The Heaven

The Heaven
season 2. ch 01. kemunculan pengguna kelas tersembunyi yang lain.


__ADS_3

“TANG .... TING .... TANG .... TING.... “ Suara dari benturan pedang dan tombak dari kedua orang yang sedang bertarung terus bergema. “Ha... ha... ha.... Siapa kau sebenarnya? Kenapa kau mencari masalah denganku? Bukankah kita tak punya dendam sebelumnya?” ucap Shota yang mulai kelelahan karena telah bertarung dengan seorang pendekar pedang kurang lebih selama 10 jam tanpa henti.


“hahahaha........ Siapa aku tidaklah penting, yang penting aku akan mengalahkanmu. Aku memang tak memiliki dendam pribadi padamu, tetapi ada seseorang yang mau membayar mahal padaku untuk kepalamu.” ucap pria misterius yang sedang bertarung melawan Shota dengan imbang sambil tertawa dan langsung menyerang Shota.


“Cih, siapa yang membayarmu? Dan siapa sebenarnya dirimu? Lalu kenapa aku tak bisa melihat status milikmu? Jangan-jangan kau juga....” ucap Shota sambil terus bertarung melawan pria misterius tersebut.


"Hahahaha .... Tebakan mu memang benar! Dan apa kau fikir hanya kau saja yang mendapatkan class tersembunyi? Salah! Saat ini sudah terdapat 7 orang termasuk kamu dan diriku yang mendapatkan kelas tersembunyi dengan kemampuan unik mereka masing-masing dan salah satunya adalah milikku yaitu skil pengendali halilintar. Dan jika aku salah menebak, kau memiliki kelas tersembunyi yang sangat unik sekaligus mengerikan. Benarkan tuan pemilik kelas tersembunyi kaisar dewa iblis dengan kemampuan meniru semua kemampuan semua orang yang ia lihat atau sentuh! Tapi sayangnya kau belum bisa memaksimalkan kekuatan dari kelasmu dan juga kau masih sangat lemah,” ucap pria misterius tersebut sambil tertawa dan menyerang Shota.


Shota menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat kebingungan ketika mendengar perkataan dari pria tersebut dan langsung menanyakan maksud dari pria misterius tersebut. “Hahaha .... Dasar bodoh! Apa kau fikir karena kau memiliki kelas terkuat, kau merasa bahwa dirimu hebat dan tak tertandingi? Kau itu hanyalah sampah amatiran!” ucap pria misterius tersebut sambil terus terusan menyerang Shota tanpa menggunakan satupun skil miliknya.


“Ha ... ha ... ha ... sialan! Apa kau sedang meremehkanku? Kenapa dari tadi kau sama sekali tak menggunakan kemampuan yang kau miliki? Sialan! Baiklah, akan ku tunjukan kekuatan dari kelas yang ku punya! Keluarlah para pangeran neraka! Keluarlah pengembala iblis dan keluarlah semua iblis yang ku miliki,” ucap Shota sambil memasukkan semua kartu yang ia miliki ke slot senjata miliknya yang berbentuk pistol.

__ADS_1


Pria misterius itu hanya tersenyum ketika mendengar perkataan dari Shota dan dengan santainya ia menunggu Shota untuk mengaktifkan skil yang ia miliki, “Superbia, a


Avaritia, Luxuria, Indvidia, Gula, Ira, Acedia, Wareheyna, Demon Herder.” Setiap kali Shota memasukan kartu yang ia miliki saat ini, suara dari nama kesembilan monster yang Shota summon terdengar yang membuat pria misterius tersebut langsung menjadi sangat bersemangan untuk melihat skil apa yang akan digunakan oleh Shota sekaligus ingin melihat sekuat apa skil miliknya.


Tak lama setelah Shota selesai memasukan semua kartu yang ia miliki ke dalam slot yang ada di pistolnya, kesembilan monster yang sebelumnya adalah sebuah kartu secara perlahan muncul setelah Shota menembakan pistol miliknya dan kemunculan dari kesembilan monster tersebut diiringi oleh sebuah cahaya berwarna pelangi yang terlihat begitu indah. Semua orang yang melihat kemunculan cahaya berwarna-warni seperti pelangi yang secara perlahan mulai menampakan wujud dari ke sembilan monster tersebut mulai terpuka dan terpana dengan keindahan dan kecantikan dari cahaya tersebut, bahkan pria misterius tersebut sampai tak bisa berkata kata dibuatnya karena skil dan cahaya yang di keluarkan oleh skil milik Shota begitu indah dan sangat menakjubkan.


“menarik! Biar ku coba sekuat apa kemampuan milikmu itu” ucap pria misterius tersebut sambil tersenyum dan dengan kecepatan tinggi langsung mengayunkan tombaknya ke arah Shota dengan sekuat tenaga. Shota yang melihat hal tersebut hanya tersenyum dan tak bergerak sama sekali karena ia yakin akan kekuatan dari ketujuh pangeran neraka dan kedua monster tingkat raja yang ia tahlukan tersebut akan cukup untuk menahan serangan dari pria misterius tersebut.


Ketika pria misterius tersebut mengaktifkan skil tombak miliknya, muncul sebuah naga es yang melilit tombak milik pria misterius tersebut yang bahkan sampai membekukan udara yang ada di sekitarnya karena sangking dinginya tombak tersebut.


****BEBERAPA HARI SEBELUM SHOTA BERTEMU DAN BERTARUNG MELAWAN PRIA MISTERIUS TERSEBUT****..

__ADS_1


DI KOTA HANGZHOU DI DALAM RESTORAN NING.


“Bagaimana? Apa kau mau bergabung dengan serikat bilah biru milikku? Tenang saja, aku akan memberikan posisi sebagai salah satu ketua cabang dan ketua pelindung serikat kepadamu jika kau mau bergabung dengan serikatku” ucap Zhou Ning. Semua orang yang ada di sana menjadi sangat terkejut dan bahkan setengah dari mereka menolak hal tersebut bahkan Amelia Putri sendiri terkejut dan bahkan sampai tak bisa berkata kata di buatnya. “jangan bercanda! Apa kau sudah gila? Jika dia masuk ke dalam serikat maka aku yang akan meninggalkan serikat!” tegas Nora Yu yang menjadi kesal dan tak terima dengan keputusan dari Zhou Ning.


Hampir semua orang setuju dengan apa yang di katakan oleh Nora Yu dan bahkan hampir semua orang langsung mengatakan jika Shota masuk dan menjadi anggota dari serikat bilah biru maka mereka akan langsung keluar. Di saat semua orang tengah sibuk memperdebatkan Shota dan menolak ke hadiran Shota, di saat itulah Zhou Ning mencoba untuk menenangkan semua orang akan tetapi Shota secara tiba-tiba langsung mengatakan kalau ia dari awal memang tak berniat untuk bergabung dengan serikat kecil seperti bilah biru bahkan sedikitpun ia tak tertarik.


“Kau! Kau fikir siapa dirimu ha?? Hanya karena kau sedikit lebih hebat dari orang lain kau menganggap dirimu lah yang terkuat! Apa kau fikir kau memiliki kualifikasi untuk bergabung dalam serikat kelas atas seperti kami?” ucap Sant Ryu dengan suara lantang dan dengan perasaan marah.


“Ya... benar, aku setuju dengan apa yany dikatakan oleh Tuan Ryu .... Setuju!“ tegas semua orang dengan perasaan marah. Semua orang kecuali Amelia Putri dan Zhou Ning menjadi sangat kesal dibuatnya karena tingkah Shota yang begitu membuat emosi.


“Hahahaha... jelas aku memiliki kualifikasi untuk masuk ke serikat kalian malahan aku ingin bertanya! Apakah serikat kecil kalian mempunyai kualifikasi dan kuantitas untuk merekrut ku?” tanya Shota sambil tersenyum dan langsung pergi dari ruangan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2