
"Perkenalkan nama ku adalah Shota seroang solo player dan rasku adalah kaisar dewa iblis, salam kenal" ucap Shota sambil memberikan salam kepada monster gahena dan lalu langsung menyerang lawannya secara bertubi tubi menggunakan kecepatan cahaya. Monster gahena menjadi sangat terkejut seketika menerima serangan yang di lancarkan oleh Shota dan seketika mendengar perkataan darinya yang mengatakan kalau dirinya adalah seorang dari ras kaisar dewa iblis, monster gahena pada awalnya memang sangat terkejut dan tak bisa menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh Shota tetapi setelah selang beberapa waktu ketenangannya pun kembali dan dapat menahan dan menangkis setiap serangan yang di lancarkan oleh Shota walaupun dengan sedikit tekanan.
Shota tak lagi menjadi heran seketika melihat kalau monster gahena dapat menahan serangan yang ia lancarkan malahan Shota menjadi sangat senang karena serangan yang ia lancarkan dapat di tahan oleh monster gahena karena jika tak begitu maka akan terasa menjadi sangat membosankan. Shota langsung mundur cukup jauh seketika melihat kalau monster gahena dapat menahan serangan yang ia lancarkan dan sambil tertawa Shota langsung mengatakan kalau dirinya akan mulai lebih serius dari sekarang dan juga menyuruh monster gahena untuk lebih serius serta mengerahkan seluruh kemampuan yang ia miliki untuk bertarung melawan dirinya agar terasa menyenangkan.
Monster gahena menjadi sedikit kesal seketika mendengar perkataan Shota tetapi di sisi lain dirinya juga menjadi sedikit khawatir seketika mengetahui kalau sebenarnya Shota sejak awal hingga saat ini belum juga mengerahkan seluruh kekuatan miliknya, "Jangan sombong dulu wahai dirimu manusia yang telah mengaku ngaku sebagai ras agung dari klan iblis. lihat saja aku akan memberikanmu sebuah pelajaran yang tak akan pernah bisa kau lupakan" ucap monster gahena dan langsung menggunakan sebuah kemampuan terkuat miliknya.
Shota menjadi terkejut seketika mendengar perkataan dari monster gahena, "hmm.. menarik, mari kita lihat apa yang dapat kau lakukan padaku. fate-determining weapon bentuk ke-3, light spears" ucap Shota sambil mengubah senjata miliknya ke bentuk ke-3 dari 7 bentuk perubahan yang di miliki oleh senjata suci fate-determining weapon. Shota dan monster gahena menjadi sangat terkejut seketika melihat perubahan bentuk dari senjata miliknya yang memiliki bentuk yang sangat sangat aneh yaitu memiliki bentuk seperti sebuah tombak clasik tetapi murni tercipta dari sebuah cahaya berwarna hitam pekat yang terus memancarkan cahayanya.
__ADS_1
Di saat Shota tengah sibuk dan fokus memperhatikan perubahan senjata miliknya yang menjadi sangat aneh dan di saat yang bersamaan tanpa di sadari oleh Shota, monster gahena telah melancarkan serangan ke arah Shota dan telah selesai mengaktifkan skil miliknya yang membuat seluruh area yang ada di sekitarnya menjadi sebuah racun yang terus menerus secara perlahan terus melebar. Shota yang merasakan akan datangnya bahaya yang datang mendekati dirinya langsung menggengam tombak miliknya dan menahan setiap serangan yang di lancarkan oleh monster gahena dan memotong serangan terakhir yang di lancarkan oleh monster gahena, monster gahena hanya tersenyum seketika melihat kalau seluruh serangan yang ia lancarkan telah di tahan oleh Shota karena semua itu telah ada dalam rencana dan perkiraannya dan terus menerus melancarkan serangan ke arah Shota secara bertubi tubi dengan tujuan untuk mengulur waktu.
Sementara itu Shota menjadi sedikit terkejut seketika melihat kalau tak ada sedikpun goresan ataupun bekas racun yang menempel pada senjata miliknya padahal sebelumnya senjata suci miliknya sampai hancur karena efek korosit dari racun milik monster gahena tetapi sekarang jangankan untuk menghancurkan senjata miliknya bahkan untuk membuat sebuah goresan pun tak bisa, "Cih, merepotkan" ucap Shota yang melihat banyaknya serangan yang datang mengarah pada dirinya yang memiliki jumlah yang sangat banyak yang di lancarkan oleh monster gahena.
Shota yang melihat hal tersebut mencoba untuk menggunakan sebuah kemampuan yang ia gunakan pada senjata sebelumnya yaitu wind counters tetapi kali ini menggunakan sebuah tombak dan bukannya sebuah pedang, Shota sambil terus menerus menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh monster gahena langsung mencoba untuk menggunakan skil wind counters menggunakan sebuah tombak. Pada percobaan kali pertama Shota gagal melakukan serangan tersebut dan bahkan pada percobaan kedua pun dirinya masih saja belum dapat mengaktifkan skil wind counters dengan menggunakan senjata tombak tetapi pada percobaan ketiga Shota berhasil melakukan serangan kepada monster gahena tetapi betapa terkejutnya dirinya ketika melihat kalau yang keluar bukanlah sebuah serangan yang memiliki elemnt angin melain serangan yang memiliki atribut dengan element yang sama pada senjata miliknya yaitu sihir dengan element cahaya kegelapan.
Monster gahena menjadi sangat terkejut dan menjadi bertambah sangat khawatir serta waspada kepada Shota setelah melihat seberapa bahayanya serangan yang di lancarkan oleh Shota yang bahkan dapat langsung memberikan dirinya sebuah luka fatal yang sangat berarti bagi dirinya, Shota yang melihat kalau monster gahena dengan cepat dan ekpresi waspada seakan akan ia sangat takut pada serangan yang di lancarkan oleh dirinya langsung menyadari kalau ada hal yang aneh pada monster gahena dan merasa kalau serangan yang ia lancarkan sebelumnya akan sangat efektif untuk melawan monster gahena yang sangat sulit untuk di kalahkan.
__ADS_1
"Hei, kali ini aku akan melancarkan sebuah serangan yang cukup merepotkan. jadi tolong bertahanlah dengan sekuat tenaga. element cahaya kegelapan, nada kematian. element cahaya kegelapan, cahaya bintang keputus asaan. wind counter, fire ball, flame lotus, fire arrow, fire weapon" ucap Shota sambil langsung mengaktifkan skil miliknya miliknya yang telah siap untuk di gunakan. Setelah Shota mengatifkan seluruh skil yang telah dapat ia gunakan, puluhan meteor jatuh dan beberapa malaikat yang sangat mengerikan muncul serta seluruh kemampuan yang memiliki elemt api langsung berubah menjadi api hitam yang sangat panas yang dapat membakar apapun yang ia sentuh.
Shota yang melihat hal tersebut menjadi sangat senang dan langsung tersenyum karena semua yang saat ini telah terjadi telag sesuai dengan apa yang telah ia perkirakan bahkan jauh lebih baik dari perkiraannya, sementara itu monster gahena yang melihat hal tersebut menjadi sangat terkejut dan langsung menggunakan seluruh racun yang ada di sekitarnya untuk menciptakan sebuah pelindung dan menciptkan sebuah senjata yang memiliki ukuran yang sangat besar untuk menahan dan menghancurkan setiap serangan yang di lancarkan oleh Shota. Puluhan tombak yang memiliki ukuran yang besar yang di ciptakan oleh monster gahena dengan tujuan untuk menghancurkan setiap serangan yang di lancarkan oleh Shota dengan ukuran yang cukup besar dan jumlah yang jauh lebih banyak langsung mengarah pada seluruh malaikat dan seluruh serangan yang tengah mengarah pada dirinya yang sebelumnya telah di tembakkan oleh Shota dan mengarah pada dirinya.
Percikan dan ledakan kembang api kematian yang indah nan mematikan terus menerus terlihat dan terdengar ke seluruh penjuru area selama beberapa menit sampai akhirnya seluruh skil milik kedua pemain telah hancur dan menghilang lalu yang tersisa hanyalah mereka berdua saja, monster gahena dan Shota yang telah bertarung secara sengit dengan waktu yang lama telah menghabiskan seluruh mana milik mereka dan Shota hanya dapat menggunakan satu buah skil lagi yaitu skil penyembuh yang dapat menyembuhkan seluruh mahluk hidup baik itu lawan ataupun kawan dalam jarak lingkup area 30 meter luasnya.
"Sihir penyembuh, element cahaya, air mata naga" ucap Shota sambil langsung mengaktifkan skil penyembuh miliknya untuk memulihkan seluruh hp miliknya dan bahkan hp milik monster gahena.
__ADS_1