The Heaven

The Heaven
SEASON 2 CH 72. GAHENA 7


__ADS_3

"Jangan bercanda! apa dirimu fikir kalau aku adalah seorang iblis yang tak tau terimakasih dan tak tau balas budi? baiklah kali ini aku akan melepaskan dirimu, tapi jika lain kali aku bertemu denganmu lagi, maka tak akan ada lagi belas kasihan lagi untukmu" ucap monster gahena dan langsung menghilangkan senjata tombak racun miliknya. Ye Xiu yang mendengar perkataan dari monster gahena menjadi sangat terkejut karena sebelumnya dirinya mengira kalau monster gahena bukanlah berasal dari ras iblis tetapi monster karena namanya yang hanya bertuliskan gahena tanpa memberikan status tentang ras, "Apa dirimu yakin untuk melepaskan ku kali ini? bisa saja kan aku akan menyerangmu dari belakang saat dirimu tengah lengah?" ucap ye xiu sambil tersenyum dan menyimpan kembali senjata suci miliknya ke dalam inventory miliknya.


"Aku percaya kalau dirimu tak akan melakukan hal itu. sebab jika dirimu memang ingin membunuhku, sudah pasti kau lakukan sejak tadi dan saat diriku tengah lelap tertidur. tetapi bukannya membunuh diriku, kau malah melindungiku dari seranga para monster monster lemah ini" ucap gahena dengan perasaan sedikit kesal karena bisa bisanya dirinya tertidur di tengah tengah pertarungan dan di lindungi oleh lawannya sendiri.


"Hahaha.. menarik! terimakasih atas belas kasihanmu, aku pasti akan membalasnya suatu hari nanti nona gahena" ucap ye xiu sambil tertawa keras seketika mendengar perkataan dari gahena yang mengatakan hal tersebut dengan sangat yakin dan tegas.


"Yang sebenarnya harus berterimakasih itu seharusnya adalah diriku dan bukannya dirimu, aku berterimakasih karena dirimu telah melindungiku dari serangan para monster ketika diriku tengah tertidur pulas dan sebagai ucapan terimakasih aku akan memberikanmu kalung ini" ucap iblis bernama gahena sambil menundukan kepalanya dan melemparkan sebuah liontin kalung yang sangat indah ke arah ye xiu. Ye Xiu yang melihat kalau gahena melemparkan sesuatu kearahnya dengan sigap langsung menangkap barang tersebut dan bahkan langsung melihat item yang di berikan oleh gahena, item itu memiliki nama kalung kutukan ular dan informasi yang tertulis di sana mengatakan kalau ye xiu dapat memanggil sebuah ular beracun untuk melindungi dirinya tetapi sayangnya item tersebut hanya bisa di gunakan sekali saja.

__ADS_1


"Terimakasih atas kalungnya, aku akan menjaganya sebaik mungkin. kalau boleh tau, sekarang tujuanmu kemana?" ucap ye xiu sambil mengenakan kalung yang di berikan oleh gahena.


"Entahlah? untuk sementara waktu aku tak bisa kembali ke tempat asalku karena telah kehabisan seluruh mana yang ku miliki jadi mungkin untuk sementara waktu ini aku akan jalan jalan sebentar untuk melihat lihat saja" ucap gahena sambil tersenyum dan secara perlahan mulai pergi menjauh dari sana.


"Begitu ya? tunggu sebentar! bagaimana kalau nona bersamaku sebentar sampai nona dapat kembali membuka gerbang untuk kembali ke tempat asal nona? lagian tak ada salahnya kan? sekalian karena nona sedang tak memiliki tujuan, mungkin aku bisa memperlihatkan beberapa tempat yang sangat indah dan menarik kepada dirimu" ucap ye xiu sambil tersenyum dan menawarkan bantuan kepada gahena.


Ye Xiu sedikit terkejut seketika mendengar perkataan dari gahena dan langsung berdiri sambil secara perlahan mulai berjalan mendekati gahena dan langsung memetik kepala gahena menggunakan kedua jari miliknya dan sambil tersenyum ye xiu berkata kepada gahena, "Bodoh! aku tak merasa kerepotan sama sekali, malahan aku senang dapat membantu gadis cantik dan manis seperti dirimu. lalu untuk masalah sebelumnya aku sudah melupakannya dari semalam, jadi tak perlu lagi memikirkan hal yang aneh aneh lagi ya. ikutlah denganku, ku mohon" ucap ye xiu sambil mengelus kepala gahena dan bahkan sampai mencium kening gahena.

__ADS_1


Iblis gahena menjadi sangat terkejut seketika mendengar perkataan dari ye xiu dan bahkan langsung menjadi sangat marah kepada ye xiu serta menjadi sedikit malu karena keningnya yang di cium oleh ye xiu, "melupakan semua masalahnya ya? jangan bercanda! apa kau fikir semua itu dapat langsung di lupakan dan semua kesalahanku itu dapat langsung di maafkan hanya dengan kau mengatakan hal itu? memangnya apa yang ak...." gahena menjadi sangat terkejut karena di saat ia tengah berbicara dan marah kepada ye xiu, ye xiu tanpa basa basi dan secara tiba tiba langsung memeluk gahena yang membuat dirinya menjadi sangat terkejut.


"Marahlah jika nona ingin marah, serang dan lukailah diriku jika nona ingin melakukan hal itu dan menangislah sekeras mungkin seketika dirimu tak lagi dapat menahan sakit yang selama ini terpendam di dalam hati yang kecil" ucap ye xiu sambil memeluk dan mengelus kepala gahena karena ye xiu sangat paham dengan apa yang saat ini tengah terjadi pada gahena. Gahena menjadi sangat terkejut seketika mendegar perkataan dari ye xiu dan langsung memeluk ye xiu dengan sangat erat sambil menangis di pelukkannya sekeras kerasnya, "Benar, menangislah! menangislah di saat dirimu tau betapa kejamnya dunia padamu dan menangis lah di saat hati kecilmu sudah tak dapat lagi membendung tangis batin. menangis lah sekeras dan selama mungkin sampai dirimu merasa tenang dan setelah itu bangkitlah menjadi pribadi yang jauh lebih kuat, lebih tegar dan menjadi pribadi yang dapat melawan dunia yang ternyata begitu kejam pada dirimu" ucap ye xiu sambil mengelus dan memeluk gahena sambil di saat yang bersamaan sambil menatap langit yang cerah.


Ye Xiu terus menerus memeluk gahena sambil mengelus ngelus kepalanya karena saat ini monster gahena masih saja terus menerus menangis dengan sangat kencang di pelukkannya, "Sebuah langit tak akan selamanya cerah, terkadang langit biru juga akan ada masanya di mana awan kelabu menutupi dan menurunkan air hujan tetapi ia akan tetap kembali menjadi langit biru lagi bukan yang lain" ucap ye xiu sambil menatap langit yang saat ini tengah di tutupi oleh awan kelabu dan secara perlahan mulai meneteskan air hujan.


Saat ini air hujang secara perlahan mulai berjatuhan dari langit dan di saat yang bersamaan juga secara perlahan mulai membasahi seluruh tubuh mereka berdua. Setelah cukup lama akhirnya gahena selesai menangis dan langsung menatap ye xiu yang saat ini juga tengah menatap langit kelabu yang secara perlahan mulai kembali cerah seperti sebelumnya dan secara perlahan mulai memberikan cahaya kehangatan kepada seluruh kehidupan yang ada di sana. Ye Xiu yang mengetahui kalau gahena sudah tak lagi bersedih langsung menatap kedua matanya dan menanyakan kepada dirinya apakah dirinya sudah merasa jauh lebih baikkan untuk saat ini, "Ya. aku merasa jauh lebih baikkan sekarang, terimakasih ya" ucap gahena sambil terus memeluk ye xiu dan menatap dirinya.

__ADS_1


"Santai saja, tak perlu berterimakasih padaku. baiklah, karena sekarang nona telah merasa jauh lebih baik. mungkin sudah saatnya kita untuk kembali" ucap ye xiu sambil tersenyum dan langsung menggendong tubuh gahena untuk segera kembali ke kota hyuko tempat di mana tsukuyomi saat tengah menunggu kedatangan dirinya.


__ADS_2