
Salamander langsung menjadi sangat terkejut ketika melihat perubahan yang di lakukan oleh kedua monster laba laba itu dan bahkan saat ini ia tak tau apa yang harus ia lakukan karena dirinya merasa kalau ia akan kalah bahkan sebelum bertanding, penampilan dari monster laba laba berwarna merah dan coklat saat ini berubah secara drastis yang awalnya sudah cukup mengerikan sekarang bertambah menakutkan.
Saat ini seluruh tubuh monster laba laba mereh di bungkus oleh sebuah kobaran api yang sangat panas atau lebih tepatnya bisa di katakan kalau saat ini seluruh tubuhnya berubah menjadi api, sedangkan seluruh tubuh monster laba laba coklat terselimuti oleh sebuah bongkahan tanah dan mineral yang ada di dalam gua tersebut. Perubahan kedua monster laba laba itu memiliki satu karakteristik yang sama yaitu fakta kalau mereka saat ini memiliki lebih dari satu nyawa dengan hp yang sangat gila tetapi anehnya hanya monster laba laba hitam saja yang tak mengalami perubahan sedikitpun bahkan hp miliknya tetap seperti sedia kala.
Hanya monster laba laba merah saja yang penampilan ataupun status dan bar hp miliknya yang tak mengalami perubahan sedikitpun bahkan hp miliknya tetap hanya tersisa 62% lagi akibat terkena serangan yang di lancarkan oleh salamander dan singa api dan pertarungan yang ia lakukan dengan monster laba laba merah sebelum seluruh tubuhnya di penuhi oleh api. "Arghhhh!!!" Ketiga monster laba laba itu langsung berlari ke arah salamander dan singa petir api untuk membalas dendam atas apa yang telah di lakukan salamander dan singa petir api kepada mereka berkali kali lipat, monster laba laba api langsung menembakkan sebuah jaring api ke arah salamander dan di lanjutkan dengan tembakkan plasma dan racun yang di lancarkan oleh monster laba laba coklat dan monster laba laba Hitam.
Salamander dan singa petir api yang melihat hal tersebut dengan cekatan langsung menghindari serangan yang di lakukan oleh ketiga monster laba laba itu tetapi karena bagi mereka serangan yang di lancarkan oleh ketiga monster laba laba itu tak cukup cepat untuk dapat mengenai mereka berdua tetapi sayangnya kenyataannya berbeda, salamander dan singa petir api langsung terkena sebuah serangan telak yang di lancarkan oleh monster laba laba api yang ia lancarkan secara tiba tiba tanpa adanya peringatan sedikitpun.
__ADS_1
Salamander dan singa petir api langsung terpentalkan dan kehilangan banyak hp seketika terkena serangan dadakan yang di lancarkan oleh monster laba laba merah ketika saat dirinya tengah lengah karena mengira kalau kecepatan serangan mereka tak akan ada yang dapat menyamai kecepatan pergerakan dirinya tersebut. Setelah salamander dan singa petir api terpentalkan dan menghantam dinding dinding gua dengan sangat keras, mereka terkejut bukan main seketika melihat banyaknya serangan yang saat ini tengah mengarah pada diri mereka berdua yang di keluarkan oleh ketiga monster laba laba itu secara bersamaan.
Salamander yang melihat banyaknya serangan yang saat ini tengah mengarah pada dirinya langsung mencoba untuk menghindarinya tetapi sayangnya entah kenapa seluruh tubuhnya tak ada yang mau mengikuti perintahnya dan bahkan ia sampai tak bisa menggerakkan walau hanya jari miliknya. Salamander tak sadar kalau saat ini dirinya tengah terkena efek debuf yang di akibatkan oleh serangan yang di lancarkan oleh monster laba laba merah yang membuat dirinya tak bisa bergerak selama satu menit.
Dalam permainan the heaven satu menit itu adalah waktu yang cukup lama karena dalam satu menit itu dapat menentukan hidup matinya seseorang ketika tengah menghadapi sebuah pertarungan dan bukan hanya itu saja, dalam satu menit seseorang dapat merubah sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin atau bisa di katakan kalau waktu di dalam permainan the heaven jauh lebih berharga di bandingkan dengan koin emas karena bisa menentukan akhir dari suatu pertandingan.
Di saat salamander yang telah pasrah dan menerima fakta kalau dirinya akan segera mati, ia langsung di kejutkan oleh suara auman sedih yang di keluarkan oleh sang singa petir api yang saat ini tengah memasang tubuhnya sembari melakukan sebuah serangan untuk menghancurkan beberapa serangan yang mengarah pada mereka dengan tujuan untuk menyelamatkan salamander. Salamander yang melihat hal tersebut langsung menjadi sangat terkejut bahkan dirinya sampai tak bisa percaya kalau saat ini spirit rohnya yaitu singa petir api tengah mencoba untuk mengorbankan nyawanya demi melindungi dirinya yang sangat lemah dan tak berguna di saat saat yang paling di butuhkan.
__ADS_1
"Tidak!!!! cepat menyingkir dari sana, jika tidak dirimu akan segera menghilang! ku mohon menyingkirlah dari sana. aku tak ingin lagi kehilangan hal yang berharga dalam hidupku. kumohon! tidakk!!!!!!" ucap salamander sambil mengeluarkan air mata ketika melihat kalau spirit roh petir api miliknya saat ini tengah melindungi dirinya dan bahkan sampai mengorbankan nyawanya demi melindungi salamander. Spirit roh singa petir api yang telah di panggil oleh salamander saat ini telah mengorbankan nyawanya demi melindungi orang yang sangat ia sayang yaitu salamander agar tak kehilangan nyawanya dan sesaat sebelum spirit roh singa petir api menghilang sepenuhnya ia sempat tersenyum dan menguncapkan salam perpisahan serta menyuruh agar salamander dapat terus hidup lebih lama dan mencapai tujuanya.
Salamander langsung menjadi sangat histeris dan bahkan ia tak henti hentinya meneteskan air matanya sembari meratapi kematian spirit roh miliknya dan membenci dirinya yang saat ini begitu lemah, "Brengsek! beraninya kau membunuh saudaraku! tak kan ku ampuni. akan ku bunuh kau. bunuh! bunuh! akan ku bunuh!" ucap salamander sambil menatap ketiga monster laba laba itu dengan penuh kebencian sambil mengeluarkan aura yang sangat aneh dan mengerikan.
Salamander yang saat ini telah kehilangan lagi sosok yang sangat berharga baginya menjadi sangat depresi dan bahkan ia sampai langsung kehilangan kendali atas kontrol amarah dan kebencian dirinya, saat ini yang ada di fikiran salamander hanya keinginan dan hasrat yang kuat untuk membunuh dan terus membunuh hingga ia dapat menjadi kuat dan mengalahkan siapapun yang berusaha untuk menyakiti orang yang berharga bagi dirinya. Saat ini salamander memancarkan aura kebencian yang sangat kuat dan di saat yang bersamaan muncul sebuah aura berwarna merah menyala dan hitam pekat di sekeliling salamander yang secara perlahan mulai menyelimuti dan membungkus dirinya, salamander yang tak menyadari hal tersebut hanya terus menerus berjalan medekati ketiga monster laba laba yang telah membunuh spirit roh miliknya itu sambil terus menerus mengucapkan kata membunuh.
Ketiga monster laba laba itu yang melihat kalau salamander saat ini tengah mendekati mereka tanpa basa basi langsung menyerang salamander tetapi betapa terkejutnya mereka seketika melihat kalau serangan yang mereka lancarkan satupun tak ada yang mengenai salamander sebab serangan mereka langsung di hilang dan di lahap oleh sebuah aura berwarna hitam pekat dan merah menyala yang mulai menyelimuti tubuh salamander tersebut sehingga membuat ketiga monster laba laba itu menjadi sedikit ketakutan. Salamander yang semakin mendekati ketiga monster laba laba itu sambil memancarkan sebuah pancaran aura yang sangat mencekam dan sangat mengerikan langsung mundur beberapa langkah sambil terus menerus menyerang salamander sekuat tenaga dan berharap kalau serangan yang mereka lancarkan dapat mengalahkan salamander tetapi sayangnya serangan yang mereka lancarkan satupun tak ada yang dapat mengenai salamander dan hanya menjadi makanan bagi aura ( benda aneh berwarna hitam dan merah yang muncul entah dari mana yang saat ini tengah mencoba untuk menyatu dengan salamander ) yang ada di sekitar salamander.
__ADS_1
"Haa.... haa... bunuh! bunuh! bunuh! akan ku bunuh kalian!" ucap salamander dan dengan kecepatan tinggi langsung melesat ke arah ketiga monster laba laba tersebut.