The Heaven

The Heaven
akhir dari permainan kejar kejaran


__ADS_3

"Hei, mau sampai kapan kau akan terus mengejarku? Apa kau tak merasa lelah?" ucap Shota sambil menatap Meow dengan tatapan serius.


Meow hanya tersenyum ketika mendengar perktaan dari Shota. Shota yang melihat ekpresi dari Meow menjadi sangat kesal dan bertanya kenapa Meow tersenyum dan mengatakan apakah ada yang lucu dari pertanyaanya. "Tidak ada yang lucu kok. Hanya saja ... apa kau pikir hanya kau saja yang lelah ha? Lagian kami baru mengejarmu pagi ini dan sekarang baru jam 4 sore, jadi apa maksudmu dengan merasa ketakutan setiap kali keluar rumah? Kami baru mengejarmu selama 9 jam dasar idiot! Dan saat ini pekerjaan kami sedang dipertaruhkan! Apa kau mengerti?" ucap Meow sambil menunjukan ekpresi kesal, sedih, marah dan bingung yang membuat wajahnya terlihat sangat lucu.


"Glup" Shota menjadi sangat gugup sekaligus menjadi sangat ketakutan ketika melihat ekpresi dan perkataan dari Meow, dan belum lagi wajah Meow yang sangat galak itu mendekati wajah Shota secara perlahan. Tetapi Shota masih saja berpura-pura bersikap berani dan tenang padahal sebenarnya ia sangat ketakutan dan sangat ingin menangis saat ini.

__ADS_1


Shota dengan sikap tenang mengatakan kalau ia tak mengerti dengan apa yang dimaksudkan oleh Meow. Tetapi satu hal yang Shota pahami, yaitu jika ia tertangkap maka ia akan langsung di hajar habis-habisan oleh Meow dan menanyakan apa maksud dari perkataan meow, "Haa ... baiklah akan ku jelaskan tetapi sebelum itu aku ingin meminta maaf padamu tu ... ehh!! Kemana perginya dia?" ucap Meow yang sangat terkejut ketika saat ia ingin meminta maaf atas tingkahnya sebelumnya dan ingin menjelaskan keadaan dan maksud mereka mengejar Shota tetapi secara tiba-tiba Shita telah menghilang dari hadapanya.


Meow yang sangat terkejut deng kehilangan Shota yang pada awalnya sudah berada tepat dihadapannya, menjadi sangat kesal dan mengatakan kalau seharusnya ia langsung menangkap dan membawa Shota secara paksa untuk menemui seseorang yang memerintah mereka agar membawa dirinya. Meow lalu langsung bertanya kepada penjual lobak, yang sebelumnya Meow membeli lobak di penjual tersebut tentang apakah ia melihat pria yang sebelumnya berbicara dengan dirinya tadi.


"Ya. Aku melihat dia pergi ke arah sana! Tapi sepertinya dia sangat ketakutan seperti sedang melihat setan dan bahkan sangkin ketakutan orang itu berlari dan menabrak banyak orang dan akhirnya dia jadi seperti itu" ucap penjual tersebut kepada Meow sambil menunjuk ke arah Shota.

__ADS_1


"Haa .... Kenapa hari aku begitu sial! Haa b... khuk ... khuk ... apa kau kemari hanya untuk menertawaiku saja? Apa sudah puas tertawanya?" ucap Shota sambil mencoba untuk bangkit dan pulang.


Meow yang mendengar perkataan dan melihat perjuangan dari Shota, yang berjuang untuk mencoba berdiri, merasa kasihan dan mengulurkan tanganya untuk membantunya. Shota yang melihat hal tersebut menjadi sedikit terkejut dan hanya tersenyum bahkan menolak pertolongan dari Meow karena rasa gengsi, "Khuk ... khuk ... ha ... ha ... maaf aku tak selemah itu dan aku masih memiliki harga diri sebagai seorang pria dan bagaimana mungkin hanya dengan luka sekecil ini membuatku tak bisa berdiri" ucap Shota yang saat ini telah berdiri dan oleng bahkan berkali-kali hampir terjatuh sambil secara perlahan mengumpulkan kembali semua bahan makanan miliknya yang telah terjatuh.


Meow yang merasa kasihan melihat Shota memungut semua bahan makanan miliknya secara susah payah karena tubuhnya penuh dengan luka dan memar, langsung membantu Shota. Tetapi, Shota tetap menolak pertolongan dari Meow dengan alasan ia tak membutuhkan bantuannya karena ia tak mau dikasihani oleh orang lain. "Haa ... ini bukan masalah harga diri. Tapi lihatlah sendiri keadaanmu saat ini. Bahkan untuk bergerak saja sudah kesulitan" ucap Meow sambil memungut semua bahan makanan yang berceceran di jalanan.

__ADS_1


"Haa ... lakukan saja sesukamu" ucap Shota. Meow sambil tertawa mulai mengumpulkan semua bahan makanan yang telah terjatuh ke jalanan bersamaan dengan Shota dan secara perlahan mulai terkumpul kembali. Di saat semua bahan makanan hampir terkumpul semuanya tiba-tiba ada beberapa pemuda yang datang mendekati Shota dan tanpa-basa basi langsung menendangnya sambil berteriak "Menyingkir kau dari jalanku dasar sampah tak berguna" ucap Pemuda tersebut.


__ADS_2