
"Bunuh! akan ku bunuh kalian!" ucap salamander dengan di penuhi oleh rasa kebencian dan dengan kecepatan tinggi langsung melesat ke arah ketiga monster laba laba itu. Salamander yang saat ini tengah di kendalikan sepenuhnya oleh rasa kebencian secara membabi buta dan tanpa pandang bulu langsung menyerang ketiga monster laba laba itu dengan kecepatan yang santa tinggi bahkan saking cepatnya salamander, ketiga monster laba laba itu tak ada yang dapat melihat kecepatan pergerakan salamander bahkan bayangannya pun tak ada yang ada hanya lah pancaran kilatan petir yang menyambar ke segala arah.
"Tang... ting.... slash... duar!!" suara ledakan yang terdengar akibat serangan ketiga monster laba laba itu yang mencoba untuk menyerang salamander yang bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi dan suara lantunan ayunan tombak dewa petir milik salamander terus menerus terdengar seketika berbenturan dengan kulit keras dari ketiga monster laba laba itu. Salamander saat ini hanya sanggup untuk untuk memberikan damage serangan tak lebih dari 200 point dan hanya dapat memberikan sedikit goresan luka kecil kepada seluruh monster laba laba itu karena kulit nya yang terlalu keras sehingga ujung tombak milik salamander tak dapat menembusnya walaupun udah ia lapisi dengan petir api yang sangat tajam dan panas.
Salamander terhenti sejenak ketika melihat kalau ketiga monster itu hanya kehilangan sedikit dari hp nya tanpa ada luka yang berarti di tubuh mereka, salamander sambil menatap mereka dengan tatapan penuh kebencian dan hasrat yang kuat untuk membunuh langsung tersenyum lalu secara perlahan seluruh aura atau benda berwarna hitam pekat dan merah menyala yang ada di sekitarnya tadi dengan cepat langsung menyatu dengan sempurna ke seluruh tubuhnya bahkan sampai ke senjata miliknya itu. Seluruh tubuh salamander saat ini sepenuhnya telah terselimuti oleh aura berwarna hitam pekat dan merah menyala itu yang membuat penampilannya berubah sepenuhnya dengan 2 buah sayap besar di punggungnya dan dua tanduk besar yang muncul di kepalanya serta sebuah senjata yang telah berubah bentuk menjadi sangat mengerikan seperti sebuah tombak yang tercipta dari sebuah kebencian yang terlihat begitu mengerikan bahkan salamander sendiri saat ini sudah seperti seekor naga yang telah berumur ribuan tahun yang dapat menghancurkan apapun yang ada di hadapannya.
Ketiga monster laba laba itu langsung menjadi sangat terkejut seketika melihat perubahan salamander dan menjadi sedikit ketakutan karena aura mengerikan yang terpancar keluar dari salamander dan senjatanya yang bahkan sampai membuat ketiga monster laba laba itu langsung mundur cukup jauh sambil melancarkan serangan sihir ke arah salamander tetapi kali ini serangan yang mereka lancarkan sedikit berbeda yaitu serangan mereka memiliki bentuk tersendiri seperti serangan laba laba merah yang memiliki bentuk seekor anjing, laba laba hitam memiliki bentuk seekor ular dan laba laba coklat memiliki bentuk seekor badak.
__ADS_1
Ketiga monster laba laba itu karena ketakutan langsung melancarkan salah satu serangan terkuat mereka dengan harapan dapat langsung membunuh salamander dalam satu serangan, ketiga serangan yang di lancarkan oleh ketiga monster laba laba itu dengan kecepatan tinggi langsung melesat ke arah salamander. Sementara itu salamander yang melihat hal tersebut hanya berdiri sambil tertawa lalu sesaat sebelum serangan dari ketiga monster laba laba itu mengenai dirinya secara tiba tiba salamander langsung menghilang entah kemana dan tak lama setelah itu ketiga serangan itu langsung terbelah menjadi dua bagian, ketiga monster laba laba itu yang melihat hal tersebut langsung menjadi sangat terkejut lalu langsung meraung dengan keras sambil mencari keberadaan dari salamander.
"Bunuh! bunuh! bunuh! akan ku bunuh kalian semua... hahahha..." ucap salamander yang saat ini tengah bergerak dengan kecepatan yang super tinggi. Suara salamander saat ini terus menerus bergema ke seluruh gua tersebut yang terdengar sangat mengerikan bahkan sampai sampai membuat ketiga monster laba laba itu langsung menjadi sangat waspada dan menjadi ketakutan bahkan mereka sampai sampai berkumpul dan membentuk formasi bertahan dari ketiga sisi.
Sementara itu saat ini salamander masih saja terus berlari ke sana kemari dan masih saja belum melakukan serangan kepada ketiga monster laba laba itu dan hanya terus menerus memberikan rasa takut yang mencekam kepada ketiga monster laba laba tersebut, sementara itu ketiga monster laba laba itu langsung melancarkan serangan secara membabi buta ke segala arah dengan harapan agar salah satu dari serangan yang nereka lancarkan dapat megenai salamander.
Ketiga monster laba laba itu hanya bisa pasrah sambil terus menerus menerima setiap serangan yang di lancarkan oleh salamander bahkan saat ini setiap serangan yang di lancarkan oleh salamander sanggup untuk memberikan damage serangan lebih dari 400 point dan menembus kulit keras milik ketiga monster laba laba tersebut dan memberikan luka yang lumayan berarti bagi mereka. Salamander sambil tertawa keras dan mengucapkan kata bunuh terus menerus menyerang mereka bertiga secara membabi buta karena saat ini dirinya tengah di kendalikan oleh kebencian, sementara itu ketiga monster laba laba itu masih saja tak bisa menyerang salamander dan bahkan saat ini mereka menjadi sangat kebingungan tentang bagaimana mereka harus bisa bertahan terhadap serangan yang di lancarkan oleh salamander yang bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi.
__ADS_1
Setelah berfikir cukup lama akhirnya ketiga monster laba laba itu menciptakan sebuah dinding yang tercipta dari sihir api, tanah dan racun yang berlapis lapis yang mengelilingi seluruh mereka dan bahkan sampai tak membiarkan adanya celah walau hanya sedikit saja dengan tujuan untuk melindungi diri dari serangan salamander dan untuk memperlambat pergerakannya. Salamander tak memperdulikan hal tersebut ia hanya terus menerus menyerang dan menghancurkan setiap lapisan dinding pelindung yang menghalangi jalannya tanpa memperdulikam keadaan tubuhnya ataupun dirinya sendiri padahal panas api dan efek racun dari dinding api dan racun yang melindungi ketiga monster laba laba itu sangat beref terhadap tubuh salamander bahkan hanya dengan racun itu saja salamander dapat mati dalam beberapa jam tetapi karena saat ini dirinya tengah di kendalikan oleh kebencian tak memperdulikan hal tersebut dan hanya terus menerus menyerang ketiga monster laba laba tersebut.
Setelah salamander melakukan penyerangan selama berjam jam terhadap ketiga monster laba laba tersebut dan ketika hp milik mereka hanya tersisa sekitar 7201 hp lagi, tubuh milik salamander sudah tak dapat lagi menahan efek luka dan racun yang saat ini tengah di derita oleh tubuhnya yang di akibatkan dari pertempuran yang tengah ia lakukan dan efek dari sebuah sihir terlarang yang ia aktifkan secara tak sengaja yang memberikan dirinya sebuah kekuatan yang sangat besar tetapi juga efek yang sangat mengerikan. Sihir terlarang yang di aktifkan oleh salamander secara tak sengaja itu bagaikan pedang bermata dua yang dapat melukai penggunannya sendiri dan karena tubuhnya yang saat ini tak dapat lagi menahan setiap luka yang ia derita, salamander saat ini langsung tak bisa bergerak padahal hanya tinggal sedikit lagi saja ia dapat membunuh ketiga monster laba laba yang telah terluka parah tersebut.
Salamander yang telah hampir membunuh ketiga monster laba laba tersebut langsung terhenti tepat di hadapan monster laba laba hitam dan tak bisa bergerak lagi bagaimana pun ia mencobanya, sementara itu ketiga monster laba laba itu yang melihat kalau saat ini salamander tak lagi dapat bergerak dan hanya berdiri tepat di hadapan mereka sambil terus menatap mereka dengan penuh kebencian dan hasrat yang kuat untuk membunuh dengan seluruh tubuh yang di penuhi oleh luka dan darah langsung bergerak mendekati salamander. Ketiga monster laba laba itu langsung mengepung salamander dan bahkan mereka langsung menyerang salamander menggunakan seluruh kemampuan terkuat mereka selagi memiliki kesempatan tetapi sayangnya di saat mereka melancarkan serangan, salamander secara tiba tiba dapat bergerak kembali bahkan kecepatannya pun tidak berkurang tetapi malah kecepatan miliknya malah meningkat berkali kali lipat.
Tubuh salamander yang saat ini tak lagi sanggup untuk menahan kerusakan yang di derita tubuhnya yang di sebabkan oleh pertarungan sebelumnya dan oleh sihir terlarang miliknya itu akan hancur jika ia masih saja tetap mencoba untuk mengalahkan ketiga monster laba laba itu, salamander yang telah di kendalikan oleh kebencian dengan kecepatan tinggi langsung melesat ke arah ketiga monster laba laba itu dengan niatan untuk membunuh mereka. Sementara itu ketiga monster laba laba yang melihat kedatangan dari salamander langsung mengaktifkan sihir terkuat yang mereka miliki dan meluncurkannya ke arah salamander seketika melihat salamander yang tengah mengarah pada mereka, salamander yang telah sepenuhnya di kendalikan oleh kebencian tak lagi menghindari serangan yang mengarah padanya tetapi malah tetap maju tanpa memperdulikan hal tersebut.
__ADS_1
Di detik detik terakhir sesaat sebelum salamander terkena serangan yang di lancarkan oleh ketiga monster laba laba itu secara tiba tiba muncul seseorang yang dengan mudahnya langsung menghancurkan serangan yang di lancarkan oleh ketiga monster laba laba tersebut dan di saat yang bersamaan juga langsung menghentikan pergerakan salamander. "Haa.... dasar merepotkan! sudah cukup, jika terus di lanjutkan tubuhmu tak akan sanggup menahannya. jadi sebaiknya kau tidur dulu untuk sekarang. dan kalian terimakasih karena telah membantu dirinya berevolusi dan mengaktifkan kemampuan terpendam yang ia miliki dan sebagai ucapan terimakasih dariku, aku akan memberikan kematian yang tak terasa untuk kalian" ucap pemain tersebut yang secara tiba tiba muncul di tengah tengah pertarungan entah dari mana.