The Heaven

The Heaven
dunia yang indah


__ADS_3

"Hancurkan" ucap Shota sambil menyerang serangan yang dilancarkan oleh Ryu.


Ryu menjadi sangat terkejut ketika melihat Shota menggunakan kemampuan yang sama persis seperti yang ia miliki. Tetapi bedanya sihir yang dikeluarkan oleh Shota jauh lebih kuat dan mengerikan daripada milik Ryu, "Jadi begitu ya? Pantas saja kau berani bersikap sombong. Ternyata kemampuanmu itu adalah sebuah kemampuan yang dapat meniru semua skil yang dikeluarkan oleh pemain lain" ucap Ryu.


"Walaupun kau bisa menebaknya dengan benar, tak akan ada yang berubah. Faktanya kau tetap akan kalah" ucap Shota.

__ADS_1


Saat semua skil mereka saling bertabrakan, sebuah hujan es muncul dari udara dan menyebabkan arena pertandingan membeku menjadi sebuah es. Di saat semua orang sedang terkagum melihat keindahan dan keganasan dari skil milik kedua belah pihak, secara cepat Shota langsung bergerak kebelakang Ryu dan langsung menusuk tubuhnya dengan menggunakan ke-sembilan ekor miliknya, yang membuat hp milik Ryu secara cepat turun ke angka 0.


"Akh ... k-kau ... aku pas..., " Tepat sebelum Ryu selesai berbicara, hp milik Ryu telah turun ke angka 0 dan membuat tubuhnya menghilang. Di saat semua orang tengah melihat pemandangan yang sangat langka, secara tiba-tiba Shota langsung memanggil panitia sekaligus juri pertandingan dan mengatakan bahwa pertandingan telah selesai dan pemenangnya adalah dirinya. Panitia itu sedikit terkejut dan menjadi bingung ketika mendengar perkataan Shota dan menanyakan apa yang sebenarnya telah terjadi.


Shota tak menjawab pertanyaan dari juri, dan hanya menyuruh juri tersebut untuk mengumumkan bahwa dialah pemenangnya. Juri tersebut dengan perasaan bingung langsung mengatakan bahwa Shota–lah pemenang dari babak kedua putaran ke-empat. Setelah Shota di umumkan sebagai pemenangnya, ia langsung turun dari arena dan secara perlahan menghilang dan pergi menjauh dari arena. Shota pergi menjauh dari arena bukan karena ia bosan, tetapi karena ada hal yang ingin ia lihat.

__ADS_1


Sementara itu di sisi lain, di saat semua pemain sedang sibuk dengan turnamen, Shota malah kembali ke menara sebelumnya yaitu menara suci. Shota yang baru saja beberapa menit sampai di atas menara suci, yang saat ini dirinya tengah menatap indahnya kota Black Rose sambil mengingat kenangan masalalunya. Shota sedikit terkejut ketika mendengar suara seorang wanita yang memanggilnya, dan wanita itu tak lain adalah Sakura.


"Maaf nona, apakah ada yang kau butuhkan dariku?" ucap Shota sambil terus menatap indahnya pemandangan dari atas menara suci.


Sakura langsung menanyakan tentang siapa Shota sebenarnya, dan kenapa ia bisa mengetahui identitas dirinya. Sakura bahkan menanyakan alasan Shota membantu dirinya, padahal mereka belum pernah bertemu satu kali pun. "Perkenalkan nama saya Shota. Untuk alasan kenapa aku mau membantumu dan mengetahui identitas asli Nona, itu adalah sebuah rahasia yang tak boleh kukatakan pada siapapun" ucap Shota sambil menundukan kepalanya dan memberikan hormat kepada sakura.

__ADS_1


Sakura menjadi sangat terkejut ketika melihat Shota memberikan hormat dan bahkan menundukan kepalanya kepada orang yang baru ia temui. Dalam keaadan terkejut sakura langsung menyuruh Shota untuk mengankat kepalanya dan menanyakan alasan kenapa dirinya memberikan hormat dan bahkan sampai menundukan kepalanya kepada dirinya (Sakura). Setelah mendengar perkataan dari Sakura, Shota langsung mengankat kepalanya dan berbicara dengan santai kepada Sakura. Tetapi Shota tak pernah mau sedikitpun memberikan informasi tentang dirinya.


Setelah berbincang cukup lama dan semua kontestan telah selesai bertarung, Shota langsung menyuruh sakura untuk mengangkat kedua tanganya. Sakura dengan perasaan bingung mengangkat kedua tanganya. Setelah sakura mengangkat kedua tangannya, Shota langsung merangkul tubuh sakura dan dengan cepat langsung melompat dari atas menara suci. Sakura langsung berteriak ketakutan sekaligus terkejut ketika mengetahui kalau dirinya telah terjun bebas dari atas menara suci.


__ADS_2