The Heaven

The Heaven
INSIDEN KONYOL


__ADS_3

Tsukoyomi dan Yui menanyakan kepada semua bawahan Hua Long dan juga bertanya kepada Tsu mengapa mereka tak melerai pertarungan antara Shun dan Hua Long.


Mereka secara bersamaan menjawab "Kalau mereka sudah pernah untuk mencobanya tetapi teman kami yang mencoba untuk meleraikannya malah terpelanting seperti dia!" dan juga semua jawaban dan ekpresi mereka sama yaitu "Haa ... Terlalu merepotkan! Lagi pula mereka berdua itu sama-sama bodoh! Dan juga jika kami mencoba untuk melerai mereka kami pasti akan mengalami nasib yang sama seperti tuan Ryu dan pria tadi!" ucap semua bawahan Hua Long dan Tsu.


Tepat disaat mereka berdua hampir saling membunuh dengan serangan terkuatnya, Tsukoyomi secara tiba-tiba berada ditengah-tengah pertarungan dan berdiri tepat dihadapan Shun dan Hua Long. "Sial! Aku tak bisa menghentikan serangan ku" ucap Hua Long.


Sementara itu Shun dengan cepat langsung berubah menjadi bayangan dan menembus tubuh Tsukoyomi. Setelah selesai menembus tubuh Tsukoyomi, dengan cepat Shun langsung kembali menjadi tubuh fisik dan langsung menagkis serangan dari Hua Long yang bahkan sampai memotong pedang Hua Long menjadi 2. "Hei, apa yang kau lakukan pada pedangku dasar Skeletons sialan!" ucap Hua Long dengan penuh amarah.


Shun pura-pura tak mendengar perkataan dari Hua Long dan langsung duduk sembari mencium tangan Tsukoyomi sambil menanyakan apakah dirinya baik-baik saja, "Hei, jangan mengabaikanku dasar Skeletons tak berotak!" ucap Hua Long.

__ADS_1


"Haa!! Apa kau sedang berbicara dengan ku?" ucap Shun sambil memasang ekpresi mengejek.


"Kau ... Apa kau tau apa yang sudah kau lakukan pada pedangku? Haa dasar Skeletons tak berotak!" ucap Hua Long.


"Hmm ... Maksudmu pedang murahan itu ya? Salah sendiri karena mau menyerang dewiku!" ucap Shun sambil meremehkan Hua Long.


"Kau harus menggantinya kalau tidak akan kubuat kau menyesal! Maaf ya dewi karena aku tadi hampir menyerangmu!" ucap Hua Long.


Hua Long sangat terkejut ketika mengetahui Shun memberikannya sebuah senjata tingkat emas dengan begitu mudahnya dan bahkan sebelum mereka berkenalan ataupun menjadi seorang teman. Disisi lain Yui dan Tsukoyomi sudah tak terkejut lagi dan hanya tersenyum ketika melihat Shun memberikan perlengkapan tingkat emas kepada Hua Long. "Hei Nona Dewi dan Nona Iblis apa kau mengenal pria tadi?" ucap Hua Long.

__ADS_1


"Apa maksudmu Shun? Dan juga bisakah kau berhenti untuk memanggilku dengan sebutan Iblis? Dasar bodoh!" ucap Yui dan langsung menghajar Hua Long.


"Ohh jadi namanya Shun, ya? Apa kalian bisa menyampaikan ungkapan terimakasih kukepadanya?" ucap Hua Long sambil tersenyum.


"Kenapa kau tak sampaikan saja sendiri?" ucap Tsukoyomi sambil tersenyum.


Sementara itu disisi lain Shun yang saat ini telah pergi cukup jauh terhenti ketika mendengar suara dari Yui, "Whaaa ada monster!" ucap Shun dan berniat untuk mengorbankan Tsu dan Ryu.


"Hei bisakah kau hentikan sebentar aktingmu itu? " ucap Yui.

__ADS_1


Setelah mendengar perkataan dari Yui, Shun langsung tersenyum dan mengambil sebatang rokok dan menghisapnya lalu langsung menanyakan keperluan mereka menemui dirinya, "Tak perlu bersikap sedingin itu tuan Shun atau bisa kupanggil salah satu dari 3 pembunuh misterius yang berhasil membunuh pemimpin dari serikat Black Mamba? SHUN SANG SERIGALA PENYENDIRI?" ucap Tsukuyomi. Shun sedikit terkejut dan langsung tersenyum ketika mendengar perkataan dari Tsukuyomi dan dengan cepat langsung berada di sampingnya Tsukuyomi dan menanyakan apa yang ia inginkan.


__ADS_2