
"cih, sialan! Mau sampai kapan mereka mau mengejarku? Hei kalian, mau sampai kapan kalian mengejarku? Aku sudah lelah, sialan!" ucap Shota dengan suara lantang sambil terus berlari sekuat tenaga.
"Haa ... berhenti. Kami akan berhenti mengejarmu jika kau mau berhenti untuk berlari dan ada yang ingin kami bicarakan padamu" ucap salah seorang penjaga yang mengejar Shota dan terus berlari sekuat tenaga. Shota menolak untuk berhenti berlari karena ia berfikir kalau dirinya berhenti untuk berlari dan jika ia tertangkap oleh kedua penjaga tersebut dirinya akan langsung di hajar habis-habisan melebih saat ia di hajar di depan restoran Ning.
Shota terus berlari sekuat tenaga agar tak tertangkap oleh kedua penjaga tersebut dan begitupun kedua penjaga itu pun juga berlari sekuat tenaga mereka agar dapat mengejar Shota. "Berhenti, hei tolong berhentilah. Ada yang ingin kami bicarakan kepadamu" ucap salah satu penjaga tersebut.
Shota sambil terus berlari mengatakan kalau ia tak mau berhenti dan tak akan pernah berhenti berlari jika kedua penjaga tersebut tak berhenti untuk mengejar dirinya. Shota terus-menerus bermain kejar-kejaran dengan kedua penjaga tersebut, dan sesekali ia juga mencoba untuk bersembunyi dan mencoba untuk mengecoh kedua penjaga tersebut. Tetapi Shota selalu gagal dalam mengecoh mereka dan di saat Shota mencoba untuk bersembunyi, ia selalu ditemukan oleh kedua penjaga tersebut tetapi Shota selalu dapat meloloskan diri.
__ADS_1
"Ha ... ha ... ha ... sialan! Kali ini bersembunyi di mana dia? Kalau aku mendapatkannya lihat saja akan ku rebus dagingnya dan akan ku sate kulitnya." ucap salah seorang penjaga bernama Meow.
"Ha ... ha ... benar ... ha ... apa kata mu Meow. Lihat saja kalau aku bisa mendapatkanya akan ku cincang dagingnya dan akan ku giling tulangnya untuk ku jadikan sebagai pupuk" ucap salah satu penjaga bernama Punk.
"Ha ... sudahlah, sepertinya dia tak ada di sini. Lebih baik kita cari ke tempat lain" ucap Meow sambil mengajak Punk untuk pergi mencari Shota. Punk menyetujui perkataan dari Meow dan langsung pergi untuk mencari Shota.
Di saat Shota merasa kalau keadaan telah aman dan kedua penjaga sebelumnya yaitu Meow dan Punk telah menjauh dari lokasi persembunyiannya, Shota secara perlahan keluar dari dalam tempat sampah itu dan langsung membersihkan tubuhnya, "Haa ... sialan! Betapa sialnya aku hari ini! Bukan hanya dibtipu tetapi aku juga di hajar dan bahkan dipermalukan di depan banyak orang! lihat saja nanti, aku pasti akan membalas semua perbuatan kalian padaku" ucap Shota sambil mengenggam erat tangannya.
__ADS_1
Shota yang saat ini baru saja keluar dari tempat sampah dan berada di sebuah gang kecil langsung memutuskan untuk segera kembali dan pulang ke rumah. Tetapi sebelum itu, ia masih harus membeli beberapa bahan makanan untuk persiapan sebelum ia login dan berdiam diri di dalam rumah untuk waktu yang cukup lama. Di saat Shota baru saja keluar dari gang kecil tempat ia bersembunyi sebelumnya, secara mengejutkan ia langsung bertemu dengan punk. Shota yang terkejut saat bertemu dengan Punk secara spontan langsung berteriak dan betigupun juga dengan Punk, ia pun ikut berteriak karena ikut terkejut.
"Haa .... Haa ...." Suara teriakan dari Shota dan Punk yang sangat keras membuat semua orang yang melihat mereka menjadi sangat terkejut dan terheran heran bahkan sampai ada beberapa orang yang mengatakan kalau Shota dan punk adalah orang yang sudah tak waras, "P**ak!! hei diam, kenapa kau berteriak seperti sedang melihat setan? Pak**" ucap Shota sambil menampar wajah Punk. Punk menjadi sangat terkejut ketika menerima tamparan dari Shota dan bahkan ia terdiam sejenak. Sementara itu Shota yang secara tak sadar telah menampar Punk menjadi sangat ketakutan dan bahkan wajahnya langsung memucat seketika itu pula.
Punk yang sadar kalau dirinya telah ditampar oleh Shota di hadapan orang banyak langsung menjadi sangat kesal dan bahkan langsung menjadi sangat marah. Sementara itu Shota yang sadar kalau Punk telah menjadi sangat marah langsung menjadi bertambah ketakutan dan bahkan tubuhnya langsung dibanjiri oleh keringat dingin sambil terus memikirkan bagaimana caranya agar dirinya bisa lolos dari punk.
Di saat Punk berniat untuk memukul Shota, Shota secara spontan langsung berteriak kalau dibelakangnya Punk ada mobil besar yang akan menabrak dirinya dan ada sebuah pelangi yang memiliki sepuluh warna tepat di belakang Punk. Punk yang mendengar perkataan dari Shota secara cepat langsung menoleh ke belakang, tetapi Punk tak melihat apapun yang di katakan oleh Shota.
__ADS_1
Di saat Punk tengah lengah, Shota secara cepat langsung menggunakan skil ultimatenya yaitu tendangan seribu tahun kematian, "Ahk ... buk" seketika setelah menerima serangan dari Shota, Punk langsung terjatuh dan lemas tak berdaya karena titik lemahnya di serang olehnya.