The Heaven

The Heaven
SEASON 2 CH 45. VILLA GASCOR³


__ADS_3

Shota menjadi sedikit terkejut ketika melihat kalau penampilan raja gablon saat ini telah berubah dan ukuranya pun menyusut bahkan sampai memiliki ukuran yang sama dengan dirinya dan terdapat sebuah kodaci di pinggangnya yang entah muncul dari mana, Shota memang sedikit terkejut tetapi ia juga merasa sangat senang ketika melihat hal tersebut dan bahkan ia menjadi sangat tak sabaran menantikan seseru apa pertarungan yang akan mereka berdua lakukan. Shota sangat berharap jika kali ini raja gablon dapat menyaingi kekuatan dan kecepatan dirinya agar tercipta sebuah pertarungan yang sangat menarik sekaligus mengasyikan, “majulah!” ucap Shota sambil tersenyum dan mulai meprovokasi raja gablon untuk menyerang dirinya.


Raja gablon langsung meraung dengan sangat kuat ketika mendengar perkataan dari Shota dan sambil tersenyum ia langsung berlari ke arah Shota dengan kecepatan tinggi dan langsung menyerang Shota menggunakan kodaci yang ia miliki, sementara itu Shota yang melihat kalau raja gablon saat ini tengah berlari ke arahnya sambil menarik keluar kodachi yang ada di pinggangnya tak hanya tinggal diam saja dan dengan kecepatan tinggi Shota juga langsung melesat ke arah raja gablon dan sambil tersenyum dirinya dengan cepat langsung menyerang raja gablon menggunakan sabit dewa kematian yang di kombinasikan dengan skil senjata api.


“TANG.. TING.. TANG.. TING.. TANG.. TING.. SLASH.. ARGHH” Suara benturan dari kedua senjata yang mereka miliki terus tedengar dan percikan api terus terlihat ketika kodachi milik raja gablon berbenturan dengan sabit dewa kematian milik Shota. “hahahaha... menarik, menarik! Ini baru pertarungan yang menyenangkan, hiburlah diriku ini lebih lama lagi dan tolong jangan sampai membuatku kecewa lagi seperti sebelumnya” ucap Shota sambil tertawa keras dan bertarung melawan raja gablon dengan kekuatan yang setara dengan yang di miliki oleh raja gablon.

__ADS_1


Shota kali ini masih saja belum serius melawan raja gablon dan hanya menggunakan sekitar 20% saja kekuatan yang ia miliki bahkan dirinya tak menggunakan kemampuan yang ia miliki kecuali skil langkah cahaya, peniru dan skil yang sebelumnya telah ia tiru dari raja gablon yaitu skil senjata api, sementara itu raja gablon yang melihat dan mendengar perkataan Shota yang tengah meremehkan dirinya langsung menjadi bertambah sangat marah dan secara tiba tiba muncul sebuah kilatan petir dari ujung pedangnya yang di iringi oleh kemunculan kobaran api yang muncul di sekitar raja gablon yang dengan cepat api tersebut langsung mengarah ke arah Shota.


Shota sedikit terkejut ketika melihat hal tersebut dan dengan sigap langsung mengaktifkan skil langkah cahaya untuk menghindari serangan bola api yang entah muncul dari mana yang di lancarkan oleh raja gablon sekaligus menghindari kilatan sambaran petir yang muncul dari kodachi milik raja gablon, suara ledakan dan kilatan petir terus muncul dan terdengar bahkan menjadi sebuah pemandangan yang memiliki ke indahanya tersendiri tetapi sayangnya sangat mematikan. Sementara itu veronica hanya bisa terduduk lemas ketika melihat pertarungan yang di lakukan oleh Shota melawan raja gablon yang saat ini Shota tengah sangat menikmati sekaligus tengah bersenang senang, “arghhh... gwarghhh...” raja gablon terus menerus meraung ketika melihat kalau serangan yang ia lancarkan satupun tak ada yang mengenai Shota tetapi ketika ia melihat kehadiran veronica ia langsung menatap ke arahnya sambil tersenyum.


Shota yang melihat kalau raja gablon tengah menatap veronica dengan ekpresi senyum dan niatan untuk memangsa veronica dengan cepat langsung sadar kalau raja gablon berniat untuk menjadikan veronica sebagai targetnya karena ia tak bisa menyerang ataupun melukai Shota, raja gablon langsung menembakkan beberapa bola api ke arah veronica dan sambil tersenyum ia dengan kecepatan tinggi langsung berlari ke arah veronica sambil menyerangnya menggunakan kilatan petir yang muncul dari kodachi yang ia miliki. “Sialan! Langkah cahaya” ucap Shota dengan ekpresi kesal dan dengan kecepatan cahaya ia langsung berlari ke arah veronica.

__ADS_1


Shota saat ini merasa sangat kecewa sekaligus merasa sangat marah ketika melihat kalau raja gablon bukan mengincar lawan yang sebanding dengan dirinya melainkan mengincar lawan yang jauh lebih lemah di bandingkan dirinya yang bahkan bisa di katakan tidak setara atau sebanding dengan dirinya, sementara itu raja gablon menjadi bertambah marah dan langsung meraung dengan sangat kuat sambil secara perlahan muncul sesosok naga yang tercipta dari sebuah petir yang muncul tepat dari ujung kodachi miliknya. “ROAR” Suara raungan dari naga petir itu langsung terdengar dan seketika itu juga dengan cepat langsung melesat ke arah Shota, Shota sedikit terkejut ketika melihat kalau dari ujung kodachi milik raja gablon secara perlahan muncul sebuah kepala naga dan seketika itu juga langsung melesat ke arah dirinya.


“Haa.... merepotkan!” ucap Shota sambil mencoba untuk menahan serangan tersebut menggunakan sabit dewa kematian miliknya. Ketika naga petir itu bertabrakan dan berbenturan dengan sabit dewa kematian milik Shota seketika itu juga muncul percikan api dan bahkan muncul percikan dan kobaran api yang menyambar dan membakar apapun yang ada di sekitar mereka, pada awalnya Shota sedikit meremehkan kekuatan dari skil yang di keluarkan oleh raja gablon tetapi ketika berbenturan langsung dengan naga petir itu Shota menjadi sangat terkejut dan bahkan dirinya sampai terhempaskan akibat kekuatan dan daya ledak yang cukup kuat yang di hasilkan dari kemampuan milik raja gablon.


“Arghh.... ha.... maaf karena aku meremehkan kekuatanmu, ku akui kalau dirimu memang lumayan kuat tetapi sayangnya dirimu adalah seorang pengecut yang hanya bisa menyerang yang lemah! Tapi sepertinya akan lumayan menarik” ucap Shota sambil tersenyum dan mengelap darah yang keluar dari mulutnya. Shota tak menyangka jika serangan yang di lancarkan oleh raja gablon sanggup membuat dirinya terhempaskan dan bahkan sampai membuatnya muntah darah dan sambil mengusap darah yang ada di sekitar mulutnya Shota sambil tersenyum secara perlahan mulai berjalan ke arah raja gablon sambil menatap raja gablon dengan tatapan dingin dan niatan membunuh, sementara itu raja gablon langsung meraung sekuat tenaga dan dengan cepat langsung melesat ke arah veronica sambil mengayunkan kodachi miliknya seketika ia telah masuk ke dalam jarak serangannya.

__ADS_1


Shota yang melihat hal tersebut dengan kecepatan cahaya langsung melesat ke arah raja gablon dan sesaat sebelum kodachi milik raja gablon membelah tubuh veronica menjadi dua, Shota secara cepat langsung menahan kodachi milik raja gablon dan bahkan Shota langsung menendang tubuh raja gablon yang membuat raja gablon langsung terhempaskan dan bahkan sampai membuat dirinya menghantam dinding yang ada di belakangnya. “Hei.. hei... bukankah sudah ku katakan sebelumnya kalau lawanmu itu adalah aku? Apa kau meremehkan diriku ya? Dasar sialan, biar ku beri kau sedikit pelajaran. Kali ini lawanmu adalah aku dan jangan mencoba coba untuk menyerang nona cantik ini. Keluarlah asmodeus, leviathan” ucap Shota sambil tersenyum dan mengeluarkan aura niat membunuh yang sangat kuat lalu langsung menssumon asmodeus dan leviathan.


__ADS_2