The Heaven

The Heaven
BABAK KETIGA 4


__ADS_3

Saat ini semua pemain tengah sibuk bertarung melawan monster Buaya Darat dengan cara dan strategi masing-masing. Ada beberapa daftar nama yang saat ini telah berhasil mengalahkan monster Buaya Darat dan telah menyelesaikan babak ketiga, diantaranya adalah Ryu, Tsukuyomi dan Yui.


Mereka bertiga dengan cepat dan mudah berhasil melewati babak ketiga tanpa halangan sedikitpun. Tetapi, bukan hanya mereka bertiga saja yang berhasil menyelesaikan babak ketiga; Melainkan, kini secara perlahan semua orang mulai berhasil menyelesaikan babak ketiga. Ya, walaupun banyak pemain lain yang juga gugur dalam babak ketiga.


"Haa ... merepotkan! Sebenarnya mahluk apaan sih monster ini? Kenapa bisa berfikir dan berbicara? Aneh!" gerutu Shota dengan ekpresi wajah bingung.


"Wahahahaha ... bagaimana? Apakah aku keren? Aku kuat? Inilah kekuatan yang sesungguhnya dari seekor monster Buaya Darat." gumam monster Buaya Darat sembari terus menyerang teman-temannya.


Shota hanya bisa tersenyum ketika mendengar perkataan dari monster Buaya Darat dan hanya terus membunuh semua monster yang mendekat dan mencoba untuk menyerang dirinya.


"Hei, kenapa dirimu hanya berdiam diri saja? Cepat katakan, apakah aku sudah keren? Dan katakan jika dirimu sudah bahwa aku benar-benar merupakan monster Buaya Darat!" ucap monster Buaya Darat dengan ekpresi sedikit kesal.

__ADS_1


"Haa ... iya, aku sekarang benar-benar percaya. Percaya bahwa, sebenarnya dirimu adalah monster yang paling bodoh dan idiot yang pernah kutemui sebelumnya. Dan satu hal lagi. Terimakasih karena telah membunuh monster-monster lemah tak berguna ini untukku. Dasar Buaya bodoh!" ucap Shota sembari tersenyum lembut.


"A-apa? Kau! Berani-beraninya dirimu menyebutku dengan sebutan bodoh dan idiot! Apa dirimu benar-benar ingin mati ya?" monster Buaya Darat marah.


"Mati? Hahaha ... jangan bercanda! Apa dirimu fikir bisa mengalahkan ku? Tidak!"


"Ha.. ha.. ha.... Kalian semua, cepat serang manusia kurang ajar ini!" teriak monster Buaya Darat sembari memberikan perintah kepada bawahannya.


"Mustahil! Jangan bilang?" mata monster Buaya Darat mulai memerah dan menjadi semakin kesal.


"Benar! Tepat seperti apa yang dirimu fikirkan! Semua itu adalah rencanaku, untuk mengelabuhi dirimu yang bodoh itu. Bagaimana? Menarik bukan?" ucap Shota sembari mengeluarkan ekspresi tawa jahat.

__ADS_1


"Kau!!! Matilah!!!" teriak monster Buaya Darat dan dengan cepat langsung mencoba untuk menyerang dan membunuh Shota.


"Terlambat!" ucap Shota sembari tersenyum dan tetap berdiam diri. "Selamat tinggal."


Shota hanya berdiam diri dan membiarkan monster Buaya Darat untuk menyerang dirinya. Tetapi, sesaat sebelum cakar panjang milik monster Buaya Darat menembus kepala Shota, secara tiba-tiba monster Buaya Darat menghilang dan berubah menjadi pecahan cahaya. Tetapi bukan itu saja, melainkan ada lebih banyak lagi monster yang kini secara perlahan mulai berubah menjadi pecahan cahaya dan menghilang dari dunia.


Alasan kenapa semua monster itu menghilang dan malah berubah menjadi pecahan cahaya, adalah karena waktu yang ditentukan telah berakhir–Dan juga semua monster itu akan langsung menghilang ketika waktu berakhir yang secara bersamaan secara otomatis membuat Shota lolos ke-babak keempat tanpa adanya kesulitan.


"Haa .... Akhirnya!" ucap Shota sembari menghela nafas lega karena dirinya berhasil lolos pada babak ketiga ini.


Sementara itu di saat yang bersamaan semua panitia dan pengawas dari turnamen tersebut langsung takjub dan kagum dengan cara Shota.

__ADS_1


__ADS_2