
Sebuah monster secara perlahan mulai muncul keluar dari dalam portal tersebut dan seketika ia telah keluar sepenuhnya semua tumbuhan yang ada di sekitarnya langsung membusuk dan tanah yang menjadi pijakkannya langsung menjadi busuk dan beracun, “Gwarghhh” monster itu langsung meraung sekuat tenaga seketika ia baru saja keluar sepenuhnya dari dalam portal tersebut.
Shota menjadi sangat terkejut ketika melihat hal tersebut dan bahkan ia langsung memanggil salah satu dari 7 pangeran neraka yaitu lucifer untuk melindungi dan membawa tsukuyomi pergi sejauh mungkin ke tempat yang aman karena dirinya memiliki firasat buruk bahkan Shota sendiri tak yakin apakah dirinya dapat mengalahkan monster yang sangat mengerikan seperti itu, monster itu memiliki bentuk seperti seekor vegasus tetapi dengan perawakan yang sangat mengerikan dan tubuh di penuhi oleh aura kebencian yang sangat kuat berwarna hitam pekat dan monster itu memiliki level 710 dan memiliki nama gahena.
Monster gahena bukannya tak bisa di kalahkan tetapi karena perbedaan level yang sangat jauh antara Shota dengan monster itu jadi akan sangat sulit bagi Shota untuk mengalahkan monster gahena dan juga sebenarnya monster gahena memiliki satu kelemahan fatal yaitu sebuah batu permata yang berada di kepalanya yang merupakan sumber kebencian dan kekuatan miliknya tetapi Shota tak mengetahui hal tersebut karena ia baru pertama kali bertemu dengan monster seperti gahena. Setelah lucifer muncul dan membawa tsukuyomi pergi ke tempat yang aman, Shota langsung mengaktifkan seluruh skil miliknya secara bersamaan untuk memperlambat dan menghalangi monster gahena agar tak dapat mengejar lucifer yang saat ini tengah membawa tsukuyomi.
Beberapa meteor muncul dan mengarah ke arah monster gahena dan seluruh serangan yang di lancarkan oleh Shota terus menerus mengenai tubuh monster gahena tetapi ada satu hal yang amat sangat aneh yaitu mengapa dari awal monster gahena hanya terdiam tak bergerak dan pasrah menerima seluruh serangan yang di lancarkan oleh Shota tanpa pernah sekalipun untuk menghindari serangan tersebut. Shota menjadi sangat kebingungan, khawatir karena monster gahena hanya terdiam menerima serangan yang ia lancarkan tanpa pernah mengelak sedikitpun seperti sebuah pepatah ketenangan yang mematikan sebelum datangnya badai yang menghancurkan tetapi di saat yang bersamaan di sisi lain Shota juga merasa sangat senang sekaligus merasa sangat lega karena lucifer telah berhasil membawa tsukuyomi pergi menjauh dan saat ini tengah menuju ke tempat yang aman walau dirinya harus menggunakan cara yang sedikit kasar yaitu dengan cara memaksa dirinya.
Shota yang merasakan adanya bahaya yang amat sangat besar dari monster gahena langsung berniat untuk kabur selagi seluruh skil miliknya masih aktif dan terus menerus menyerang monster gahena dan bahkan ketika ke 4 meteor besar milik Shota mengenai dan menimpa monster gahena, monster gahena tetap saja terdiam dan tak mengelak tetapi bahkan setelah tekena begitu banyak serangan dan tertimpa oleh 4 buah meteor di layar Shota masih saja belum muncul sebuah notifikasi tentang kematian dari monster gahena dan hal tersebut semakin membuat Shota merasa sangat khawatir dan tanpa fikir panjang dirinya dengan kecepatan tinggi langsung kabur dan pergi dari area tersebut dengan harapan dan tujuan agar dapat menghindari hal yang sangat merepotkan dan mengerikan.
__ADS_1
Shota yang saat ini telah pergi cukup jauh dari tempatnya monster gahena berada sebelumnya dan merasa kalau dirinya telah aman di sana langsung melihat ke arah belakang untuk mengamati keadaan dan berjaga jaga jika saja ada monster yang mengejar dirinya dari belakang tetapi betapa terkejutnya Shota ketika melihat kalau saat ini tepat di belakangnya sebuah monster yang paling tak di harapkan muncul dan dengan kecepatan tinggi langsung melesat ke arah Shota bahkan kecepatannya jauh lebih unggul di bandingkan dengan Shota padahal Shota saat ini telah menggunakan skil langkah cahaya untuk kabur.
Monster yang saat ini tengah mengejar Shota adalah monster yang sebelumnya ia temui yaitu monster gahena dan betapa terkejutnya Shota ketika melihat kalau hp milik monster gahena hanya berkurang sebanyak 10.000 point hp saja dan bahkan saat ini tubuh milik monster gahena tetap baik baik saja seolah olah tak pernah menerima serangan apapun padahal sebelumnya nyata nyatanya Shota telah menyerang monster gahena dengan seluruh skil terkuat yang ia miliki. Shota menjadi sangat khawatir dan bahkan wajahnya saat ini telah berubah sedikit memucat lalu dengan cepat ia berniat untuk memanggil ke 6 pangeran neraka yang lainnya dan memanggil ware heyna beserta dengan pengembala iblis, tetapi ketika Shota baru saja berniat untuk mensummon ke 6 pangeran neraka dan ware heyna serta pengembala iblis, secara tiba tiba monster gahena telah berada tepat di hadapan Shota dan langsung menyerang Shota menggubakan kibasan ekor miliknya.
Shota menjadi sangat terkejut ketika melihat kalau monster gahena saat ini telah berada tepat di hadapnya dan ketika monster gahena menyerang Shota menggunakan kibasan ekor miliknya, beruntung Shota masih sempat menahan serangan tersebut menggunakan kedua bilah pedang miliknya walau tetap menerima damage yang sangat besar tetapi ada satu hal lagi yang membuat Shota menjadi sangat khawatir dan ketakutan adalah fakta bahwa kedua pedang milik Shota langsung di lumuri oleh sebuah racun yang sangat mematikan bahkan sampai membuat pedang miliknya hampir meleleh tetapi karena pedang miliknya merupakan salah sath senjata suci dan memiliki salah satu keunikan nya tersendiri yaitu semakin sering di gunakan maka senjata suci miliknya akan semakin kuat dan dapat beregenerasi sendiri jika ada bagian senjata yang rusak selama pemilik senjata masih memiliki sisa mp.
Shota langsung berdiri dan berniat untuk kabur dari monster gahena karena perbedaan kekuatan mereka yang terlalu jauh tetapi saat Shota berniat untuk kabur monster gahena selalu saja selangkah lebih cepat dan muncul di hadapannya lalu dengan kecepatan tinggi langsung menyerang dirinya dengan tujuan untuk membunuh Shota, Shota terus menerus mencoba untuk menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh monster gahena tetapi karena perbedaan kekuatan dan kecepatan yang sangat jauh berbeda Shota masih saja tetap terkena dampak dari serangan yang di hasilkan oleh monster gahena.
Shota menjadi sangat kesal ketika mengetahui fakta kalau dirinya saat ini hanya di permainkan oleh monster gahena dan sejak dari awal sampai sekarang monster gahena masih saja belum serius pada dirinya lalu dengan perasaan kesal dan marah, Shota dengan kecepatan cahaya langsung melesat ke arah raja monster gahena dan menyerangnya secara bertubi tubi tetapi monster gahena tak terlau memperdulikan serangan yang di lancarkan oleh Shota dan hanya berdiri diam menatap Shota dengan tatapan meremehkan.
__ADS_1
Shota menjadi semakin marah dan marah karena sejak awal sampai sekarang dirinya masih saja di remehkan dan tak di anggap oleh monster gahena dan hanya menjadi mainannya saja, seandainya Shota tak memikiki kelas dan gelar sebagai seorang kaisar dewa iblis, sudah dapat di pastikan dari sebelumnya Shota telah mati karena keracunan tetapi karena adanya gelar kaisar dewa iblis yang membuat Shota tak akan terkena dampak negatif dari semua jenis serangan bahkan racun sekalipun atau dengan kata lain Shota saat ini kebal terhadap segala jenis racun.
Shota yang melihat kalau serangan yang ia lancarkan hanya menghasilkan damage tak lebih dari 10 point untuk setiap serangan yang ia lancarkan menjadi sangat jengkel dan juga ia lansung mencoba untuk menggunakan skil fire weapon yang seketika itu juga langsung membuat seluruh pedang milik Shota di penuhi dan di selimuti oleh api berwarna merah menyala dan di saat yang bersamaan dengan cepat Shota langsung memanggil seluruh familiar miliknya yang tersisa yaitu ke 6 pangeran neraka dan ware heyna serta pengembala iblis untuk membantu dirinya untuk mengalahkan monster dari dunia lain gahena.
Seketika setelah senjata Shota di selimuti oleh api setiap damage serangan yang di lancarkan oleh Shota meningkat drastis bahkan menjadi 200,280,300,402, dan hingga akhirnya menjadi 500 point damage serangan yang di hasilkan oleh Shota, Shota yang melihat hal tersebut menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat senang dan bahkan ia mulai merasakan adanya secerca harapan untuk dapat mengalahkan monster gahena dan juga saat ini dirinya memiliki teman untuk membantunya melawan monster gahena. Sesaat setelah ke 6 pangeran neraka dan ware heyna serta pengembala iblis muncul, mereka dengan kecepatan tinggi tanpa di perintahkan oleh Shota langsung menyerang monster gahena dan setiap serangan yang mereka hasilkan tak ada yang di bawah 1000 point, Shota menjadi bertambah terkejut ketika melihat hal tersebut dan menjadi sangat senang lalu semangatnya telah kembali lagi seperti sebelumnya dan langsung ikut menyerang monster gahena menggunakan kecepatan cahaya secara bertubi tubi.
Monster gahena yang melihat kalau hp miliknya saat ini berkurang cukup banyak akibat menerima serangan yang di lancarkan oleh seluruh familiar Shota dan di lancarkan oleh Shota menjadi sangat terkejut dan langsung menjadi sangat marah lalu dirinya juga langsung menyerang balik setiap mahluk hidup yang ia lihat tak peduli itu Shota, familiarnya ataupun monster yang muncul di area tersebut. Shota yang melihat kalau monster gahena saat ini telah marah karena serangan yang di lancarkan oleh Shota dan seluruh familiar miliknya yang ada di sana dapat memberikan damage yang cukup berarti kepada monster gahena dan sambil tersenyum Shota bersamaan dengan seluruh familiar miliknya secara terus menerus langsung menyerang monster gahena secara bertubi tubi dengan pola serangan acak dengan tujuan untuk mengelabuhi dan membuat monster gahena menjadi kebingungan untuk memilih dan menyerang tergetnya.
Shota terus menerus menyerang monster gahena dengan pola serangan yang acak dan sesekali ia juga menggunakan setiap skil yang dapat ia gunakan untuk menyerang monster gahena. “Heeeee........ ngungg..... duar” Monster gahena langsung mengeluarkan sebuah skil yang sangat aneh dan ketika ia menggunakan skil tersebut suara dengungan yang sangat memekikan gendang telinga langsung terdengar dan tak lama setelah kemunculan suara dengungan itu, monster gahena langsung menghentakkan kakinya beberapa kali ke tanah dan seketika itu juga tanah tempat mereka berpijak langsung bergetar dan hancur bahkan di penuhi oleh racun yang akan membunuh apapun yang terkena oleh racun yang sangat mematikan tersebut.
__ADS_1
Shota menjadi sangat terkejut ketika melihat kalau tanah tempatnya saat berpijak menjadi bergetar dan bahkan hancur lalu secara perlahan mulai muncul sebuah racun dari dalam tanah yang hancur ataupun retak tersebut dan bahkan hanya percikan dari racun itu saja sudah mengurangi hp Shota sebesar 300 point hp dan jika Shota berendam di dalamnya sudah pasti seketika itu juga Shota pasti akan langsung berubah menjadi tengkorak seketika dirinya keluar dari sana. Shota beserta seluruh familiarnya langsung mundur cukup jauh seketika melihat kemampuan aneh yang di keluarkan oleh monster gahena dan dengan tujuan untuk menghindari kemungkin serangan selanjutnya yang akan di lancarkan oleh monster gahena kepada mereka semua dan setelah mundur cukup jauh Shota mulai mengamati pergerakan dari monster gahena dan di saat yang bersamaan Shota juga langsung menggunakan beberapa kartu kekuatan dan menggunakan skil evolution untuk membuat ware heryan berevolusi menjadi siroa dan pengembala iblis menjadi ryuko dengan tujuan untuk memperkuat kekuatan tempur dari pihak mereka.
“finall attack devils spears, final attack ice spirit (ilu), final attack realise, final attack flame lotus, final attack koto amigami, finall attack black bull” seketika kartu kekuatan itu masuk ke dalam slot yang ada di senjata Shota seketika itu juga nama dari kemampuan mereka terdengar dan di saat yang bersamaan ke 6 pangeran neraka langsung dapat menggunakan kemampuan tersebut. Tetapi bukan hanya ke 6 pangeran neraka saja yang menjadi bertambah kuat akibat menggunakan kartu kekuatan yang di gunakan oleh Shota tetapi juga ryuko dan siroa juga ikut bertambah kuat dan mereka semua berdiri tepat di sebelah Shota dan juga hari telah menjelang malam yang membuat kemampuan Shota menjadi bertambah kuat, “baiklah! Mari kita mulai babak kedua dari pertarungan ini” ucap Shota sambil tersenyum dan menatap ke arah monster gahena dengan tubuh yang telah di selimuti oleh aura berwarna hitam dan seluruh familiarnya kecuali lucifer, suzaku, byako, genbu, seiryu dan dark dragon mereka semua berdiri tepat di sebelah Shota sambil menatap ke arah monster gahena.