Aku Seorang Janda Ustadz

Aku Seorang Janda Ustadz
bab 148 Flash back Mita


__ADS_3

Flash back onn


Beberapa tahun silam..


Mita saat itu baru saja berusia dua puluh tahunan, dia baru saja mempunyai anak yang dia beri nama Fathir.


Mita di tinggal kan oleh suaminya saat dia masih mengandung karena alasannya Suaminya itu tergoda oleh sekertaris di kantor nya yang lebih menarik dari Mita.


Hingga Mita di buang bersama dengan Fathir saat itu, ibarat goresan takdir Mita di pertemukan dengan Amta yang bernama Asli Ramta Alfaro Marseille.


Dengan Marga Alfaro Marseille yang sering kali di singkat AM itu membuat semua wanita ingin menjadi istri dari laki laki berusia dua puluh delapan tahunan itu.


Begitu pula dengan Mita yang saat itu hanya lah seorang janda yang mempunyai anak satu yang masih sangat kecil, dahulu Mita itu bukan siapa siapa.


Dia tidak berbeda dengan seorang janda yang hidup sebatang kara bersama dengan Anaknya yang masih sangat kecil itu.


Amta merasa kasihan melihat seorang wanita dan seorang bayi yang tengah di gendong itu berjalan di tengah derasnya air hujan.


Hati yang sangat keras bagaikan batu karang itu akhirnya terkoyak juga saat melihat Mita dan putra nya yang sekarang tengah di bawah guyuran air hujan.


Amta adalah anak orang kaya dan tak heran kalau dia punya banyak wanita simpanan, entah kenapa Amta sangat besar kepala saat itu.


Namun dia juga punya rasa empati yang sangat besar dia tidak tega jika membiarkan seorang wanita mengalami kesusahan.


Amta memutus kan untuk turun dari mobil mewah nya karena dia akan membantu Mita yang sekarang tengah hujan hujanan.


"Nona ikut lah bersama dengan saya" ucap Amta.


"Tidak perlu tuan" ucap Mita.


"Ini hujan takutnya bayi anda sakit" ucap Amta memaksa agar Mita mau ikut bersama dengan nya.


Dengan sedikit paksaan akhirnya Mita mau juga ikut bersama dengan Amta yang mempunyai mobil mewah itu, Mita sangat sedih sampai sampai dia tidak memikirkan hal lain selain kehidupan dia nanti nya apa lagi dia baru saja di usir oleh suaminya.


"Nona ada apa di sana" tanya Amta.


"Suami saya selingkuh saya tidak mungkin bisa melupakan dia, saya tidak bisa hidup tanpa dia" ucap Mita.


"Di mana keluarga nona" tanya Amta.


"Saya sebatang kara di kota ini" ucap Mita.


"Oh baiklah ikut dengan saya" ucap Amta.


Amta membawa Mita ke rumah nya yang khusus untuk dia saja, karena Amta sudah pisah dari orang tuanya.


Amta bisa bebas dengan melakukan apa pun di rumah nya sendiri.


"Masuklah ini rumah saya" ucap Amta meminta Mita masuk ke dalam rumahnya yang sangat mewah dan megah itu.


"Rumah anda bagus" puji Mita.


"Ya beginilah" ucap Amta.


Hari demi hari mereka bersama dan akhirnya ada rasa saling suka di antara mereka, sebenarnya hanya Amta saja yang suka pada Mita.


Sedangkan Mita suka karena dia bergantung hidup pada Amta yang sangat kaya, Mita tidak perlu bekerja atau melakukan apa pun karena kebutuhan nya sudah di tanggung oleh Amta.


Beruntung sekali menjadi Mita yang bisa bertemu dengan Amta yang sangat menyayangi nya itu.


Amta memutus kan untuk menikah dengan Mita yang saat itu tidak punya siapa siapa karena katanya Mita hanyalah Sebatang kara, Amta sudah menanggung konsekuensinya jika menikah dengan Mita.


Apa pun yang terjadi pada Mita semuanya akan Amta terima termasuk pada anak Mita yang tak lain adalah Fathir.


Jelang satu bulan pernikahan, mereka tak kunjung di berikan momongan, jika di tanya kenapa justru jawaban nya wajar saja karena pernikahan mereka baru saja satu bulan.


Namun ada satu kenyataan yang membuat Mita sangat perih, bagai menelan pil pahit bagi Mita yang merasakan hal itu.


Saat itu Mita mulai mengikuti program hamil sayangnya saat Mita mengecek Rahimnya ternyata rahim nya tak ada.

__ADS_1


Karena setelah Mita melahirkan Fathir kandungan Mita bermasalah hingga dia harus mengangkat rahim nya untuk menyelamatkan dia juga.


Dan bagaimana mungkin Mita tidak punya Rahim tapi bisa punya Kathir??.


Begini ceritanya..


Malam itu Mita tadinya ingin membicarakan masalah itu pada Amta hanya saja dia takut, dia benar benar sangat takut kalau Amta akan menolak nya dan mencoba untuk mengusir atau bahkan menduakan Mita.


Mita tentu saja sangat bingung dan sangat sangat ketakutan juga.


Hingga malam itu satu rahasia besar yang mampu membebaskan Mita dari masalah itu datang ke rumah itu.


Seorang wanita cantik dengan rambut panjang serta pakaian yang sangat minim.


Datang ke sana, saat itu Amta tak ada di rumah hanya Mita saja yang ada di sana.


Mita membiarkan wanita itu masuk karena katanya ada yang mau dia bicara kan dan hal itu sangat penting.


"Ada apa Nona" tanya Mita pada wanita itu.


"Aku hamil anak dari Ramta, kamu mau percaya atau tidak tapi harus nya kamu percaya" ucap wanita itu.


"Siapa nama kamu" tanya Mita menatap pada wanita na kal itu.


"Nama aku Intan, suami mu akan kenal pada ku karena aku adalah simpanan dia selama dua bulan ini" ucap Intan.


"Dua bulan" tanya Mita.


"Ya satu bulan dia bersama dengan aku, dan satu bulan lagi dia tidak pernah datang pada ku katanya dia menikah dan mungkin saja kamu" ucap Intan.


"Ya" ucap Mita.


"Katanya padanya aku hamil dan ini anak dia" ucap Intan.


Mita sangat ketakutan dia tidak mungkin membicarakan hal itu pada suaminya dia takut Amta di ambil wanita itu apa lagi wanita itu punya anak dan masih bisa punya anak lagi.


"Begini saja kamu mau uang berapa" tanya Mita menatap pada wanita bernama intan itu.


"Hahahah kau mau menyogok aku" tanya Intan.


"Tidak, hanya saja aku akan beli anak mu itu, tapi kamu bisa jamin kan kalau anak itu adalah anak kandung mas Amta" tanya Mita.


"Aku berani bersumpah untuk hal ini" ucap Intan.


"Baiklah berapa uang yang kamu minta aku akan berikan tapi tolong berikan anak itu pada ku saat kamu sudah melahirkan anak itu" ucap Mita.


"Ya ya" ucap Intan.


"Berapa bulan kamu sekarang" tanya Mita.


"Kata dokter baru lima Minggu" ucap Intan.


"Baiklah aku akan ambil bayi itu nanti setelah kamu melahirkan, ingat kamu jangan jauh jauh dari ku" ucap Mita.


"Ya tak akan, aku akan dekat dengan mu" ucap Intan.


Mita sebenarnya merasa sangat senang karena dia bisa mempunyai anak kandung dari Amta tapi bukan dari rahim dia.


Namun Mita sangat bersyukur walau bagaimana pun itu akan menjadi anak Mita nantinya.


Dan keuntungan nya Mita tak ada di hempas oleh Amta.


"Dunia sangat adil pada ku" gumam Mita.


Sembilan bulan kemudian..


Intan belum juga melahirkan Mita yang menunggu pun sangat jengkel apa lagi di hari perkiraan lahir bayi itu sudah harus nya lahir.


Namun ternyata masih anteng saja di dalam perut Intan yang tak lain adalah mamahnya Kathir.

__ADS_1


Hingga saat itu Intan merasa mulas yang sangat sakit dia langsung di bawa ke rumah sakit yang sangat besar oleh Mita.


Di rumah sakit Mita menunggu Intan lahiran hingga akhirnya lahir lah anak laki laki yang sangat tampan.


Sebagai gantinya Mita memberikan apa pun yang Intan ingin kan.


Intan yang baru saja melahirkan di pindahkan ke ruangan biasa kelas menengah, sedang kan Mita rebahan dan bersandiwara di kamar VVIP yang sangat besar dan mewah.


"Aku sangat benci pada wanita itu" gumam Intan.


Intan sekarang malah berpikir untuk bicara pada Amta yang sebenarnya Intan ingin menjadi bagian dari kehidupan Amta karena yang Intan lihat kalau Mita saja sangat di sayang oleh Amta.


Intan memanggil temannya untuk membantu dia mengungkapkan siapa dirinya dan anak yang baru saja dia lahir kan.


Rita nama teman dari Intan dia datang ke sana karena akan mengungkap identitas Intan pada Amta.


Mereka sudah berkumpul di sana hanya tinggal menunggu Amta saja yang datang.


Mita terkejut melihat ada intan di sana padahal tadi Mita meminta intan untuk pulang apa lagi Mita juga takut ketahuan.


"Aku ingin menjadi istri Amta" ucap Intan.


"Hah dasar serigala berbulu domba" geram Mita yang langsung menjambak rambut Intan yang sekarang ada di sana menunggu Amta.


"Hey Mita lepaskan aku" geram Intan.


"Berani sekali kau mau merebut suami ku dari ku" geram Mira.


"Rita bawa bayi itu pergi" Sahut Intan yang sekarang tidak bisa melepaskan diri dari Intan.


Rita yang melihat hal itu pun langsung membawa anak itu namun alangkah terkejutnya Rita saat mendengar melihat dan mungkin dia lah saksi bisu kejadian itu.


Dorr


Entah dapat pistol dari mana Mita menembak Intan tepat di arah jantungnya, Rita yang sadar akan hal itu langsung menyimpan lagi bayi Intan dan langsung mendekat pada Intan.


"Intan" sahut Rita.


Tapi sayang tak ada yang bisa di selamatkan apa lagi intan tembak tepat di bagian dadanya, tak ada kata terakhir juga dari Intan untuk Rita selain....


"Rita bawa bayi itu pergi"


Namun Mita mengancam Rita yang sekarang ada di sana, hingga akhirnya Rita mengalah dan dia juga yang membuang jenazah temannya itu.


Rita berjanji akan datang lagi ke sana dan meminta janji dari Mita yang katanya akan memberikan Rita uang jika merahasiakan masalah ini.


Dan seperti nya Rita bukan lah orang yang bo doh karena sampai sekarang dia punya rekaman nya dan bukti bukti kalau Mita yang menghabisi Intan yang tak lain adalah ibunya Kathir.


Bayi itu di besar kan oleh kasih sayang dari Amta, hanya saja Mita tidak sayang pada Kathir karena Kathir terlahir dari keluarga yang sangat kacau balau.


Mita benci pada Kathir juga karena Mita di ancam oleh Rita katanya kalau saja Mita tidak memberikan dia uang dan kekayaan maka Rita akan menyebarkan berita itu.


Mita tentu saja sangat tidak ingin hal itu terjadi hingga dia berani mengangkat Rita sebagai adiknya, mereka terlihat akur saat Rita ingin uang dari Mita.


Hal itu bertahan sampai sekarang hingga Kathir sudah besar, Rita masih mengancam Mita dan sekarang Mita yang tunduk pada Rita.


Tak ada yang tau kalau Kathit bukan anak Mita karena tak ada yang berani bilang apa lagi mereka takut Mita akan marah.


Hingga karena hal itu Mita acuh tak acuh pada Kathir, ya karena kathir bukan anak kandung nya.


Bahkan setelah lahir Amta melakukan tes DNA dia takut kalau Kathir anak orang lain.


Namun hasilnya berkata kalau Kathir itu memang benar putra dari Amta, ya karena dia memang benar putra Amta tapi bukan putra dari Mita tapi dari orang lain.


Tak ada yang tau kisah itu hanya Mita dan Rita saja yang tau, sayangnya Rita lupa pada Intan karena sudah di berikan harta oleh Mita.


Bahkan jika Rita bertemu dengan Kathir dia ingat pada Intan hanya saja Rita lebih suka menjauh dari Kathir karena tidak mau ingat pada Intan yang sudah tiada di hadapan nya.


Flash back off

__ADS_1


__ADS_2