The Heaven

The Heaven
S2. CH 76. SEBUAH EVENT DAN LANTAI BARU³


__ADS_3

Beberapa pemain datang dari arah belakang Shota dan di saat yang bersamaan dengan nada tinggi langsung menyuruh Shota untuk segera menyingkir dari hadapan mereka karena mereka ingin mencari sebuah quest, Shota hanya bisa tersenyum seketika mendengar perkataan dari para pemain itu dan hanya mengabaikan perkataan mereka karena baginya itu bukanlah uruasannya dan bukanlah hal yang penting bagi dirinya. Ke-5 pemain itu langsung menjadi sangat kesal dan marah karena perkataan mereka yang tak di hiraukan oleh Shota dan seolah olah menganggap kalau mereka ber-5 tak ada, "hei bocah, apa kau tak tau tengah berhadapan dengan siapa? jika kau masih sayang pada nyawamu cepatlah menyingkir dari sini dan minta maaflah pada bos kuzan" ucap seorang pemain bernama ko sambil memegang pundak Shota dan mengeluarkan ekpresi wajah yang sangat menakutkan dengan tujuan untuk menakuti Shota agar menyingkir dari sana.


"Maaf aku tak mengenal siapa itu kuzan dan aku juga tak ada urusan dengannya saat ini, karena saat ini diriku tengah memilih dan mencari sebuah misi yang menarik dan jika kalian ingin mencari masalah denganku ku sarankan jangan dan cepatlah pergi dari sini karena aku tak ingin melukai siapapun untuk saat ini" ucap Shota sambil terus menerus mencari quest dan mengabaikan seluruh perkataan dari kelima pemain tersebut.


Ke-5 pemain itu langsung tertawa dengan sangat keras seketika mendengar perkataan dari Shota yang mereka anggap sebagai lelucon, sementara itu semua pemain dan semua npc yang ada di sana hanya bisa terdiam sambil menatap Shota dengan perasaan kasihan karena telah mencari masalah ke orang orang yang salah. "Bhaaa.. apa yang kau katakan sebelumnya? kau tak ingin melukai siapapun? ternyata adik kecil ini pintar juga ya bercandanya, tapi tak seharusnya kau melakukan hal itu karena bisa jadi akan ada yang marah dan tersinggung akibat perkataan mu itu. sekarang minta maaflah pada kuzan, karena mungkin dirinya akan memaafkan dirimu atas semua kesalahan yang telah kau lakukan sebelumnya" ucap seorang pemain bernama leri sambil menyuruh Shota untuk memohon kepada kuzan agar tak membunuh Shota.

__ADS_1


"Haa... merepotkan! mod ku saat ini sedang sangat baik, jadi tolong jangan menghancurkannya karena ulah orang orang bodoh seperti kalian" ucap Shota sambil menghela nafas dalam dan secara perlahan mulai berjalan ke arah tsukuyomi dan gahena tanpa mengambil satupun quest karena tak ada satupun quest yang menarik perhatiannya dan terdapat beberapa nyamuk yang mengganggu. Shota hanya mengabaikan perkataan dari ke-5 pemain tersebut dan tak memperdulikan apa yang telah mereka katakan karena dirinya telah terbiasa di perlakukan seperti itu, salah seorang pemain bernama kori yang sebelumnya telah mengganggu Shota menjadi sangat kesal seketika melihat tingkah Shota dan langsung berniat untuk menyerangnya menggunakan kapak besar miliknya tetapi di halangi oleh ketua mereka yaitu kuzan.


Kuzan melarang kori bukan karena ia tak ingin membunuh Shota tetapi ia tak ingin salah satu bawahannya terkena penalty dan tak ingin dirinya mendapatkan masalah yang sangat merepotkan karena ulah salah satu bawahannya, kori menanyakan alasan kenapa kuzan melarang dirinya untuk menyerang pemain yang sangat sangat menyebalkan seperti Shota. "Aku juga sebenarnya sangat ingin menghabisi bocah kurang ajar itu, tetapi aku merasakan sebuah aura aneh yang cukup mengerikan yang terpancarkan keluar dari seluruh tubuh bocah itu. lagian kita juga belum mengetahui kekuatan asli dari bocah itu, jadi lebih baik kalau kita tak melalukan hak yang ceroboh yang dapat menyebabkan kehancuran pada diri mereka sendiri" ucap kuzan dengan santai dan langsung mencari sebuah quest untuk mereka selesaikan.


Kuzan berpura pura mencari sebuah misi yang dapat mereka selesaikan tetapi sebenarnya sejak dari tadi dia tengah mengamati Shota dan menjadi sangat penasaran dengan dirinya pasalanya dari sejak awal hingga sekarang Shota terus saja mencoba untuk menggunakan skil miliknya untuk melihat status dan seluruh skil yang di miliki oleh Shota tetapi tak pernah berhasil bahkan hingga saat ini lalu secara perlahan mulai timbul sebuah pertanyaan di dalam hatinya yaitu tentang siapakah identitas dari Shota sebenarnya. "Siapa orang itu sebenarnya? kenapa dari tadi aku tak bisa melihat status miliknya? apakah dia adalah seorang ahli yang selama ini bersembunyi di kota ini?" ucap kuzan dalam hati sambil terus mengamati setiap pergerakan yang di lakukan Shota dengan tujuan untuk mencari sebuah informasi.

__ADS_1


Kori, leri, ko dan yuong langsung menjadi sangat gembira seketika mendengar perkataan dari kuzan yang mengatakan kalau mereka akan berpesta untuk hari ini tepat sebelum mereka pergi untuk menjalankan misi, mereka semua langsung duduk di sebuah kursi dan meja yang bersebelahan dengan Shota dan langsung memesan seluruh makanan dan minuman yang mereka sukai. Sementara itu Shota pada awalnya menjadi sedikit terkejut dan menjadi sangat terheran heran seketika melihat kalah gahena dan tsukuyomi telah menghabiskan banyak sekali makanan dan telah memesan puluhan jenis makanan serta minuman, Shota hanya bisa tersenyum dan menghela nafas dalam seketika melihat tingkah dari gahena dan tsukuyomi dan berfikir tentang apakah itu masih mereka berdua yang sebelumnya karena pasalnya sebelumnya mereka berdua sama sekali tak memiliki semangat ataupun niat untuk menyantap satupun makan yang telah di hidangkan tetapi saat ini mereka makan dengan sangat lahap sampai sampai membuat semua pemain yang ada di sana menjadi sangat terheran heran di buatnya.


Mereka semua menjadi sangat terheran heran seketika melihat cara makan gahena dan tsukuyomi dan mulai mempertanyakan tentang apakah mereka itu masih seorang manusia dan mulai mempertanyakan tentang bagaimana cara mereka bisa makan sebanyak dan secepat itu. "Hei, bagaimana makanan yang ada di sini? apakah enak? sepertinya melihat dari cara kalian menikmati dan menyantap semua makanan ini, semuanya sepertinya memiliki rasa yang sangat enak" ucap Shota sambil tersenyum ke arah gahena dan tsukuyomi.


Gahena dan tsukuyomi langsung mengiyakan pertanyaan dari Shota dan sambil terus menerus memakan seluruh makanan yang telah mereka pesan dan siapkan sebelumnya, Shota hanya bisa menggeleng gelengkan kepalnya seketika melihat tingkah dan cara makan dari gahena dan tsukuyomi yang sangat buas dan mengerikan. "Hei, apakah ini bocah bodoh yang menghalangi jalan dan pandangan kita sebelumnya? bahaha..... sepertinya kau memiliki sesuatu yang menarik! kau belum meminta maaf pada kami dan belum menyelesaikan masalah sebelumnya yang telah kau perbuat. begini saja, aku punya saran yang bagus untukmu. bagaimana sebagai permintaan maafmu kepada kami, kau meminjamkan kedua wanita ini kepada kami hanya untuk beberapa malam saja.... bahahaha..." ucap leri sambil tertawa keras dan menatap gahena dan tsukuyomi dengan tatapan mesum yang sangat menjijikkan.

__ADS_1


Shota langsung menjadi sangat kesal dan marah seketika mendengar perkataan dari leri dan ketika melihat kalau leri tengah mencoba untuk menyentuh tsukuyomi di bagian yang seharusnya tak boleh di sentuh oleh siapapun sambil memasang ekpresi mesum yang sangat menjijikkan, Shota yang saat ini telah menjadi sangat marah langsung mengeluarkan sebilah pedang yang ia simpan dan dapatkan dari melawan beberapa monster kuat sebelumnya dengan cepat langsung memotong salah satu tangan leri yang mencoba untuk menyentuh area terlarang milik gahena.


Leri langsung berterikan dengan sangat keras seketika melihat kalau salah satu tangannya secara tiba tiba telah terpotong dan menjadi sangat marah lalu berniat untuk menyerang Shota, tetapi sayangnya sebelum leri sempat untuk menyerang Shota, Shota sudah terlebih dahulu menghabisi lawannya yaitu leri sambil memancarkan sebuah aura niat membunuh yang sangat kuat sampai membuat seluruh npc yang ada di sana jatuh pingsan dan membuat seluruh pemain yang berada di bawah level 170 tak bisa bergerak dan hanya bisa ketakutan seketika merasakan pancaran aura niat membunuh yang sangat mencekam yang di pancarkan oleh Shota. "Baiklah! sekarang silahkan kalian maju, jika kalian semua ingin ku habisi" ucap Shota dengan tatapan yang sangat dingin dan mengacungkan senjatanya yang menandakan kalau dirinya telah menantang seluruh orang yang ada di dalam bar garden sambik terus menerus mengeluarkan aura niat membunuh yang sangat kuat.


__ADS_2