The Heaven

The Heaven
PERJALANAN


__ADS_3

Setelah beberapa jam menunggu akhirnya sakura dan semua pemain yang sebelumnya telah membentuk team untuk memasuki Dungeon Run akhirnya telah ke luar dari Dungeon Run. Tetapi, wajah mereka sangat pucat dengan ekpresi kesal dan bahkan ada salah satu dari mereka yang mengatakan bahwa Dungeon Run sangat sulit untuk ditaklukkan dan bahkan mustahil.


"Padahal baru level normal dengan semua pemain terkuat yang berjumlah 10 orang saja sudah segini sulit dan bahkan tak bisa melihat ruangan boss! Bagimana pemain itu bisa menyelesaikan Dungeon Run mode neraka seorang diri?" ucap seorang asasins.


Setelah mendengar perkataan dari asasins itu, semua pemain yang ada di sana mulai memperdebatkan tentang Shota dan bahkan mereka mengatakan kalau Shota adalah seorang pemain curang yang menggunakan cheat agar dapat menyelesaikan Dungeon Run dan secara perlahan banyak pemain yang berhenti untuk mencoba menahlukan Dungeon Run karena bagi mereka itu hanya membuang-buang waktu karena tak bisa menahlukkan Dungeon Run bahkan untuk mode normal.


Sementara itu Shota hanya tersenyum ketika mendengar dan melihat tingkah semua pemain itu dan terus bersender di atas pohon sambil terus mengamati Sakura. Semua pemain yang awalanya berjumlah 40 orang berkurang menjadi 31, 28, 11, dan akhirnya hanya tersisa 5 pemain lagi yang membuat Sakura merasa sedikit sedih.


Shota yang melihat hal itu merasa sedikit bersalah kepada Sakura karena tak membantunya. Shota terus memperhatikan Sakura sambil dengan santainya bersandar di atas pohon dan mulai berfikir jika Sakura masih berniat untuk memasuki Dungeon Run mode neraka, ia akan membantunya tetapi bukan membantu Sakura untuk ikut bertarung bersama mereka; Melainkan Shota hanya akan memberikan semua informasi yang ia ketahui tentang Dungeon Run kepada Sakura.

__ADS_1


Setelah beberapa saat hanya tersisa 5 orang yang masih bersiap untuk mengikuti perintah Sakura, yang membuat Sakura merasa sangat senang dan juga sakura langsung berkata kepada semua anggota partynya bahwa mereka akan masuk 1 kali lagi. Tetapi kali ini tujuan mereka bukanlah menahlukan Dungeon Run melainkan membuat peta yang lebih spesifik tentang Dungeon Run. Semua anggota party Sakura sedikit terkejut dengan keputusannya, tetapi mereka tak memiliki niat untuk menolak perintah dari Sakura dan dengan semangat mereka mengiyakan perkataan Sakura.


"Hei mau berapa lama lagi kau di atas sana? Cepat lah turun jika kau tak ingin mati!" ucap Sakura sambil menatap ke arah Shota dengan tatapan dingin dan niat membunuh.


Shota sedikit terkejut saat mendengar perkataan dari Sakura, bahkan ia hampir terjatuh dari atas pohon tempat dirinya bersandar karena terkejut. Sementara itu di sisi lain semua anggota partynya Sakura kecuali Pipit dan Lina menjadi sangat terkejut dan langsung melihat ke atas dan mereka melihat ada seorang pria di atas sana.


Saat Shota telah turun ke bawah, Sakura dengan cepat berlari kebelakang Shota dan langsung menyenderkan kedua pedangnya dilehernya. "Siapa kau dan kenapa kau memata matai kami? Apa tujuanmu kemari" ucap Sakura.


"Haa .... Merepotkan! Bukankah tadi sudah pernah ku katakan? jika aku hanya beristirahat di pohon itu dan tak memiliki maksud apapun! Dan juga pedang es dan api itu sangat cocok denganmu. Tetapi sayang, dirimu belum bisa memaksimalkan kekuatan dari kedua pedang itu" ucap Shota sambil tersenyum.

__ADS_1


"Apa maksudmu? Dan kenapa kau bisa tau nama dari kedua pedangnku ini? Siapa kau sebenarnya?" ucap Sakura dengan ekpresi wajah sedikit terkejut dan kebingungan ketika mendengar perkataan dari Shota.


Shota hanya tersenyum ketika mendengar perkataan dari Sakura, "Bukankah kau sudah tau siapa aku dan juga sepertinya kau bertambah sangat cantik dan telah tumbuh sedikit dewasa. Tetapi sifat dinginmu itu bisa membuatmu sulit untuk mendapatkan pacar! Benar kan ... A ... Me ... Li ... A Putri!" ucap Shota dengan suara kecil dan tengah menatap mata Sakuea sambil secara perlahan menghilang dari sana.


Amelia Putri menjadi sangat terkejut ketika mendengar perkataan dari Shota yang mengatakan jika ia mengetahui semua tentang dirinya. Sementara itu, di sisi lain; Shota yang saat ini telah mengaktifkan skil invisible miliknya dan pergi dari hutan itu langsung mengirimkan semua informasi tentang Dungeon Run kepada sakura dan terus berjalan sambil secara perlahan memperlihatkan dirinya lagi.


"***Diriku hadir tetapi tidak terlihat. Nyata tetapi tidak diketahui. Hidup tetapi mati. Sebuah literasiku hanyalah sebuah untaian kata. Tiada yang bisa memahami maknanya."


"Konotasi dalam kehidupan yang tiada jawaban. Belaian kematian dari angin malam menerpa lembut dalam kenangan dan ingatan. Apakah semua ini adalah akhiran atau hanya awalan. Tidak ada yang tau dalam sebuah kenyataan, karena semuanya hanyalah kepalsuan***"

__ADS_1


__ADS_2