
"Sekarang! dev cepat bantu aku menyerangnya dan gunakanlah kemampuan terkuat yang kamu miliki untuk mengalahkan orang ini!" ucap ayato sambil berteriak dengan sangat kuat lalu langsung mencoba untuk menyerang jamal yang matanya saat ini tengah tak bisa di gunakan karena di serang oleh ayato menggunakan sebuah bubuk merica.
"Haaaaa...." Ayato dan Krak Dev dengan cepat langsung berlari ke arah jamal sambil menggenggam pedang milik mereka dan berteriak sekuat tenaga.
"Slahs! tring!! hyaaa...." suara teriakan dan suara ayunan pedang yang mengenai tubuh jamal mulai terdengar serta teriakan kesakitan langsung terdengar karena saat ini jamal secara terus menerus menerima serangan yang di lancarkan oleh krak dev dan ayato di saat yang bersamaan. Jamal terus mencoba untuk menahan dan menyerang ayato dan krak dev tetapi sayangnya ia gagal karena ia tak bisa melihat sekitarnya karena ayato melakukan sesuatu kepada matanya, hp milik jamal secara perlahan mulai berkurang dan jamal hanya bisa menahan penghinaan tersebut karena ia tak bisa melihat ataupun menyerang balik lalu ketika ayato dan krak dev berniat untuk menghabisi jamal, secara tiba-tiba jamal mulai merenggangkan pertahanan miliknya dan secara perlahan mulai menurunkan sabit miliknya itu.
__ADS_1
Ayato yang melihat tingkah aneh jamal secara tiba-tiba langsung berhenti dan lalu dengan cepat langsung mundur cukup jauh Karena ia merasa kalau ada yang salah dengan jamal dan takut jika jamal saat ini tengah merencanakan sesuatu yang sangat berbahaya yang mungkin akan berakibat fatal bagi dirinya, sementara itu di sisi lain krak dev tak memperdulikan tingkah aneh jamal dan hanya tertawa dan menganggap kalau jamal telah berputus asa karena ia tak akan bisa menang melawan mereka berdua dan tanpa memperdulikan hal tersebut krak dev terus menerus menyerang jamal tanpa sedikitpun adanya rasa khawatir di dalam dirinya.
Kra Dev secara terus menerus menyerang jamal tetapi jamal masih saja tetap tak menyerang balik ataupun menahan dan menghindari serangan yang di lancarkan oleh krak dev bahkan setelah beberapa saat berlalu jamal masih saja tak melakukan perlawanan dan hanya terus berdiri diam sambil menutup kedua matanya dan hanya menerima setiap serangan yang di lancarkan oleh krak dev. Ayato sontak merasa sangat kebingungan dan terkejut bahkan merasa sangat khawatir melihat tingkah aneh jamal karena ia fikir kalau jamal tak akan pernah mungkin melakukan hal itu dan walaupun mereka baru bertemu kali ini saja tetapi ayato sangat yakin kalau jamal itu adalah seorang pemain yang sangat kuat yang mungkin jika ia ingin ia bisa mengalahkan dirinya bersama dengan jamal tetapi bahkan setelah berfikir keras dan lama ayato masih saja tak mendapat apapun bahkan ia menjadi sangat kebingungan dan mulai bertanya-tanya di dalam hatinya tentang apakah jamal saat ini benar-benar telah menyerah atau ia saat ini tengah merencanakan sesuatu yang sangat mengerikan.
"Haa.... sialan! apa yang sebenarnya ingin di lakukan oleh orang ini? apa benar kalau dia saat ini telah menyerah? Haa.. terserahlah, jika memang dia menyerah maka lebih baik ku akhiri saja dengan serangan terakhir milikku ini! Hoi dev, gunakan juga kemampuan terkuatmu untuk menghabisi jamal, kita harus menyelesaikan ini secepatnya aku merasakan firasat buruk tentang ini!. Grand Cross" ucap ayato dan dengan cepat langsung mengaktifkan skil pamungkas miliknya itu.
__ADS_1
Saat krak dev baru saja selesai mengaktifkan skil miliknya itu seketika itu juga kobaran api menyelimuti pedangnya krak dev lalu tanpa basa basi krak dev langsung mengayunkan pedang miliknya sebanyak lebih dari 4 kali dengan kecepatan yang sangat tinggi dan di saat bersamaan tak lama setelah krak dev mengayunkan pedangnya sebuah lingkaran api muncul dan langsung membakar tubuh krak dev. Di sisi lain di saat yang bersamaan ayato juga tak hanya tinggal diam saja ia dengan kecepatan tinggi juga langsung mengayunkan pedang miliknya itu untuk mengaktifkan skil grand cross, ayato yang melihat kedasyatan dari serangan yang ia lancarkan bersamaan dengan krak dev langsung menjadi sangat terkejut dan tersenyum lalu dalam hati ia mulai berkata kalau itu adalah akhir yang sangat menyedihkan bagi jamal. "Haaaa.... berakhir sudah! syukurlah tak ada korban di antara kita, ayo dev kita harus segera menyusul villia dan yang lainya, aku sedikit khawatir pada mereka." ucap ayato sambil menyarungkan kembali pedang miliknya itu.
"Baiklah! kita juga harus secepatnya pergi dari sini, aku khawatir kalau aliansi baja perak akan segera mengejar kita" ucap krak dev sambil secara perlahan berjalan ke arah ayato untuk segera meninggalkan tempat tersebut.
Di saat mereka berdua baru saja bisa tenang dan beristirahat sambil secara perlahan meninggalkan tempat itu secara tiba-tiba muncul suara tawa dari kobaran api dan cahaya tempat di mana jamal menerima serangan ayato dan krak dev sebelumnya, ayato dan krak dev yang mendengar suara tawa itu sontak langsung menjadi sangat terkejut dan tanpa fikir panjang langsung memasang kuda-kuda untuk bertarung sambil melihat ke arah sumber suara tersebut. "Hahaha...hahaha...hahaha... hahaha... ku ucapkan terimakasih atas serangan yang kalian berikan! karena dengan semua itu akhirnya aku bisa menjadi lebih kuat lagi. hahaha.... tapi memang ku akui kalau serangan kalian ini memang sangat kuat bahkan aku saja sampai kesulitan untuk melahapnya. tapi tak apa dan ku akaui kalau tehnik kalian ini rasanya lumayan enak" ucap jamal sambil tertawa dan secara perlahan mulai menghisap habis serangan yang di lancarkan oleh ayato dan krak dev.
__ADS_1
"M-mustahil! B-bagaimana bisa dia masih hidup setelah menerima damage yang begitu besar? sebenarnya siapa orang ini? dan kemampuan aneh apa yang di miliki olehnya?" ucap ayato dengan ekpresi terkejut sekaligus takut seketika melihat kenyataan yang di luar nalar itu.