The Heaven

The Heaven
S2. CH 127. WAKTU⁴


__ADS_3

Sementara itu mael yang juga melihat dan menyadari kemunculan dari meteor itu langsung berniat untuk kabur dan menjauh dari sana tetapi dirinya saat ini tak bisa bergerak karena seluruh tubuhnya dan naga petir miliknya itu kini telah terikat oleh sebuah tanaman berduri dan telah membeku menjadi gumpalan es yang di akibatkan dari efek skil milik Shota yaitu FREZING dan AKAR BERDUIRI. "Hehehe.. mau kabur? tidak semudah itu ferguso! bagaimana kalau ku kasih sedikit hadiah untuk kalian? Sihir waktu, speed up" ucap Shota sambil tersenyum.


Batu meteor itu bergerak semakin cepat ketika Shota mengaktifkan skil speed up miliknya bahkan sampai membuat mael menjadi bertambah ketakutan dan khawatir karena melihat betapa besarnya batu meteor itu, mael terus mencoba untuk melepaskan diri dan menghancurkan ataupun melelehkan es yang kini tengah membekukan dirinya dan membuat dirinya tak bisa bergerak tetapi sayangnya setiap kali ia mencoba untuk melelehkan es itu malah semakin keras dan semakin sulit untuk di lelehkan bahkan es yang telah mencari langsung kembali pulih seketika itu juga.


"Baiklah, kita lihat apa yang bisa kamu lakukan kali ini? mari kita lihat kecepatan dan kekuatanmu yang menang ataukah meteorku yang akan menghancurkan tubuhmu berkeping-keping? it's show time" ucap Shota dengan senyuman misterius yang di temani oleh seluruh familiar miliknya.

__ADS_1


"Whuss!!" Batu meteor itu semakin cepat dan semakin mendekat ke arah mael untuk menimpa tubuhnya sementara itu di sisi lain mael Kini tengah bersikeras mencoba untuk menghancurkan es yang kini tengah membelenggu dirinya, mael kini tengah berpacu dengan waktu untuk memastikan siapakah yang akan menjadi pemenangnya. Detik-detik mulai berlalu dan semuanya semakin menegangkan, mael sudah berusaha sekuat tenaganya tetapi sayangnya ia masih di kalahkan oleh waktu dan tepat di saat mael hampir saja terbebas dari belenggu es tersebut batu meteor itu keburu menghantam tanah dan dirinya yang membuat wilayah sekitarnya menjadi hancur akibat dampak dari meteor tersebut.


Suara ledakan yang sangat keras terdengar hingga ke luar area tersebut bahkan sampai membuat semua orang yang mendengarnya menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat kebingungan dengan suara dentuman yang sangat keras itu yang sampai memekikan gendang telinga mereka bahkan ayato, krak dev dan jamal yang kini tengah bertarung dengan sengit langsung terhenti sejenak seketika mendengar suara dentuman keras tersebut tanpa tau apa yang sebenarnya tengah terjadi. Shota yang meras belum puas dengan hal tersebut dan merasa kalau mael tak akan kalah hanya dengan cara seperti itu saja langsung mengaktifkan semua skil yang dapat ia gunakan untuk menyerang mael bersamaan dengan seluruh familiar miliknya itu termasuk seiryu dan genbu yang baru saja selesai berevolusi.


Rentetan serangan terus-menerus menghujani mael yang kini tengah tertimpa batu meteor yang sangat besar itu yang di panggil oleh Shota menggunakan skil miliknya itu, waktu terus berlalu dan mereka semua masih saja menghujani mael dengan rentetan serangan bahkan Shota secara terus menerus tanpa ampun terus menembaki mael dengan menggunakan peluru sihir yang ia ciptakan dari mana untuk memberikan damage kepada mael.5 menit telah berlalu dan akhirnya Shota menghentikan serangannya itu karena ia merasa kalau itu semua sudah cukup tetapi sayangnya apa yang di fikirkan oleh Shota ternyata salah, mael bukannya mati tetapi malah bertambah menjadi semakin kuat dari sebelumnya dan penampilan miliknya kini semakin mengerikan walaupun hp miliknya hanya tersisa tak lebih dari 20% saja.

__ADS_1


"Gwarghhh!! Roar!!!!" Suara auman keras yang di keluarkan oleh seiryu dan genbu sesaat sebelum pergi menyerang mael yang membuat mael menjadi bertambah marah ketika mendengar hal tersebut dan melihat kalau mereka kini tengah mencoba untuk menghentikan dan melawan dirinya seperti sebelumnya, "Haaa......" mael secara perlahan mulai menarik nafasnya lalu secara tiba-tiba langsung menghilang entah kemana dan secara tiba-tiba langsung muncul di hadapan Shota lalu menyerang dirinya menggunakan cakar miliknya. Shota sontak menjadi sangat terkejut ketika melihat hal tersebut bahkan karena saking terkejutnya ia tak sempat lagi untuk bereaksi bahkan untuk menahan serangan itu saja ia sudah tak sempat lagi dan hanya bisa pasrah menerima serangan yang di lancarkan oleh mael, Shota yang terkena serangan dari mael langsung terpentalkan sejauh puluhan meter dan menghancurkan apapun yang ia hantam.


Setelah selesai menyerang Shota, mael langsung menyerang semua familiarnya Shota yang kini tengah mencoba untuk berevolusi dengan tujuan untuk menggagalkan hal tersebut, "Slash! Slash! Slash!" Mael secara terus-menerus dan dengan kecepatan tinggi tanpa ampun terus menyerang semua familiar Shota kecuali seiryu dan genbu yang telah berevolusi. Seiryu dan Genbu yang kini telah berhasil berevolusi sekalipun tak sanggup untuk menyamai kecepatan pergerakan dari mael bahkan untuk bereaksi mereka sudah tak dapat dan hanya bisa menatap mael tanpa bisa melakukan apapun, sementara itu di sisi lain mael tanpa ampun terus-terusan menyerang seluruh familiar Shota yang tak berdaya dan tak bisa bergerak itu karena mereka bahkan dengan cepat langsung menguras habis hp milik mereka.


Familiar Shota semuanya mungkin memiliki efek regenerasi dan bisa terbilang abadi selama Shota masih memiliki sisa mp tetapi sayangnya kali ini berbeda dan juga mereka semua masih memiliki kelemahan yaitu jika hp mereka telah habis maka mereka tak dapat beregenerasi lagi dan akan menghilang dari medan pertempuran dan hal itu juga yang saat ini tengah terjadi di sana, damage serangan yang di hasilkan oleh mael jauh lebih besar daripada efek regenerasi yang di hasilkan oleh familiar Shota yang membuat mereka dalam waktu singkat menghilang atau di kalahkan. Setelah selesai menghabisi seluruh familiar miliki Shota, mael dengan kecepatan tinggi langsung pergi ke arah Shota dan tanpa Shota sadari sedikitpun ia kini telah berada tepat di hadapan Shota yang saat ini tengah mencoba untuk berdiri.

__ADS_1


Shota langsung menjadi sangat terkejut bahkan wajahnya seketika itu juga langsung berubah menjadi sangat pucat ketika melihat kalau mael saat ini secara tiba-tiba tanpa ia sadari telah berada tepat di hadapannya dan tengah bersiap-siap untuk menghabisi Shota.


__ADS_2