
"Ehh ... itu? Anu? Bukannya pacarmu ada di kota White Angel? Jadi sebaiknya kau pergi saja temui dia dan dia pasti saat ini sedang sangat khawatir sekigus cemas karena kau menghilang secara tiba-tiba" ucap Shota sambil menjawab pertanyaan dari Sora.
"Pacar? Orang itu bukanlah pacarku melainkan saudaraku dan tak perlu khawatir, ia tak akan mencariku dan juga aku ini sangat kuat lo" ucap Sora sambil memperlihatkan otot tangannya. Shota sedikit terkejut ketika mendengar jawaban dari Sora dan tak menyangka jika Shura adalah saudaranya, "Jika ia memang saudaramu bukankah berarti saat ini dia pasti menjadi jauh lebih cemas karena tiba-tiba kehilangan adikknya? Lalu kenapa kau tidak kembali ke sana saja" ucap Shota sambil terus mencoba untuk membujuk agar sora mau kembali ke kota White Angel karena jika Sora masih berada di dekatnya. Sholat tak bisa menggunakan semua skil miliknya karena ia tak mau orang lain mengetahui kemampuannya dan melihat wajahnya.
__ADS_1
Sora menolak bujukan Shota yang menyuruh Sora agar kembali ke kota White Angel dengan alasan saudaranya khawatir dengan dirinya. Sholat terus mencoba untuk membujuk agar Sora mau kembali ke kota White Angel atau menjauh dari dirinya. Tetapi berkali-kali juga Sora terus menolak untuk kembali ke kota White Angel ataupun pergi menjauhi Shota yang membuatnya kehabisan cara dan bahkan kata-kata.
"Haa ... merepotkan! Baiklah aku menyerah, lakukan saja sesukamu" ucap Shota sambil menghela nafas dalam. Sora yang mendengar perkataan dari Shota langsung menjadi sangat bahagia dan bahkan sampai senyam-senyum sendiri seperti orang aneh. Sementara itu Shota yang melihat tingkah Sora hanya bisa menghela nafas dalam dan hanya bisa tersenyum karena tingkah Sora.
__ADS_1
Shota hanya bisa pasrah dengan sikap Sora yang sangat keras kepala dan menyuruh Sora untuk mengikutinya dan tak terlalu jauh darinya. Sora dengan senyum bahagia di wajahnya dengan santainya menyetujui perkataan Shota dan bahkan ia sampai merangkul tangan Shota yang membuat Shota menjadi sangat terkejut. "Hei, apa yang kau lakukan? Kenapa kau merangkul tanganku?" tanya Shota dengan ekpresi heran sekaligus bingung.
"Anak ini" ucap Shota dengan perasaan sedikit kesal dan heran melihat tingkah dari Sora. Sementara itu sora sambil senyam-senyum terus merangkul tangan Shota, "Haa ... merepotkan!" ucap Shota dan langsung mengajak sora untuk melanjutkan perjalanan karena perjalanan mereka masih cukup jauh dan lagi sebentar lagi sudah waktunya bagi Shota untuk log-out dan mengurus masalahnya di dunia nyata. Di saat Shota dan Sora baru saja beberapa langkah setelah berhenti cukup lama, secara tiba-tiba terdengar suara seorang pria yang memanggil manggil nama Sora dengan sangat keras.
__ADS_1
Sholat sedikit terkejut ketika mendengar suara tersebut dan segera berbalik arah dan mencari sumber dari asal suara tersebut. Sementara itu Sora yang mendengar ada seseorang yang menyebut nyebut namanya langsung menjadi sangat kesal sekaligus malu karena ia mengenal dengan sangat baik suara tersebut. Suara tersebut secara perlahan semakin mendekat dan semakin kuat dan tak selang beberapa saat terlihat seorang pria yang dengan sangat cepat berlari menuju ke arah Shota dan Sora. Di sisi lain Shota yang melihat hal tersebut menjadi sangat bingung, tetapi karena ia di kejar oleh waktu maka Shota tak memperdulikan hal tersebut dan langsung mengajak Sora untuk melanjutkan perjalanan mereka kembali.
Sementara itu Sora yang melihat hal tersebut menjadi bertambah yakin kalau orang yang memanggil-manggil namanya adalah orang yang sangat ia kena dan tak lain dan tak bukan adalah kakaknya yaitu Shura. Setelah mendengar perkataan dari Shota, Sora dan Shota kembali melanjutkan perjalanan mereka dan baru beberapa langkah saja mereka berjalan, Shura dengan kecepatan tinggi telah mengejar mereka dan bahkan telah berada tepat di hadapan mereka berdua. "Ha ... ha ... ha ... ha ... syukurlah, hiks... hiks.. syukurlah ... aku masih sempat mengejarmu dan kau menjauhlah dari adik kecil ku yang manis. Apa kau tak apa-apa Sora? Apa ada yang terluka, sini biar kakak periksa. Menjauh dari adikku dasar orang mesum sialan!" ucap Shura sambil terus memperhatikan adikknya dan menanyakan tentang apakah Sora baik-baik saja dan apakah Shota mengganggu dirinya.
__ADS_1