
“Cih, sialan! Suzaku menjauh lah sebentar darinya, fate-determining weapon bentuk ke dua twin sword” ucap Shota dan langsung mengubah senjata miliknya ke bentuk kedua yaitu twin sword atau pedang kembar. Setelah mendengar perintah dari Shota, suzaku dengan kecepatan tinggi langsung pergi terbang menjauhi raja vampir raios, sementara itu Shota di saat yang bersamaan dengan cepat langsung mengubah senjata miliknya ke bentuk ke dua yaitu twin sword.
Raja vampir raios yang melihat Shota yang terbang menjauhi dirinya mengira kalau ia berniat untuk kabur dan sambil memasang ekpresi tersenyum raja vampif raios dengan kecepatan tinggi langsung berusaha untuk mengejar Shota, setelah Shota selesai merubah senjata miliknya ke bentuk kedua yaitu twin sword ia langsung memberikan perintah kepada suzaku untuk pergi ke arah raja vampir raios dan menyerang dirinya. “ARGHHH” Setelah mendengar perintah dari Shota, suzaku dengan kecepatan tinggi langsung berbalik arah dan menyelimuti seluruh tubuhnya dengan api berwarna merah menyala yang memiliki suhu panas yang hampir mencapai 900° c dan langsung terbang ke arah raja vampir raios dengan niatan untuk menyerang dan membunuhnya.
Raja vampir raios yang melihat kalau Shota dan burungnya yang berbalik arah dengan niatan untuk menyerang dirinya sambil tersenyum langsung mencoba untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh suzaku tetapi betapa terkejutnya dirinya ketika melihat kalau di jalur lintasan yang di lalui oleh suzaku terdapat api yang berkobar walau hanya beberapa detik saja tetapi itu sudah cukup untuk memberikan damage yang lumayan kepada dirinya. Sementara itu Shota yang melihat hal tersebut bahkan sampai ikut terkejut di buatnya setelah melihat kemampuan yang di keluarkan oleh suzaku, pasalnya Shota tak sekalipun melihat suzaku menggunakan ataupun mengeluarkan tehnik tersebut bahkan Shota sampai berfikir kalau tehnik yang di keluarkan oleh suzaku merupakan skil baru yang ia dapatkan.
“ARGHHH” Sementara itu suzaku terus menerus terbang mengejar raja vampir raios dengan seluruh tubuh di penuhi oleh api yang sangat panas, “Sialan! Hewan aneh apaan itu? Apa mungkin itu memang hewan mitos yang telah lama punah? Mustahil” ucap raja vampir raios sambil terus terbang menjauh dan berniat untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh suzaku.
Sementara itu Shota yang melihat hal tersebut menjadi sangat senang sekaligus sedikit kesal, Shota merasa sangat senang karena kemampuan dan kekuatan dari salah satu familiar miliknya yaitu suzaku telah bertambah kuat dan bahkan sampai membuat seorang raja vampir yang terkenal dengan kemampuan regenerasinya yang tak bisa di remehkan sampai di buat waspada karena kemapuan yang di miliki dan di keluarkan oleh suzaku. Akan tetapi yang membuat Shota menjadi sangat kesal adalah jika yang mengalahkan dan membunuh raja vampir raios adalah suzaku, bagaimana dirinya bisa berkembang dan menjadi lebih kuat karena ia selalu di bantu dan di lindungi oleh seluruh familiar miliknya dan setelah berfikir cukup lama akhirnya Shota memutuskan bahwa dirinya lah yang harus membunuh raja vampir raios dengan kedua tangannya sendiri karena jjka tidak ia pasti akan merasa sangat menyesal dan tak akan pernah bisa berkembang di masa depan kelak bahkan tak akan pernah dapat mengalahkan pria misterius yang sebelumnya telah beberapa kali mengalahkan dirinya.
“Suzaku berhentilah menyeranglah, kembali” ucap Shota sambil memberikan perintah kepada suzaku untuk berhenti menyerang raja vampir raios dan menyuruh seluruh familiarnya untuk kembali. Setelah mendengar perintah dari Shota suzaku langsung berhenti dan seketika itu juga ia langsung menghilang secara perlahan di udara bersamaan dengan ke 4 familiar Shota lainya, “t-tunggu sebentar! J-jika kau ingin menghilanh tolong turunkan aku ke tanah sialan! Haa.... merepotkan, sepertinya aku harus berteriak? Aaaa............. bedebuk.. “ Ucap Shota yang saat ini jatuh dari ketinggian karena ia tak bisa terbang dan saat suzaku menghilang mereka masih berada di udara. Shota yang saat ini tengah terjatuh dari langit karena suzaku yang menghilang di tengah tengah tempat yang sangat tinggi hanya bisa pasrah dan berteriak sekuat tenaga, sementara itu raja vampir raios yang melihat hal tersebut menjadi sangat terkejut dan bahkan tak bisa berkata kata di buatnya.
__ADS_1
“Aaaaaa... t-tolong....” ucap Shota yang saat ini tengah jatuh bebas dari udara. Raja vampir raios hanya bisa terheran heran melihat tingkah dan kelakuan Shota yang amat sangat bodoh, padahal sebelumnya ia terlihat sangat keren terlebih lagi karena ia memiliki hewan yang sangat kuat tetapi sayangnya karena tingkah konyolnya itu yang membuat dirinya menjadi terlihat bodoh. “BEDEBUK...” Saat Shota terjatuh dan menghantam tanah suaranya bagaikan sebuah durian yang jatuh dari pohonya tetapi yang ini jauh lebih besar dan yang jatuh bukanlah sebuah durian melainkan seeorang player, “Hei, apa kau ini orang bodoh ya? Ataukah kau ini adalah seorang idiot?” ucap raja vampir raios sambil menatap Shota dan menusuk nusuknya menggunakan pedang panjang miliknya tetapi raja iblis raios tak menusuknya dengan kuat hanya saja ia munusuknya untuk melihat apakah Shota masih hidup atau tidak.
“Kyaa.... s-sakit... s-sialan siapa yang berani me... eehhhh!!!!! G-gila apa kau berniat untuk membunuhku? Dasar vampir gila” ucap Shota yang menjadi sangat terkejut sekaligus merasa sangat kesakitan ketika ujung pedang panjang milik raja vampir raios mengenai dan munusuk nusuk tubuh Shota. Raja vampir raios menjadi sangat terkejut ketika Shota secara tiba tiba langsung bangkit sambil berteriak dengan sangat keras yang membuat raja vampir rios menjadi sangat terkejut dan tanpa sadar ia mengayunkan pedang panjang miliknya ke arah kepala Shota yang seketika itu juga hampir membuat kepala Shota terpisah dari tubuhnya, beruntung Shota dapat menghindari serangan yang di lancarkan oleh raja vampir raios kalau tidak dapat di pastikan kalau kepala Shota akan berbicara dengan tubuhnya dan menanyakan kenapa ia bisa terpisah dari tubuhnya.
“Jangan mengagetkan ku seperti itu dasar bodoh! Apa kau berniat untuk membuat jantungku lepas ha?? Dasar bodoh!” ucap raja vampir dengan perasaan kesal dan langsung memukul kepala Shota.
“Kenapa kau memukulku? Apa kau memang berniat untuk membunuhku? Apa dirimu tak merasa kasihan melihat bar hp ku yang hanya tersisa 5% lagi akibat ulahmu” ucap Shota sambil mengelus ngelus kepalanya yang di pukul oleh raja vampir raios.
“Salahku? Apa otakmu ini memang tak berfungsi lagi ya? Jelas jelas kau sendiri yang bodoh karena jatuh dari atas langit” ucap raja vampir raios dan sekali lagi memukul kepala Shota yang sekarang muncul beberapa benjolan di atas kepalanya.
“Dasar bodoh! “ ucap raja vampir raios.
__ADS_1
“Hahaha.... Hei raios, apa aku boleh menanyakan satu hal padamu?” ucap Shota sambil menatap raios dengan ekpresi kebingungan.
“Siapa yang kau panggil sebagai raios dasar bodoh! Jangan sok akrab dengan dengan dan yang lebih penting lagi, jangan sentuh aku, aku jijik” ucap raja vampir sambil mengeluarkan ekpresi yang aneh.
“Hei apa kau ini bodoh ya? Bukankah namamu memang raios ya? Dan lagi apa apaan ekpresi dan suara mu yang aneh itu? Kau membuatku takut” ucap Shota sambil memasang ekpresi heran sekaligus merinding ketika melihat tingkah dari raja iblis raios.
“Oh, iya ya! Hahahaha... silahkan saja kau bertanya dasar idiot” ucap raja iblis raios sambil tertawa dan memasang ekpresi wajah polos dirinya langsung memukul kepala Shota.
“Haa.. dasa orang gila” ucap Shota sambip sedikit mumoncongkan bibirnya.
“Haa.. apa kau bilang?” ucap raja vampir raios sambil mengeluarkan aura yang cukup mengerikan.
__ADS_1
“aku tak bilang apa apa kok, oh iya! Kenapa kau bisa bertahan dan bahkan bisa bergerak dengan sangat leluasa? Padahal kan saat ini masih siang hari? Bukankah ras vampir tak bisa bertahan di cuaca panas ataupun terkena sinar matahari secara langsung ya?” ucap Shota dengan ekpresi bingung sekaligus penasaran.
“Apa kau yakin benar benar ingin mengetahuinya?” ucap raja vampir dengan ekpresi serius.