
Setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka tiba di depan sebuah restoran yang sangat mewah dan indah yang bahkan hanya dengan sekali lihat saja siapapun akan tau kalau restoran mewah bernama mata bulan itu adalah restoran yang sangat mahal, Shota langsung menelan ludah seketika melihat kalau tempat yang dari tadi mereka tuju adalah restoran yang sangat mewah seperti itu dan tak menyangkan kalau tsukuyomi akan memilih restoran seperti itu untuk berpesta dan bahkan mengajak teman temannya untuk ikut berpesta bersama dengan mereka. “Ada apa? Kenapa wajahmu secara tiba tiba langsung berubah menjadi sangat pucat seketika kita tiba di sini?” ucap gahena yang melihat ekpresi wajah Shota dan melihat kalau secara tiba tiba wajah Shota langsung menjadi sangat pucat seketika mereka sampai di sana.
“Tak ada apa apa kok, ngomong ngomong di mana teman temanmu ya tsu?” ucap Shota sambil tersenyum dan menatap tsukuyomi.
“Tsu? Sejak kapan kalian jadi sedekat ini?” ucap yui yang secara perlahan mulai berjalan mendekati mereka dari arah belakang bersamaan dengan seluruh anggota party miliknya. Shota, Tsukuyomi, dan Gahena langsung menjadi sangat terkejut seketika mendengar sebuah suara yang berasa dari belakang mereka yang mengatakan hal yang sejujurnya sedikit tak mengenakan Shota, tetapi ketika melihat kalau pemain yang mengatakan hal sebelumnya adalah yui, Shota hanya bisa tersenyum sambil manahan amarahnya.
“Yui! Baguslah karena kalian telah sampai di sini mari kita masuk dan langsung berpesta, kalian bebas memesan apa saja karena hari ini Shota yang akan menraktir” ucap tsukuyomi sambil memeluk yui dan mengatakan hal tersebut dengan bangga.
Semua pemain yang ada di sana langsung menjadi sedikit terkejut dan merasa sangat terheran heran seketika melihat tingkah tsukuyomi yang dapat dengan sangat bangga mengatakan hal tersebut, “Haa.. dasar kau ini, padahal baru saja kami kembali tetapi kau sudah menghubungiku untuk hal yang tak terlalu penting seperti ini? Dasar! Baiklah sekarang kita segera masuk dan menghabisi seluruh uang yang di miliki oleh tuan Shota yang sangat dermawan ini” ucap yui sambil mengeluarkan sebuah senyuman jahat dan secara perlahan langsung masuk duluan ke dalam restoran mata bulan.
__ADS_1
Shota hanya bisa menelan ludah seketika mendengar perkataan dari yui dan langsung terdiam sambil segera mengecek sisa uang yang ia miliki saat ini dan beruntung sisa uang yang di miliki olehnya melebihi ratusan juta koin emas karena terus menerus memburu dan menjual berbagai item yang ia dapatkan baik itu secara sengaja ataupun tidak. Semua orang yang ikut bersama dengan Shota secara perlahan dan dengan perasaan senang karena dapat di traktir makan sepuasnya langsung masuk ke dalam restoran mata bulan, “Haa... nasib nasib” ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan secara perlahan mulai berjalan memasuki restoran mata bulan.
Setelah masuk ke dalam restoran mata bulan dan telah duduk di tempat yang mereka sukai, mereka semua tanpa basa basi dan tanpa memperdulikan Shota langsung memesan seluruh makananan yang mereka sukai sepuas dan sesuka hati mereka. Shota yang melihat hal tersebut hanya bisa menghela nafas dalam dan secara perlahan mulai mencari sebuah kursi yang tengah kosong untuk duduk dan menikmati beberapa makanan buatan manusia yang enak karena dirinya hampir selama 6 bulan tak pernah lagi memakan makanan mewah karena tak ada yang menjualnya di dalam hutan.
Di saat semua pemain yang ada di sana tengah menunggu pesanan mereka, Shota yang pesanan miliknya telah terlebih dahulu sampai dengan lahap langsung memakan semua hidangan yang ada di hadapannya tanpa memikirkan apapun dan apa yang akan di katakan oleh orang lain bahkan Shota sendiri sampai hampir mengeluarkan air mata karena terharu dengan kelezatan dan kenikmatan seluruh makanan yang ada di meja miliknya saat ini. Semua pemain yang ada di sana menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat terheran heran seketika melihat tingkah Shota yang tanpa malu malu langsung melahap habis semua makannya secara membabi buta bahkan hanya butuh beberapa menit saja bagi dirinya untuk melahap habis seluruh hidangan yang ada di meja miliknya tanpa memperdikan omongan dan tatapan orang lain kepada dirinya, sementara itu yui secara perlahan mulai menatap Shota dan menanyakan sudah berapa lama ia tak makan.
“Apwa kwau twa tau kwalau yang akwu mwakwam selama beberwapa bwulwan iwi hwanya mwakanan yang tak enwak” ucap Shota yang berbica tak jelas karena sambil memakan makanannya. Gahena, Tsukuyomi dan yui beserta seluruh anggota partynya hanya bisa terheran heran seketika melihat ekprsi dan mendengar perkataan Shota yang tak jelas dan dalam hati mulai bertanya tanya tentang sebenarnya apa yang telah Shota makan selama ini.
Shota yang melihat wajah dari kedua wanita yang sangat polos dan manis yang berada tepat di sebelahnya langsung tersenyum dan secara perlahan mulai berdiri untuk berolah raga sambil memeriksa status, atribut dan seluruh item yang ia miliki termasuk senjata suci miliknya tetapi tak ada yang menarik perhatiannya. Di saat Shota berniat untuk keluar sebentar sebuah lonceng notifikasi muncul di layar miliknya dan betapa terkejutnya dirinya seketika melihat sebuah informasi yang tak ia ketahui dan tak pernah ada di kehidupannya sebelumnya yaitu tentang sebuah pemberitahuan kalau beberapa jam lagi akan di buka sebuah lantai baru yang jauh lebih menarik dan akan di adakan sebuah event misterius yang memiliki banyak hadiah yang menarik dengan syarat pemain harus memiliki level minimal 100.
__ADS_1
Shota langsung menjadi sangat kebungungan dengan hal tersebut dan bertanya tanya apakah yang sebenarnya telah terjadi dan kenapa semua yang terjadi sangat berlawanan dengan apa yang terjadi di kehidupannya yang sebelumnya bahkan banyak hal yang terjadi di luar nalar dan ingatannya, di saat Shota tengah fokus memikirkan hal tersebut Shota langsung tersenyum dan menjadi sangat tenang seketika melihat wajah manis dan polos milik tsukuyomi dan gahena yang seketika itu juga langsung menjadi sangat tenang. “Haa... merepotkan! Percuma saja lah, tak ada gunanya untuk memikirkan hal ini. Yang terjadi biarlah terjadi, yang harus ku lakukan saat ini adalah menjaga mereka berdua hingga mereka bisa terbang sendiri dengan bebas di udara” ucap Shota sambil menatap tsukuyomi dan gahena.
Di saat Shota berniat untuk pergi dan mencari sebuah informasi tentang event yang akan di laksanakanan selang beberapa jam lagi dari sekarang, gahena terbangun dan langsung memanggil Shota yang ingin turun ke bawah untuk mencari sebuah informasi. Shota sedikit terkejut seketika mendengar kalau ada yang memanggil dirinya dan ketika melihat ke arah belakang ternyata gahena lah yang telah memanggil dirinya dan tengah berjalan ke arah dirinya, gahena dengan ekpresi wajah penasaran langsung menanyakan tentang apa yang di lakukan dan ke makah Shota akan pergi.
“Aku hanya ingin pergi keluar sebentar untuk membeli sesuatu dan mencari beberapa informasi yang mungkin akan berguna untuk kita kelak” ucap Shota sambil tersenyum ke arah gahena.
“Hei, apakah aku boleh ikut keluar bersamamu untuk mengumpulkan informasi dan membeli beberapa makanan yang enak?” ucap gahena sambil menatap Shota dengan ekpresi wajah memelas. Shota yang melihat ekpresi wajah gahena yang sangat memelas itu menjadi sangat terkejut dan bahkan menjadi sampai tak bisa berkata kata di buatnya bahkan sampai tak bisa menolak permohonan dari gahena padahal sebenarnya Shota sedikitpun tak memiliki keinginan untuk mengajak gahena karena ia tau kalau dirinya mengajak gahena pasti akan terjadi hal yang merepotkan karena gahena masih belum paham betul tentang budaya ras manusia.
“Haa.. baiklah, aku mengerti! Kau boleh ikut denganku tapi sekarang mandi dan gantilah dulu pakaianmu. Setelah semua itu selesai baru nona kecil ini boleh ikut denganku ke pasar” ucap Shota sambil tersenyum. Gahena langsung menjadi sangat kegirangan dan bahkan sampai langsung berteriak karena gembira karena dirinya akan keluar bersama dengan Shota dan langsung berlari ke kamar mandi untuk membersihkan badannya, sementara itu Shota langsung tersenyum seketika melihat tingkah gahena dan berharap kalau kegaduhan yang di buat oleh gahena tak sampai membangunkan tsukuyomi yang tengah tertidur lelap.
__ADS_1
Shota berharap kalau kegaduhan yang di ciptakan oleh gahena sebelumnya tak sampai akan membuat tsukuyomi terbangun dari tidurnya, tetapi sayangnya seperti kebanyakan orang lainya pasti akan terbangung seketika mendengar suara gaduh ketika mereka tengah tertidur. Shota yang melihat kalau tsukuyomi telah terbangun dari tidurnya langsung menghela nafas dalam dan berpura pura tak melihat dan tak akan melakukan apapun agar tsukuyomi kembali tertidur tetapi sayangnya semua rencana Shota kembali di kacaukan oleh gahena yang telah selesai mandi dan berganti pakaian sambil teriak teriak mengatakan kalau dirinya akan pergi membeli banyak makanan enak, tsukuyomi yang mendengar hal tersebut langsung menatap ke arah Shota dan menanyakan apakah mereka akan pergi ke pasar tanpa dirinya.
“Haa.. merepotkan! Cepatlah ganti pakaianmu setelah itu baru aku akan membawamu juga untuk jalan jalan ke luar sebentar” ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan sambil menatap tsukuyomi dan gahena.