
“haa.. dasar gadis aneh” ucap Shota sambil tersenyum ketika melihat tingkah tsukuyomi dan merasa sangat senang karena tsukuyomi mau menemani dirinya untuk menghancurkan serikat pembunuh pedang cahaya.
Petualangan Shota dengan tsukuyomi baru saja di mulai dan kemungkinan besar Shota akan terus menerus bertualang bersama dengan dirinya, sementara itu di sisi lain yui merasa sangat kesal sekaligus menjadi sedikit tenang karena tsukuyomi yang pergi meninggalkan untuk menemani Shota bertualang. “hei ketua! Apa kau tak merasa khawatir dengan nona tsukuyomi yang ikut dengan pria itu?” ucap salah satu anggota dari partynya.
“Khawatir? Untuk apa kau khawatir, lagian tak mungkin dia akan membiarkan tsukuyomi sampai terluka walau hanya sedikit dan juga walaupun sikapnya seperti itu, dia itu sangat peduli kepada tsukuyomi” ucap yui sambil tersenyum dan mengajak mereka untuk kembali ke markas mereka.
Sementara itu di sisi lain Shota masih saja tetap berpura pura tak peduli dengan tsukuyomi dan bahkan jika mereka bertemu dengan monster, dirinya tetap saja berpura pura cuek dan tak peduli bahkan ketika monster itu menyerang tsukuyomi tetapi Shota hanya membiarkan hal tersebut terjadi jika ia anggap monster yang muncul tak akan dapat membahayakan dirinya tetapi seketika ada monster yang ia rasa dapat memberikan damage yang cukup besar pada tsukuyomi, Shota dengan cepat langsung menghabisi monster monster tersebut. Saat mereka tengah berada di perjalanan menuju markas serikat pembunuh pedang cahaya, secara tiba tiba tepat di belakang tsukuyomi muncul 3 ekor monster serigala dengan level yang berada di atas 300 dan dengan cepat ketiga monster serigala itu langsung menyerang tsukuyomi.
__ADS_1
Tsukuyomi yang tak menyadari hal tersebut tetap terus berjalan dengan santai di belakang Shota, sementara itu Shota yang melihat hal tersebut dengan kecepatan cahaya langsung melesat ke arah ketiga monster tersebut dan langsung menahan serangan yang mereka lancarkan. “Ting... Grr... Auuu...” Ketiga monster serigala itu langsung menjadi sangat kesal sekaligus menjadi sangat marah seketika melihat kalau serangan mereka bertiga dapat di tahan oleh Shota, sementara itu tsukuyomi yang melihat hal tersebut langsung menjadi sangat terkejut dan bahkan ia langsung mundur beberapa langkah ketika mengetahui kalau ada 3 ekor monster serigala yang hampir saja membunuh dirinya tetapi di sisi lain tsukuyomi juga menjadi sangat senang dan tak lagi merasa takut ketika melihat kalau Shota saat ini tengah bertarung melawan ketiga monster serigala itu demi melindungi dirinya.
“Haa... dasar monster yang cukup merepotkan! Mereka hanya menjatuhkan item yang tak berguna” ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan secara perlahan mulai melanjutkan perjalan mereka dan tetap berpura pura tak peduli dengan tsukuyomi. Tsukuyomi terus menerus senyam senyum sendiri ketika ia mengingat kalau Shota tadi tengah melindungi dirinya dari serangan monster dan menjadi sangat bahagia, “ada apa? Kenapa dari tadi dirimu senyam senyum sendiri?” ucap Shota dengan ekpresi bingung sekaligus penasaran.
“Hehehe... tak apa, aku hanya senang saja saat mengingat sesuatu yang sangat membahagiakan. Hei tuan Shota, level berapa saat ini dirimu? Dan apakah dirimu selalu berpetualang seorang diri dan apa... apa yang kau lakukan? K-kenapa dirimu memelukku?” ucap tsukuyomi yang langsung tersipu malu seketika Shota memeluk dirinya. Shota yang saat ini tengah memeluk tsukuyomi dengan cepat langsung menggondong dirinya dan tanpa basa basi langsung melompat dan bersembunyi di atas pohon sambil mengamati sekitarnya, tsukuyomi menjadi sangat kebingungan sekaligus penasaran ketika melihat wajah Shota yang saat ini tengah berubah menjadi sangat serius dan menanyakan apa yang saat ini tengah di fikirkan olehnya dan alasan kenapa mereka saat ini berada di atas pohon.
“Tunggu lah di sini sebentar! Ada hal yang harus ku lakukan sebentar” ucap Shota sambil memasang ekpresi dingin dan datar lalu ia menurunkan tsukuyomi di sebuah ranting pohon tempat mereka saat ini tengah singgah.
__ADS_1
“T-tunggu... haa.... ada apa sih? Kenapa sepertinya dia sangat terburu buru dan hal penting apa yang saat ini ingin dia lakukan? Haa.. terserahlah, aku akan coba untuk mengikutinya saja sambil mencoba mencari tahu apa yang saat ini tengah coba ia lakukan” ucap tsukuyomi dengan perasaan sedikit kesal karena di tinggal seorang diri oleh Shota dan langsung mencoba untuk mengikuti Shota.
“Haa... kemana sih perginya dia? Cepat sekali dia menghilang sampai sampai aku kehilangan jejaknya” ucap tsukuyomi dengan ekpresi bingung dan terus menerus mencoba untuk mencari ke beradaan Shota. Saat tsukuyomi tengah melompat dari satu pohon ke pohon lain demi mencari keberadaan Shota, ia di kejutkan seketika mendengar sebuah suara ledakan yang cukup besar yang berasal dari arah tempat yang saat ini tengah dirinya tuju.
Ketika sampai di tempat asal dari suara ledakan yang sebelumnya tsukuyomi dengar, betapa terkejutnya dirinya seketika melihat kalau Shota saat ini tengah bertarung dengan sengit melawan 4 ekor monster serigala dengan level di atas 300 dan 1 ekor monster serigala taring pedang yang memiliki level di atas 400. “Haa... merepotkan. Kenapa bisa ada serigal serigala pengganggu seperti kalian yang datang kemari haa?? Mati saja sana, kalian mengganggu pertarunganku dengan anjing putih ini” ucap Shota sambil tersenyum dan sangat menikmati pertarungannya melawan serigala taring pedang sekaligus di saat yang bersamaan ia juga harus menghadapi monster serigala yang memiliki level di atas 300.
Saat ini tsukuyomi yang tengah berada di sebuah dahan di atas pohon berniat untuk membantu Shota yang saat ini tengah menghadapi beberapa monster yang sangat kuat sekaligus tetapi karena dirinya merasa kalau ada yang aneh dengan pergerakan Shota dan melihat kalau sepertinya Shota tak merasa terpojokkan malahan sepertinya dirinya sangat menikmati pertarungan tersebut, akhirnya tsukuyomi mengurungkan niatnya untuk membantu Shota dan hanya terus mengamati Shota dari atas pohon tempatnya saat ini bersandar tanpa di sadari oleh ke 4 monster serigala itu. Tsukuyomi menjadi sangat terkejut karena Shota dapat dengan mudahnya mengetahui dan menyadari keberaan dirinya bahkan sesaat setelah ia sampai di sana dan langsung memberikan isyarat kepada dirinya untuk segera pergi menjauh karena tempat itu akan menjadi sangat berbahaya sesaat lagi, tsukuyomi menjadi sangat kebingungan sekaligus menjadi tak mengerti apa yang yang di maksud dengan ucapan Shota dan hanya terus menerus mengamati pertarungan mereka.
__ADS_1
Shota hanya bisa menghela nafas dalam seketika melihat sikap tsukuyomi sambil secara perlahan mulai menjauhkan ke 4 monster serigala itu dari tsukuyomi, sementara itu tsukuyomi yang melihat kalau Shota secara perlahan tapi pasti mulai menjauh dari pandangannya dengan cepat langsung berpindah dari satu dahan ke dahan lain untuk melihat pertarungan yang di lakukan oleh Shota dengan ke 4 monster serigala itu. “Haa... dasar gadis bodoh! Sepertinya aku harus segera mengakhiri pertarungan ini, jika tidak takutnya nanti akan terjadi hal yang merepotkan” ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan langsung mengaktifkan skil Fire weapon dan fire ball serta wind counters di saat yang bersamaan.