The Heaven

The Heaven
SEASON 2 CH 65. EVOLUSI GAHENA


__ADS_3

Seluruh racun yang ada di area tersebut secara perlahan mulai berkumpul menjadi satu lalu setelah seluruh racun yang ada di sana telah berkumpul sepenuhnya, secara perlahan racun tersebut mulai membentuk sebuah tubuh anak kecil yang manis dan imut tetapi juga sangat berbahaya dan sangat mematikan. Gadis kecil itu terlihat sangat imut dan seolah olah tak memiliki dosa sedikitpun bahkan gadis kecil itupun juga terlihat sangat polos tetapi di sisi lain sebenarnya gadis kecil itu adalah gahena yang telah berevolusi menjadi tingkatan yang jauh lebih kuat dan memiliki sifat yang jauh lebih kejam dan dingin dari sebelumnya.


sementara itu di sisi lain Shota yang melihat hal tersebut menjadi sangat terkejut bahkan Shota langsung terpesona akan keimutan dari gahena yang telah berubah menjadi sebuah gadis kecil yang imut dan manis bahkan Shota sendiri sampai hampir lupa kalau itu adalah monster yang sangat mengerikan yang sebelumnya hampir saja membunuh dirinya, sementara itu seluruh familiar Shota langsung berniat untuk langsung menyerang gahena karena mereka tau kalau gadis kecil itu adalah monster gahena. Shota yang melihat kalau familiar miliknya itu berniat untuk menyerang gahena tanpa seizin darinya langsung menjadi sangat terkejut dan memberikan perintah agar mereka menghentikan serangan mereka karena itu sudah tak lagi di perlukan, seketika setelah mendengar perkataan dari Shota, seluruh familiar miliknya langsung menghentikan serangan mereka dan langsung menatap Shota dengan tatapan yang penuh dengan kebingungan.


"Hei.. hei.. hei.. jangan menatapku seperti itu! apakah kalian serius ingin menyerang gadis kecil yang imut ini? iya iya aku tau kalau dia adalah monster gahena, tetapi tetap saja dia adalah gadis kecil yang imut dan terlebih lagi dia ini adalah seorang wanita jadi aku tak bisa melukainya walau hanya sedikit saja dan demi jiwa kesatria milikku aku tak berniat untuk men.... ehhhh... apa yang kau lakukan? kenapa kau menyerangku haa?" ucap Shota dan langsung menatap ke arah gahena karena sebelum ia selesai bicara gahena langsung menyerang dirinya.

__ADS_1


Gahena dan seluruh familiar Shota langsung menatap Shota dengan ekpresi bingung seketika mendengar perkataan dari Shota, "hei, bisakah kalian berhenti menatapku seperti itu?" ucap Shotan dengan perasaan kesal karena gahena bahkan familiar miliknya menatap dirinya dengan ekpresi aneh. Gahena sambil memasang ekpresi datar dan polos mengangkat salah satu jarinya dan langsung menembakkan beberapa peluru racun dari ujung ujung jarinya ke arah Shota, tembakkan pertama yang di lancarkan oleh gahena meleset yang membuat Shota menjadi sangat terkejut dan bahkan menjadi sangat ketakutan dan ketika ia melihat masih banyak serangan lainya yang datang dengan cepat Shota langsung menghindari seluruh peluru racun yang di tembakkan oleh gahena.


Shota masih mendapatkan keberuntungan karena semua serangan yang di lancarkan oleh gahena satupun tak ada yang mengenai dirinya, tetapi di sisi lain gahena langsung menjadi sangat kesal dan langsung menembakkan puluru racun ke arah Shota secara bertubi tubi bahkan jika di hitung jumlahnya mungkin mencapai ratusan peluru. Shota menjadi sangat terkejut dan langsung menjadi sangat ketakutan ketika melihat banyaknya serangan yang tengah mengarah pada dirinya dan dengan langsung mencoba untuk menghindari setiap peluru yang di tembakkan oleh gahena dengan perasaan cemas, "hei.... apa kalian hanya akan diam saja dan menonton diriku di serang hingga tak bernyawa lagi?" ucap Shota sambil menatap seluruh familiar miliknya dan terus menerus menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh gahena.


Setelah mendengar perkataan dari Shota, astratos dan ke 4 penjaga gerbang beserta salu langsung berlari ke arah gahena dengan tujuan untuk menyerang dirinya dan menghentikan serangan yang di lancarkan gahena yang dapat melukai dan membunuh Shota, gehena langsung menjadi sangat kesal ketika melihat kalau seluruh serangan yang ia lancarkan dari tadi satupun belum ada yang dapat mengenai dan memberikan damage kepada Shota. Shota sebenarnya tak tega untuk melukai gadis kecil nan imut seperti gahena, tetapi sayangnya di balik wajah yang poloa itu tertidur seekor monster yang amat sangat ganas dan berbahaya yang bisa membunuh Shota kapanpun dan di manapun.

__ADS_1


Astratos dapat dengan mudah menahan dan bahkan menghancurkan rantai yang mengarah pada dirinya sementara itu ke 4 penjaga gerbang dan salu meniadi sedikit kerepotan karena setiap kali mereka menghancurkan rantai rantai yang menyerang mereka, rantai itu langsung beregenerasi kembali dan langsung menyerang mereka kembali. Sementara itu Shota yang melihat hal tersebut langsung menjadi semakin ketakutan dan menyesal karena sebelumnya telah terpesona dengan gadis yang sangat mengerikan seperti gahena, Shota dengan perasaan kesal langsung melesat ke arah gahena dan langsung memotong setiap rantai yang mengarah pada dirinya.


Saat Shota berniat untuk menyerang gahena, seketika itu juga gahena langsung merubah ekpresinya menjadi sangat imut dan polos yang membuat Shota jadi tak tega untuk melukai dirinya dan bahkan Shota sampai menghentikan serangan yang akan ia lancarkan sebelumnya, lalu di saat Shota tengah mengendorkan penjagaan miliknya karena terpesona dengan wajah lugu yang di perlihatkan oleh gahena, seketika itu juga gahena langsung menyerang Shota menggunakan racunnya. Shota menjadi sangat terkejut ketika gahena langsung menyerang dirinya seketika penjagaan dan kewaspadaannya mengendur tetapi beruntung Shota masih dapat menahan serangan yang di lancarkan oleh gahena walaupun tak sempurna, sementara gahena menyerang Shota, astratos secara tiba tiba telah berada di belakang gahena dan langsung mengayunkan pedangnya untuk memenggal kepala gahena.


Gahena yang menyadari keberadaan dari astratos dengan sigap langsung memanipulasi dan membuat sebuah perisai yang di ciptakan dari racun dengan tujuan untuk memperlambat serangan yang di lancarkan oleh astratos dan agar dapat memberikannya sedikit waktu untuk menghindari serangan tersebut, astratos yang melihat kalau serangannya dapat di hindari dan bahkan pedangnya dapat di tahan oleh gahena walau hanya sementara waktu saja menjadi sedikit terkejut dan langsung menjadi sedikit waspada pada lawannya yaitu gahena.

__ADS_1


Di saat gahena tengah kabur untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh astratos, secara cepat salu langsung menyerang gahena menggunakan salah satu skil terkuat miliknya yang seketika itu juga langsung mengenai dan memberikan damage yang cukup berarti Kepada gahena. Shota yang saat ini telah di perdaya oleh gahena langsung menjadi sangat kesal dan marah kepada dirinya sendiri dan juga langsung menjadi sangat marah kepada gahena karena telah berani beraninya menipu dirinya menggunakan wajah gadis imut dan polos itu, "Hei kalian, cepat habisi monster kecil itu untukku dan jangan biarkan sekalipun dia menggunakan ekpresi seperti tadi untuk menipuku" ucap Shota dengan tatapan dingin dan mengeluarkan aura niat membunuh yang sangat mencekam.


__ADS_2