesak tetapi ketika ia melihat kalau artemis tak melakukan hal itu dan berniat untuk menghabisi kiabo ketika ia lengah Shota langsung menjadi sedikit kesal karena adiknya itu berniat untuk bermain curang dan ikut campur dalam pertarungan yang di lakukan oleh ayato.
Artemis dan semua orang yang ada di sana menjadi sangat terkejut ketika melihat kemunculan Shota yang secara tiba-tiba itu dan mendengar perkataan darinya dan di saat yang bersamaan mereka semua langsung menjadi sangat ketakutan ketika merasakan tekanan yang kuat yang di berikan oleh Shota kepada mereka semua, "Hei, apa dirimu masih berniat untuk melanjutkan semua ini? jika ia silahkan saja tapi aku hanya ingin mengatakan satu hal pada kalian bahwa seluruh anggota dari aliansi baja perak yang selain berada di sini semuanya telah ku kalahkan dan mereka membutuhkan waktu sekitar 1 hari penuh atau 3 hari di dunia ini untuk dapat kembali bermain" ucap Shota sembari tersenyum dan menunjukkan sebuah bendera dari aliansi baja perak sebagai bukti kalau dirinya benar-benar telah mengalahkan mereka semua seorang diri.
__ADS_1
Semua orang yang ada di sana menjadi tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Shota tetapi mau di lihat dari manapun bendera yang di tangannya itu adalah bendera asli dan bukti nyata dari apa yang ia katakan, "Ada apa? kenapa dirimu menghentikan seranganku? lalu bagaimana caranya dirimu dapat melawan mereka semua hanya dengan seorang diri?" ucap artemis dengan perasaan bingung.
Shota hanya tersenyum ketika mendengar pertanyaan dari artemis dan tak menjawab pertanyaan dari adiknya itu malahan Shota saat ini langsung menatap kiabo dan bertanya tentang apakah dirinya masih mau melanjutkan pertarungannya dengan adiknya itu tetapi Shota memberikan sebuah syarat bahwa tak boleh ada satupun dari mereka yang hpnya turun ke angka 0, kiabo yang mendengar perkataan dari Shota menjadi sedikit bingung dan ragu dengan apa yang di katakan olehnya itu bahkan ia bingung harus percaya atau tidak. Setelah berfikir cukup lama akhirnya kiabo memutuskan untuk mengakhiri pertarungan mereka dan akan melanjutkannya lain kali ketika mereka bertemu kembali dan menjadi jauh lebih kuat dari sekarang, sebenarnya ia masih ingin melanjutkan pertarungan tersebut tetapi karena melihat kondisinya yang tak memungkinkan untuk bertarung lebih lama akhirnya dirinya pun secara mau tak mau harus mengakhiri pertarungan mereka untuk sementara waktu dan akan bertarung kembali ketika waktunya tepat.
"Begitu ya? aku menghormati keputusanmu yang bijak itu dan sebagai bukti penghormatan dariku kalian bebas meninggalkan tempat ini dan tak ada satupun dari mereka yang boleh di serang dan jika ada maka aku yang akan menghabisi orang tersebut dengan kedua tanganku sendiri. semoga beruntung lain kali" ucap Shota sembari tersenyum lembut ke arahnya.
Sementara itu ayato langsung tersenyum dan menghormati keputusan yang di buat oleh kiabo karena ia juga saat ini telah sangat kelelahan akibat pertarungan panjang yang ia lakukan sebelumnya, ayato sambil tersenyum langsung mengulurkan tangannya kepada kiabo sebagai tanda dan bukti persahabatan mereka dan sebagai bukti kalau mereka akan bertemu lagi untuk beradu kekuatan suatu hari nanti. Kiabo sambil tersenyum dan perasaan yang sangat puas karena dapat bertemu dengan orang seperti ayato secara perlahan mulai pergi meninggalkan area tersebut tanpa sedikitpun adanya rasa kesal ataupun benci kepada ayato ataupun anggotanya malahan dirinya tak sabar untuk bertemu lagi dengan ayato untuk beradu kekuatan, kiabo bersamaan dengan seluruh anggotanya yang masih tersisa secara perlahan mulai pergi dari sana dan melakukan perjalanan.
__ADS_1
Sementara itu di sisi lain seluruh anggota dari aliansi tanpa nama dan serikat kesatria bintang yang di pimpin oleh artemis langsung menjadi sangat senang dan gembira ketika mengetahui kalau mereka telah memenangkan peperangan kali ini walaupun harus menghadapai kesulitan yang sangat luar biasa tetapi mereka sangat bersyukur karena berhasil bahkan hal tersebut juga langsung di umumkan secara publik sesaat setelah Shota telah membereskan semua anggota dari aliansi tanpa nama.