
“GWARGHRRRHHH” raja monster veria dengan cepat langsung pergi ke arah Shota dan ketika ia telah berada tepat di hadapan Shota, raja iblis veria langsung mengeluarkan racun dan api dari mulutnya. Shota yang melihat hal tersebut menjadi sangat terkejut karena raja monster veria dapat mengetahui lokasi tepatnya dirinya, Shota yang melihat serangan yang di lancarkan oleh raja monster veria dengan cepat langsung berlari sekuat tenaga untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh raja monster veria sambil secara perlahan mulai mengontrol setengah senjata yang ia ciptakan untuk menyerang raja monster veria dan sisanya untuk menyerang iblis sitri bersamaan dengan skil hujan halilintar miliknya.
“GWARGRHHH” Ketika senjata milik Shota menembus kulit tebal milik veria, veria langsung berteriak dan menyerang secara membabi buta bahkan ia tanpa sadar menyerang tuannya sendiri yaitu iblis sitri. Iblis Sitri yang saat ini tengah menahan serangan yang di lancarkan oleh Shota secara terus menerus menggunakan sihir pelindung miliknya menjadi sedikit kesulitan dan secara perlahan mulai melemah dan ketika serangan milik raja monster veria mengenai pelindung yang di ciptakan oleh sitri secara perlahan mulai muncul sebuah retakan setiap kali serangan raja monster veria mengenai penghalang sihir yang di ciptakan oleh iblis sitri.
Iblis Sitri menjadi sedikit terkejut dan kesa ketika melihat kalau pelindung miliknya mulai melemah tetapi yang membuat iblis sitri menjadi sangat marah adalah fakta kalau Shota terus menerus menyerang raja monster veria tanpa memberikanya kesempatan untuk menyerang balik karena Shota langsung melukai kedua matanya dan juga ia menggunakan skil invisible yang membuatnya menjadi tak terlihat. Shota secara terus menerus menyerang raja monster veria tanpa belas kasih dan bahkan ia sampai melukai semua mata raja monster veria agar dirinya dapat bergerak dan bersembunyi secara leluasa tanpa perlu khawatir akan di serang oleh raja monster veria ataupun iblis sitri, Sementara itu iblis sitri menjadi bertambah kesal dan marah ketika melihat kalau monster kesayanganya di hajar habis habisan oleh Shota.
Shota sambil tersenyum hanya terus menerus menyerang raja monster veria sambil secara perlahan mulai mengikis hp milik raja monster veria, sementara itu iblis sitri menjadi sangat marah dan berniat untuk menghancurkan gua kegelapan abadi menggunakan skil terkuat miliknya tetapi sayangnya ia tak memiliki cukup mana untuk menggunakan skil terkuat miliknya tersebut dan hanya bisa menahan serangan yang di lancarkan oleh Shota. Shota yang melihat kalau iblis sitri telah mulai murka hanya tersenyum sambil menunggu iblis sitri untuk menggunakan skil evolution dan kesempatan untuk mengcopy skil tersebut dan yang benar saja baru sejenak Shota memikirkan cara agar iblis sitri mau menggunakan skil evolution miliknya secara tiba tiba iblis sitri langsung mengaktifkan skil evolution yang membuat raja monster veria berevolusi dan menjadi semakin kuat, sementara itu Shota yang sudah menunggu nunggu hal tersebut menjadi sangat bahagia dan senang karena dirinya akan mendapatkan sebuah skil yang sangat berguna.
Shota hanya tersenyum ketika melihat iblis sitri melafalkan mantra untuk mengaktifkan skil miliknya tersebut dan setelah selesai melafalkan mantranya iblis sitri dengan cepat langsung membuat raja monster veria berevolusi ketingkat yang lebih tinggi dan memiliki status dan atribut yang jauh lebih kuat dari sebelumnya. Saat iblis sitri mengaktifkan skil evolution nya dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan dari raja monster veria, seluruh tubuh raja monster veria mulai memancarkan cahaya berwaran merah darah yang membuatnya terlihat sangat menakutkan.
__ADS_1
Shota hanya tersenyum ketika melihat cahaya yang di keluarkan oleh raja monster veria dan tak terlalu memperdulikanya sebab tujuan Shota telah ia capai yaitu skil unik milik iblis sitri skil evolution. Sementara itu cahaya yang di pancarkan keluar dari tubuh raja monster veria setelah 5 menit berlalu secara perlahan mulai menghilang dan di saat bersamaan menghilangnya cahaya tersebut secara perlahan mulai terlihat sesosok monster yang memiliki sayap tetapi berdiri dengan kedua kakinya dengan ukuran tubuh seperti manusia pada umumnya dan betapa terkejutnya Shota ketika melihat perubahan wujud raja monster veria yang sebelumnya adalah seekor monster yang terlihat sangat menjijikan menjadi seorang laki laki yang memiliki perawakan tampan.
Shota bahkan menjadi tak percaya dengan apa yang ia lihat dan bahkan dirinya tak bisa di buat berkata olehnya, sementara itu ketika raja monster veria baru saja membuka matanya ia langsung melihat ke arah Shota dengan niatan membunuh dan secara cepat langsung berlari ke arah Shota. Kecepatan dari raja monster veria menjadi bertambah sangat drastis dan bahkan Shota saja sampai terkejut dan tak bisa bereaksi ketika di serang oleh raja monster veria secara mendadak karena terkejut, sementara itu raja monster veria yang telah menyerang Shota dengan kecepatan tinggi tak hanya menyerangnya sekali saja tetapi ia langsung menarik keluar ketana miliknya yang berada di pinggangnya dan langsung menyerang Shota dengan kecepatan tinggi.
Shota yang saat ini telah tersadar dari lamunannya karena terkena serangan raja monster veria sebelumnya yang membuat dirinya terpental cukup jauh dengan cepat langsung bereaksi untuk menghindari serangan yang akan di lancarkan oleh raja monster veria ketika melihat raja monster veria tengah menuju ke arahnya dengan kecepatan tinggi. “TING!! TING!! TANG!! TING!!” Suara benturan dari katana milik raja monster veria dan belati milik Shota terdengar hingga ke seluruh gua kegelapan abadi, Shota terus menerus menghindari dan menangkis serangan yang di lancarkan oleh raja monster veria sambil mengontrol senjata miliknya untuk menyerang raja monster veria.
Pertarungan sengit pun tak terelakkan, Shota terus menerus menyerang raja monster veria dan begitupun sebaliknya, Shota bukannya ketakutan saat bertarung melawan raja monster veria tetapi sebaliknya ia malah menjadi bertambah bersemangat di buatnya dan bahkan Shota sangat menikmati pertarungan melawan raja monster veria sampai membuatnya lupa akan kehadiran iblis sitri. Shota yang saat ini telah kelupaan akan kehadiran dari iblis sitri tak lagi menyerangnya dan hanya fokus untuk bertarung melawan raja monster veria dengan semua kemapuan yang ia miliki, “TANG!! TING!! VIU!! DUAR!! GWARGHHH!!” suara pertempuran sengit antara Shota dan raja monster veria bergema hingga ke seluruh area gua kegelapan abadi bahkan sampai membuat beberapa tiang penyangga gua tersebut menjadi hancur.
Iblis sitri menjadi sangat terkejut dan bahkan ia sampai tercengang ketika melihat pertarungan antara Shota dan raja monster veria yang sangat mengerikan yang bahkan hingga saat ini masih saja belum menemukan titik cerah Tentang siapah pemenangnya nanti, “Gila! Pertarungan macam apa ini? Apakah orang itu masih bisa di sebut sebagai seorang manusia? Tidak! Orang itu lebih mirip seperti seorang monster di bandingkan seorang manusia” ucap iblis sitri sambil memulihkan mp miliknya.
__ADS_1
“Hahahaha.... menarik! Sepertinya kau memang pantas untuk ku jadikan sebagai familiar ku! Hujan halilintar! Langkah cahaya! Raungan kesedihan! Cahaya darah iblis!” ucap Shota sambil tertawa dan langsung mengaktifkan skil miliknya sambil terbang di udara. Shota terus menerus menyerang raja monster veria dengan seluruh kemampuan miliknya dan bahkan saat ini ia sampai menggunakan seluruh kemapuan terkuatnya secara bersamaan hanya untuk melawan satu monster saja, sementara itu raja monster veria dengan kecepatan tinggi langsung menghindari setiap serangan yang mengarah padanya.
“FYIU!! FYIU!! DUAR!! TING!” Shota terus menerus menyerang raja monster veria tanpa memberikan kesempatan bagi raja monster veria untuk mendekati dirinya, “Hahaha.... kemarilah dan kalahkan aku jika kau mampu” ucap Shota sambil tertawa dan menyerang raja monster veria. Raja mosnter veria hanya bisa terus menghindari serangan yang di lancarkan oleh Shota dan menunggu datangnya kesempatan baginya untuk menyerang Shota, sementara itu iblis sitri hanya terus menerus mengawasi pertarungan mereka dari kejauhan dan belum berniat untuk membantu mereka ataupun ikut campur karena mp miliknya masih belum pulih sepenuhnya.
Setelah menghindari serangan dari Shota secara terus menerus dan hingga akhirnya setelah cukup lama menunggu datangnya kesempatan itu akhirnya kesempatan itupun datang dengan sendirinya yang membuat raja monster veria langsung tersenyum dan langsung menyarungkan kembali katana miliknya yang membuat Shota dan bahkan iblis sitri pun ikut menjadi sangat kebingungan di buatnya. Raja monster veria hanya berdiam diri dan menutup kedua matanya sambil memegang katana miliknya dan secara perlahan mulai memasang kuda kuda untuk menyerang, Shota dan bahkan iblis sitri yang melihat tingkah dari raja monster veria menjadi semakin kebingungan dan bahkan mereka sempat mengira kalau raja monster veria telah berniat untuk menyerah yang membuat iblis sitri sedikit kesal di buatnya.
Raja monster veria terus menerus berdiam diri dan bahkan ia sampai membiarkan dirinya terkena oleh beberapa serangan Shota yang mengurangi beberapa hp miliknya dan memberikan beberapa luka di tubuhnya dan ketika salah satu serangan Shota mengarah pada titik fitalnya dan hampir mengenai dirinya secara tiba tiba raja monster veria langsung tersenyum dan membuka matanya, “Teknik pedang hampa bentuk pertama, tebasan tanpa nama” ucap raja monster veria sambil membuka matanya dan memasang posisi kuda kuda menyerang.
Shota menjadi sangat terkejut sekaligus bingung ketika melihat tingkah dari raja monster veria dan bahkan ia tak bisa berkata kata di buatnya, sementara itu iblis sitri menjadi sedikit jengkel ketika melihat tingkah dari raja monster veria dan bahkan ia langsung menyuruh raja monster veria untuk segera menghabisi Shota dan jika ia tak mampu maka sebaiknya raja monster veria lebih baik mati saja. Setelah satu menit berlalu Shota merasa ada hal yang aneh yaitu kenapa serangannya belum juga menembus organ vital milik raja monster veria dan saat ia tengah memikirkan tentang hal tersebut secara tiba tiba serangan dan bahkan dinding gua yang ada di sebelahnya terbelah menjadi dua bahkan sampai membuat gua nya runtuh hingga akhirnya menembus ke luar dan beruntung hanya pipi Shota saja yang tergores sedikit luka jika tidak sudah pasti tubuh Shota saat ini telah terbelah menjadi dua.
__ADS_1
Shota menjadi sangat terkejut dan bahkan wajahnya langsung memucat sambil menelan ludah ketika melihat kalau dinding gua yang ada di sebelahnya terbelah menjadi dua, sementara itu iblis sitri menjadi sangat terkejut dan bahkan kedua bola matanya hampir keluar ketika melihat kalau raja monster veria dapat membelah dinding yang ada di gua kegelapan abadi menjadi dua bahkan sampai meruntuhkan beberapa bagian gua yang ada di gua kegelapan. Di saat Shota tengah terkejut dan melamun karena mengetahui fakta bahwa raja monster veria memiliki kekuatan yang sangat mengerikan seperti itu dan bahkan ia sampai tak sadar kalau raja monster veria telah berada tepat di hadapanya, raja monster veria yang saat ini telah berada tepat di hadapan Shota dengan cepat langsung menebas tubuh Shota yang bahkan sampai membuat tangan Shota terpotong ketika menerima serangan yang di lancarkan oleh raja monster veria.
Shota yang terkena serangan dari veria menjadi sangat terkejut dan langsung mengaktifkan skil langkah cahaya dengan tujuan untuk melarikan diri dari raja monster veria dan langsung mengontrol senjata miliknya untuk menyerang dan menahan raja monster veria sementara dirinya kabur ke atas dan bahkan ia tak perduli dengan misi dan bahkan Shota menjadi tak tertarik lagi untuk menjadi raja monster veria sebagai familiarnya karena Shota masih menyayangi level dan nyawanya. Raja monster veria memang tertahan sejenak oleh senjata dan serangan Shota dan ketika Shota telah berada di luar dan bahkan baru beberapa detik saja ia berada di luar secara tiba tiba raja monster veria langsung muncul tepat di hadapan Shota dan langsung menendang Shota yang hingga akhirnya membuat dirinya terjatuh dan menghantam ke tanah dan ketika Shota telah terkapar di tanah raja monster veria menyarungkan kembali katana mikiknya dan mengangkat kedua tangannya ke atas “wahai kegelapan abadi yang menelan segalanya, datanglah dan bantulah aku untuk mengalahkan semua musuh musuhku. Sihir cahaya kegelapan bintang keputus asaan!” ucap raja monster veria sambil tersenyum dan mengaktifkan skil miliknya.