Aku Seorang Janda Ustadz

Aku Seorang Janda Ustadz
bab 43


__ADS_3

Siang nya Rena terbangun dia melihat suaminya yang masih tertidur, dia sangat khawatir pada suaminya itu.


Namun Rena ingat kalau sekarang dia akan membuat Rujak bersama dengan kakak ipar nya.


Rena langsung buru buru pergi dari sana menuju ke arah pesantren.


Namun Rena di kejutkan dengan kedatangan mamahnya yang ada di halaman pesantren dengan di kawal oleh kedua anak buah nya.


"Mamah ada apa datang" gumam Rena.


Rena mendekat pada mamahnya dia melihat kalau mamahnya juga sangat antusias padanya,


"Rena akhirnya aku bisa melihat mu" ucap Sofi mamah kandung Rena.


"Ada apa mah" tanya Rena ketus.


"Mamah ingin membawa mu ke kota, kau mau kan? mamah mau ngadain peresmian gedung untuk pekerjaan mamah" ucap Sofi.


"Mah dari dulu juga aku gak suka pada pekerjaan mamah, kalau mamah mau apa apa jangan ajak aku" ucap Rena.


"Tapi mamah mau ada kamu di sana" ucap Sofi.


"Mah suami ku tengah sakit aku gak bisa ikut" ucap Rena akhirnya menemukan alasan.


"Pisah saja sama suami kamu itu, Mamah akan carikan laki laki yang kaya dan mapan untuk mu nanti" ucap Sofi.


"Mah aku gak tertarik" ucap Rena.


Sofi marah setiap kali bertemu mereka tak pernah akur, apa lagi dengan sikap Sofi yang sangat ketus dan ingin menang sendiri itu.

__ADS_1


"Maaf mah aku mau ke warung" ucap Rena yang langsung pergi dari sana meninggalkan mamahnya.


Tapi sayang Sofi memegang tangan Rena dia tak mau kalau Rena tak menurut padanya.


Sofi mempunyai ide gi la yang akan melibatkan Rena di dalamnya.


Yaitu dengan menjodohkan Rena dengan seorang Casanova yang sering datang ke tempat nya, Sofi adalah mucikari paling terkenal di kota.


sehingga dari itu lah Rena tak suka pada pekerjaan Mamahnya itu, bahkan sangat di sayangkan kalau Sofi pun seolah tak terlalu perduli pada Rena.


Bahkan Sofi hanya datang pada Rena saat butuh saja, tentu saja sebagai seorang anak Rena merasa sangat tak suka pada ibunya itu.


"Ikut mamah" jelas Sofi.


"Aku gak tertarik" ucap Rena.


"Pokoknya kamu harus ikut mamah" ucap Sofi.


"Pulang lah bukan aku menjadi anak yang durhaka tapi mamah sangat tak menghargai perasaan aku" ucap Rena.


"Rena jaga bicara mu aku sangat cemas padamu" ucap Sofi.


"Cemas bagaimana, mamah dengan jelas menelantarkan aku apa itu yang mamah sebut cemas" ucap Rena.


"Mamah gak tau mamah gak tau kamu masih hidup" ucap Sofi.


"Lalu kalau mamah tau saat kecil aku akan di Bu nuh kenapa mamah tak berusaha menghentikan orang itu, kenapa mamah tak berusaha menghentikan suami mamah itu" ucap Rena menatap marah pada Sofi.


"Mamah gak tau" ucap Sofi.

__ADS_1


"Sudahlah kalian sama saja, kalau memang tak mau punya anak sebaiknya Bu nuh saja aku saat aku masih dalam kandungan, bukan setelah aku lahir baru aku akan di lenyapnya, mungkin jika aku tak lahir tak akan ada yang akan menemukan aku dan merawat aku" ucap Rena panjang lebar sambil meneteskan air mata nya.


"Dengar kan aku" ucap Sofi.


"Jika saja aku tak di lahir kan oleh mu mungkin aku akan terlahir dari keluarga yang utuh dan tak banyak drama" ucap Rena.


"Rena kamu keterlaluan" ucap Sofi.


"Mah jangan mengusik aku, suami aku sedang sakit dia butuh obat aku akan membelikan nya" ucap Rena.


Plakk


Sebuah tamparan mendarat di pipi Rena, para santri yang melihat langsung melaporkan kejadian itu pada Abah.


Fadly yang menjadi keamanan pun langsung mendekat ke arah sana.


"Bu maaf jangan asal main tampar dia putri nya Abah Zakaria" ucap Fadly.


"Kau sama saja" bentak Sofi pada Fadly.


"Jangan ribut ini pesantren Bu" ucap Fadly lagi.


"Lantas kalau ini pesantren bagaimana apa kau akan mewawarkan kalau aku datang" tanya Sofi menatap pada Fadly.


"Apa yang kau bilang tadi, Rena Putri Abah Zakaria kau salah sangat sangat salah karena Rena itu anak ku bukan anak di Zaka" geram Sofi.


Sedang kan Rena saat ini masih mematung dia tak percaya kalau mamahnya akan menampar nya di hadapan para santri yang lain.


"Maaf Bu kalau saya salah tapi tidak sebaiknya kalian ke dalam saja bertemu dengan Abah, dari pada di sini menjadi tontonan umum" ucap Fadly.

__ADS_1


"Sofi" bentak Abah yang ada di sana.


__ADS_2