
Milia tanpa sadar langsung berlari ke arah jamal lalu langsung menusuk tubuh jamal dengan tombak miliknya yang seketika itu juga langsung menembus tubuh jamal, pergerakan jamal seketika itu juga langsung berhenti karena ia merasa sangat terkejut dan tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. sementara itu di sisi lain ayato dan krak dev yang melihat adanya kesempatan untuk menyerang jamal dengan cepat langsung menyerangnya dan sedikitpun ia tak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, rentetan serangan terkuat mereka berdua langsung mereka lancarkan ke arah jamal dan seketika itu juga langsung mengikis habis semua hp milik jamal yang tersisa.
Semua orang yang ada di sana langsung menjadi sangat gembira tetapi di sisi lain mereka juga menjadi tak percaya jika mereka telah berhasil mengalahkan jamal tetep di saat mereka tengah bersenang-senang dan bergembira secara tiba-tiba semua kegembiraan itu langsung berubah menjadi sebuah ketegangan dan ketakutan ketika mendengar suara yang tak asing dari atas sebuah pepohonan. "Hebat! hebat! ku ucapkan selamat kepada kalian karena telah berhasil mengalahkan bayanganku tetapi sayangnya kalian bertiga harus mati di sini!" ucap jamal sambil tersenyum dan bertepuk tangan lalu secara perlahan langsung melompat dari atas pohon itu.
Mereka semua langsung menjadi sangat terkejut sekaligus menjadi sangat ketakutan karena baik itu ayato ataupun krak dev telah kehabisan tenaga dan mana karena pertarungan sebelumnya dan satu-satunya orang yang masih bisa bertarung adalah milia tetapi ayato masih tak terlalu yakin jika dia masih berani untuk mengorbankan nyawanya demi orang yang baru saja ia temui. Sementara itu milia langsung menjadi sangat ketakutan bahkan seluruh tubuhnya langsung mengeluarkan keringat dingin dan wajahnya langsung berubah menjadi sangat pucat, "Hahaha... ada apa? kenapa kalian terlihat begitu ketakutan setelah melihat diriku? tenang saja aku tak akan membunuh kalian semua sekaligus tetapi aku akan menghabisi dan menyiksa kalian terlebih dahulu terutama dirimu nona milia" ucap jamal sambil tertawa dan menjilat ujung sabit miliknya itu.
__ADS_1
Jamal dengan cepat langsung melesat ke arah milia dan langsung mengayunkan sabit miliknya itu tetapi ia di halangi oleh ayato bahkan ayato sampai-sampai menahan serangan dari sabit milik jamal itu menggunakan semua kekuatannya yang tersisa dan sampai-sampai membuat lengannya terpotong karena pedang miliknya hancur ketika berbenturan dengan sabit milik mael, krak dev dan milia langsung menjadi sangat terkejut dan tak percaya dengan apa yang mereka lihat pasalnya ayato merupakan orang yang paling tak percaya pada milia dan masih tetap mengganggap milia sebagai musuhnya tetapi ia malah menyelamatkan musuhnya itu.
Jamal yang melihat hal tersebut langsung menjadi sangat kesal dan marah karena ia tak jadi membunuh milia dan malah melukai orang yang hampir mati karena kehabisan tenaga, "Sialan! beraninya kau menghalangi jalanku" ucap jamal dengan nada suara tinggi dan langsung menendang ayato sekuat tenaganya yang membuat ayato terpelanting cukup jauh.
Hp milik ayato terus berkurang secara signifikan karena terluka dan juga dirinya terkena serangan yang di lancarkan oleh jamal sebelumnya bahkan saat ini hp milik ayato tak lebih dari 100 point dan terus berkurang setiap 10 detiknya, jamal tak berhenti sampai di sana saja ia dengan cepat langsung berlari ke arah ayato dengan niatan untuk mengakhiri semuanya. Krak Dev yang melihat kalau saat ini jamal tengah berniat untuk menghabisi sahabatnya itu dengan secepat yang ia bisa langsung berlari ke arah jamal untuk menghalau agar jamal tak sampai melukai sahabatnya itu, "Cih, menjengkelkan! baiklah jika kalian semua ingin mati akan ku kabulkan sekarang juga. cincin neraka!" ucap jamal sembari mengaktifkan skil miliknya.
__ADS_1
Secara perlahan muncul sebuah lingkaran api yang sangat merah di sekitar tubuh krak dev lalu secara tiba-tiba melilit dan mengikat dirinya yang membuat ia menjadi tak bisa bergerak ataupun menggunakan kemampuan miliknya walaupun hanya sesaat, "Selamat tinggal" ucap jamal dan langsung mengayunkan sabit miliknya ke arah krak dev.
Sesaat sebelum sabit milik jamal memenggal kepala krak dev secara tiba-tiba dark dragon milik Shota muncul dan langsung menyerang jamal yang membuat jamal terpaksa harus menghindari serangan tersebut dan menunda untuk mengambil nyawa krak dev, jamal menjadi sedikit terkejut ketika melihat kemunculan dari seekor naga hitam yang secara tiba-tiba dan langsung menyerang dirinya itu. Ayato langsung tersenyum dan sadar kalau naga itu adalah milik kakaknya lalu secara tiba-tiba seluruh kartu yang di simpan oleh ayato sebelumnya memancarkan sebuah cahaya berwarna hitam pekat dan melayang ke udara lalu setelah itu muncul sebuah lingkaran sihir yang membuat semua kartu itu menjadi besar, semua orang yang ada di sana termasuk ayato sendiri menjadi sangat terkejut dan bahkan menjadi sangat kebingungan ketika melihat semua itu tetapi jamal menyadari kalau ada sesuatu yang tak beres dan langsung berlari ke sana untuk menyerang semua kartu itu tetapi ia di halangi oleh dark dragon.
"SUPERBIA! AVARITIA! LUXURIA! INVIDIA! GULA! IRA! ACEDIA!" Seketika itu juga terdengar nama dari ke-7 pangeran neraka lalu setelah itu secara perlahan mulai muncul sosok wujud dari ke-7 pangeran neraka tersebut yang membuat semua orang yang ada di sana langsung menjadi sangat terkejut sekaligus bertanya-tanya dan kebingungan. Jamal yang merasakan adanya sebuah ancaman bahaya yang sangat kuat dari mereka langsung berniat untuk mundur dan pergi dari sana tetapi sayangnya hal itu tak bisa di lakukan olehnya karena ketika ia baru saja ingin melangkah pergi secara tiba-tiba beelzebub langsung menggunakan sihir teleportasi miliknya dan muncul tepat di hadapan jamal lalu langsung menyerangnya menggunakan tombak besar dan panjang miliknya itu tetapi tidak hanya sampai di sana saja ke-5 pangeran neraka yang lainnya langsung menyerang jamal secara bertubi-tubi tanpa memberikan jamal sedikitpun waktu untuk bernapas sementara itu superbia langsung memulihkan seluruh hp dan mana milik ayato dan krak dev.
__ADS_1
Suara ledakan dan sebuah rentetan serangan yang secara bertubi-tubi muncul dan mengenai jamal seketika itu juga langsung membuat semua orang yang ada di sana menjadi sangat ketakutan tetapi di sisi lain mereka juga merasa sedikit kasihan kepada jamal, tak butuh waktu lama bagi ke-7 pangeran neraka untuk menghabisi jamal bahkan mereka tak membutuhkan waktu lebih dari 10 menit untuk menghabisi jamal. Setelah mereka ber-7 selesai menghabisi jamal mereka secara perlahan langsung mendekati ayato yang membuat ayato, krak dev dan milia menjadi sangat ketakutan tetapi ketika melihat apa yang terjadi selanjutnya mereka semua langsung menjadi sangat kebingungan dan sangat terkejut karena secara tiba-tiba ke-7 pangeran neraka itu langsung berlutut dan memberi salam hormat kepada ayato sembari meminta agar ayato memberikan mereka perintah selanjutnya.