
“Sekarang aku paham bagaimana caramu dapat mengalahkan monster itu tetapi satu hal yang masih membuatku menjadi sangat penasaran yaitu tentang siapa anak kecil imut yang ada di sebelahmu itu dan bagaimana caramu bisa bertemu dengannya? Yang sejak tadi terus berada di sampingmu. Apa jangan jangan dia adalah anakmu atau bahkan mungkin anak orang lain yang tengah kau culik?” ucap tsukuyomi sambil menatap wajah Shota dengan ekpresi bingung dan penasaran.
Shota hanya bisa tersenyum seketika mendengar perkataan dari tsukuyomi, “bodoh! Gadis imut yang kau panggil sebagai anak kecil yang imut ini sebenarnya adalah gahena yang sebelumnya telah ku ceritakan kepadamu” ucap Shota sambil tersenyum dan memperkenalkan monster gahena kepada tsukuyomi.
“Hai, salam kenal. Aku adalah calon istri tuan Shota dan kalau saya boleh tau siapakah anda ini” ucap gahena sambil langsung memeluk Shota dengan tujuan untuk menggoda dan memanas manasi tsukuyomi karena ia tau kalau sebenarnya tsukuyomi memendam perasaan suka kepada Shota.
“E-ehhhh!!!!!” tsukuyomi langsung menjadi sangat terkejut seketika mendengar perkataan dari gahena yang mengatakan secara terang terangan kalau dirinya adalah calon istri Shota, Shota pun menjadi sedikit terkejut seketika mendengar perkataan dari gahena tetapi ia hanya bisa tersenyum tanpa mengucapkan sepatah katapun. Sementara itu tsukuyomi yang mendengar perkataan dari gahena langsung menjadi sangat terkejut dan secara spontan langsung menanyakan apakah yang di katakan oleh gahena itu adalah kebenaran atau hanya sebuah kebohongan, Shota yang melihat ekpresi lucu dan polos yang di tunjukan oleh wajah tsukuyomi sambil tersenyum langsung mengiyakan pertanyaan darinya dengan tujuan untuk sedikit menggoda tsukuyomi.
__ADS_1
Wajah tsukuyomi seketika itu juga langsung berubah menjadi sangat sedih dan murung seketika setelah mendengar peryataan dari Shota, Shota yang melihat ekpresi sedih wajah tsukuyomi langsung menjadi tak tega dan langsung mengatakan kalau apa yang ia dan gahena katakan sebelumnya adalah sebuah kebohongan dan hanya candaan untuk sedikit menggoda tsukuyomi. Tsukuyomi seketika itu juga langsung menjadi sangat kesal dan marah seketika mendengar perkataan dari Shota yang mengatakan kalau apa yang mereka katakan sebelumnya hanyalah sebuah kebohongan yang di tujukan untuk menggoda dirinya dan bahkan tsukuyomi langsung mengembungkan kedua pipinya yang menandakan kalau dirinya saat ini tengah marah dan kesal kepada Shota.
Gahena secara spontan langsung tertawa seketika melihat ekpresi yang di tunjukan oleh tsukuyomi dan yang langsung menjadi percaya dengan kata katanya padahal apa yang ia katakan sebelumnya hanyalah sebuah kebohongan yang ia tujukan untuk sedikit menggoda tsukuyomi, “haha... maaf -maaf, kami tadi hanya tengah bercanda. Jangan marah marah lagi ya, nanti cepat tua lo.. bagaimana kalau begini saja, sebagai permintaan maaf dariku, aku akan menraktirmu makan sepuasnya di mana saja yang kau mau” ucap Shota sambil tersenyum dan menatap tsukuyomi.
“Benarkah?” ucap tsukuyomi yang secara tiba tiba langsung merubah ekpresi wajahnya seketika mendengar kalau Shota akan menraktir dirinya makan sepuasnya. Shota mengiyakan pertanyaan dari tsukuyomi dan bahkan langsung menyuruh dirinya untuk segera mengajaknya untuk pergi ke tempat yang di inginkan oleh dirinya, “asik... hei Shota, apakah aku boleh mengajak mereka?” ucap tsukuyomi sambil menatap wajah Shota dan memperlihatkan ekpresi wajah yang sangat polos.
“Mereka? Apa yang kau maksud adalah yui dan beberapa anggota partynya sebelumnya? Kalau itu bisa membuatmu jauh lebih bahagia dan bisa membuat dirimu bisa berhenti untuk marah kepadaku, maka dengan senang hati ku persilahkan saja untuk mengajak mereka semua” ucap Shota sambil tersenyum dan mengelus kepala tsukuyomi.
__ADS_1
Shota menjadi sangat terkejut dan bahkan tak bisa berkata kata di buatnya seketika mendengar perkataan dari gahena dan hanya bisa menatap dirinya yang saat ini tengah berjalan medekati tsukuyomi, “hmm.. ada apa? Kenapa kau hanya diam dan berdiri di sini? Ayo cepat kita pergi ke sana, semuanya sudah menunggu untuk makan bersama” ucap tsukuyomi sambil tersenyum dan menarik salah satu tangan Shota untuk segera pergi ke tempat yang akan mereka tuju.
Shota langsung tersadar dari lamunannya seketika mendengar perkataan dari tsukuyomi dan melihat senyuman manis yang ia tunjukan kepada dirinya dan bahkan sampai langsung melupakan segala masalah yang ada pada dirinya, lalu dalam hati ia langsung berkata pada dirinya sendiri kalau kali ini ia sudah mendapatkan apa yang seharusnya menjadi tujuannya sebelumnya yaitu sebuah kebahagian. Shota masih saja sedikit terikat dengan masa lalunya dan masih saja tak bisa melupakan tentang apa yang telah terjadi pada kehidupannya sebelumnya yang sangat menyakitkan dan sangat menyedihkan tetapi seketika melihat ekpresi dan mendengar perkataan dari tsukuyomi, Shota langsung melupakan semua itu dan langsung berkata kalau semua itu hanyalah sebuah masa lalu.
“Ternyata benar ya kata sebuah pepatah bahwa tak ada gunanya hidup di masa lalu karena itu hanya akan membawa penderitaan dan membawa kehancuran pada kehidupan dan masa depan orang itu sendiri, tetapi jangan sampai melupakan masa lalu, jadikanlah masa lalu sebagai pembelajaran dan sebegai seorang guru agar kedepannya dapat menciptakan masa depan yang jauh lebih indah.” Ucap Shota dalam hati sambil tersenyum dan ikut tsukuyomi dan gahena untuk pergi ke sebuah restoran untuk berpesta dan makan sepuasnya.
“Ada apa? Kenapa kau lama sekali? Bukankah yang menyuruhku untuk bersikap seperti biasanya dan bersikap untuk ceria adalah dirimu dan juga bukankah sebelumnya kau ingin menraktir kami? Lalu kenapa kau hanya berdiri di sana tadi? Apa kau berniat untuk kabur” ucap gahena sambil menatal Shota.
__ADS_1
“Eh.... aku bukan ingin menraktirmu tapi aku hanya ingin menraktir tsukuyomi untuk makan sepuasnya la.. “ tepat sebelum Shota selesai berbicara tsukuyomi langsung menarik salah satu tangan milik Shota dan gahena lalu langsung berlari ke arah tempat yang mereka tengah tuju untuk berpesta. “Haa... merepotkan!” ucal Shota sambil menghela nafas dalam dan berlari bersama dengan tsukuyomi dan gahena untuk pergi ke tempat mereka akan berpesta.
Sementara itu gahena dan tsukuyomi langsung tertawa bahagia seperti telah berteman sejak lama padahal mereka baru saja bertemu hari itulah bahkan baru beberapa jam saja setelah mereka bertemu, tsukuyomi dan gahena telah dapat menjadi teman yang sangat akrab bahkan saat di tengah tengah perjalanan mereka berdua sampai bercerita dan tertawa bersama bahkan sampai melupakan dirinya. Shota yang melihat hal tersebut hanya bisa tersenyum dan terus mengikuti mereka dari belakang dan setelah beberapa menit berlalu akhirnya mereka sampai di sebuah tempat yang cukup mewah dan elegant yang merupakan sebuab restoran yang sangat terkenal di kota hyuko yaitu restoran mata bulan.