The Heaven

The Heaven
pertarungan yang tak terduga


__ADS_3

"Haa ... merepotkan! Kenapa aku harus melawan salah satu dari mereka sih? Sialan! Tak apalah. Anggap saja ini sebagai balas budi! Lagian tak ada ruginya bagiku" ucap Shota sambil tersenyum dan menggunkan perubahan pertama dari senjata Fate-Determining Weapon yaitu Death Gun.


Shota yang saat ini berjalan tanpa tujuan dan telah pergi dari kota Black Rose, seketika pertarungan antara Tsukuyomi dan White Tiger berakhir. Shotanhanya berjalan-jalan saja dan masih bingung akan tujuanya selanjutnya. Dan barulah setelah berjalan sekitar 1 jam, ia akhirnya ingat akan adanya suatu misi tersembunyi untuk mengalahkan monster tingkat Abdengan imbalan hadiah yang tidak di ketahui. Tetapi, dimasalalu Shota pemain yang berhasil menyelesaikan misi tersebut dengan sempurna mendapatkan sebuah item yang digunakan untuk membuat perlengkapan tingkat emas.


Shota tak terlalu perduli dengan hal lainya tetapi hal yang paling membuatnya tertarik adalah untuk menjadikan monster tingkat raja itu untuk menjadi kartunya yang dapat ia summon. Shota cukup tertarik dengan misi tersebut. Tetapi ia lupa bagaimana cara untuk mengaktifkan misi tersembunyi itu, dan yang ia ingat hanyalah sebuah kota kumuh yang di tinggali oleh para Pk dan Npc yang senang membunuh pemain dan ia harus bertemu dan berbicara kepada seorang pria agar dapat mengaktifkan misi tersembunyi tersebut.

__ADS_1


Setelah berjalan selama 2 hari, akhirnya Shota sampai di kota Dilema dan setelah mencari lebih dari 1 minggu barulah akhirnya ia bertemu dengan Npc yang ia cari-cari selama ini. "Haa ... setelah sekian lama dan banyaknya rintangan yang ku lalui, akhirnya aku menemukanmu. Whahahaha..." ucap Shota sambil tertawa keras dan membuat semua pemain dan Npc menjadi lebih takut lagi karena pernah Shota kalahkan.


Semua pemain dan Npc yang ada di sana, bahkan pria tua yang merupakan tujuan Shota kesana, menjadi sangat ketakutan ketika melihat ekpresi dan suara tawa dari Shota. Mereka bahkan mereka semua menganggap kalau Shota sudah tak waras lagi.


Sementara itu pria tua yang saat ini tengah terduduk lemah di lantai dan sangat ingin pergi menjauhi Shota. Tetapi, karena kondisi tubuhnya yang sangat lemah akibat sebuah kutukan yang membuatnya tak bisa melakukan apapun, pria tua itu hanya bisa terduduk lemah dan ingin menangis.

__ADS_1


Semua pemain dan npc yang melihat sikap Shota langsung menjadi terkejut dan menyorakinya karena bersikap sok keren. "Diam kalian!" ucap Shota sambil berteriak karena kesal.


Semua pemain dan npc yang ada di sana langsung menjadi terdiam seketika mendengar suara teriakan dari Shota, kecuali satu Npc bernama Lorien. Lorien langsung tertawa seketika mendengar perkataan dari Shota dan melihat ekpresi semua orang. "Diam? Hahaha .... Jangan bercanda! Memangnya siapa kau berani memerintahku?" ucap Lorien dan secara perlahan mendekati Shota sambil tersenyum dan mengeluarkan sebuah pedang dari pinggannya.


Shota angsung melihat ke arah sumber suara itu dan menjadi sangat terkejut seketika melihat status dari npc bernama tersebut yang menunjukan bahwa ia berada di level 356.

__ADS_1


"Hmm ... sepertinya kau melihat sesuatu yang menarik" ucap Npc bernama Lorien tersebut dan langsung menyerang Shota.


__ADS_2