
"Kakak aku mohon ijinkan aku keluar dan membantu kalian."
"Kakak."
"Aku akan menghabisi si tua Fujita, dia yang telah menyebabkan ayah menjadi seperti ini."
Keiko memegang pundak Minori supaya bisa terhubung dengan kedua kakaknya. Berkali-kali dia memohon agar diijinkan keluar dari dalam lorong rahasia. Minori dan juga seluruh penghuni lorong bahkan sampai menutup kedua telinganya. Karena Keiko tidak lagi berbicara melalui pikiran, melainkan berteriak dengan keras. Sehingga kalimat terakhirnya tidak terdengar oleh kedua kakaknya.
"Kei tenanglah."
Gina mencoba menenangkan putri semata wayangnya. Keiko yang sudah merasa kesal serta kecewa kepada kedua kakaknya, kini terduduk di lantai dengan wajah yang terlihat muram.
***
Beberapa pisau petir terlihat menancap pada setiap bagian vital para Shinobi. Begitupun panah api yang langsung menghanguskan tubuh mereka hingga menjadi abu. Arnius dan Eiji mampu bekerjasama dengan baik saat menghabisi seluruh Shinobi yang menurut keduanya berkemampuan rendah.
Seluruh pasukan Shinobi kebanyakan memakai pakaian yang seragam. Sementara para ninjutsu tidak berpakaian sama, namun ada tanda khusus yang melekat pada tubuh ataupun pakaian mereka.
Bagi pemula yang masih dalam tahap belajar mengenai teknik ninjutsu, mereka akan tergabung dalam kelompok Shinobi. Tingkat kemampuan mereka yang berbeda bisa dilihat dari keseragaman pakaian ataupun teknik yang digunakan. Para Shinobi yang masih dalam tahap dasar seperti ini biasa disebut ghost warrior. Saat menjalankan misi seperti ini mereka hanya akan mencelakai diri sendiri jika tidak mampu bertahan ataupun meningkatkan kemampuan mereka.
__ADS_1
Ninjutsu handal adalah tingkatan yang lebih tinggi dari pada para Shinobi ghost warrior. Mereka disebut sebagai ghost master, kapten bagi para ghost warrior. Para ninjutsu handal memiliki kemampuan yang lebih tinggi daripada para Shinobi. Kecepatan serta ketepatan mereka sudah terlatih dengan baik saat mereka berhasil menyelesaikan setiap misi yang mereka dapatkan.
Setelah para ninjutsu handal atau juga ghost master ini berlatih untuk selalu meningkatkan kemampuan, mereka akan bisa disebut sebagai master ninjutsu jika mereka mampu menguasai kemampuan ataupun elemen tertentu. Seorang master ninjutsu kebanyakan memiliki satu binatang ilahi atau bahkan lebih. Ada juga master ninjutsu yang tidak memiliki hewan ilahi namun mereka mampu menguasai beberapa teknik sekaligus.
Para hewan iblis terkadang juga menjadi pilihan seorang ghost master. Mereka lebih menyukai iblis dikarenakan para hewan tersebut memiliki aura membunuh yang lebih pekat. Hanya dengan mengumbar aura tersebut, lawannya akan jatuh pingsan atau bahkan mati jika mereka berkemampuan rendah atau hanya manusia biasa.
Baik itu binatang ilahi ataupun iblis, mereka bisa mengontrol sendiri aura yang mereka miliki. Sementara besarnya aura tersebut tergantung pada tingkatan kemampuan hewan itu sendiri. Tingkat bumi atau Earth jutsu adalah tingkatan hewan ilahi yang berkemampuan rendah. Tingkat selanjutnya adalah tingkat langit atau Sora jutsu kemudian Moon jutsu atau tingkat bulan, selanjutnya tingkat nirwana atau Nehan jutsu. Hewan ilahi ataupun iblis yang kemampuannya dibawah para dewa memiliki tingkat kemampuan yang disebut surgawi atau paradaisu jutsu.
Panas api yang dikeluarkan oleh Arnius terdeteksi oleh seorang master yang berdiri di atas seekor kadal besar. Seorang lelaki muda yang membawa sebuah katana panjang di punggungnya, ia mengenakan kimono besar yang bahkan melebihi ukuran tubuhnya. Dengan cepat dia melesat mendekati Arnius yang berada di antara bangunan rumah.
Ryu kogane bergegas melayang ke atas dan mengubah ukuran tubuhnya saat ia melihat seorang pemuda yang sudah menyadari keberadaan Arnius. Naga besar tersebut menghempaskan aura naga yang disertai tenaga dalam yang besar, hingga menyebabkan tubuh beberapa hewan serta penunggangnya terpental jauh.
Hempasan tenaga dalam sang naga emas juga dirasakan oleh Jung Bao, Monki, dan juga Zooi. Mereka segera melesat menyerang beberapa hewan iblis yang ada di dekatnya.
Sementara Zooi menghadapi dua bintang iblis sekaligus, seekor gagak Hitam berparuh aneh dan juga seekor anjing berwarna coklat tua.
Permata yang telah dimasukkan oleh Arnius ke dalam tubuh mereka, membuat ketiganya berubah menjadi lebih kuat. Zirah perang yang mereka pakai terlihat berbeda, mereka merasa baju itu mampu menyerap tenaga lawan hingga tanpa batas. Sehingga mereka bisa dengan mudah membalikkan serangan lawan.
Tak hanya Jung Bao, kini Zooi pun begitu terkejut dengan perubahan tubuh mereka. Saat bertubuh hewan, keduanya mampu berdiri dengan dua kaki seperti halnya saat mereka bertubuh manusia.
__ADS_1
Saat Zooi berpikir bahwa ia akan lebih gagah jika memegang sebuah senjata seperti halnya tuannya. Sebuah tameng muncul di tangan kirinya, dan sebuah pedang besar berbentuk kotak berada di dalam genggaman tangan kanannya.
"Aku berada di tingkat nirwana tahap awal, terimakasih tuan muda."
Ucap Zooi di dalam pikirannya saat menyadari perubahan pada tubuhnya.
Jung Bao pun merasa begitu heran dengan perubahan tubuhnya yang menjadi lebih kuat. Hanya dengan satu kibasan cakarnya, ia mampu menggores perut lawannya. Saat ia bersikap siaga dengan mengarahkan kedua tangannya di depan, sebuah cambuk berbentuk rantai ada di dalam genggamannya.
"Senjata yang luar biasa."
Jung Bao bergumam perlahan saat ia mencoba melesatkan cambuk rantai miliknya ke arah lawannya, yang membuat tubuh kelabang itu terbelah menjadi dua bagian.
Monki yang sudah terbiasa berdiri dengan dua kaki, tidak begitu terkejut dengan perubahan tubuhnya. Saat ini ia masih mencoba menggunakan dua buah senjata yang ada di dalam genggamannya. Sebuah pedang pendek berada di masing-masing tangannya. Ia bergerak lincah menebas setiap ninjutsu yang ada. Ia spontan melemparkan satu pedang pendeknya ke arah ninjutsu yang mencoba menyerang Eiji dari belakang. Pedang tersebut berputar seperti halnya sebuah cakram. Setelah menggores punggung ninjutsu tersebut, pedang pendek itu berputar kembali ke arah tuannya.
"Menakjubkan."
Monki tersenyum puas.
Eiji yang diserang oleh puluhan ninjutsu handal sekaligus terlihat lincah bergerak ke sana kemari, sekalipun ia mengakui bahwa ia sedikit kerepotan. Para ninjutsu yang menyerangnya pun terbilang cukup kuat, mereka mampu bekerjasama dengan baik. Saat ini Tuan muda tampan kedua dari keluarga Tamura tersebut sedang menghadapi formasi menyerang dari para ninjutsu handal klan Ito.
__ADS_1
Eiji yang cenderung tidak banyak bicara, ia berusaha berpikir cepat untuk melumpuhkan setiap formasi lawannya. Berkali-kali ia berkelit untuk menghindari tebasan katana lawannya. Saat ia menemukan celah, ia mencoba memanfaatkannya untuk kembali menyerang dengan pedang petir yang kini ada di dalam genggamannya.
Saat beberapa ninjutsu terjatuh karena terkena sabetan pedangnya, sebelah tangannya yang lain meluncurkan kilat petir secara beruntun hingga menyebabkan beberapa ledakkan yang membuat tubuh lawannya berhamburan ke berbagai arah. Kekuatan petir Eiji bertambah saat Raiden yang masih dalam perjalanan ke tempat tersebut berkonsentrasi untuk menyalurkan energi miliknya ke tubuh tuannya. Phoenix petir itu merasakan tuannya yang sedang terkepung dari berbagai penjuru.