Aku Seorang Janda Ustadz

Aku Seorang Janda Ustadz
bab 110 keputusan pengadilan


__ADS_3

Hari ini adalah sidang keputusan untuk Herman, Mayang, dan Sofi.


Luthfi sudah datang ke sana untuk menyaksikan hal ini.


Dia sudah bicara pada pengacara nya untuk meminta hakim meringankan hukuman mereka, apa lagi sekarang Rena juga sudah merasa lega karena tadi kata pengacara mereka hanya akan di penjara dua sampai tiga tahun saja.


Tak bisa di bayangkan kalau mereka di penjara terlalu lama, mungkin mereka akan marah pada Rena dan Luthfi.


Ketiga orang itu di bawa masuk ke dalam ruang sidang, sudah ada banyak orang yang datang ke sana.


Setelah datang hakim langsung mengulik semua informasi dari saksi mau pun bukti bukti.


Dan setelah banyak sekali perdebatan yang terjadi akhirnya mereka bisa memutuskan hukuman untuk mereka semua.


(Kasus Herman) Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Aturan itu menyebutkan perdagangan orang adalah tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang. Tindakan itu disertai dengan ancaman kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan,  penyalahgunaan kekuasaan, hingga penjeratan utang.


(Kasus Sofi) Pasal yang terkait pada kasus ini adalah pasal 372 dan 374 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang dapat menjerat maksimal 5 tahun penjara sebagai hukuman kasus penggelapan uang perusahaan.


(Kasus Mayang) Memperhatikan ketentuan pasal 335 KUH Pidana, maka nampak jelas bahwa suatu tindak pidana pemaksaan merupakan tindak pidana yang dapat dijatuhi sanksi pidana berupa pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak Rp 4.500,00 (empat ribu lima ratus rupiah).


(Kasus Sofi) Setiap Orang yang dengan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan memaksa seseorang meminum atau memakai bahan yang memabukkan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau pidana denda paling banyak kategori III.


Keputusan Hakim..


"Untuk kasus saudara Herman, saat ini dia masuk kasus penculikan dan akan memperjual belikan manusia, maka kami putus kan saudara Herman akan di tahan selama 15 Tahun" ucap Hakim.


Tok (Palu di ketuk)


"Untuk kasus saudari Mayang sendiri dia masuk ke dalam kasus pemaksaan karena Saudari Mayang memaksa anaknya yang sudah menikah untuk menikah lagi, maka kami putuskan Saudari Mayang mendapatkan hukuman satu tahun penjara" ucap Hakim..


Tok (palu di ketuk)


Saat ini Luthfi menatap pada Pengacara nya yang hanya diam saja saat Hakim memberikan vonis hukuman pada Herman dan Mayang, Bukan ini yang Luthfi mau tadinya karena Hakim memutuskan kalau Herman di penjara 15 tahun.


"Ringan kan hukuman Ayah" ucap Luthfi namun hanya dengan gerakan bibir saja.


Pengacara itu pura pura tidak mendengar atau melihat Luthfi, dia sangat kesal pada pembaca nya itu.


"Sedangkan saudari Sofi dia masuk ke dalam kasus pencurian uang perusahaan dan bisnis ilegal nya memperjual belikan minum keras, maka kami putuskan bahwasanya Saudari Sofi akan di hukum dengan hukuman delapan tahun penjara" ucap Hakim.


Luthfi langsung berdiri saat mendengar hal itu.


"Keberatan pak Hakim" Sahut Luthfi.


"Ya" tanyanya.


"Kami orang yang di rugikan tetapi sebelum mereka di penjara mereka sempat meminta maaf, dan kami harap hukumnya bisa di ringankan, kami tidak akan meminta kasus ini di cabut hanya saja kami mau hukuman nya di ringan kan" Sahut Luthfi.


Semua mata tertuju pada Luthfi dan tentu saja hal itu membuat Mayang sangat kesal, Seharusnya Mayang juga mempunyai kasus yang sama seperti Sofi pencurian tapi sayang Pengacara Mayang sangat pandai memutar balikkan fakta nya.


Siang ini Luthfi dan Rena baru saja keluar dari ruangan sidang, mereka akan menunggu pengacara Luthfi yang tadi menangani kasus ini.


Tapi Lutfhi belum juga melihat pengacara nya itu datang.


"Astaghfirullah ke mana dia" gumam Luthfi.


"Gus kenapa dia melakukan hal ini" tanya Rena.


"Entah tapi aku yakin ada yang tidak beres karena gak akan mungkin dia melakukan hal ini" ucap Luthfi.


"Tapi apa" tanya Rena.


Luthfi menatap ke arah sekitar dan syukur lah orang itu datang ke sana untuk mengambil mobil nya.


Tak sia sia Luthfi menunggu di sana dan ternyata ada juga dia yang baru datang.


Brak.


Luthfi menarik pengacara itu dan langsung memperingatkan kalau pengacara itu untuk jujur padanya sekarang juga.


"Siapa yang melakukan ini" tanya Luthfi.


"Pengacara ibu Mayang, dia yang melakukan hal ini pada kita" ucap Pengacara Luthfi.


"Pengacara Mamah melakukan hal ini" tanya Luthfi.

__ADS_1


"Ya tuan" ucap Pengacara Luthfi.


Namun untungnya saat Luthfi yang bilang seperti itu Hakim langsung memutuskan bahwa hukuman Herman dan Sofi di kurangi, yaitu Herman lima tahun penjara karena masih percobaan perdagangan manusia, sedang kan Sofi dia hanya akan di penjara selama tiga tahun, karena uang perusahaan sudah Luthfi ikhlas kan.


Saat ini Sofi hanya akan menebus dosa untuk menjual minuman keras saja.


Penjelasan menurut Islam: Jual beli khamar diharamkan dalam hadits Nabi SAW dari Jabir bin Abdullah dalam Ash-Shahihain.


Yang Artinya: "Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya mengharamkan jual beli khamar, bangkai, babi, dan berhala." (HR Bukhari & Muslim)


Riwayat hadits lain dari Abdullah bin Abbas yang menyebutkan bahwa barang yang haram diminum, haram juga diperjualbelikan. Nabi SAW bersabda,


Yang Artinya: "Sesungguhnya yang telah Allah haramkan untuk meminumnya, maka Allah juga mengharamkan untuk jual belinya." (HR Muslim)


Maka bila seorang muslim memperjualbelikan khamar (minuman keras), maka haram hukumnya sebab sumber dosa dan kemaksiatan.


Seperti yang telah disebutkan juga di atas, menurut hukum syariat, transaksi khamar tidak sah karena merupakan barang haram dan najis.


Namun jika seperti itu, kenapa minuman keras banyak yang meminum nya bahkan lebih banyak orang yang meminati minuman itu.


Karena, sesuatu yang menimbulkan dosa akan membuat manusia merasa kecanduan.


Berbeda dengan melakukan amal baik, tak banyak orang yang kecanduan melakukan hal itu.


Padahal jika di hitung kan melakukan dosa akan lebih mahal dari pada melakukan kebaikan.


Contoh nya: minuman keras mahal tapi banyak membeli nya.


Sedangkan Sholat tidak bayar tapi banyak orang yang masih melalaikan nya.


Semoga kita di jauhkan dari hal hal yang seperti itu, Aminn..


Rena merasa lega saat mendengar keputusan terakhir itu, karena mau bagai mana pun mereka adalah orang tua Rena.


Kalau saja Rena benci pada mereka mungkin Rena dan Luthfi tak akan melakukan hal sejauh ini untuk meringankan hukuman mereka.


Malam harinya terasa sangat panas mereka duduk di sofa sambil menonton televisi.


Hari demi hari terasa sangat singkat bahkan tanpa terasa Luthfi akan menjadi seorang ayah dari anak kandung nya sendiri.


Tak semua orang di beri kabar gembira ini bahkan di luaran sana banyak yang tidak bisa mempunyai anak.


Maka Nikmat mana lagi yang akan kamu dustakan?...


Luthfi hanya membayangkan bagaimana bahagia nya dia saat menikmati hari tua bersama dengan Rena istri yang sangat dia cintai.


"Umi, semoga kedepannya tak ada yang akan berubah" ucap Luthfi.


"Ya amin" ucap Rena.


Flash back onn di pesantren..


Saat Rena dan Luthfi akan pulang ke kota saat itu Gladys datang ke kamar yang Rena tempati.


Gladys juga tau kalau mereka akan pulang sekarang.


"Assalamualaikum" ucap Gladys.


"Waalaikum salam" ucap Rena.


"Boleh aku masuk" tanya Gladys.


"Masuk saja" Titah Rena dari dalam kamarnya.


Gladys langsung masuk ke dalam kamar Rena yang sekarang sudah terbuka.


"Kalian akan pulang" tanya Gladys.


"Ya" ucap Luthfi.


"Kak Gladys kamu bisa kan di sini sendirian" tanya Rena.


"Sendirian aku tidak sendirian" ucap Gladys.


"Oh ya" tanya Rena.

__ADS_1


"Ya banyak orang yang perduli pada ku dan Alhamdulillah aku betah di sini" ucap Gladys.


"Syukur lah kalau begitu" ucap Rena.


"Ya" ucap Gladys.


Luthfi keluar dari sana sambil membawa koper yang ada di sana.


Luthfi menuju ke arah mobil nya untuk dia memasukan koper pada bagasinya.


Gladys menatap pada Faiz yang sekarang Rena tidur kan di atas kasur, Gladys menggendong Faiz saat Rena melihat hal itu, Rena langsung terkejut tapi dia tak bisa berbuat apa apa karena takut terjadi apa apa pada Faiz.


Gladys menatap pada Bayi itu, beberapa kali Gladys mengecup bayi mungil itu.


"Aku janji akan datang menemui mu tapi entah kapan" ucap Gladys.


"Kamu tidak boleh khawatir ada aku bersama dengan Faiz" ucap Rena.


"Ya maafkan aku karena sudah melakukan hal itu pada Faiz" ucap Gladys.


"Tak apa" ucap Rena.


Flash back off..


Rena merasa sangat senang apa lagi Gladys sudah berusaha untuk menerima Faiz, tadinya Rena menganggap itu akan sangat mustahil namun benar Alloh maha membulak balikan hati manusia.


"Aku sangat senang" ucap Rena.


"Karena Gladys" tanya Luthfi.


"Ya" ucap Rena.


"Aku juga senang tapi apa benar dia benar benar menyesal dan akan berubah" tanya Luthfi.


"Aku yakin dia tulus" ucap Rena.


"Ya aku harap juga begitu" ucap Luthfi.


Luthfi memegang perut Rena yang sekarang masih sangat rata, Luthfi tak pernah bosan memegang perut istri nya yang ada bayi di dalamnya itu.


Bahkan setiap malam pun Luthfi tidak pernah bosan untuk menengok bayinya itu.


"Aku juga ikut senang pada Revan yang sekarang bahagia" ucap Rena.


"Ya aku juga ikut bahagia" ucap Luthfi.


"Oh seperti nya kisah kita akan berakhir" ucap Rena.


"Tidak mungkin kisah kita akan berlanjut sampai anak anak kita tumbuh besar nanti" ucap Luthfi.


"Ya semoga saja" ucap Rena..


"Ayo tidur sudah malam" ucap Luthfi.


"Baiklah ayo" ucap Luthfi.


Mereka langsung masuk ke dalam dan tidur di tempat tidur.


Faiz terlihat sangat pulas tertidur mungkin karena Faiz sedang sehat dan badannya nyaman di atas ranjang.


Tak ada yang bisa mengalahkan nyaman nya di ranjang, apa lagi dengan cuaca yang sangat dingin.


Sedangkan di sisi lain saat ini Mayang tengah marah dia tak habis pikir pada Luthfi yang dengan mudahnya ingin meringankan hukuman Herman dan Sofi.


"Aku gak terima hal ini" ucap Mayang geram.


Tetapi Mayang tak bisa berbuat apa apa lagi karena dia masih di dalam sel tahanan.


Namun Mayang berjanji akan membalas kan hal itu pada Luthfi yang terkesan pilih kasih.


Mayang sangat sibuk padanya dirinya di penjaga satu tahun dan lebih singkat dari pada mereka.


"Aku akan balas semua ini" gumam Mayang.


mohon maaf ya kalau ada yang salah..🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2