
Seluruh pasukan monster beracun yang di ciptakan oleh monster gahena menggunakak sebuah kemampuan unik yang ia miliki dengan cepat langsung berlari ke arah Shota dan seluruh familiar miliknya dengan tujuan untuk membunuh mereka semua, sementara itu Shota yang melihat hal tersebut hanya bisa tersenyum dan berniat untuk menyerang balik tetapi karena proses penggabungan telah selesai dan astratos telah berhasil di summons, Shota langsung menyerahkan semuanya kepada astratos, suzaku, genbu, byako, seiryu dan salu untuk bertarung dan melawan seluruh pasukan yang di ciptakan oleh monster gahena.
Astratos memiliki bentuk yang sangat menarik yaitu seperti seorang malaikat jatuh yang mebawa dua bilah katana dan 4 buah sayap berwarna hitam pekat dengan aura yang sangat kuat dan juga mengerikan.
Astratos langsung mengambil dua bilah katana miliknya yang ada di pingganya dan langsung mengayunkan kedua bilah katana miliknya yang seketika itu juga langsung menghabisi dan membelah lebih dari setengah monster yang di ciptakan oleh monster gahena hanya dalam sekali tebas dan setelah astratos selesai menyerang monster monster yang di ciptakan oleh monster gahena, suzaku, genbu, byako, seiryu dan salu langsung menyerang musuh yang tersisa dengan serangan terkuat yang mereka miliki yang seketika itu juga langsung menghabisi seluruh pasukan yang di ciptakan oleh monster gahena.
Monster gahena langsung menjadi sangat marah dan meraung sekuat tenaga seketika melihat seluruh monster yang ia ciptakan menggunakan skil mililnya telah di kalahkan seluruhnya, sementara itu Shota yang melihat hal tersebut menjadi sangat terkejut dan bahkan tak bisa berkata kata bahkan Shota sendiri hampir tak percaya dengan apa yang ia lihat barusan. Shota menjadi sangat terkejut dan di sisi lain ia juga menjadi sangat senang ketika melihat kekuatan yang di miliki oleh seluruh familiarnya itu dan harapan serta peluang untuk dapat mengalahkan monster gahena menjadi bertambah besar, sementara itu monster gahena langsung menghentak hentakkan kedua kakinya ke tanah dan seketika itu juga muncul sebuah ombak besar yang di penuhi oleh racun dan dengan cepat tengah mengarah ke arah Shota dan seluruh familiarnya.
Ombak itu memiliki ketinggian lebih dari 10 meter dan dengan cepat tengah mengarah ke arah Shota dan familiarnya, seluruh ombak itu di ciptakan dari racun yang sangat mematikan yang akan membunuh apapun yang terkena racun tersebut. Shota langsung menelan ludah seketika melihat kemampuan yang di gunakan oleh monster gahena dan semakin membuat dirinya menjadi bertambah sangat ingin merubah monster gahena menjadi salah satu kartu miliknya untuk di jadikan sebagai salah satu familiarnya, astratos langsung menyarungkan kedua bilah katana miliknya dan secara perlahan langsung memasang sebuah kuda kuda lalu dengan cepat langsung menebas ombak besar yang di penuhi oleh racun mematikan yang saat ini tengah mengarah ke arah mereka.
Shota awalnya menjadi sedikit kebingungan dengan apa yang ingin di lakukan oleh astratos tetapi ketika ia melihat kalau astratos telah mengayunkan salah satu katana miliknya, Shota menjadi sangat terkejut seketika melihat kalau seluruh ombak yang sebelumnya tengah mengarah pada mereka secara tiba tiba langsung terhisap oleh sesuatu dan dengan cepat langsung menghilang seolah olah tak pernah ada. Sementara itu monster secara tiba tiba tubuh monster gahena langsung terbelah menjadi dua bagian yang membuat Shota menjadi sangat kebingungan dan menjadi sangat penasaran dengan apa yang saat ini tengah terjadi, tubuh monster gahena memang terbelah menjadi dua tetapi secara perlahan tubuh tubuh itu langsung beregenerasi dan akhirnya kembali seperti semula walau hp milik monster gahena telah berkurang lebih dari 20%.
__ADS_1
“Hee....” Mosnter gahena langsung menjadi sangat marah ketika melihat kalau hp miliknya telah berkurang sebesar 20% dan bahkan monster gehena langsung memasuki mode amarah seketika setelah hp nya berkurang cukup besar akibat serangan yang di lancarkan oleh astratos. Seluruh tubuh astratos langsung menjadi bertambah besar bahkan muncul sebuah sayap di punggungya lalu di sekitarnya dalam jarak 3 meter apapun yang ia sentuh seketika itu juga akan langsung berubah menjadi racun yang sangat mematikan yang bisa ia manipulasi sesukanya, Shota tak terlalu memperdulikan hal tersebut tetapi dirinya malah menjadi bertambah sangat tertarik untuk menjadi monster gahena sebagai familiarnya karena kemampuan unik yang di miliki oleh monster gahena yang sangat keren sekaligus sangat mematikan.
Monster gahena yang saat ini telah memasuki mode amarah langsung menciptakan tiga ekor monster yang sangat mengerikan yang tercipta dari sebuah racun dan ketika telah berhasil di ciptakan monster gahena seketika itu juga langsung memberikan perintah kepada mereka untuk menyerang Shota, ketiga monster racun itu dengan cepat langsung melesat ke arah Shota dengan niatan untuk menghancurkan dan membunuh Shota. Sementara itu monster gehena saat ini tengah mengumpulkan sesuatu di mulutnya dan ketika telah selesai terkumpul, monster gahena langsung menembakkan sesuatu dari dalam mulutnya yang di tembakkan nya selayaknya sebuah laser tepat di arah Shota saat ini tengah berdiri.
Shota hanya bisa menghela nafas dalam ketika melihat serangan yang di lancarkan oleh monster gahena dan melihat ketiga monster yang di ciptakan oleh monster gahena tengah mengarah ke arahnya, sementara itu astratos dan kelima familiar Shota yang lainya dengan kecepatan tinggi langsung menahan dan menghancurkan serangan yang sebelumnya mengarah pada Shota dengan sangat mudah dan bahkan mereka juga langsung menyerang dan menghabisi ketiga monster yang tengah berlari ke arah Shota.
Monster monster yang di ciptakan oleh monster gahena sebenarnya tak terlalu kuat tetapi mereka sangat merepotkan karena setiap kali tubuh mereka hancur ataupun rusak maka seketika itu juga mereka akan langsung beregenerasi dan kembali bangkit untuk menyerang Shota, Shota yang saat ini merasa telah bosan karena terus menerus di lindungi dan terus menerus mengandalkan famliar miliknya dengan kecepatan tinggi dan sebuah api hitam yang menyelimuti pedang miliknya langsung melesat ke arah monster gahena yang saat ini tengah bersiap siap untuk menembakkan racun dari dalam mulutnya ke arah Shota.
Monster gahena yang melihat kedatangan dari Shota langsung menyambut Shota dengan hangat yaitu dengan cara menembakkan beberapa bola beracun ke arah Shota yang akan langsung membunuh Shota seketika mengenai dirinya, Shota yang saat ini tengah terbang dengan cara memanipulasi aura hitam yang menyelimuti tubuhnya menjadi sebuah sayap dengan mudahnya dapat langsung menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh monster gahena bahkan bisa dengan mudah dapat langsung mendekati monster gahena.
Shota yang saat ini merasa kalau tak ada lagi hal yang perlu ia takutkan terhadap monster gahena karena di sisinya terdapat familiarnya yang sangat kuat langsung mencoba untuk menebas dan membakar serangan yang tercipta dari sebuah racun yang mengarah pada dirinya dengan tujuan untuk mengatakan kepada monster gahena kalau serangan yang di lancarkan oleh dirinya tak berarti apapun dan tak dapat melukai dirinya. Sesuai dengan perkiraan Shota bahwa dirinya saat ini dapat menahan dan bahkan memotong setiap serangan racun yang di lancarkan oleh monster gahena bahkan dapat membakar racun tersebut tetapi betapa terkejutnya Shota ketika ia menyadari kalau api yang menyelimuti senjata miliknya telah berubah warna menjadi warna hitam pekat.
__ADS_1
Sebelumnya Shota tak sadar kalau api yang menyelimuti kedua pedang miliknya saat malam menjelang dan setelah skil darkness aktif secara perlahan api tersebut berubah warna menjadi warna hitam gelap dan baru sadar ketika memotong serangan yang di lancarkan oleh monster gahena, sementara itu monster gahena yang melihat kalau serangan yang ia lancarkan dapat dengan mudah di tahan oleh Shota menjadi sangat terkejut dan menjadi sangat kesal di buatnya lalu langsung menyerangnya secara bertubi tubi dengan menggunakan racun yang ada di sekitarnya. Shota sambil tersenyum tetap saja menghindari dan membakar setiap serangan yang di lancarkan oleh monster gahena dan ketika telah berada tepat di hadapan monster gahena, Shota dengan cepat langsung mengayunkan kedua bilah pedang miliknya yang saat ini telah di selimuti oleh api berwarna hitam pekat.
Monster gahena yang melihat kalau Shota berniat untuk menyerang dirinya dengan cepat langsung memanipulasi racun yang ada di seklilingnya untuk menciptakan sebuah pelindung yang dapat membuat dirinya bertahan dan menyerang di saat yang bersamaan bahkan ia langsung menciptakan sebuah tombak beracun di sekitar pelindung yang ia ciptakan dan langsung di tembakkan ke arah Shota, Shota yang melihat hal tersebut langsung terhenti dan menjadi sangat terkejut tetapi beruntung dirinya masih dapat untuk menghindari serangan tersebut walaupun ia harus terbang menjauh.
“Cih” Shota menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat kesal ketika ia harus terbang menjauh untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh monster gahena agar terhindar dari titik vital, tetapi walaupun Shota telah terbang menjauh dan menghindari serangan yang di lancarkan oleh monster gahena, Shota masih terkena beberapa serangan karena serangan yang di lancarkan oleh lawannya terlalu banyak yang membuatnya tak bisa untuk menghindari seluruh serangan tersebut.
Serangan yang mengenai Shota memberikan dirinya luka yang cukup berarti bahkan sampai mengurangi hp miliknya sebanyak 30.000 point tetapi beruntungnya Shota tak menerima dampak negatif dari serangan tersebut. Sementara itu seluruh tubuh monster gahena masih saja tetap di selimuti oleh racun dengan tujuan untuk melindungi dirinya dari serangan yang akan di lancarkan oleh Shota karena ia merasa bahwa api yang ada di pedang milik Shota dapat memberikan dirinya sebuah luka yang cukup berarti dan bahkan dapat membahayakan dirinya, sementara itu Shota terus menerus berusaha agar dirinya tak lagi terkena serangan yang di lancarkan oleh monster gahena yang secara bertubi tubi dan secara membabi buta.
Sementara itu di sisi lain saat ini Astratos dan ke 4 penjaga gerbang serta salu langsung pergi ke arah Shota seketika melihat kalau Shota saat ini tengah dalam kesulitan dengan tujuan untuk melindungi dirinya dan mengabaikan ketiga monster yang terus menerus beregenerasi dan tak bisa mati, Shota yang melihat kedatangan dari para familiarnya langsung memberikan mereka perintah untuk menyerang monster gahena dan tak perlu memperdulikan dirinya karena ia bisa menjaga dirinya sendiri. Ketika mendengar perintah dari Shota, seluruh familiar milik Shota langsung menyerang monster gahena secara bersamaan dan secara tak sadar serangan mereka menyatu dan mengarah pada monster gahena dengan kecepatan tinggi dan seketika itu juga langsung membelah tubuh monster gahena menjadi dua dan bahkan memotong semua hal dalam jarak 60 meter menjadi dua.
Lagi lagi walaupun tubuh monster gahena telah terpotong menjadi dua bagian secara cepat tubuhnya langsung beregenerasi kembali dan kembali ke bentuk semula tetapi hp miliknya berkurang secara drastis, seluruh familiar Shota tak hanya berhenti hanya pada satu serangan saja tetapi mereka dengan kecepatan maksimal yang mereka miliki langsung menyerang monster gahena secara bertubi tubi yang membuat hp milik monster gahena mulai berkurang secara drastis. Monster gahena tak dapat untuk menghindari ataupun mencoba untuk kabur karena dirinya yang secara terus menerus di serang secara bertubi tubi dan hanya bisa pasrah menerima semua serangan yang mengarah pada dirinya, sementara itu di sisi lain Shota yang saat ini tak lagi di serang oleh monster gahena langsung menggunakan seluruh skil yang dapat ia gunakan untuk menyerang monster gahena dan berharap kalau semua itu cepat selesai karena ia telah mulai kelelahan.
__ADS_1
“Ha.. ha... ha.. benar benar monster yang sangat merepotkan!” ucap Shota sambil menghela nafas dan langsung terbang ke arah monster gahena. Monster gahena hanya bisa terus pasrah dan menerima serangan yang di lancarkan oleh seluruh familiar Shota dan dirinya sendiri, Shota sambil tersenyum mengambil sebuah rokok dari dalam inventory miliknya dan langsung menghidupak rokok tersebut untuk ia hisap sebagai penenang.
Saat hp milik monster gahena telah turun ke bawah angka 0 secara tiba tiba seluruh racun yang ada di tubuh dan seluruh area tersebut berkumpul menjadi satu dan secara perlahan racun racun itu mulai membentuk sebuah wujud seorang wanita kecil yang manis.