The Heaven

The Heaven
S2. CH 80. RAJA DARI PARA LIZARD MAN


__ADS_3

"Begitu ya, baguslah. artinya aku akan memiliki total 17 mendali perunggu dan 4 mendali perak. aku ucapkan terimakasih kepada kalian atas semua mendali yang telah kalian bawakan kepadaku dengan susah payah" ucap Shota sambil tersenyum dan dengan kecepatan cahaya langsung menyerang seluruh pemain yang ada di sana.


Seluruh pemain yang ada di sana menjadi sangat terkejut sekaligus langsung menjadi sangat ketakutan seketika melihat kalau Shota secara tiba tiba menghilang dari pandangan mereka padahal sebenarnya Shota hanya bergerak secepat cahaya menggunakan skil yang ia miliki untuk menyerang seluruh pemain yang ada di sana, seluruh pemain yang ada di sana menjadi sangat ketakutan dan menjadi sangat kebingungan karena mereka secara terus menerus di serang tanpa adanya yang mengetahui tentang siapa yang telah menyerang mereka dan melihat kalau secara perlahan dan secara satu persatu seluruh teman teman mereka langsung menghilang menjadi pecahan cahaya karena hp milik mereka telah turun ke bawah angka 0.


"M-monster! s-siapa kah sebenarnya dirimu, tunjukan dirimu dasar pengecut sialan. jangan hanya bisanya menyerang kami secara diam diam" ucap salah seorang pemain yang ada di sana dengan perasaan takut dan khawatir karena secara perlahan jumlah teman temannya mulai berkurang drastis dan hp miliknya secara perlahan mulai menurun karena secara terus menerus menerima serangan yang di lancarkan oleh Shota secara bertubi tubi. Sementara itu Shota hanya bisa tersenyum seketika mendengar perkataan dari pemain tersebut dan langsung menghabisi seluruh teman temannya secara satu persatu tepat di hadapannya tanpa sedikitpun menyentuh pemain tersebut, pemain tersebut menjadi bertambah sangat ketakutan dan bahkan dirinya langsung berniat untuk kabur dan melarikan diri seorang diri dari tempat itu tanpa memperdulikan teman temannya yang saat ini tengah di serang habis habisan oleh Shota tanpa sedikitpun bisa membalas ataupun menghindari serangan yang ia lancarkan.


Shota yang menyadari dan melihat kalau pemain yang sebelumnya sengaja ia sisakan untuk di jadikan sebagai bahan mainan untuk menghilangkan kebosanan yang ada pada dirinya dengan kecepatan cahaya langsung melesat dan tiba tepat di hadapan pemain tersebut dan tanpa basa basi langsung memenggal kepala pemain yang malang tersebut. Pemain tersebut pada awalnya menjadi sangat terkejut seketika melihat kalau Shota saat ini telah berada tepat di hadapannya dan tanpa sadar kalau kepalanya telah terpisah dari tubuhnya, "haa.. apakah itu adalah tubuhku? dan siapa orang yang ada di sebelah tubuhku itu" ucap pemain tersebut sambil secara perlahan mulai menghilang dan hancur menjadi sebuah pecahan cahaya.

__ADS_1


"Haa... terimakasih untuk semua mendali yang telah kalian berikan" ucap Shota sambil tersenyum karena telah mendapatkan banyak sekali mendali dan di saat yang bersamaan langsung menyimpan pedang miliknya ke dalam inventory miliknya lalu secara perlahan langsung melanjutkan perjalanannya untuk pergi ke titik yang ia rasa terdapat sebuah mendali di sana.


Setelah selesai membunuh seluruh pemain yang sebelumnya berniat untuk menghabisi dirinya dan mengambil seluruh mendali milik mereka yang telah terbunuh oleh Shota dengan sangat kejam, Shota langsung kembali melanjutkan perjalanannya ke titik yang telah ia tandai dan sesekali memeriksa keberadaan tsukuyomi dan gahena serta memeriksa di manakah mereka berada agar ia dapat mengetahui keadaan mereka jika saja terjadi sesuatu pada mereka. Setelah berjalan cukup lama akhirnya Shota sampai fi sebuah lembah yang sangat curam, tinggi, dingin dan gelap yang memancarkan sebuah aura yang sangat mengerikan dari dalam lembah tersebut. "Haa... semoga saja tak terjadi hal yang merepotkan di dalam sini kelak" ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan mengambil sebatang rokok dan langsung berjalan masuk ke dalam lembah tersebut.


Sementara itu di sisi lain di saat yang bersamaan di saat Shota baru saja mulai berjalan untuk memasuki lembah yang sangat mengerikan tersebut, tepat di area selatan di sebuah perbukitan yang indah terdapat 3 orang pemain yang saat ini tengah bertarung melawan 2 ekor monster yang sangat besar dan memiliki bentuk yang sangat mengerikan. Kedua monster itu memiliki perawakan yang sangat mengerikan dengan 4 tangan yang masing masing membawa senjata yang berbeda beda dan taring yang sangat besar dan tajam yang memiliki nama orc merah dan orc bukit, kedua monster itu tengah bertarung dengan sangat sengit melawan 3 orang pemain yang memiliki nama niku yang memiliki kelas seorang ranger dan memiliki kelamin perempuan, seorang pemain laki laki bernama bima yang memiliki kelas seorang paladins dan seorang laki laki yang memiliki nama coru yang memiliki kelas seorang sword master.


Sementara itu orc merah dan orc bukit yang melihat hal tersebut langsung tertawa keras dan mengayunkan seluruh senjata mereka sekuat tenaga ke arah niku dan bima dengan tujuan untuk menghabisi mereka. Ketiga pemain itu bertarung cukup sengit melawan orc merah dan orc bukit tetapi akhirnya mereka tetap dapat memenangkan pertarungan yang mereka lakukan dan berhasil mendapatkan 3 buah mendali perak walau hp dan mp mereka telah mencapai titik kritsi di mana membuat mereka akan langsung berakhir seketika bertemu dengan pemain yang berniat untuk melukai dan merebut mendali yang mereka miliki saat ini dan mendali yang baru saja mereka dapatkan.

__ADS_1


Di bagian barat beberapa jam sebelum niku, bima dan coru berhasil mengalahkan orc merah dan orc bukit, seorang pemain solo bernama kailex tengah bertarung habis habisa melawan seekor singa iblis yang memiliki level yang cukup tinggi dan memiliki penamilan yang sangat mengerikan. Kailex dengan pedang besar miliknya dengan kecepatan tinggi langsung berlari ke arah monster singa iblis dan berniat untuk langsung mengakhiri pertarungan tersebut dengan hanya menggunakan satu buah skil dan hanya dalam sekali serang tetapi sayangnya setiap kali kailex mencoba untuk mendekati monster singa iblis, monster singa iblis dengan cepat langsung menyemburkan sebuah api yang sangat panas ke arah kailex yang membuat dirinya kesulitan untuk menghindari serangan tersebut karena saat ini dirinya hanya terfokuskan pada kekuatan dan bukannya pada kecepatan.


"Terimalah seranganku, tebasan pedang pembelah langit" ucap kailex dan langsung mengaktifkan skil miliknya serta langsung menyerang monster singa iblis menggunakan skil terkuat miliknya. Kailex dsn monster singa iblis terus menerus bertarung dengan sekuat tenaga dan berhasil menghasilkan sebuah pertarungan yang sangat sengit yang berlangsung selama beberapa jam yang di akhiri dengan monster singa iblis yang menjadi pemenangnya walau hanya tersisa 10 point hp lagi dan tak lagi memiliki sisa mp walau hanya sedikitpun saja.


Sementara itu di sisi lain Shota yang saat ini telah berjalan memasuki lembah yang sangat mengerikan dan dingin tersebut langsung menjadi sangat waspada dan langsung mengeluarkan senjata suci miliknya yaitu fate-determining weapon dengan bentuk pertama yaitu death gun dan untuk berjaga jaga Shota juga langsung memanggil keluar salu dan suzaku untuk melindungi dan menemani dirinya dan menjadikan suzaku sebagai lampu penerang jalan karena api suzaku yang begitu cerah yang langsung membuat sekitarnya tak lagi menjadi gelap hanya karena berkat kehadiran dari suzaku.


Setelah berjalan cukup lama Shota mulai menjadi sedikit kesal karena setelah berjalan selama itu, dirinya masih saja belum menemukan sesuatu yang sangat menarik ataupun menemukan monster walau hanya seekor pun saja tak ada yang terlihat oleh dirinya. "Haa.. sialan, ada apa sebenarnya dengan lembah ini? apa hanya penampilannya saja yang mengerikan tetapi sedikitpun tak ada sesuatu hal yang menarik kecuali bebatuan dan tanah yang sedikit berlumpur" ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan dengan perasaan sedikit kesal karena dirinya masih saja belum menemukan apapun di sana sejak dari awal ia masuk menjelajah lembah tersebut hingga sampai saat ini.

__ADS_1


Shota yang mengira kalau tak ada apapun di dalam lembah itu kecuali tempat yang sangat membosankan langsung berniat untuk pergi tetapi betapa terkejutnya dirinya seketika melihat kalau dari arah belakang secara perlahan muncul pasukan lizard man yang memiliki jumlah yang sangat banyak yang mencapai ratusan dan mungkin saja bisa mencapai ribuan dan tengah mengarahkan senjata mereka pada Shota seketika melihat keberadaan Shota. "Gluk, matilah aku" ucap Shota sambil menelan ludah.


__ADS_2