The Heaven

The Heaven
SEASON 2 CH 43. VILLA GASCOR


__ADS_3

“Haa.. apakah ini akhir dari diriku? Maaf kakak karena tak bisa menyelamatkan dirimu” ucap veronica sambil menteskan air mata dan secara perlahan mulai menutup kedua matanya. Sementara itu rascor gascor yang saat ini telah berada tepat di hadapan veronica langsung mengangkat belalai miliknya dan tanpa basa basi langsung menyerang veroninca menggunakan belalai miliknya tetapi sesaat sebelum belalai milik rascor gascor mengenai dan membunuh veronica, secara tiba tiba serangan yang di lancarkan oleh rascor gascor terhenti tepat di hadapan veronica dan di saat yang bersamaan secara tiba tiba sebuah ekor yang sangat panjang dan berwarna merah darah menembus tubuh rascor gascor dan langsung membuat tubuhnya terangkat ke atas.


Setelah tubuh milik rascor gascor telah berada di udara secara tiba tiba muncul 8 ekor lainya dan dengan kecepatan tinggi langsung menyerang dan menembus tubuh milik rascor gascor yang seketika itu juga langsung membuat hp miliknya turun ke angka 0 dan seketika itu juga secara perlahan tubuh milik rascor gascor menghilang menjadi pecahan cahaya. “Hei, apa kau baik baik saja nona?” ucap Shota yang saat ini telah menggunakan perubahan ke 6 dari 7 perubahan bentuk senjata suci fate-determining weapon yaitu sayap iblis dan malaikat.


Setelah mendengar perkataan dari Shota, veronica secara perlahan mulai membuka kedua matanya dan betapa senang dan terkejutnya dirinya ketika melihat kalau Shota telah menyelamatkan dirinya dan bahkan telah membunuh rascor gascor dengan sangat mudah. Veronica yang melihat kalau Shota yang telah menyelamatkan dirinya dan saat ini ia tengah mengulurkan tangannya untuk membantu dirinya, tanpa basa basi veronica dengan perasaan senang sekaligus terharu langsung memeluk Shota dengan erat sambil menangis dan mengucapkan terimakasih karena telah datang dan menolong dirinya.


Shota menjadi sangat terkejut ketika mendengar perkataan dari veronica dan menjadi bertambah terkejut ketika melihat kalau veronica langsung menangis di pelukannya dan dapat mengenali dirinya padahal Shota saat ini tengah mengenakan topeng, Shota sebenarnya ingin menanyakan bagaimana caranya veronica dapat mengenali dirinya padahal ia saat ini tengah menggunakan topeng tetapi karena veronica saat ini tengah menangis di pelukannya, Shota menjadi tak tega dan hanya membiarkan hal tersebut berlalu.


“Haa.. baiklah, sekarang hanya tinggal mengalahkan mereka yang masih tersisa! Keluarlah, tak perlu lagi bersembunyi” ucap Shota sambil mengelus kepala veronica untuk menenangkan dirinya. Veronica sedikit terkejut ketika melihat kalau Shota saat ini tengah memeluk dirinya dan mengelus kepalanya lalu secara perlahan mereka mulai terbang di udara tetapi ada satu hal yang membuat veronica menjadi sangat kebingungan yaitu siapa yang di teriaki oleh dirinya dan siapa yang di suruhnya untuk segera keluar karena mereka tak bisa menyembunyikan keberadaan mereka dari dirinya padahal di sekitar sana tak ada satupun tempat untuk bersembunyi, “Hei, Shota! Siapa yang kau maksud? Bukankah di sekitar sini tak ada satupun pemain?” ucap veronica sambil menatap Shota.

__ADS_1


Shota hanya mengatakan dan menyuruh veronica untuk tak perlu menghawatirkan dan memikirkan apapun karena ia akan menyelamatkan saudaranya dan akan membantu veronica untuk mengalahlan lawan lawannya, veronica langsung tersenyum dan merasa sangat senang bahkan dirinya langsung tenang seketika mendengar perkataan dari Shota yang mengatakan kalau ia akan membantu dirinya untuk menyelamatkan saudaranya. “Haa... dasar bodoh! Bukankah tadi sudah ku katakan untuk agar tak perlu lagi menyembunyikan dirimu!” ucap Shota dan langsung mengayunkan salah satu ekornya dan langsung menusuk musuh yang saat ini berada di udara dan berada tepat di belakang dirinya yang berniat untuk melancarkan serangan kejutan.


Pada awalnya veronica merasa sangat kebingungan dan terheran heran ketika melihat tingkah Shota dan mendengar perkataan darinya, tetapi ketika melihat kalau di belakang Shota secara perlahan mulai muncul sesosok pemain yang tubuhnya telah di tembus oleh ekor milik Shota, veronica akhirnya paham dengan maksud dan tujuan dari perkataan Shota sebelumnya. “S-sialan! B-bagaimana caranya dirimu bisa melihat dan mengetahui keberadaan diriku? D-dasar monster.. arhhh” ucap pemain tersebut yang secara perlahan mulai menghilang menjadi pecahan cahaya.


“Haa.. merepotkan! Fate-determining weapon bentuk ke 4 death rain” ucap Shota dan langsung merubah senjata miliknya ke bentuk ke 4 yaitu death rain. Secara perlahan penampilan Shota mulai berubah dan sayap dan ekor serta topeng milik Shota secara perlahan mulai menghilang dan berubah menjadi butiran cahaya dan tak lama setelah itu secara perlahan muncul beberapa belati yang menjadi pijakan kaki Shota di udara, veronica yang melihat kejadian tersebut menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat terpesona di buatnya bahkan sampai tak bisa berkata kata dan hanya bisa menatap Shota. Shota yang melihat tingkah veronica hanya bisa tersenyum dan langsung menciptakan ratusan belati menggunakan mana miliknya dan dengan kecepatan tinggi langsung menghujani musuh musuhnya dengan belati, para pemain dan monster yang saat ini tengah bersembunyi menggunakan sebuah skil yang mirip dengan skil invisible yang di miliki oleh Shota hanya bisa menatap ratusan belati yang terus menerus bertambah yang saat ini tengah mengarah pada diri mereka dan tengah menghujani mereka.


Veronica menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat terkagum kagum dan terpesona karena melihat kekuatan Shota yang jauh melebihi apa yang dirinya bayangkan dan bahkan dapat membunuh setiap musuh yang menghalangi jalannya dengan sangat mudah, setelah beberapa saat masuk ke dalam villa gascor Shota terhenti sejenak ketika melihat kalau di hadapannya saat ini tengah terdapat 2 jalan yang berbeda. “Bagaimana sekarang? Apakah lebih baik kita berpisa saja?” ucap veronica sambil melihat ke arah Shota.


“Haa... merepotkan! Keluarlah dark dragon, suzaku, genbu, byako, seiryu” ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan memanggil keluar familiar miliknya. Setelah memanggil keluar familiar miliknya Shota langsung memberikan perintah kepada mereka untuk pergi ke sisi kanan dan menghabisi setiap musuh yang mereka lihat dan membebaskan setiap sandera yang mereka tahan, setelah mendengar perintah dari Shota, familiar yang saat ini telah di summons oleh dirinya langsung bergerkan ke sisi kanan tetapi tubuh mereka sedikit lebih kecl karena untuk menyesuaikan keadaan dan dengan kecepatan tinggi langsung menelusuri sisi sebelah kanan.

__ADS_1


Setelah para familiar yang ia summon pergi ke arah kanan, Shota langsung pergi ke arah kiri dan langsung menggunakan belati miliknya untuk membersihkan jalan. Sementara itu veronica menjadi bertambah terkejut dan bertambah tak bisa berkata kata karena terpukau ketika melihat kemampuan yang di miliki oleh Shota yang saat ini telah di luar nalar nya dan bahkan dapat di katakan kalau kemampuan yang di miliki oleh Shota sudah sama persis seperti kemampuan yang di miliki oleh para cheaters, “ada apa? Kenapa dirimu menantap ku seperti itu? Apa jangan jangan dirimu mulai jatuh cinta kepada dirimu” ucap Shota sambil tersenyum.


Veronica langsung tersipu malu ketika mendengar perkataan dari Shota dan seketika itu juga dirinya langsung memalingkan wajahnya dari Shota bahkan wajah nya saat ini telah memerah selayaknya sebuah tomat karena tersipu malu, sementara itu Shota yang melihat tingkah dari veronica hanya bisa tersenyum dan terus menerus pergi lebih dalam untuk menelusuri dan mencari musuh yang paling kuat yang ada di dalam villa tersebut atau dengan kata lain sang raja. Setelah berjalan cukup lama Shota masih saja belum menemukan keberadaan dari sang raja dan ketika ia berniat untuk menghancurkan seluruh villa tersebut secara tiba tiba beberapa belati miliknya telah di hancurkan oleh sesuatu yang sangat kuat, ketika mengetahui hal tersebut Shota langsung menjadi sangat senang dan bahkan ia langsung tersenyum sambil secara perlahan mulai berjalan ke arah musuh yang telah menghancurkan belati miliknya. “Ketemu” ucap Shota sambil mengeluarkan senyuman.


Veronica yang melihat ekpresi Shota langsung menanyakan alasan kenapa Shota tersenyum tetapi Shota hanya mengatakan kalau ia telah menemukan sesuatu yang menarik, veronica menjadi bertambah bingung sekaligus menjadi bertambah penasaran dengan apa yang di temukan dan apa yang di maksud oleh Shota setelah mendengar perkataan darinya. Setelah beberapa saat akhirnya Shota tiba di sebuah ruangan yang cukup besar tepat di mana senjata yang ia kirim ke area tersebut langsung hancur ketika memasuki tempat tersebut tetapi anehnya ketika berada di area tersebut Shota tak melihat apapun bahkan tanda tanda kalau tempat tersebut pernah di lewati oleh seseorang, di saat Shota berniat untuk pergi bersama veronica ke area lain secara tiba tiba dari atas mereka seekor monster muncul dan berniat untuk mengincar veronica.


Shota yang melihat hal tersebut dengan sigap langsung menyerang monster tersebut dan dengan cepat langsung mencoba untuk melindungi veronica bahkan Shota sampai langsung memeluk veronica, sementara itu monster tersebut tak bisa menghindari serangan yang di lancarkan oleh Shota karena tengah berada di udara dan hanya bisa pasrah ketika menerima serangan yang di lancarkan oleh dirinya. Shota yang mengira kalau hanya terdapat satu saja monster yang ada di area tersebut langsung mengendorkan penjagaannya dan ketika Shota tengah mengendorkan penjagaannya secara tiba tiba muncul 3 ekor monster yang memiliki bentuk yang sangat menyerupai goblin tetapi memiliki nama yang berbeda yaitu monster gablon, ke 3 gablon yang secara tiba tiba muncul di belakang Shota dan langsung menyerangya menggunakan cakar tajam yang mereka miliki.


Shota menjadi sangat terkejut ketika melihat kalau di belakangnya secara tiba tiba muncul 3 ekor monster gablon yang dengan cepat langsung menyerang dirinya, Shota yang terkejut dan melihat kalau sasaran mereka yang sebenarnya adalah veronica dengan cepat langsung mencoba untuk melindungi dirinya sambil mencoba untuk menghindari seranganya tetapi sayangnya Shota tak sempat untuk menghindarinya dan ke tiga gablon itu memberikan damage sebesar 430 point.

__ADS_1


__ADS_2