
"A-apa yang terjadi? kenapa semua tornado api yang kita ciptakan berubah menjadi es?" ucap liu yan dengan ekpresi wajah bingung dan terkejut dengan menggunakan bahasa dari ras iblis. Baik meng xiu ataupun sepri tak ada yang bisa menjawab pertanyaan dari liu yan bahkan mereka saat ini hanya bisa menatap tornado api yang mereka ciptakan yang kini telah berubah menjadi sebuah es yang terlihat begitu indah, di saat mereka tengah memperhatikan tornado api mereka yang kini telah berubah menjadi es; secara tiba-tiba retakan muncul di sana lalu dengan cepat langsung hancur menjadi kepingan dan dari dalam sana Shota muncul keluar sembari tertawa dengan sangat keras dan tengah terbang ke arah mereka bertiga dengan dua bilah pedang di tangannya.
Ke-3 ras iblis itu langsung menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat tak percaya jika Shota masih bisa hidup bahkan setelah terkena salah satu kemampuan terkuat yang mereka miliki, liu yan langsung menarik tali busurnya dan melepaskan beberapa anak panah yang telah ia lapisi sihir ke arah Shota ; sementara itu meng xiu dan sepri langsung memasang posisi untuk bertahan dari serangan yang akan di lancarkan oleh Shota. Shota sembari tertawa dengan keras langsung memotong semua anak panah yang mengarah pada dirinya dan di saat yang bersamaan dirinya juga langsung melakukan serangan balik menggunakan ke-9 ekor miliknya itu yang membuat meng xiu dan sepri kewalahan dan kesulitan untuk menahan setiap serangan yang mengarah pada mereka.
"Hahaha.... ada apa? apa kalian kesulitan untuk menahan ekor-ekor milikku ini? hahaha.... sungguh membuatku kecewa!" ucap Shota sembari tertawa dengan sangat keras.
Sepertinya saat ini Shota telah kehilangan kendali atas tubuhnya sendiri dan mungkin ini merupakan efek serangan balik dari skil darkness miliknya yang selalu ia gunakan ketika malam tiba terlebih lagi saat berperang melawan aliansi baja perak Shota menggunakan semua kemampuan miliknya bahkan sampai meningkatkan kemampuannya secara paksa yang dapat berakibat fatal bagi dirinya. "Hahaha.... a-aneh! padahal ini hanyalah sebuah permainan! tetapi kenapa saat ini sepertinya aku bukanlah diriku lagi? apa yang sebenarnya tengah terjadi? terserahlah, yang terpenting saat ini aku merasa sangat gembira dan bersemangat ;jadi kalian jangan sampai berhenti untuk menghibur diriku ini" ucap Shota sembari tertawa dengan sangat keras lalu secara perlahan sebuah aura berwarna hitam pekat muncul dari tubuh Shota.
Aura berwarna hitam itu semakin lama semakin terlihat dengan jelas lalu secara perlahan mulai menyelimuti tubuh Shota yang di mulai dari kedua bilah pedangnya itu lalu secara samar-samar muncul sebuah lambang yang berbentuk seperti sebuah pedang dan matahari tetapi memiliki ukiran yang sangat unik, sontak ketiga iblis itu menjadi sangat terkejut ketika melihat kemampuan Shota itu bahkan mereka sampai-sampai menjadi sangat gemetaran ketika melihat dirinya itu tetapi di saat yang bersamaan muncul 5 ekor jenis monster yang sangat besar dan ganas serta seorang monster dari ras vampir dengan pangkat seorang viscount.
__ADS_1
Vampir itu sambil tersenyum langsung memberikan perintah kepada ke-5 monster miliknya itu untuk menyerang Shota tetapi sayangnya tanpa ia sadari Shota telah memenggal seluruh kepala dari semua monster milik vampir itu bahkan saat ini Shota tengah menuju ke arah vampir tersebut. Vampir itu langsung menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat bahkan saat dirinya langsung menjadi sangat ketakutan ketika melihat kekuatan dan kemampuan yang di miliki oleh Shota yang jauh melebihi apa yang di bayangkan olehnya, sementara itu Shota hanya tertawa lalu tanpa sedikitpun saja basa-basi ia langsung memenggal kepala vampir tersebut.
Ke-3 iblis itu menjadi sangat tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat saat ini bahkan mereka sangat-sangat sulit untuk mempercayai fakta bahwa Shota telah berhasil membunuh 5 ekor monster yang sangat kuat dengan begitu mudahnya bahkan sampai dapat membunuh seorang vampir yang sangat terkenal dengan keabadian dan regenerasi miliknya yang membuatnya menjadi salah satu ras iblis yang paling sulit untuk di bunuh tetapi di hadapan Shota semua itu seperti bukan apa-apa. "Haaa... sangat mengecewakan! ku kira vampir ini adalah lawan yang tangguh tetapi sayangnya ia adalah lawan yang sangat lemah. hahahaha.... baiklah, sekarang saatnya bersenang-senang dan membunuh kalian bertiga lalu aku akan menjadikan kalian bertiga sebagai koleksi milikku" ucap Shota sembari tertawa keras dan menatap ke-3 ras iblis tersebut.
Seluruh tubuh vampir dan ke-5 monster yang sebelumnya telah di bunuh oleh Shota itu semuanya langsung menghilang menjadi sebuah pecahan cahaya berwarna hitam pekat lalu secara perlahan mulai masuk ke dalam tubuh Shota yang membuat aura berwarna hitam pekat yang ada pada kedua bilah pedang miliknya itu semakin pekat dan tajam, ke-3 ras iblis itu langsung menjadi bertambah sangat ketakutan setelah melihat hal aneh tersebut bahkan saat ini aura yang di pancarkan oleh Shota semakin menakutkan dan mencekam bahkan saat ini semua orang yang ada di sana malah jauh lebih takut kepada Shota daripada ke-3 ras iblis tersebut.
Ke-3 ras iblis itu merasa sangat kebingungan dengan apa yang di katakan oleh Shota dan alasan kenapa Shota bisa sampai tertawa lepas begitu bahkan mereka sama sekali tak mengerti berasal dari mana kekuatan miliknya itu dan kenapa bisa ada aura yang sangat mengerikan muncul keluar dari dalam tubuhnya dan menyelimuti dirinya tetapi satu hal yang mereka pahami yaitu tentang fakta kalau mereka akan mati hari ini di tangan Shota. Mereka ber-3 secara perlahan mulai memejamkan mata mereka dan mempersiapkan hati dan jiwa mereka untuk menerima kematian mereka dengan lapang dada dan ketika mereka bertiga telah mempersiapkan hati dan jiwa mereka, secara tiba-tiba suara benturan dari dua bilah senjata langsung terdengar dan secara tiba-tiba mereka bertiga di dorong oleh seseorang untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh Shota dan menyelamatkan mereka.
Shota langsung memiringkan kepalanya ketika melihat kalau salah satu pedang miliknya saat ini dapat di tahan oleh seseorang tetapi sayangnya semua itu tak bertahan lama, senjata milik orang misterius itu langsung hancur berkeping-keping ketika pedang milik Shota yang satunya lagi menghantam senjata milik orang itu. Dua orang misterius itu adalah tangan kanan dari seorang penguasa yang kini tengah memimpin kota ikan mas suci dan kekuatan yang mereka miliki tak bisa di ragukan lagi karena mereka merupakan orang kepercayaan dari pemimpin kota ikan mas suci, "Hmm.... sepertinya aku kedatangan satu lagi tamu yang sangat menarik? bagaimana, apa kalian mau menemaniku bermain sebentar?" ucap Shota sembari tertawa dengan sangat keras.
__ADS_1
"Hei... hei... hei... apa kau benar-benar seorang manusia? cobalah liat dirimu saat ini, apakah terlihat masih seperti seorang manusia? semua orang yang ada di sini semuanya menjadi sangat ketakutan lo melihatmu yang seperti ini" ucap salah seorang dari tangan kanan pemimpin kota ikan mas suci bernama michel.
"Entahlah, Mungkin ku rasa saat ini orang ini tengah di kendalikan oleh kegelapan yang ada di sini atau kegelapan yang tersembunyi di dalam hatinya. mending kita segera sampaikan pedang dari bos dan pergi dari sini, bisa merepotkan jika harus melawan orang ini" ucap salah seorang dari tangan kanan pemimpin kota ikan mas suci bernama William.
"Ya sudahlah kalau begitu, Lebih baik kita pergi sekarang saja tetapi sebelum itu lebih baik kita segel saja dulu pergerakannya, jika tidak ku rasa dia bakalan datang dan mencoba untuk menyerang kita. lagian pedang di tangannya dan benda berwarna hitam itu sepertinya sangat berbahaya"
"Baiklah, aku mengerti!"
William dan Michel langsung merapalkan sebuah mantra sihir sembari terus mencoba untuk menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh Shota dan seketika mereka selesai merapalkan mantra sihir tersebut, secara tiba-tiba seluruh tubuh Shota menjadi mati rasa dan tak bisa di gerakan walau hanya sesaat saja. Setelah seluruh tubuh Shota membeku dan tak bisa bergerak, secara tiba-tiba serigala hitam yang sebelumnya menjadi incaran Shota untuk di jadikan pion miliknya secara tiba-tiba muncul lagi dan langsung mengatakan kepada Shota agar ia datang ke kastil yang berada di tengah-tengah kota ikan mas suci jika dirinya mempunyai nyali dan masih ingin terus melanjutkan penelitiannya.
__ADS_1