
Semua orang yang ada di sana yang mendengar perkataan dari milia dan tingkah sombongnya itu langsung menjadi sangat kesal dan marah lalu tanpa basa-basi mereka semua Langsung menyerang milia tanpa belas kasihan sedikitpun, sementara itu milia yang di serang oleh begitu banyak orang secara bersamaan langsung melompat dan menjauh dari sana sembari melindungi titik vitalnya karena mau sekuat apapun dirinya jika ia harus melawan orang sebanyak itu sekaligus ia tak akan mungkin bisa menang dan jika pun ia menang ia akan menerima damage yang sangat berarti yang bahkan hanya akan menyisakan sedikit saja hp miliknya.
Milia sedikit merasa terpojokkan karena ia di kepung dan di serang secara bersamaan oleh seluruh orang yang ada di sana bahkan ia sampai menerima damage yang sangat berarti yang membuat dirinya harus menjadi sewaspada mungkin jika ia tak ingin kehilangan nyawanya itu. Milia sembari menahan setiap serangan yang mengarah pada titik vitalnya ia juga mencoba untuk keluar dari kepungan para pemain itu bahkan ia sampai-sampai harus menjadi serius hanya untuk keluar dari sana tetapi ia tak menggunakan kartu asnya karena ia rasa itu bukanlah waktu yang tepat baginya untuk memperlihatkan kemampuannya yang sebenarnya.
"Argh.. s-sialan! sialan! sialan! sialan! sialan! berani-beraninya kalian menyentuh dan melukai tubuhku yang indah ini? akan ku habisi kalian semua! menarilah tombakku, hancurkan semua musuh yang menghalangimu! summon dark arch angel!" ucap milia dengan perasaan kesal dan marah
Milia langsung melemparkan tombak miliknya itu ke udara sesaat setelah ia selesai mengaktifkan skil miliknya, sementara itu semua orang yang melihat tingkah dan sikap milia langsung menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat kebingungan bahkan mereka sampai bertanya-tanya dalam hati tentang apa yang sebenarnya tengah di lakukan dan di rencanakan oleh milia. Tombak milik milia terus melesat di udara dengan kecepatan yang sangat tinggi, pada awalnya tombak miliknya itu hanya melesat seperti tombak biasanya tetapi secara perlahan muncul beberapa segel sihir yang terbentuk tepat di lintasan tombak milik milia dan setiap kali tombak miliknya itu melewati segel sihir itu secara perlahan tombak tersebut mulai berubah bentuk.
Tak ada satupun dari mereka yang mengira kalau senjata milik milia dapat berubah menjadi sesosok malaikat gelap yang berkhianat kepada tuhan yang memiliki kemampuan yang sangat kuat bahkan tak bisa di sandingkan dengan Shota sekalipun, semua orang langsung menjadi sangat waspada dan hanya mengamati milia beserta tombak miliknya itu yang secara perlahan mulai berubah bentuk menjadi sesosok yang tak mereka kenali walau hanya sedikit saja. Sosok itu memiliki dua buah pasang sayap berwarna hitam gelap dengan tombak sebagai senjata utamanya dengan penampilan yang sangat mengerikan yang lebih terlihat seperti iblis di bandingkan dengan malaikat bahkan semua orang yang ada di sana langsung menjadi sangat ketakutan dan gemetaran hanya dengan melihat sosoknya dan merasakan tekanan aura yang sangat mencekam darinya itu yang bisa di bilang setara atau bahkan lebih dari raja iblis.
__ADS_1
"A-apa itu? k-kenapa bisa muncul mahluk seperti itu? S-siapa sebenernya orang ini? lebih baik sekarang kita kabur saja ketua karena aku merasakan adanya bahaya." ucap salah seorang anggota dari aliansi tanpa nama yang mengajak villa dan semua orang yang ada di sana untuk segera kabur dari sana karena mereka merasakan kalau sepertinya akan terjadi hal yang sangat mengerikan.
Villia yang awalnya hanya terdiam sembari menatap dark arcangel mael dengan perasaan yang dipenuhi ketakutan dan bahkan sampai-sampai membuat dirinya menenteskan keringat dingin karena tekanan yang di berikan oleh mael langsung tersadar dari lamunannya seketika tangannya di genggam oleh salah satu bawahannya yang memaksa dirinya untuk kabur karena mereka tak yakin dapat melawan mahluk yang sangat mengerikan seperti itu, vilia dengan perasaan takut dan terkejut hanya bisa mengikuti perkataan dan saran dari salah satu bawahnya itu dan langsung mencoba untuk kabur dari sana bersamaan dengan semua anggota aliansinya yang lain.
"Ingin kabur ya? haha.. tidak semudah itu ferguso! dark arcangel mael serang mereka semua dan bawakan gadis itu kepadaku karena aku ingin memberikannya pelajaran yang tak akan pernah bisa ia lupakan seumur hidupnya karena telah berani merusak penampilan seorang wanita" ucap milia dengan ekpresi kesal dan senyum di wajah yang sangat mengerikan.
Semua orang yang menyadari akan serangan tersebut langsung menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat ketakutan tetapi karena mereka memberanikan diri demi melindungi villia, mereka semua akhirnya berkumpul menjadi satu dan mencoba untuk menghentikan serangan yang datang pada mereka. "Pergilah ketua!" ucap salah satu bawahan villia yang menyuruh vilia pergi bersama dengan seorang pemain wanita bernama yenika.
Yenika merupakan salah seorang pemain yang di percayai dan yang paling setia kepada villia bahkan semenjak ia baru saja mendirikan serikat pita putih, ia selalu ada di saat villia susah bahkan tanpa di minta. Villa menolak untuk pergi meninggalkan semua bawahannya itu untuk bertarung melawan milia dan mael dan tetap bersikeras untuk tetap ikut bertarung dan membantu semua anggota aliansi tanpa nama yang telah ia anggap sebagai teman sendiri tetapi yenika memaksa milia untuk ikut kabur karena itu semua adalah keinginan dari teman-temannya yang saat ini tengah mencoba untuk menghentikan serangan mael dan memperlambat mereka agar tak dapat menyusul villia dan yenika yang saat ini tengah mencoba untuk melarikan diri.
__ADS_1
"Wush!!" Tombak milik mael dengan kecepatan tinggi dan kilatan petir terus melesat ke arah semua anggota aliansi tanpa nama yang masih tersisa, "Selamat tinggal ketua!" ucap salah seorang dari anggota aliansi tanpa nama yang yakin dan tau kalau mereka tak bakal dapat menghentikan serangan yang di lancarkan oleh mael dan mungkin mereka semua akan mati.
Semua orang yang ada di sana langsung menggunakan tehnik pertahanan dan penyerang terkuat yang mereka miliki dengan tujuan untuk menghentikan ataupun memperlambat tombak milik mael itu tetapi sayangnya semuanya percuma tombak milik mael dengan mudahnya dapat menembus semua pertahanan yang telah susah payah mereka ciptakan dan dengan mudahnya menghancurkan dan membunuh setiap pemain yang mencoba untuk menghancurkan tombak tersebut. "Sliingg!! duar!!!!" Suara ledakan seketika itu langsung terdengar dan sebuah kilatan cahaya yang sangat menyilaukan langsung terlihat dan terpancar bahkan karena saking silaunya cahaya tersebut seluruh area hutan tersebut yang semulanya gelap karena hampir malam seketika itu juga langsung menjadi sangat terang seolah-olah tengah siang hari.
Tombak itu langsung menciptakan sebuah ledakan yang menghancurkan dan membunuh seluruh pemain yang ada di sana kecuali milia seketika ujung tombak itu baru saja menyentuh tanah, setelah ledakan tersebut muncul dan terdengar yang seketika itu juga langsung menghancurkan semuanya tanpa sisa dan hanya meninggalkan sebuah lubang yang cukup dalam dan besar villia langsung menjadi sangat terkejut dan bahkan langsung menangis di buatnya ketika mengetahui kalau seluruh temannya telah di kalahkan oleh milia hanya dengan satu kali serangan saja. Villia tau kalau siapapun yang mati di dalam permainan the heaven ini maka ia akan di hidupkan kembali di kota awal tetapi mau bagaimanapun juga ia tetaplah manusia dan manusia pasti akan menangis ketika kehilangan orang-orang yang ia anggap berharga entah itu teman, sahabat, pacar ataupun keluarga walaupun hanya dalam sebuah permainan saja.
Villa dan Yenika langsung menjadi sangat terkejut dan bahkan tubuh mereka berdua menjadi sangat gemetaran dan tak bisa di gerakan karena saking ketakutannya, sementara itu di sisi lain mael yang melihat dan menyadari keberadaan villia dan yenika dengan kecepatan tinggi langsung terbang melesat ke arah mereka berdua sembari mengambil tombak miliknya yang tengah tertancap di tanah. Ketika mael telah berada tepat di hadapan villia ia dengan santainya berdiri dan menatap villia dengan tatapan dingin sembari secara perlahan mulai mengangkat tombak miliknya kemudian langsung ia ayunkan untuk memenggal kepala villia, "Selamatkan aku Shota!!" teriak villia dengan sangat keras sembari menangis.
"TRING!!!" Sesaat sebelum tombak milik mael menebas leher milik villia secara tiba-tiba muncul seorang pria misterius yang entah muncul dari mana yang kini tengah menahan tombak milik mael dengan menggunakan dua buah bilah pedang yang memiliki warna merah darah dan hitam pekat. "Yo, maaf aku terlambat! apa kalian baik-baik saja?" ucap pria tersebut sambil tersenyum lembut ke arah villia dan yenika.
__ADS_1