The Heaven

The Heaven
S2. CH 152. APAKAH INI NYATA? (END)


__ADS_3

"Tring!!!!!!" Suara benturan sebuah senjata yang di iringi sebuah kilatan cahaya berwarna hitam pekat muncul sesaat sebelum kapak besar milik monster iblis itu membelah tubuh Shota menjadi dua bagian, Shota pun yang mendengar suara tersebut langsung membuka matanya dan secara spontan ia langsung menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat bahagia sesaat setelah melihat kalau di hadapannya saat ini muncul 7 sosok yang tak asing baginya ; iya itu adalah sosok dari ke-7 pangeran neraka dan salah satu dari mereka yakni lucifer kini tengah menahan kapak besar milik monster iblis itu menggunakan pedang miliknya.


Shota benar-benar tak bisa berkata-kata di buatnya dan bahkan dirinya sampai tak tau lagi harus bagaimana untuk mengungkapkan perasaannya saat ini yang sangat bahagia dan merasa lega bahkan merasa sangat aman setelah melihat kemunculan dari ke-7 pangeran neraka tersebut. Lucifer dengan santainya langsung memantulkan kembali kapak miliki monster iblis itu dengan maksud agar kapak itu terlepas dari tangan monster iblis itu dan di saat yang bersamaan ke-6 pangeran neraka yang lainnya dengan cepat langsung bergerak dan mengepung monster iblis tersebut.


"Gwarghhh!!!!!" Monster iblis itu langsung meraung dengan sangat keras bahkan saking kerasnya itu sampai-sampai membuat gendang telinga Shota serasa mau pecah. "Yo, apa kabar? akhirnya kita bisa bertemu secara langsung seperti ini dan dengan wujud penuhku. aku sudah lama menanti-nantikan hal ini. Cih, sepertinya di sini terlalu berisik, bagaimana jika pergi ke tempat yang sedikit lebih tenang" ucap Lucifer dengan ekpresi senyum di wajahnya dan menjentikkan jarinya.


Sesaat setelah lucifer menjentikkan jarinya secara tiba-tiba mereka berdua langsung berpindah ke suatu tempat yang sangat indah dan di penuhi oleh bunga serta monster yang saling hidup berdampingan dengan sangat damai, Shota seketika itu juga langsung menjadi sangat terkejut dan di saat yang bersamaan dirinya juga langsung menjadi sangat terpukau dan terpesona dengan apa yang baru saja terjadi tetapi bukan hanya itu saja yang membuatnya terpukau dan takjub melainkan ketika melihat keindahan yang begitu nyata dari pemandangan yang saat ini berada di hadapannya. "Bagaimana? apa dirimu menyukainya? apakah dirimu sudah mulai sedikit merasa baikan?" ucap lucifer sambil tersenyum ke arah Shota.


Shota hanya terdiam terpukau menatap semua keindahan yang saat ini tengah berada di hadapannya itu dan dengan tenang menganggukan kepalanya yang mengisyaratkan bahwa dirinya mengiyakan pertanyaan yang di ajukan oleh lucifer. Lucifer langsung tersenyum dan merasa senang ketika Shota mengiyakan pertanyaan darinya itu lalu dirinya sedikit mengajak Shota untuk mengobrol selayaknya seorang teman sembari menikmati semua pemandangan yang saat ini tengah di suguhkan di hadapan mereka berdua, Shota pada awalnya dapat berbicara dengan sangat santai dan tenang bahkan ia sampai tertawa bersama dengan lucifer tetapi entah kenapa secara tiba-tiba dirinya merasa sangat sedih dan bahkan tanpa sadar bahwa air mata telah mengalir dengan sangat deras dari matanya.


Lucifer yang melihat hal tersebut langsung menjadi bingung dan sedikit terkejut karena ia mengira kalau Shota menangis akibat ulahnya, lucifer lalu sambil tersenyum dan nada yang begitu lembut dan sopan bertanya kepada Shota tentang alasan kenapa dirinya menangis. Shota merasa sangat kebingungan ketika mendengar pertanyaan dari lucifer bahkan ia tak mengerti dengan maksud lucifer dan secara perlahan dirinya mulai mengusap matanya untuk memastikan sendiri apakah dirinya menangis, "Eh? kenapa aku menangis? kenapa rasanya begitu sedih dan sakit? seolah-olah ada yang lenyap dan hilang dari diriku? ada apa denganku sebenarnya?" ucap Shota dengan ekpresi wajah bingung dan air mata yang terus mengalir tanpa pernah berhenti.


Lucifer juga menjadi bingung dan tak tau harus melakukan apa untuk menenangkan Shota dan agar dirinya tak lagi menangis tetapi ketika mendengar perkataan dari Shota yang mengatakan kalau "Sepertinya ada sesuatu yang hilang dari dalam dirinya" Lucifer langsung kefikiran tentang suatu hal yaitu tentang keluarganya. Lucifer mulai bertanya-tanya dalam hatinya tentang apakah saat ini Shota sedih karena tengah memikirkan tentang keluarganya tetapi ketika ia berniat untuk menghibur Shota, lucifer langsung teringat sesuatu yaitu bahwa waktu yang di miliki olehnya terbatas. "Shota dengarkan perkataanku ini karena mungkin semua ini akan sangat berarti dan berguna untukmu! aku akan menjelaskan semuanya secara singkat, aku ingin kamu memfokuskan semuanya kepada apa yang ku katakan. saat ini dirimu berada di dunia lain yaitu dunia perbatasan antara kehidupan dan kematian, monster yang kamu lawan sebelumnya adalah salah satu dari raja iblis. dirinya adalah seorang raja iblis bernama wui dan saat ini bisa di bilang kalau dirimu telah meninggal dunia." ucap Lucifer dengan ekpresi wajah yang begitu serius.


Shota langsung menjadi sangat terkejut bahkan dirinya menjadi sangat tak percaya dengan apa yang di katakan oleh lucifer tetapi tak ada alasan bagi lucifer untuk berbohong kepada dirinya dan setelah berfikir tentang apa yang telah terjadi pada dirinya sebelumnya ia akhirnya mulai bisa percaya dengan apa yang di katakan oleh lucifer lalu dengan tenang Shota menanyakan tentang keadaan keluarganya itu. "Mereka semua juga ikut mati bersama dengan dirimu. rumahmu di hancurkan oleh sebuah ledakan yang di lakukan oleh seseorang yang tak menyukaimu dan keluargamu itu tetapi tenang orang itu telah kami habisi dan sebenarnya aku benci mengatakan ini tapi keluargamu semuanya sudah tenang dan berkumpul di surga" ucap lucifer.


"Begitu ya?" Shota langsung menjadi sangat sedih ketika mendengar perkataan dari lucifer yang mengatakan kalau semua keluarganya telah tiada, lalu dengan wajah sedih ia bertanya kepada lucifer tentang alasan kenapa dirinya bisa berada di dunia perbatasan antara kehidupan dan kematian ; Shota berfikir tentang apakah dirinya telah melakukan sebuah kesalahan.


"Inilah yang ingin ku jelaskan dan katakan padamu! dengarkan aku baik-baik!"


"Setelah ini dirimu akan mengalami hal yang jauh lebih rumit dan sulit dari semua yang pernah kamu alami dan mungkin semuanya akan sangat berbeda dari apa yang kamu pernah alami."


" sebenarnya aku sangat benci untuk mengatakan dan mengakui hal ini, diriku. tidak! tapi kami bertujuh atau bahkan sebuah dunia dan seorang yang sangat tak ingin ku sebut namanya itu membutuhkan bantuan mu untuk menyelamatkan sebuah dunia yang terancam oleh sebuah kekuatan jahat!"


"Are? kenapa dirimu tak menyebut saja namaku? apa sebegitu bencinya dirimu padaku ya, Lucifer?"


Di tengah-tengah percakapan antara lucifer dan Shota secara tiba-tiba muncul seorang wanita yang terlihat begitu indah dan anggun serta cantik, ia adalah seorang dewi bernama eirene yang merupakan dewi kedamaian. Dewi eirene begitu terlihat anggun dan muda dengan membawa sebuah tongkat yang sangat indah di tangan kirinya serta sebuah mahkota yang terlihat begitu cantik di kepalanya yang membuat dirinya menjadi semakin terlihat begitu cantik dan mempesona.


"Cih, menyebalkan! kenapa dirimu datang kemari? bukankah sudah ku bilang kalau aku lah yang akan mengurus semuanya?"

__ADS_1


"Aku hanya ingin bertemu dengan penyelamat dunia yang bahkan iblis seperti kalian yang biasanya tak perduli pada dunia malah menggantungkan harapan dan keyakinan kalian kepadanya dan juga aku hanya ingin memberikan berkah ku kepada pahlawan muda ini"


"Cih, dasar nenek sihir! cepat berikan berkatmu dan pergi dari sini, masih ada banyak hal yang harus ku bahas dengannya"


"Hmmm... apakah begitu ya cara berbicara kepada seorang wanita? aku jadi ragu apa benar kalau dirimu ini adalah seorang pria sejati?"


"Kau, apa kau ingin mencari masalah denganku ya nenek sihir?"


"Hahaha... siapa yang mau mencari masalah kepadamu, dasar lelaki pengecut yang tak punya sopan santun!"


"Haa... sudahlah, tak perlu terlalu di permasalahkan. bukankah saat ini ada hal yang jauh lebih penting dari pembicaraan kita berdua, iblis kecil?"


"Sialan kau dada rata!"


"Baiklah Shota dengarkan penjelasan dari kami berdua"


"Ohh... berdua ya? tumben"


Pangeran neraka Lucifer dan Dewi Kedamaian Eirene secara bergantian mulai menjelaskan semuanya kepada Shota dan setelah selesai menjelaskan semuanya mereka langsung memberikan berkah mereka kepada Shota.


"Hei Shota, apa masih ada hal yang kau inginkan dan apakah masih ada hal yang kamu butuhkan? jika ada katakan saja"


"Apa aku boleh meminta sesuatu dari kalian?"


"Silahkan saja katakan apa yang kamu inginkan?"


"Iya katakan saja, kami pasti akan memberikan apa yang kamu minta"


"Aku menginginkan keluargaku hidup kembali!"

__ADS_1


"Inginnya aku bilang begitu tetapi aku tau itu bukanlah hal yang mungkin untuk di kabulkan jadi karena itu aku ingin kalian menghapus semua ingatanku dan membawaku secara alami untuk menyelesaikan tugasku! karena rasanya sangat sakit dan sesak ketika mengingat dan memikirkan fakta bahwa keluargaku semuanya telah menghilang"


Eirene dan Lucifer langsung menjadi sangat terkejut dan di saat yang bersamaan merasa sangat sedih dan bersalah ketika mendengar permintaan dari Shota bahkan mereka jadi tak tega untuk menyuruh Shota menanggung beban berat itu seorang diri.


"Baiklah, aku akan mengabulkan permintaanmu itu. setelah kami mengirimu ke dunia lain bernama Meira dan ketika terbangun dan membuka matamu, dirimu akan melupakan semuanya bahkan pertemuan antara dirimu dan aku"


"T-tunggu sebentar! apa yang kau katakan? bukankah it"


"Tak ada yang bisa kita lakukan lagi selain mengabulkan permintaan darinya, ini semua juga salah kita karena menyeretnya dalam masalah kita"


"Tapikan, apakah tak ada cara lain lagi?"


"Sebagai seorang pangeran neraka aku harus bisa menghormati apa yang di inginkan dan diputuskan olehnya dengan cara mengabulkan permintaannya itu"


"Tak ada gunanya kita berdebat karena ini semua adalah keinginannya"


"Jika dirimu memanglah seorang dewi yang terhormat maka hormatilah keputusannya"


"Baiklah, waktu kita sudah tak banyak lagi lebih baik kita kembali ke sana dan dengar Shota, aku ingin kamu yang memberikan serangan penghabisan"


Eirene langsung terdiam dan tak bisa lagi berkata-kata setelah mendengar perkataan dari lucifer lalu dengan segera mereka langsung berpindah kembali ke tempat di mana raja iblis bernama wui berada.


"Cepat Shota lakukan serangan terakhir kepada raja iblis wui!"


"Wahai engkau ibu dari segala kehancuran aku memohon dan meminta kepadamu untuk membantuku melawan musuh-musuhku dan memohon kepadamu untuk menghancurkan semua yang menghalangi jalanku..."


"Mantra itu? bagaimana bisa dia menggunakan mantra itu? apa kau yang mengajarkan mantra itu kepadanya?"


"Tidak ! tak ada salah satu dari kami yang pernah mengajarkan mantra itu kepadanya bahkan kamipun baru mengetahui kalau dirinya bisa menggunakan tehnik terlarang itu"

__ADS_1


"Dengan segala rasa hormat dan segala kasih cinta yang ada di dunia, ubahlah semuanya menjadi debu dan buatlah dunia ini menghilang dalam kegelapan! Buster extern!"


Secara tiba-tiba sebuah cahaya kegelapan yang memiliki ukuran yang sangat kecil muncul di sana lalu secara perlahan mulai terbang ke arah raja iblis wui dan ketika cahaya itu menyentuh tubuh dari raja iblis wui, sebuah cahaya dan sebuah ledakan yang sangat besar dan dasyat langsung muncul.


__ADS_2