
“S-siapa dirimu? Bagaimana bisa kau melakukan hal tersebut?” ucap salah seorang elementalis yang ada di sana dengan ekpresi bingung ketika melihat kalau Shota dapat menemukan temanya yang mencoba untuk menyerang Shota secara diam diam.
“Siapa diriku itu tidaklah penting. Sekarang jawab pertanyaan dariku, apakah kalian adalah ketua dari serikat sampah yang ada di sana? Dan apakah kalian memiliki informasi tentang informasi dari serikat pk lain dan lokasi pasti mereka? Jika ia, cepat beritahu padaku dan aku berjanji tak akan membunuh kalian” ucap Shota sambil tersenyum ke arah ketiga pemain tersebut sambil tersenyum dan mengarahkan kedua pisau miliknya ke arah ketiga pemain tersebut.
“Sialan! Beraninya kau meremehkanku bocah! Apa kau sudah bosan hidup?” ucap sword man tersebut dan langsung menyerang Shota karena kesal ketika mendengar perkataan dari Shota.
“Bodoh! Fire ball, fire arrow” ucap Shota sambil tersenyum dan langsung menyerang swordsman yang saat ini tengah berlari ke arahnya dengan niatan untuk membunuh. Swordsman tersebut langsung mencoba untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh Shota dan mencoba untuk menahan serangan yang di lancarkan oleh Shota tetapi sayangnya karena jumlah serangnya yang terlalu banyak membuat swordsman tersebut tak bisa membuatnya terus menghindari serangan tersebut dan secara cepat hp miliknya langsung terkikis dan bahkan sebelum menyentuh Shota hp milik swordsman tersebut langsung turun ke angka 0, sementara itu elementalis dan kesatria pelindung yang melihat hal tersebut langsung menjadi sangat terkejut dan tak bisa berkata kata sambil hanya menatap Shota dan langsung kehilangan niatan untuk menyerang Shota.
“Bagaimana? Apa kalian masih ingin melawanku? Jika ia, silahlan maju kapanpun kalian suka. Tetapi jika tidak, segaralah beritahukan padaku seluruh informasi yang kalian ketahui tentang serikat pk dan ketua dari serikat serta lokasi pastinya dari seluruh serikat tersebut” ucap Shota sambil tersenyum dan mengeluarkan sekantong koin emas yang berjumlah 100 koin emas.
“Haa.. baiklah, aku mengerti. Akan ku beritahukan semua yang ku tau, tapi tentu saja itu tak gratis, sebab ada banyak konsekuensi yang harus kami tanggung ketika memberitahukan seluruh informasi yang kami ketahui. Bukan hanya akan di buru oleh para pk tetapi akan ada kemungkinan kami akan di asingkan oleh serikat kami sendiri jika sampai di ketahui oleh mereka” ucap seorang kesatria pelindung sambil menyarungkan dan menyimpan kembali senjatanya.
“Apa kau serius ingin melakukan hal itu? Apa kau tau konsekuensinya?” ucap elementalis yang berada di sebelah kesatria pelindung yang saat ini tengah memperingatkan kesatria pelindung tersebut akan konsekuensi dan bahaya yang akan mereka dapatkan jika informasi tentang para pk kepada orang lain.
“Tak apa, aku akan menanggung semuanya seorang diri” ucap kesatria pelindung tersebut.
__ADS_1
“Haa... baiklah, jika ini keputusanmu. Aku akan menerima dan menghormatinya tapi biarkan aku tetap menemanimu” ucap elementalis tersebut sambil menghela nafas dalam.
“Apakah itu cukup? Dan jika ada serikat yang mengincar kalian silahkan hubungi dan katakan padaku, aku pasti akan membantu kalian” ucap Shota sambil melemparkan sebuah kantong yang berisikan 100 koin emas dan menawarkan bantuan serta perlindungan kepada mereka berdua. Mereka berdua sedikit terkejut ketika melihat kalau Shota dengan mudahnya memberikan 100 koin emas kepada mereka dan menawarkan keuntungan lainya yaitu bantuan dari dirinya, “terimakasih, karena kesepakatan telah di buat maka aku akan langsung memberitahukan semua yang ku ketahui kepada dirimu. Akan ku buat sesingkat mungkin. Di bagian selatan terdapat 39 serikat pk dengan total masing masing anggota lebih dari ratusan pemain dan diantara ke 39 serikat tersebut ada 7 serikat yang paling di takuti dan kejam dan yang harus dirimu waspadai, yaitu white wine, stone, lourge, miu, nekomata, koroya dan yang terkuat serikat light heart. Masing masing dari serikat tersebut merupakan serikat dengan anggota terbaik dari seluruh pk yang ada di area selatan tetapi ada satu lagi serikat yang seharusnya tak di ketahui oleh siapapun yaitu serikat ten commandments. Di kabarkan kalau serikat ten commandments memiliki ribuan anggota dan hanya memiliki 9 ketua tetapi tak ada yang mengetahui identitas dan kemampuan yang di miliki oleh ketua mereka bahkan namanya pun masih menjadi misteri, di dunia pembunuh ketua dari serikat ten commandments di panggil sebagai iblis ashura. “ ucap kesatria pelindung tersebut sambil terus menjelaskan dan memberikan seluruh informasi yang ia ketahui tentang seluruh hal yang berkaitan dengan serikat ataupun pk.
Shota menjadi sedikit terkejut ketika mendengar nama dari serikat kegelapan ten commandments yang sebelumnya salah satu dari ketua mereka sendiri yang sengaja datang hanya untuk mengajak dirinya untuk bergabung dengan serikat mereka dan bahkan Shota pernah mengalahkan salah satu ketua dari serikat ten commandments bernama luo youri, “ada apa? Kenapa kau tiba tiba tersenyum?” ucap kesatria pelindung tersebut yang menjadi sangat terkejut ketika melihat ekpresi Shota.
Shota hanya tersenyum dan mengatakan kalau dirinya hanya teringat akan masa lalu dan langsung menyuruh mereka untuk menambahkan pertemanan kepada dirinya agar jika mereka butuh bantuan, Shota bisa langsung mengetahuinya dan mereka bisa langsung memberitahukan Shota. Setelah mendengar perkataan dari Shota kedua pemain tersebut langsung menambahkan daftar permintaan pertemanan kepada Shota, setelah menambahkan kontak pertemanan satu sama lain sesuai janji Shota tak membunuh mereka dan langsung pergi untuk mencari mangsa lainya untuk ia ambil uangnya dan hancurkan serikatnya.
Shota melakukan hal tersebut semata mata murni hanya karena kesenangan semata dan tak menginginkan imbalan ataupun sebuah pujian karena baginya sudah cukup jika dirinya sudah bisa hidup untuk hari ini saja, sementara itu kedua pk tersebut menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat kebingungan dengan tingkah Shota serta mereka bertanya tanya tentang tujuan Shota dan apakah dirinya akan melawan seluruh pk yang ada seorang diri. Setelah berjalan cukup lama akhirnya Shota sampai ke tempat markas para pk sesuai petunjuk dan informasi yang di berikan oleh para pk yang ia temui sebelumnya, “haa... semoga saja kali ini ada yang dapat menghiburku” ucap Shota dan langsung mengenakan kembali topeng miliknya dan secara perlahan mulai berjalan mendekati markas para pk tersebut.
“Yo! Perkenalkan namaku dewa pembantai, sebagai salam perkenalan aku akan membakar habis serikat kalian” ucap Shota sambil memberi salam dan langsung mengaktifkan seluruh skil miliknya yang memiliki element api dengan harapan agar dirinya menemukan seorang pemain yang dapat melawan dirinya secara imbang walau hanya sesaat. Shota merasa sangat kecewa karena tak ada satupun dari mereka yang dapat menahan ataupun menghentikan serangan yang ia lancarkan dan secara cepat api langsung melahap habis seluruh pemain dan bangunan serta barang yang ada di sana.
Shota yang meihat hal tersebut langsung menjadi sangat terkejut dan bahkan panik dan langsung mencoba untuk mencabut kedua pedang yang saat ini tengah menembus san tertancap di tubuhnya tetapi ketika menyentuh kedua pedang tersebut kekuatan Shota entah kenapa secara tiba tiba langsung hilang dan bahkan untuk berdiripun dia sudah sangat kesulitan, Shota yang tak sanggup untuk mencabut pedang yang saat ini tengah menancap dan menembus tubuhnya langsung mencoba untuk meninju pemain misterius tersebut dengan tujuan untuk membuatnya mundur dan melepaskan kedua pedang yang saat ini tengah tertancap di tubuhnya tetapi sayangnya apa yang di harapkan dan di rencanakan oleh dirinya berbeda jauh dengan kenyataan, pemain misterius tersebut langsung menarik keluar salah satu dari kedua pedang miliknya dan dengan kecepatan tinggi langsung memotong kedua lengan Shota.
Shota yang melihat hal tersebut menjadi sangat terkejut dan langsung bertanya tanya kepada dirinya tentang identitas dari pria misterius tersebut dan bagaimana caranya dirinya bisa memberikan damage yang begitu besar kepada dirinya, Shota langsung berniat untuk menggunakan skil penyembuhan miliknya. Pemain misterius tersebut yang melihat kalau Shota saat ini tengah mencoba untuk menyembuhkan dirinya dengan cepat langsung membuat hp Shota turun ke angka 0, sementara itu Shota yang melihat kalau hp miliknya telah turun ke angka 0 langsung menjadi sangat terkejut dan hanya bisa pasrah menatap pria misterius tersebut sambil berkata dalam hati kalau dirinya pasti akan membalas perbuatanya 100x lipat.
__ADS_1
Tepat sesaat sebelum Shota menghilang pria tersebut mengatakan sesuatu kepada Shota, “bencilah diriku dan jadilah lebih kuat lagi, lalu suatu saat nanti aku akan datang menemui dirimu dan melihat peningkatanmu” ucap pria misterius tersebut sambil tersenyum. Setelah mendengar perkataan dari pria tersebut seluruh pandangan Shota langsung menjadi sangat gelap dan sebuah tulisan muncul di depannya yang bertuliskan game over.
Setelah masa hukumannya berakhir Shota dengan cepat langsung memeriksa status mikiknya dan menjadi sangat kesal ketika melihat kalau dirinya telah kehilangan 7 levelnya dan juga Shota langsung pergi untuk mencari informasi tentang pria tersebut tetapi setelah mencari lebih dari 10 jam Shota masih saja belum mendapatkan informasi apapun tentang pria misterius tersebut. “Haa... sialan! Siapa sebenarnya orang itu? Dan bagaimana dirinya bisa membunuhku semudah itu?” ucap Shota sambil berjalan tanpa tujuan dan terus bertanya dalam hati tentang identitas dari pria tersebut.
“Haa.. terserahlah, lagian tak ada gunanya memikirkan hal tersebut karena itu tak ada gunanya dan tak akan mengubah apapun. Lebih baik aku fokus untuk memperkuat diriku dan mencari banyak uang sambil bersenang” ucap Shota sambil tersenyum dan langsung pergi ke lokasi tempat markas dari serikat pk bernama stone. Shota menjadi sangat penasaran dengan serikat stone yang katanya memiliki pemain pemian yang sangat ahli dan kuat serta di rumorkan hampir setara dengan serikat kelas satu, setelah berjalan cukup lama Shota akhirnya sampai di depan markas serikat stone dan betapa terkejutnya dirinya ketika melihat markas mereka yang hanya terbuat dari batu dan jika dari kejauhan hanya seperti batu besar norma yang jelek dan besar.
Sebagai salam perkenalan Shota langsung mengaktifkan skil hujan halilintar dan seketika itu juga langsung membuat atap markas mereka secara perlahan hancur tetapi sayangnya Shota hanya dapat menghancurkan atap markas mereka dan hanya membunuh setengah dari jumlah total seluruh anggota pk yang ada di dalam markas batu tersebut. Shota yang melihat kalau masih tetsisa cukup banyak pemain yang masih hidup langsung tersenyum dan menjadi sangat bersemangat serta langsung mengeluarkan sebuah tombak dan langsung menggunakan perubahan ke 6 dari 7 perubahan yang di miliki oleh fate-determining weapon yaitu sayap iblis dan malaikat.
Para pk yang masih tersisa tersebut dengan cepat langsung berbondong bondong keluar untuk melihat siapa yang telah berani menyerang markas mereka dan betapa terkejutnya mereka semua ketika melihat kalau hanya ada seorang pemain yang berdiri di luar dengan penampilan yang sangat aneh dan terlihat seperti orang bodoh, “Hei bocah, jika dirimu masih ingin hidup, cepat katakan padaku siapa yang menyerang markasku dan saat ini mereka sedang bersembunyu di mana?” ucap ketua dari serikat stone bernama misca.
Shota dengan santainya mengatakan kalau dirinyalah yang telah menyerang dan menghancurkan markas milik serikat pk stone dan membunuh setengah dari total jumlah anggota dari serikat mereka, ketika mendengar perkataan dari Shota mereka semua langsung tertawa terbahak bahak. “Jangan bercanda dasar bocah bodoh! Bagaimana mungkin bocah lemah sepertimu dapat menyerang dan membunuh lebih dari setengah dari total anak buahku? Jika kau masih mau bermain main, maka jangan salahkan paman ini jika bertindak kejam” ucap misca sambil tertawa dan mengarahkan togkat panjang miliknya ke arah Shota.
“Haa... terserah kalian saja mau percaya atau tidak! Tetapi yang jelas aku telah mengatakan kenyataanya pada kalian” ucap Shota dengan santainya.
“Sialan! Beraninya bocah ini bersikap tak sopan dan bahkan sampai mencoba untuk membodohi ketua” ucap salah seorang bawahan misca dan dengan perasaan kesal dirinya langsung menyerang Shota. Shota dengan mudah langsung menahan serangan yang di lancarkan oleh bawahannya misca dan sambil tersenyum dirinya mengatakan kalau serangan yang di lancarkan oleh bawahan misca sangat lemah, pemain tersebut menjadi bertambah kesal dan langsung menyerang Shota secara bertubi tubi. “bodoh!” ucap Shota sambil tersenyum dan dengan kecepatan tinggi langsung menyerang dan membuat hp milik bawahanya misca turun ke angka 0.
__ADS_1
Semua orang yang ada di sana menjadi sedikit terkejut ketika melihat kalau Shota dapat dengan mudah menghabisi seorang pemain dengan level di atas 150 dengan sangat mudah, sementara itu he xiu sambil tersenyum langsung menyuruh seluruh pk yang ada di sana untuk maju secara bersamaan agar dapat sedikit menghibur Shota. Seluruh pk yang ada di sana termasuk misca langsung menjadi sangat kesal dan marah ketika mendengar perkataan dari Shota yang meremehkan mereka semua dan bahkan tanpa di perintahkan oleh misca, seluruh pk yang ada di sana langsung menyerang Shota tanpa memperdulikan jika seranagan mereka mengenai dan melukai sahabat mereka karena mereka dapat langsung memulihkan setiap point hp yang hilang dengan mudah.
“Hahaha... majulah dan hiburlah aku selama mungkin” ucap Shota sambil langsung berlari ke arah para pk tersebut sambil tersenyum. Shota terus menerus menyerang dan di saat yang bersamaan terus bertahan dari serangan yang di lancarkan oleh para pk pro yang ada di sana sambil tersenyum, Shota saat ini bukannya merasa ketakutan ataupun gemetar tetapi dirinya malah merasa sangat senang dan sangat menikmati pertarungan yang mereka lakukan. Sementara itu para pk yang melihat sikap Shota dan bahkan melihat kalau Shota yang tersenyum ketika bertarung menghadapi mereka seketika itu juga langsung terkejut bahkan misca pun ikut terkejut sekaligus terheran heran di buatnya, “ada apa? Kenapa kalian mundur dan berhenti menyerangnku? Cepat maju dan hibur diriku!” ucap Shota sambil tersenyum dan sangat menikmati pertarungan tersebut bahkan dirinya sampai melepaskan topengnya agar lebih leluasa.