
Setelah berpesta selama semalaman penuh yang di adakan oleh ras lizards man sebagai acara penyambutan kedatangan Shota. Saat pagi tiba Shota langsung menemui salamander untuk menanyai tentang keberadaan sebuah mendali yang seperti ia tunjukan saat ini sekaligus menanyakan tentang apakah mereka memiliki mendali seperti yang ia miliki saat ini, “Hemm... mendali ya? Maaf Shota, kalau mendali yang seperti ini kami tak memilikinya. Tetapi kalau mendali yang bentuknya seperti ini iya, kami baru memilikinya” ucap salamander sambil mengeluarkan dan menujukkan sebuah mendali kepada Shota.
“E-eh! Eehhh!!!!! A-apa aku tak salah lihat? B-bukankah ini adalah mendali emas dan yang satunya lagi apa ya? Aku belum pernah melihat mendali ini? Hemm.. terserahlah! Hei salamander bolehkan aku mengambil ketiga mendali ini? Tenang saja aku tak akan memintanya secara Cuma-Cuma. Aku akan menukarkannya dengan semua ini” ucap Shota sambil menatap ketiga mendali yang di tunjukkan oleh salamander dan langsung mengeluarkan seluruh item yang ia miliki untuk di tukarkan dengan ketiga mendali tersebut.
Shota menjadi sangat terkejut seketika melihat kalau salamander dengan mudahnya mengeluarkan dua buah mendali emas dan sebuah mendali yang tak ia kenali dan karena tergiur akan mendali tersebut, Shota tanpa fikir panjang langsung mengeluarkan seluruh item yang ia miliki untuk di tukarkan dengan ketiga mendali tersebut. Bukan hanya Shota saja yang menjadi terkejut, tetapi salamander dan seluruh ras lizard man yang ada di sana yang melihat kalau Shota dengan mudahnya mengeluarkan begitu banyak perlengkapan yang sangat berharga langsung menjadi Sangat terkejut bahkan mereka sampai tak percaya dengan apa yang mereka lihat dan dengar terlebih lagi Shota rela menukarkan semua itu hanya demi tiga buah mendali yang tak memiliki kegunaan ataupun nilai bagi ras lizardman itu.
“A-apa kau benar benar serius ingin menukarkan semua ini hanya dengan tiga buah mendali jelek ini? Bahkan jika kau tak memberikan semua ini aku pasti tetap akan memberikan ketiga mendali ini, karena mendali mendali ini tak ada artinya bagi kami tapi kenapa kau sepertinya begitu tertarik dengan mendali mendali ini? Sebenarnya mendali apa ini? Dan apa kegunaannya?” ucap salamander dengan perasaan bingung, terkejut sekaligus menjadi sangat penasaran sekita melihat kalau Shota sepertinya sangat tertarik dengan ketiga mendali yang ada di tangannya itu bahkan ia sampai-sampai rela menukarkan begitu banyak barang yang sangat berharga hanya demi tiga buah mendali yang tak tau kegunaannya untuk apa.
“Hahaha.... entahlah? Aku pun juga sebenarnya tak tau apa kegunaan sebenarnya dari ketiga benda ini, tetapi yang ku tau hanya satu hal yaitu kalau sebenarnya benda ini menyimpan sebuah rahasia tentang sebuah senjata rahasia yang kabarnya dapat menghancurkan sebuah pulau hanya dengan sekali ayunan pedang” ucap Shota sambil tersenyum ke arah salamander dan langsung mengambil tiga buah mendali yang tengah di genggam oleh salamander saat itu.
__ADS_1
“Ehh... a-apa kau serius? Apa benar kalau benda in.. ehh... k-kemana perginya benda tadi? S-sejak kapan benda itu ada di tanganmu?” ucap salamander yang menjadi sangat terkejut seketika melihat kalau mendali yang sebelumnya ada di tangannya secara tiba tiba menghilang dan telah berada di genggaman Shota.
“Tak boleh! Ini punyaku! Aku tak akan memberikannya padamu. Tetapi memang itulah hal yang ku dengar dan juga memang informasi tentang hal ini sangat rahasia, jadi tak aneh jika kalian tak pernah mendengar tentang hal ini dan satu hal lagi yang harus kalian ketahui yaitu tentang ke akuratan informasi ini aku pun tak tau. Jadi jika seandainya saja semua itu bohong aku tak mau bertanggung jawab. Dah, aku harus segera pergi dari sini karena hal beberapa hal yang harus ku lakukan. Jaga dirimu baik-baik, sampai jumpa lagi” ucap Shota dan secara perlahan mulai pergi meninggalkan lembah yang di diami oleh ras lizards man itu sambil membawa tiga buah mendali yang baru ia dapatkan dan sekarang total mendali yang di dapat oleh Shota telah mencapai sebanyak 17 buah mendali perunggu, 4 buah mendali perak, 2 buah mendali emas dan 1 buah mendali yang tak ia ketahui dengan total point saat ini adalah sebesar 570 point akumulasi.
“Haa.. ternyata ia masih saja suka berpetualang seorang diri, dasar orang aneh!” ucap salamander sambil menghela nafas dalam dan melihat ke arah Shota yang secara perlahan mulai menghilang dari pandangan nya.
“Ngomong-ngomong apa yang harus kita lakukan dengan semua ini ya, yang mulia?” ucap salah satu bawahan salamander sambil memegang dan menunjuk ke arah seluruh item yang di tinggalkan oleh Shota.
“Bukankah sejak tadi semua ini memang sudah ada di sini ya? Lalu apa yang harus kita lakukan dengan semua ini?” ucap salah satu bawahan salamander.
__ADS_1
“Haa... dasar! Baiklah sekarang silahkan kalian pilih senjata mana yang paling cocok untuk kalian dan setelah itu langsung berlatihlah dengan giat agar menjadi bertambah kuat demi dapat melindungi ras kalian” ucap salamander sambil memberikan perintah kepada seluruh pasukkannya untuk segera memilih senjata yang paling cocok untuk mereka dan segera berlatih dengan giat.
Sementara itu di sisi lain di saat Shota tengah yang sebelumnya tengah berpesta dengan seluruh ras lizardman, di saat itu di luar lembah itu tengah terjadi sebuah kehebohan dan tengah muncul sebuah masalah yang sangat merepotkan yaitu tentang kemunculan dari seekor monster yang sangat ganas dan kuat tetapi syukurlah monster itu telah di kalahkan oleh grup party dan bahkan serikat kelas atas yang terdiri dari pemain ahli yang memiliki level dan peringkat yang tinggi. Tetapi masalah yang muncul tak hanya sampai sebatas itu saja, sesaat setelah kematian dari monster tersebut muncul sebuah masalah baru tentang perebutan dari dua buah mendali emas yang di jatuhkan oleh monster ganas tersebut.
Sebuah pertarungan antar para pemain dan serikat besar terjadi untuk memperebutkan hak kepemilikkan dari kedua mendali emas tersebut karena mereka semua sama sama menginginkan mendali tersebut karena memiliki nilai yang sangat berharga bahkan jauh lebih berharga dari puluhan koin emas dan karena alasan itu juga yang membuat mereka sampai rela untuk mengorbankan nyawa mereka hanya demi kedua mendali tersebut. Pertarungan yang terjadi hanya demi memperebutkan dua buah mendali emas itu sampai melibatkan ratusan pemain ahli dan memakan korban hingga puluhan ahli di setiap serikat yang terus menerus bertambah setiap jamnya yang hingga akhirnya di menangkan oleh serikat bernama lonceng api di langit, serikat kelas atas lonceng api di langit bisa memenangkan dan mendapatkan dua buah mendali emas walau dengan pengorbanan yang tak sedikit bahkan bisa di katakan jauh lebih besar dari apa yang mereka dapatkan.
Sebenarnya kerugian yang di alami oleh serikat kelas atas lonceng api di langit sangat besar tetapi karena mereka adalah serikat kelas atas dan pemimpin mereka memiliki ego yang cukup tinggi, mereka jadi tak memperdulikan tentang kerugian tersebut dan hanya terus menerus memikirkan tentang nama mereka yang akan segera melambung tinggi.
Sementara itu di sisi lain Shota yang saat ini telah kembali ke medan perang atau arena di selenggarakannya event Madagascar menjadi sedikit terkejut seketika melihat kalau saat ini hanya tersisa 29 kelompok saja dan hampir seluruh mendali yang ada telah di temukan semuanya, “Haa.. sialan! Sepertinya aku terlalu lama berada di sana. Jadinya semua kelompok kecil yang mengikuti event ini semuanya telah di bereskan sepenuhnya oleh mereka. Haa... nasib-nasib” ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan menjadi sedikit kecewa karena ia berada di urutan ke 16 dalam sistem rank yang ada.
__ADS_1
Shota merasa sedikit merasa kecewa karena dirinya hanya menempati posisi ke 16 pada sistem rank tetapi di sisi lain ia juga malah merasa senang karena sudah bisa berada di posisi tersebut pasalnya dirinya adalah seorang solo player jadi itu adalah hal yang terbilang menakjubkan. Shota sambil berjalan jalan terus menerus melihat beranda tentang sistem ranking dan betapa terkejutnya dirinya seketika melihat kalau serikat snow wolf saat ini telah berada di posisi ke 4 dengan total jumlah akumulasi point sebesar 1230 point, “Gila! Aku tak mengira kalau mereka akan berada di posisi setinggi ini, tapi sudahlah tak apa. Malahan ini bagus untuk mereka. Haa baiklah, sekarang aku sudah sampai di sini. Sudah saatnya bagiku untuk beraksi. Fate-determining weapon bentuk ke 6, sayap malaikat dan iblis” ucap Shota sambil tersenyum dan langsung melompat dari ketinggian untuk mencapai pusat markas dari sebuah kelompok yang ia targetkan.