The Heaven

The Heaven
SEASON 2 CH 48. REUNI


__ADS_3

Shota menjadi sangat terkejut ketika melihat kemunculan dari seekor monster yang memiliki bentuk yang sangat besar dan aneh sekaligus sangat mengerikan, monster itu memiliki ukuran hampir sebesar sebuah rumah yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tetapi yang jauh lebih aneh sekaligus mengerikan adalah bahwa monster itu memiliki bentuk dari berbagai jenis monster. Monster itu memiliki bentuk kepala yang menyamai seekor singa lalu memiliki tempurung kura kura, tiga ekor yang memiliki kepala di setiap ujungnya yang memiliki bentuk menyerupai kepala ular, memiliki 2 capit besar memiliki 4 pasang kaki yang terdiri dari kaki depan kudan dan kaki belakang gajah dan terdapat sepasang sayap kelalawar di tubuh monster aneh itu, tetapi yang lebih membuat Shota menjadi sangat terkejut adalah level dan status yang di miliki oleh monster tersebut.


OBORO (LEGENDARIS)


LEVEL : 500


Shota menjadi sangat terkejut ketika yang dapat ia lihat dari status dari monster legendaris oboro hanyalah nama dan level dari monster itu dan selebihnya tak ada yang bisa Shota lihat atupun ketahui tentang monster legendaris tersebut, “Ohh... sialan! Kenapa hari ini aku begitu sial? Haa.... sepertinya jika aku berteriak sekalipun tak kan ada pemain yang datang menolong. Haa.. merepotkan” ucap Shota sambil menghela nafas dalam sambil pasrah melihat ke arah monster tingkat legendaris oboro.

__ADS_1


Shota langsung memberikan perintah kepada seluruh familiarnya untuk mengalihkan perhatian dari monster legendaris oboro sementara dirinya mencoba untuk mencari jalan keluar untuk keluar dari situasi yang sangat berbahaya tersebut, “Roarrr” mosnter legendaris oboro langsung mearuang sekuat tenaga sambil menembakan sesuatu dari dalam mulutnya yang menyerupai sebuah laser dan langsung meledakkan dan memotong apapun yang terkena serangan tersebut bahkan langsung memotong tubuh dari ke lima familiar Shota bahkan hampir saja memotong tubuh Shota menjadi dua bagian jika ia telat sedikit saja untuk menghindari serangan tersebut. “What the f**k, apa apaan dengan monster gila ini? Lebih baik aku segera memanggil keluar para pangeran nerakaaa.....” tepat di saat Shota berniat untuk mensummon ke 7 pangeran neraka secara tiba tiba ke tiga ekor kepala ular itu langsung menggigit tubuh Shota yang seketika itu juga langsung membuat hp Shota turun ke angka 0.


“Haa.. sial!” ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan secara perlahan mulai menghilang menjadi pecahan cahaya.


Setelah beberapa hari tak dapat log in karena mendapat hukuman karena mati, Shota akhirnya dapat log in kembali setelah menunggu cukup lama dan setelah ia log in kembali ke dalam permainan the heaven, Shota menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat kesal dan marah ketika melihat kalau level miliknya turun sebanyak 29 level dari yang awalnya berlevel 160 menjadi 131 tetapi ada satu hal yang membuat Shota sedikit khawatir yaitu tentang keadaan veronica. Shota langsung terbang dengan kecepatan cahaya dan langsung menuju ke arah villa gascor untuk memastikan ke adaan verinonica dan betapa terkejutnya dirinya ketika melihat kalau saat ini veronica tengah bertarung melawan sekitar 20 orang pemain normal, Shota yang melihat hal tersebut menjadi sedikit terkejut sekaligus menjadi kebingungan dengan apa yang saat ini tengah ia lihat dan hanya terus mengamati.


“Siapa kau? Lebih baik kau pergi, jangan ikut campur dengan urusan orang lain” ucap salah serorang pemain yang ada di sana sambil mengacungkan senjata yang ia miliki ke arah Shota. Shota yang melihat kalau ada seorang pemain yang saat ini tengah mengancam dirinya dan bahkan sampai mengacungkan senjata miliknya ke arah dirinya hanya bisa tersenyum dan langsung mengatakan kalau lebih baik mereka segera pergi dan melupakan apa yang telah terjadi dan melupakan segala hal yang mereka lihat saat ini.

__ADS_1


Seluruh pemain yang ada di sana langsung menjadi sangat marah ketika mendengar perkataan dan sikap Shota yang mereka anggap sangat menjengkelkan dan sombong bahkan meremehkan mereka, karena marah mereka semua langsung menyerang Shota menggunakan senjata dan tahnik terkuat mereka tetapi tepat sebelum senjata dan skik mereka mengenai Shota, Shota telah terlebih dahulu membunuh mereka semua. Semua pemain yang melihat kalau hp mereka telah turun ke angka 0 dan secara perlahan tubuh mereka mulai menghilang menjadi pecahan cahaya hanya bisa menatap diri mereka sendiri dengan ekpresi bingung tanpa bisa berkata kata dan secara perlahan tubuh mereka semua menghilang menjadi pecahan cahaya, sementara itu Shota sambil tersenyum secara perlahan mulai memungut semua item yang di jatuhkan oleh para pemain itu tegapi betapa terkejutnya dirinya ketika melihat kalau sebuah pedang panjang secara tiba tiba dari arah belakang telah menembus tubuhnya tepat sesaat sebelum Shota mengambil item yang di jatuhkan oleh para pemain yang telah ia bunuh.


“Argh” Shota menjadi sangat terkejut ketika melihat kalau yang telah menusuk dirinya adalah veronica dan menanyakan alasan kenapa veronica sampai membunuh dirinya dengan ekpresi terkejut, sementara itu veronica sambil tertawa hanya mengatakan kalau ia melakukan itu karena membunuh adalah pekerjaan sekaligus hobinya dan langsung mencabut pedang panjang miliknya dari tubuh Shota. “Selamat tinggal” ucap veronica sambil tersenyum dan langsung mengayunkan pedang panjang miliknya ke arah Shota dan bahkan sampai membelah tubuh Shota menjadi dua bagian.


Veronica hanya tertawa ketika melihat kematian Shota dan ketika melihat tubuh Shota yang secara perlahan menghilang menjadi pecahan cahaya sambil secara perlahan mulai memungut setiap item yang di jatuhkan oleh para pemain tetapi betapa terkejutnya dirinya ketika mengetahui kalau secara tiba tiba hpnya malah telah turun ke angka 0 dan pandangnya secara tiba tiba langsung menjadi gelap. “Haa.... dasar wanita yang merepotkan! Jadi untuk apa sih pengorbananku sebelumnya? Padahal dia terlihat seperti tengah sangat membutuhkan pertolongan, aahh terserahlah. Yang penting sekarang aku telah selesai mengurus urusanku. Lebih baik sekarang aku harus mencari cara agar tak lagi terjebak dan mencari cara untuk menjadi jauh lebih kuat dari sekarang. Keluarlah, seiryu” ucap Shota sambil tersenyum dan memanggil keluar salah satu familiar miliknya.


Di saat Shota tengah terbang di langit bersama dengan seiryu, ia sedikit di kejutkan ketika melihat sebuah party yang di dalam parti itu terdapat dua orang pemain yang ia kenal yang saat ini tengah di kepung oleh para pk dengan jumlah sekitar 30 pk dengan level di atas 200, ketika melihat hal tersebut Shota tak langsung bertindak melainkan dirinya hanya terus mengamati pergerakan mereka dari udara. “Jangan panik, kaisel, ruga, nina, tsukuyomi gunakan formasi a. Jangan biarkan mereka mendekat” ucap yui sambil mengatur posisi untuk bertahan.

__ADS_1


“Yokai!” mereka langsung membentuk sebuah formasi bertahan seketika setelah mendengar perintah dari yui, sementara itu Shota yang melihat hal tersebut dari udara hanya bisa tersenyum dan sedikit kagum ketika melihat kalau yui dan tsukuyomi serta guild snow wolf saat ini telah berkempang dengan cukup pesat. Yui dan anggota partynya terus menerus mencoba bertahan dari setiap serangan yang di lancarkan oleh para pk tersebut dan mencoba untuk bertahan dari kepungan mereka dan ketika mereka telah terdesak dan hp mereka semua telah mencapai angka kritis, Shota sambil tersenyum langsung melemparkan beberapa potion ke arah mereka dan di saat yang bersamaan langsung melompat dari tubuh seiryu dan tengah terjun bebas dari ketinggian. “Wind Counter, Fire slash, Fire weapon” ucap Shota sambil tersenyum dan menggunakan skil miliknya.


__ADS_2